cover
Contact Name
Benni Setiawan
Contact Email
bennisetiawan@uny.ac.id
Phone
+6281578968008
Journal Mail Official
ilkom@uny.ac.id
Editorial Address
Department Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dań Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : ""     EISSN : 2988344X     DOI : https://doi.org/10.21831/
Core Subject : Education,
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is academic journal, free of charge. Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is an interdisciplinary journal that welcomes contributions coming from and speaking to the many disciplines and approaches that meet at the crossroads that is Communication Studies.
Articles 292 Documents
STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM PEMBENTUKAN CITRA POSITIF SDIT GLOBAL ISLAMIC SCHOOL (GIS) PERMATA UMMI KERTASEMAYA INDRAMAYU Alif Lam Mim Huda; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2018): Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v1i1.12621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strategi public relations dalam pembentukan citra positif sekolah; (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan citra positif SDIT GIS Permata Ummi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di SDIT GIS Permata Ummi Kertasemaya Indramayu. Informan penelitian dipilih secara purposive mencakup pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan orang tua siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan metode analisis interaktif dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi public relations SDIT GIS Permata Ummi diwujudkan dalam kegiatan intenal public relations yang meliputi rapat rutin, rihlah, pelatihan guru dan penghargaan teacher of the month. Sementara eksternal public relations meliputi kegiatan sosialisasi, open house, seminar parenting, pawai, field trip dan publikasi. Dalam penelitian ini diketahui beberapa faktor pendukung pelaksanaan strategi public relations ialah kurikulum dan aksi word of mouth, sementara faktor penghambat meliputi fasilitas, kompetensi guru, kendala komunikasi dan struktur dan sistem public relations yang belum ada di sekolah. Pelaksanaan public relations ini juga berdampak pada beberapa hal meliputi terbentuknya citra positif sekolah, peningkatan siswa baru dan eksistensi sekolah di wilayah Indramayu. Kata Kunci: Strategi Public Relations, Citra, Sekolah
Strategi komunikasi pemasaran Faiza Event and Wedding Organizer dalam menjaring konsumen di Daerah Istimewa Yogyakarta Ines Nisa Aziza; Gilang Jiwana Adikara
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 4 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i4.20972

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Faiza Event And Wedding Organizer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Faiza Event And Wedding Organizer dalam menjaring konsumen di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini yaitu CEO, Finance Manager, dan Kepala Divisi Desain Media Sosial. Teknik pengumpulan data utama menggunakan wawancara, sedangkan teknik pengumpulan data penunjang menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian strategi komunikasi pemasaran Faiza Event And Wedding Organizer dalam menjaring konsumen di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu: (1) Advertising, menggunakan media cetak seperti surat kabar dan melalui media sosial. (2) Sales promotion, dengan pemberian diskon dan pemberian produk secara gratis. (3) Public relations, dengan menjadi sponsor acara Putra Brilliant Wedding untuk membangun citra perusahaan. (4) Personal selling, melakukan presentasi penjualan dengan bahasa yang persuasif dan mudah dipahami. (5) Direct marketing, menggunakan media sosial, brosur, dan kartu nama.Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran, Wedding Organizer, Event Organizer AbstractThis research discusses the marketing communication strategy carried out by Faiza Event And Wedding Organizer. This research aims to determine the marketing communication strategy of Faiza Event And Wedding Organizer in capturing consumers in the Special Region of Yogyakarta. This research uses a descriptive qualitative approach. Determination of informants using purposive sampling technique. The informants in this study are the CEO, Finance Manager, and Head of the Design Social Media Division. The main data collection technique uses interviews, while the supporting data uses observation and documentation. Data validity checking technique uses source triangulation. Data analysis was performed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the Faiza Event And Wedding Organizer marketing communication strategy research in attracting consumers in Special Region of Yogyakarta are: (1) Advertising, using print media such as newspapers and through social media. (2) Sales promotion, by giving discounts and giving free products. (3) Public relations, by sponsoring the Putra Brilliant Wedding event to build the company's image. (4) Personal selling, making sales presentations in a language that is persuasive and easy to understand. (5) Direct marketing, using social media, brochures and business cards.Keywords : Marketing Communication, Wedding Organizer, Event Organizer
Strategi produksi konten Tiktok dengan memberdayakan anak tunagrahita pada akun @cheef_barongan Galuh Citra Ananda Widia; Gilang Jiwana Adikara
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 3 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i3.20960

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses produksi konten TikTok dengan memberdayakan anak tunagrahita pada akun @cheef_barongan. Platform TikTok akun @cheef_barongan berupaya untuk mengedukasi masyarakat serta memberikan informasi mengenai anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta memanfaatkan fenomologi deskriptif. Objek penelitian ini adalah dari akun TikTok @cheef_barongan, sedangkan subjek penelitian ini yaitu, Yuni, Intan dan Endah. Data yang diperoleh dari data primer berupa wawancara dan data sekunder dari pengumpulan dokumentasi berupa konten TikTok serta studi literatur. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Data dianalisis dengan mengikuti prosedur Miles Hubermans yang berdasarkan reduksi data, pengumpulan data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi menggunakan tiga tahapan, yaitu: (1) Tahapan praproduksi konten dipersiapkan tanpa perencanaan/ dilakukan secara autodidak, tidak ada pemilihan topik dan jadwal karena dilakukan secara spontan.  (2) Tahapan produksi menghasilkan konten yang nyata tanpa memikirkan kualitas video. Tujuannya untuk meyakinkan kepada audiens bahwa tidak ada unsur kesengajaan ataupun settingan dan menghasilkan konten se-natural mungkin, sesuai dengan pengasuhan anak tunagrahita. (3) Tahapan pasca produksi dilakukan sedikit pengeditan video untuk menyaring kata-kata kasar, selain itu pemilik akun Tiktok @cheef_barongan juga memanfaatkan fitur komentar untuk terhubung dengan audiens.Kata kunci : Produksi Konten, Anak Tunagrahita, Media Sosial, TikTok. AbstractThis research was conducted to find out the TikTok content production process by empowering mentally retarded children on the @cheef_barongan account. The TikTok platform, the @cheef_barongan account, seeks to educate the public and provide information about mentally retarded children. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach and utilizes descriptive phenomenology. The object of this research is from the TikTok account @cheef_barongan, while the subjects of this research are Yuni, Intan and Endah. Data obtained from primary data in the form of interviews and secondary data from collecting documentation in the form of TikTok content and literature studies. The validity of the data was carried out using source triangulation techniques. Data were analyzed following Miles Hubermans procedures based on data reduction, data collection and conclusions. The results of the study show that the production process uses three stages, namely: (1) The pre-production stage of the content is prepared without planning/self-taught, there is no selection of topics and schedules because it is done spontaneously. (2) Production stages produce real content without thinking about video quality. The goal is to convince the audience that there is no intentional element or arrangement and produce content as natural as possible, according to the care of mentally retarded children. (3) In the post-production stage, a little video editing is carried out to filter out harsh words, apart from that the Tiktok account owner @cheef_barongan also utilizes the comment feature to connect with the audience.Keywords : Content Production, Mentally Disabled Children, Social Media, TikTok
Analisis framing Robert N. Entman pemberitaan kasus kekerasan seksual pada perempuan di media online Detikcom tahun 2022 Rahayu, Henik Tri; Setiawan, Benni
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v7i1.21036

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui cara Detikcom membingkai pemberitaan kasus kekerasan seksual pada perempuan tahun 2022, dan 2) mengetahui wacana yang ingin ditekankan Detikcom terhadap kasus kekerasan seksual pada perempuan tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data utama berupa lima berita kasus kekerasan seksual oleh Detikcom pada tahun 2022 yang didapat menggunakan teknik purposive sampling. Analisis framing menggunakan teknik empat elemen Robert N. Entman yakni mendefinisikan masalah (define problems), mencari sumber masalah (diagnose causes), membuat keputusan moral (make moral judgement) dan rekomendasi penyelesaian (suggest remedies). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Detikcom membingkai kasus kekerasan seksual pada perempuan dengan cara menonjolkan peristiwa dari segi hukum, kebijakan dan penyelesaian kasus dalam memperjuangkan keadilan dan upaya perlindungan bagi korban. 2) wacana yang ingin ditekankan Detikcom terkait pemberitaan kasus kekerasan seksual pada perempuan adalah prioritas bagi perempuan sebagai pihak korban yang memiliki hak untuk mendapatkan dukungan, keadilan hukum, perlindungan dan pemulihan.The purpose of this study is to 1) find out how Detikcom frames the news of sexual violence cases against women in 2022 and 2) find out the discourse that Detikcom wanted to emphasise on cases of sexual violence against women in 2022. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. The main data is in the form of five news articles on sexual violence cases by Detikcom in 2022, which were obtained using a purposive sampling technique. Framing analysis uses Robert N. Entman’s four-element technique: define problems, diagnose causes, make moral judgments and suggest remedies. The results showed that 1) Detikcom frames cases of sexual violence against women by raising events in terms of law, policy and case resolution in fighting for justice and protection efforts for victims. 2) The discourse that Detikcom wants to emphasise regarding the reporting of cases of sexual violence against women is the priority for women as victims who have the right to support, legal justice, protection and recovery.
Aktivitas bromance penggemar K-Pop di akun anonim Twitter Yovita Pramesti Cahyarani; Awanis Akalili
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i2.20944

Abstract

Abstrak            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interpretasi aktivitas bromance penggemar Kpop di akun anonim Twitter. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode netnografi. Subjek dari penelitian ini adalah penggemar boy grup ATEEZ yakni ATINY Indonesia yang kerap melakukan aktivitas bromance di akun anonim Twitter yag dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi-partisipan. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informa n penelitian aktif berpartisipasi dalam menikmati, membagikan, dan memproduksi produk budaya yang dihasilkan dari aktivitas bromance, dengan produk yang paling digemari adalah Alternate Universe (AU). Kedelapan informan juga memenuhi dua kepuasan yakni Hedonic Gratifications dan Social Gratifications.Kata Kunci : aktivitas bromance, akun anonim Twitter, fandom K-Pop online. Abstract            The purpose of this study was to find out the interpretation of K-pop fans' bromance activities on anonymous Twitter accounts. The approach used in this research is descriptive qualitative with netnographic method. The subjects of this study were fans of the ATEEZ boy group, namely ATINY Indonesia, who often carry out bromance activities on anonymous Twitter accounts selected by purposive sampling technique. Data collection techniques in this study were in-depth interviews and participant- observation. Test the validity of the data using data source triangulation techniques. The results showed that research informants actively participated in enjoying, sharing, and producing cultural products resulting from bromance activities, with the most popular product being Alternate Universe (AU). The eight informants also fulfilled two satisfactions, namely Hedonic Gratifications and Social Gratifications.Keywords : bromance activity, anonymous Twitter accounts, online K-Pop fandom.
Strategi komunikasi pemasaran salon Diana Spa Mataram dalam membangun brand awareness Vivi Dhiya Lutfhiyah; Gilang Jiwana Adikara
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 4 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i4.20978

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran salon Diana SPA Mataram dalam membangun brand awareness dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan strategi komunikasi pemasaran terhadap brand awareness konsumen salon Diana SPA Mataram. Pada penelitian ini, menggunakan penelitian kualitatif. Data yang digunakan pada penelitian ini diperoleh data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara terhadap 4 informan. Pada penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini, teknik yang digunakan untuk menguji keabsahan data yaitu teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti menurut Lexy J Moleong yaitu reduksi data, penyajian data, interpretasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Salon Diana Mataram dalam membangun brand awareness yaitu product, price, place, promotion, process, people, physical evidence, segmenting, targeting, dan positioning. Faktor pendukung dalam penerapan strategi komunikasi pemasaran untuk membangun brand awareness salon Diana SPA adalah fasilitas yang diberikan kepada divisi marketing untuk menunjang kelancaran proses promosi, dan faktor penghambatnya adalah konsumen yang sudah reservasi tidak datang tepat waktu sehingga menyebabkan lamanya antrian bagi konsumen lain, adanya perangkapan tugas pada divisi marketing yang juga menjalankan tugas sebagai admin. Selain itu juga Salon Diana belum memiliki public relation sehingga owner sendiri masih berperan sebagai public relation.Kata Kunci : Brand Awareness, Pemasaran, Strategi Komunikasi Abstrack            This study aims to determine the marketing communication strategy of Diana SPA Mataram salon in building brand awareness and to determine the supporting and inhibiting factors in the application of marketing communication strategies to consumer brand awareness of Diana SPA Mataram salon. In this study using qualitative research. The data used in this study were obtained from primary data and secondary data. Primary data obtained directly through interviews with 4 informants. In this study, the data collection methods used were interviews and documentation. Data analysis techniques used by researchers according to Lexy J Moleong are data reduction, data presentation, data interpretation and drawing conclusions. The results showed that the marketing communication strategies used by Salon Diana Mataram in building brand awareness were product, price, place, promotion, process, people, physical evidence, segmentation, targeting and positioning. The supporting factors in the implementation of the marketing communication strategy to build Diana SPA salon brand awareness are the facilities provided to the marketing division to support the smooth promotion process, and the inhibiting factor is that consumers who make reservations do not arrive on time, causing long queues for other consumers. , there are dual tasks in the marketing division which also performs duties as admin. In addition, Salon Diana does not yet have a public relations officer, so the owner himself still plays the role of public relations.Keywords : Brand Awareness, Marketing, Communication Strategy
Komunikasi efektif pelatih perempuan dengan atlet klub basket Bima Perkasa Jogja Ilma Linangit; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 3 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i3.20965

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses komunikasi efektif yang dilakukan antara pelatih perempuan dengan atlet klub basket Bima Perkasa Jogja ditinjau melalui 5 Hukum Komunikasi Efektif REACH serta mengetahui hambatan proses komunikasi efektif yang dialami oleh pelatih dengan atletnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini ditentukan menggunakan metode purposive sampling, sehingga di hasilkan 4 infoman yakni, 1 pelatih dan 3 atlet Bima Perkasa Jogja. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni metode wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber sedangkan teknik analisis data menggunakan model miles and hubberman  Teknik analisis ini meliputi, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil menunjukan bahwa, terjadi komunikasi efektif yang dilakukan antara pelatih perempuan dengan atlet klub Bima Perkasa Jogja berjalan dengan adanya sikap Respect, Audible, Empathy, Clarity serta Humble. Dalam berkomunikasi pelatih mampu memberikan pesan dengan ringkas dan jelas, sehingga memudahkan atlet untuk menerapkan pada saat di lapangan. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa hambatan komunikasi efektif yang dialami oleh pelatih perempuan adalah hambatan Semantic dan hambatan Cultural Difference. Hambatan semantic meliputi adanya sebuah misskomunikasi mengenai instruksi yang diberikan oleh pelatih kepada atletnya, sedangkan Hambatan Culutral Difference meliputi,latar belakang pelatih yang religious sehingga para atlet tidak leluasa untuk mempraktikkan gerakan basket yang di contohkan karena membatasi untuk bersentuhan. Meski begitu hambatan tesebut dapat teratasi dengan baikKata kunci : Komunikasi Efektif, Pelatih, Atlet, Bima Perkasa Jogja Abstract            This study aims to analyze how the process of effective communication carried out between female coaches and athletes of the Bima Perkasa Jogja basketball club is reviewed through REACH's 5 Effective Communication Laws and to find out the barriers to effective communication processes experienced by coaches and their athletes. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The informants in this study were determined using the purposive sampling method, so that 4 informants were produced, namely, 1 trainer and 3 athletes from Bima Perkasa Jogja. Data collection methods used are interview and documentation methods, while data validity techniques use source triangulation while data analysis techniques use the Miles and Hubberman model. This analysis technique includes data reduction, data presentation and data verification. The results showed that there was effective communication between the female coaches and the athletes of the Bima Perkasa Jogja club running with an attitude of Respect, Audible, Empathy, Clarity and Humble. In communicating the trainer is able to give messages concisely and clearly, making it easier for athletes to apply them while on the field. The results of the study also show that the barriers to effective communication experienced by female trainers are semantic barriers and cultural difference barriers. Semantic barriers include the existence of a miscommunication regarding the instructions given by the coach to the athletes, while the Cultural Difference Barriers include the trainer's religious background so that the athletes are not free to practice the exemplary basketball moves. Even so, these obstacles can be overcome properly.Keywords :  Effective Communication, Coach, Athlete, Bima Perkasa Jogja
Analisis resepsi khalayak pada iklan Youtube game Genshin Impact Ing Ta Wijaya; Novianto Yudha Laksana
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v7i1.21041

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak terhadap iklan YouTube game Genshin Impact. Analisis semiotika diterapkan untuk memahami makna denotative, konotative, dan mitos dalam iklan, yang kemudian dihubungkan dengan interpretasi khalayak. Penelitian kualitatif deskriptif ini mewawancarai tujuh narasumber dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh dari wawancara dan dokumentasi, sedangkan data sekunder bersumber dari jurnal dan internet. Triangulasi sumber data dengan dua kali pengumpulan data digunakan untuk validitas informasi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas khalayak (4 dari 7 narasumber) memiliki interpretasi yang sejalan dengan makna iklan. Dua narasumber memiliki interpretasi berlawanan, dan satu narasumber memiliki interpretasi yang dinegosiasikan. Kesimpulannya, strategi promosi Genshin Impact melalui iklan YouTube terbilang sukses. Iklannya dikemas secara kreatif dengan storytelling, visual menarik, dan informasi yang sesuai dengan keinginan khalayak.Kata kunci : Resepsi Khalayak, Iklan, Game Genshin Impact AbstractThis study aims to determine the audience's reception of the YouTube advertisement for the game Genshin Impact. Semiotic analysis is applied to understand the denotative, connotative, and mythical meanings in advertisements, which are then linked to audience interpretations. This descriptive qualitative research interviewed seven resource persons using purposive sampling technique. Primary data was obtained from interviews and documentation, while secondary data was sourced from journals and the internet. Triangulation of data sources with two times of data collection was used for information validity. The results showed that the majority of audiences (4 out of 7 interviewees) had interpretations that were in line with the meaning of the advertisement. Two interviewees had opposing interpretations, and one interviewee had a negotiated interpretation. In conclusion, Genshin Impact's promotional strategy through YouTube ads is successful. The ads are creatively packaged with storytelling, attractive visuals, and information that matches the audience's desires.Keywords : Audience Reception, Advertising, Genshin Impact Game
ANALISIS RESEPSI KHALAYAK TERHADAP KEJAHATAN DALAM SINETRON LEPAS AZAB DI INDOSIAR Diana Fitrianingrum; Dyna Herlina Suwarto
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 4 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i4.16352

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui perilaku penonton ketika menonton sinetron lepas Azab di Indosiar, (2) mengetahui pemaknaan penonton terhadap kejahatan dalam sinetron lepas Azab di Indosiar, (3) mengetahui bagaimana posisi penonton ketika berhadapan dengan teks sinetron lepas Azab di Indosiar. Penelitian ini merupakan penelitian analisis resepsi khalayak dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini adalah penonton sinetron lepas Azab Indosiar yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis resepsi dengan teori encoding-decoding Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat dua perilaku yang ditunjukkan dalam penelitian ini yaitu zapping dan multitasking, (2) pemaknaan terhadap kategori kejahatan dalam program ini, informan mengatakan bahwa kejahatan yang ditampilkan tidak sepenuhnya menggambarkan realitas karena terlalu berlebihan, (3) terakhir, untuk kategori kejahatan seluruh informan berada pada posisi negosiasi. Kata kunci: analisis resepsi, sinetron lepas Azab, khalayak televisi
Strategi komunikasi pemasaran Selingkar dalam mempromosikan produk literasi Verina Budiarti Candra Rahardja; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i2.20949

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui penggunaan strategi komunikasi pemasaran Selingkar dalam mempromosikan produk literasi, dan (2) untuk mengetahui aspek kegiatan promosi Selingkar dalam mempromosikan produk literasi. Jenis penelitian ini adalah deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan informan penelitian ini, antara lain adalah: CEO, head of marketing, dan marketing intern Selingkar. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil antara lain sebagai berikut: (1) strategi komunikasi pemasaran yang digunakan Selingkar adalah business model canvas (BMC). Strategi ini difokuskan pada dua produk yang diharapkan dapat bersaing di pasar yakni fun learning worksheet dan buku cerdas litmatika. Business model canvas (BMC) terdiri dari 9 komponen antara lain adalah value proposition, customer segment, customer relationship, channel, key partner, key activities, key resource, cost structure, dan revenue streams, serta (2) Periklanan Selingkar menggunakan Facebook Ads, promosi penjualan Selingkar business to consumer (b2c) menggunakan diskon pendaftar tercepat dan business to business (b2b) dengan mendatangi perusahaan ataupun komunitas dan telepon langsung, hubungan masyarakat Selingkar dengan ikutserta dalam kegiatan komunitas di kawasan kantor Selingkar serta mendapat respon yang positif, penjualan personal dengan secara langsung di bazar atau keramaian dan lain sebagainya tetapi hasil yang didapatkan masih kurang bagus, dan pemasaran langsung menggunakan WhatsApp melalui story dan personal broadcast serta didukung dengan adanya katalog produk.Kata kunci : strategi komunikasi pemasaran, business model canvas (BMC), promosi, bauran promosi, Selingkar. AbstractThe objectives of this research are: (1) to determine the use of Selingkar's marketing communication strategies in promoting product literacy, and (2) to determine aspects of Selingkar's promotional activities in promoting product literacy. This type of research is descriptive with a qualitative approach. Determining the informants used a purposive sampling technique and the informants obtained for this research included: the CEO, Head of Marketing, and Marketing Intern Selingkar. Data collection techniques use interviews and documentation. The data validity technique uses source triangulation. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification. Based on the research conducted, the following results were obtained: (1) the marketing communication strategy used by Selingkar was the business model canvas (BMC). This strategy is focused on two products that are expected to compete in the market, namely fun learning worksheets and buku cerdas litmatika. The business model canvas (BMC) consists of 9 components, including value proposition, customer segment, customer relationship, channels, key partners, key activities, key resources, cost structure, and revenue streams, also (2) Selingkar advertising uses Facebook Ads, Selingkar business-to-consumer (b2c) sales promotions using the fastest registrant discounts and business-to-business (b2b) by visiting companies or communities and calling directly, Selingkar public relations by participating in community activities in the Selingkar office area and getting responses the positive ones, personal sales directly at bazaars or crowds and so on but the results obtained are still not good, and direct marketing using WhatsApp through stories and personal broadcasts and supported by product catalogue.Keywords : marketing communication strategy, business model canvas (BMC), promotion, promotion mix, Selingkar.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 4 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 3 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 4 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 3 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 4 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 3 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 4 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 3 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 4 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 4 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 3 (2020): Lektur:Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 5 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 4 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 3 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2018): Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi More Issue