cover
Contact Name
Choiril Anwar
Contact Email
choirilanwar@unissula.ac.id
Phone
+6281931704317
Journal Mail Official
choirilanwar@itpd.or.id
Editorial Address
Gang Melati 8 Ds. Mlaten, Mijen, Demak, Jawa Tengah. 59583
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Empowerment Journal
Published by CV. Yudhistt Fateeh
ISSN : -     EISSN : 30248558     DOI : https://doi.org/10.61251/cej
The mission of Community Empowerment Journal is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and empowerment. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, empowerment, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community services. Focus Community Empowerment Journal aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Empowerment to publish the original articles. The scope of Community Empowerment Journal is Society Development and Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023)" : 5 Documents clear
Peningkatan kompetensi guru SMP dalam implementasi 3 bentuk asesmen Kurikulum Merdeka Madya Aditama; Eny Winaryati; Bagiya Bagiya; Sintia Oktaviani
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i2.7

Abstract

Implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka dimana salah satunya adalah penerapan asesmen dalam proses pembelajaran menuntut guru sebagai pendidik untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi pedagogi. Terlebih dalam era learning loss pasca pandemi ini yang membuat peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia menjadi tantangan tersendiri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan berupa pelatihan peningkatan kompetensi guru dalam penerapan 3 bentuk asesmen ini diikuti oleh 28 guru SMP yang berasal dari wilayah Kecamatan Tersono dan Limpung, Kabupataen Batang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut menggunakan metode pelatihan denagn konsep FGD dan Latihan praktik penyusunan rancangan pembelajaran. Keadaan dilapangan dimana mayoritas guru masih bingung dengan konsep dan penerapan asesmen menjadi dasar kurang efektifnya penerapan kebijakan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan. Kegiatan pelatihan mengenai penerapan 3 bentuk asesmen dalam pembelajaran dapat meluruskan miskonsepsi mengenai asesmen dikalangan guru serta meningkatkan kompetensi pedagogi guru dalam merancang pembelajaran yang berkualitas. Pada akhir kegiatan, menunjukkan hasil 100% peserta telah memahami dan mampu merancang pembelajaran terintegrasi 3 bentuk asesmen sebagai implementasi Kurikulum Merdeka. The implementation of the Merdeka Curriculum policy, one of which is the application of assessment in the learning process, requires teachers as educators to continue to improve their pedagogical skills and competencies. Especially in this post-pandemic learning loss era which makes improving the quality of education in Indonesia a challenge in itself. The Community Service activity carried out in the form of training to improve teacher competence in implementing 3 forms of assessment was attended by 28 junior high school teachers from the Tersono and Limpung Districts, Batang Regency, Central Java. The activity used training methods with the concept of FGDs and practical exercises in preparing lesson plans. The situation in the field where the majority of teachers are still confused about the concept and application of assessment is the basis for the ineffective implementation of the Merdeka Curriculum policy in education units. Training activities on the application of 3 forms of assessment in learning can straighten out misconceptions about assessment among teachers and improve teachers' pedagogical competence in designing quality learning. At the end of the activity, the results showed that 100% of participants had understood and were able to design integrated learning in 3 forms of assessment as an implementation of the Merdeka Curriculum.
Workshop pendampingan penyusunan TP-KKTP, penilaian dan P5-PPRA dalam implementasi Kurikulum Merdeka di MAN 3 Bantul Khusnul Lisan; Sutiyono Sutiyono; Umi Nihayatum Mustaghfirah; Greece Mutia
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i2.8

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) menjadi topik utama untuk Lembaga Pendidikan sekarang ini. Terlebih lagi untuk tahun ajaran baru mendatang, semua sekolah diharapkan sudah mulai menerapkan IKM dalam pelaksanaan Pendidikan di lingkungan masing-masing. Sayangnya, masih banyak sekolah-sekolah dan para guru belum memahami sepenuhnya atau bahkan mengenal kurikulum baru ini. MAN 3 Bantul merupakan sekolah di Kabupaten Bantul khususnya di level MA yang ditunjuk sebagai sekolah piloting dibawah Lembaga Kementerian Agama. Namun pada kenyataannya, masih banyak hal yang belum dipahami secara baik khususnya oleh para guru dan juga civitas di sekolah tersebut dalam implementasi kurikulum merdeka. Maka tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pendampingan secara intensif agar semua civitas khususnya guru mampu memahami dan menerapkan IKM dengan berbagai dimensinya secara maksimal. Pelaksanaannya adalah dalam bentuk workshop selama 3 hari dengan output Lembar Kerja (LK) dari setiap sesi diantaranya Analisis TP dan KKTP, penilaian, pembelajaran berdiferensiasi, modul ajar dan P5-PPRA. Kegiatan ini diharapkan menjadi kegiatan yang bermanfaat untuk melakukan sosialisasi secara intensif terkait IKM para guru-guru MAN 3 Bantul sebagai garda terdepan dalam penerapan kurikulum merdeka di tahun ajaran baru mendatang.
Pendampingan pengembangan perangkat pembelajaran bagi guru-guru SMP IM Sumber Terang Bolo, Ujungpangkah, Gresik Dina Amaliyah Mushthoza; Eva Nur Mazidah; Lailatul Masruroh; Fauziyatun Ni’mah; Happy Kusuma Wardani; Farah Khabibah; Iffat Sufairo’; Maslikhan Masruro
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i2.9

Abstract

SMP IM Sumber terang adalah sekolah tingkat SMP yang berdiri pada tahun 2020 di Desa Bolo, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Sekolah yang dua tahun berdiri ini memiliki total 13 guru mata pelajaran wajib dan mulok. Permasalahan yang kami temukan di sekolah ini adalah (1) banyak guru yang mengajar disana tidak memiliki latar belakang pendidikan guru, (2) sebagaian besar dari mereka yang belum pernah mengikuti pelatihan pembuatan perangkat pembelajaran untuk guru, dan (3) dokumentasi perangkat pembelajaran di sekolah akhirnya belum bisa terlaksana dengan baik. Beberapa masalah inilah yang menjadi motivasi bagi kami untuk melakukan pendabdian masyarakat disana sebagai upaya kami dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk melakukan dharma kami. Dalam upaya kami untuk bekerja sama dengan SMP IM Sumber Terang sebagai sekolah binaan FKIP UQ, langkah pertama kami yakni dengan melakukan beberara tahapan pelatihan. Tahap pertama kali ini yakni pelatihan dan pendampingan pembuatan perangkat pembelajaran dengan judul Pengembangan Perangkat Pembelajaran bagi Guru-Guru SMP IM Sumber Terang Bolo, Ujungpangkah, Gresik. Dalam kurun waktu 2 bulan ini program kami disana dari tahap survei kebutuhan, persiapan, pelatihan, pendampingan dan pelaporan. SMP IM Sumber Terang is a junior high school level school that was established in 2020 in Bolo Village, Ujungpangkah District, Gresik Regency. This school, which has been in existence for two years, has a total of 13 compulsory and mulok subject teachers. The problems we found at this school were (1) many of the teachers who taught there did not have a teacher education background, (2) most of them had never attended training on making learning tools for teachers, and (3) documentation of learning tools at school in the end it could not be done properly. It was these problems that motivated us to do community service there as part of our efforts from the Teaching and Education Faculty to carry out our dharma. In our efforts to work with IM Sumber Terang Middle School as a FKIP UQ target school, our first step was to carry out several stages of training. The first stage this time was training and assistance in making learning tools with the title Development of Learning Tools for Teachers of SMPIM Sumber Terang Bolo, Ujungpangkah, Gresik. Within the past 2 months our program has been there from the needs survey stage, preparation, training, mentoring, and reporting.
Pengembangan Desa Wirausaha "Jadah" berbasis International Capability Abdul Ayiz; Aryono Aryono
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i2.18

Abstract

UMKM merupakan usaha ekonomi produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang telah menjadi penopang ekonomi masyarakat Indonesia. Namun pengembangan UMKM dirasa belum maksimal untuk perluasan pasar penjualan produk UMKM ke komunitas masyarakat internasional, khususnya produk UMKM Jadah Tempe Kaliurang Sleman Yogyakarta. Program pengabdian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan utama penggiat produk UMKM Jadah Tempe Kaliurang yaitu kurangnya kemampuan mengenalkan dan mempromosikan produk mereka kepada konsumen dari luar negeri melalui bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan serta kurangnya pemahaman mereka tentang prosedur hukum produk makanan agar layak dikonsumsi oleh masyarakat internasional. Metode dalam pelatihan ini adalah penyampaian materi oleh dua pelaksana pengabdi yang mengulas materi terkait prosedur hukum (legal procedure) produk makanan oleh pengabdi yang pertama dan materi tentang bahasa Inggris persuasif oleh pengabdi kedua. Selanjutnya semua peserta didampingi untuk menerapkan komunikasi bahasa Inggris persuasif. Dari kegiatan pengabdian ini ditemukan bahwa masyarakat semakin memahami prosedur hukum produk makanan dan bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris persuasif untuk menjangkau pasar masyarakat internasional. MSMEs are productive economic businesses owned by individuals and/or individual business entities that have become the economic support of the Indonesian people. However, the development of MSMEs is considered not optimal for the expansion of the market for selling MSME products to the international community, especially MSME products of Jadah Tempe Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. This community service program is aimed to answer the main problems of Jadah Tempe Kaliurang MSME product activists, namely the lack of ability to introduce and promote their products to consumers from abroad through English both oral and written and their lack of understanding of legal procedures for food products to be suitable for consumption by the international community. The method in this program is the delivery of materials by two service executors who review material related to legal procedures for food products by the first service and material on persuasive English by the second service. Furthermore, all participants were accompanied to apply persuasive English communication. From this service activity, it was found that people increasingly understand the legal procedures of food products and can communicate using persuasive English to reach the international community market.
Pelatihan penulisan artikel ilmiah di jurnal nasional terakreditasi bagi guru SMK 11 di Kabupaten Muaro Jambi Sulistiyo, Urip; Hasibuan, Muhammad Haris Effendi; Yanto, Yanto; Ali, Raden Muhammad; Kristiyono, Santo; Hartono, Rudi
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i2.19

Abstract

Kemampuan menulis para guru di Indonesia dianggap sangat lemah. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa banyak guru malas mengurus pangkat jika salah satu persyaratannya adalah menulis karya ilmiah. Berbagai usaha telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk menumbuhkan minat menulis di kalangan guru namun hasilnya belum memuaskan. Pelatihan selama ini yang sering dilakukan fokus pada cara menulis karya ilmiah baik itu Penelitian Tindakan Kelas atau bahkan menulis buku. Idealnya guru sebaiknya memulai kebiasaan menulisnya dari jenis penulisan yang paling sederhana yakni penulisan artikel populer di media massa khususnya media massa daring sampai ke penulisan karya ilmiah berupa artikel jurnal maupun buku buku ilmiah. Maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian dengan topik “Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah di Jurnal Nasional terakreditasi Bagi Guru SMK 11 di Kabupaten Muaro Jambi.” Tujuan pelatihan ini adalah memberikan bekal berupa motivasi, teknik serta cara menulis artikel ilmiah di Jurnal terakreditasi SINTA yang sekarang ini sangat mudah diakses secara online. Pada akhir pelatihan para pserta diharapkan akan memiliki pengetahuan cara menulis artikel di Jurnal jurnal nasional serta juga akan memiliki artikel yang dipublikasikan di Jurnal Jurnal Nasional tersebut. The writing ability of teachers in Indonesia is considered very weak. Various studies show that many teachers are lazy to apply for promotion if one of the requirements is to write scientific papers. Various efforts have been made by various parties to foster interest in writing among teachers but the results have not been satisfactory. Training has often focused on how to write scientific papers, be it Classroom Action Research or even writing books. Ideally, teachers should start their writing habits from the simplest type of writing, namely writing popular articles in mass media, especially online mass media to writing scientific papers in the form of journal articles and scientific books. So, it is necessary to carry out community service activities with the topic "Training on Writing Scientific Articles in Accredited National Journals for Teachers of SMK 11 in Muaro Jambi Regency." The purpose of this training is to provide provisions in the form of motivation, techniques, and ways to write scientific articles in SINTA accredited journals which are now very easily accessible online. At the end of the training the participants are expected to have knowledge of how to write articles in national journals and will also have articles published in the National Journal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5