cover
Contact Name
Mawan Eko Defriatno
Contact Email
mawan.ekodefriatno@gmail.com
Phone
+6285233457727
Journal Mail Official
jernih.unipar@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Argopuro Jember Jl Jawa No 10, Sumbersari, Jember Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
ISSN : -     EISSN : 30253853     DOI : https://doi.org/10.31537/jernih.v1i01.1075
Core Subject : Social, Engineering,
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene adalah Jurnal Teknik Lingkungan UNIPAR Jember yang menerbitkan artikel tentang teknik lingkungan dari berbagai perspektif, baik studi literatur maupun studi lapangan. Jurnal ini menekankan pada aspek-aspek yang berkaitan dengan:  Pengolahan Air dan Air Limbah  Manajemen lingkungan  Limbah Padat dan Berbahaya  Polusi Udara dan Suara  Ketahanan dan Mitigasi Perubahan Iklim  Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan
Articles 53 Documents
KAJIAN PENERAPAN EKO-DRAINASE DI PERUMAHAN BUMI MANGLI PERMAI JEMBER Mustika, Adi
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 1 No. 02 (2023): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan perumahan Bumi Mangli Permai Jember adalah kawasan pemukiman yang tergolong padat dan dilalui oleh sungai Semangir, sehingga perlu perhatian lebih. Perubahan iklim menyebabkan curah hujan pada tahun-tahun terakhir cenderung meningkat, sehingga debit limpasan air hujan dari kawasan perumahan meningkat. Penerapan drainase berwawasan lingkungan, disebut juga ekodrainase, adalah salah satu upaya mengurangi debit limpasan air hujan dengan meresapkan air hujan ke dalam tanah, misalnya dengan sumur resapan. Ekodrainase juga bermanfaat dalam upaya konservasi air tanah. Berdasarkan hal tersebut, dilakukian kajian penerapan sumur resapan. Lokasi penelitian di perumahan Bumi Mangli Permai Jember. Analisis hidrologi didasarkan dari 3 stasiun hujan yang berdekatan. Analisis hidrolika untuk menghitung debit limpasan air hujan dari kawasan perumahan dan debit sumur resapan. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan, didapatkan debit limpasan air hujan dari kawasan perumahan adalah 3,14 m3/detik. Asumsi sumur resapan dibangun di setiap rumah yaitu sejumlah 1780 buah di perumahan tersebut mampu meresapkan air hujan sebesar 0,516 m3/detik. Penerapan sumur resapan air hujan ini dapat mengurangi debit limpasan air hujan sebesar 16,42%.
ANALISIS KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR DI DESA SUMBERSALAK, KECAMATAN LEDOKOMBO, KABUPATEN JEMBER Krisdhianto, Andhi
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 1 No. 02 (2023): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air sebagai kebutuhan pokok bagi makhuk hidup di bumi, bagi kehidupan air ialah senyawa kimia yang sangat penting termasuk juga untuk manusia. Pemanfaatan sumber mata air ialah salah satu alternatif bagi sebagian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih dan tidak selamanya air jernih yang berasal dari mata air itu sehat dan tidak tercemar. Oleh karena itu amat berarti untuk kita buat mengenali air yang kita konsumsi sudah sesuai dengan persyaratan baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah atau belum. Hal ini sangat penting karena jika kita mengkonsumsi air yang tercemar maka akan berpengaruh terhadap kesehatan kita. Riset ini bertujuan untuk mengatahui kualitas air yang berasal dari mata air di Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember dan membandingkan dengan standart baku mutu yang tertuang dalam Lampiran VI Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Penelitian melakukan beberapa uji, diantaranya uji parameter fisika, kimia dan bakteriologis. Berdasarkan hasil penelitian dan kemudian membandingkan dengan standart baku mutu air nasional yang terdapat dalam Lampiran VI Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup maka dapat ditarik kesimpulan bahwa air dari mata air Dusun Salak dan mata air Dusun Karanganyar termasuk dalam Golongan Kelas 1. Golongan air Kelas 1 ialah air yang peruntukkannya bisa dipakai buat air dasar air minum, serta atau ataupun peruntukkan lain yang mempersyaratkan kualitas air yang serupa dengan khasiat itu.
PENGARUH FREKUENSI HAMBATAN SAMPING TERHADAP KECEPATAN KENDARAAN PADA JALAN ACHMAD AL WAHAB TELAGA Datau, Zainun
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 2 No. 01 (2024): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hambatan samping yang terjadi di sepanjang koridor jalan dapat mengurangi kapasitas jalan yang mengakibatkan pengemudi kendaraan mengurangi kecepatan atau bahkan berhenti sesekali sehingga menimbulkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi lalu lintas, besarnya pengaruh frekuensi hambatan samping terhadap kecepatan kendaraan, dan ide pengembangan transportasi penunjang ruas jalan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui pengamatan langsung di jalan Achmad Al Wahab Telaga. Data volume lalu lintas diperoleh dari Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Gorontalo. Data dianalisis dengan menggunakan manual kapasitas jalan Indonesia (MKJI) 1997 sebagai acuan untuk menghitung frekuensi hambatan samping dan kecepatan kendaraan serta penggunaan program SPSS melalui analisis uji korelasi dan regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa frekuensi hambatan samping berpengaruh sedang sebesar 49,4% dan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kecepatan kendaraan. Hal ini berarti berkurangnya kecepatan kendaraan di jalan Achmad Al Wahab Telaga tidak hanya dipengaruhi oleh hambatan samping, tetapi adanya faktor lain diluar hambatan samping seperti adanya kendaraan yang sengaja melambat melewati ruas jalan tersebut. Ide pengembangan prasarana transportasi penunjang ruas jalan, yakni dengan pengaturan parkir, pembangunan pendestrian untuk pejalan kaki, penertiban terminal bayangan, dan pengaturan atau larangan kendaraan lambat yang melintasi ruas tersebut. ABSTRACT Side barriers that occur along the road corridor can reduce the capacity of the road resulting in vehicle drivers to reduce speed or even stop occasionally, causing congestion. This study aims to: (1) describe the condition of traffic. (2) analyse the effect of side barrier frequency on vehicle speed, and (3) propose the idea of development of read supporting transportation. The research was conducted as a descriptive qualitative and quantitative study by using data obtained from direct observations on Achmad Al Wahab Street at Telaga and data of traffic volume form Gorontalo National Road Planning and Control Unit. In analyzing the data, the researcher used the Indonesia Road Capacity Manual (MKJI) of 1997 as a reference to calculate the frequency of side barries and wehicle speed, and SPSS program (correlation analysis and regression test). The result of the analysis shows that the frequency of side barrier has a medium effect equal to 49.4% and it is related significantly to vehicle speed. This means that the reduced speed of vehicles on Achmad Al Wahab Street at Telaga is not only influenced by side harriers, but also by other factors such as the existence of vehicles that deliberately move slowly along the road. The idea of the development of road-supporting transportation infrastucture consists of parking arrangement, construction of pedestrian route, control of shadow terminals, and regulation or prohibition of slow vehicles along the section.
ANALISIS TIMBULAN DAN KARAKTERISTIK SAMPAH KEGIATAN AKADEMIK DI UNIVERSITAS PGRI ARGOPURO JEMBER Eko Defriatno, Mawan
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 2 No. 01 (2024): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan akademik di Universitas PGRI Argopuro Jember menghasilkan timbulan sampah yang signifikan, meliputi sampah organik, plastik, kertas, dan residu. Penelitian ini bertujuan menganalisis jumlah, volume, dan karakteristik sampah yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah kombinasi kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui survei lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total timbulan sampah mencapai 29,22 kg per hari dengan dominasi sampah organik sebesar 10,71 kg. Volume total sampah adalah 446,36318 liter, dengan sampah kertas sebagai komponen terbesar sebesar 120,05 liter. Sampah plastik mencapai 88,2 liter, mencerminkan tingginya penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan kampus. Temuan ini menyoroti perlunya strategi pengelolaan sampah yang komprehensif, termasuk program daur ulang, pengurangan penggunaan plastik, dan pengelolaan sampah organik melalui komposting atau biogas. Implementasi program edukasi lingkungan dan keterlibatan komunitas kampus sangat penting untuk mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Studi ini memberikan dasar bagi Universitas PGRI Argopuro Jember dalam merancang kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berdampak positif bagi lingkungan dan kesehatan manusia.
TINJAUAN: EFEK SEDATIF, ANALGESIK, DAN TERATOGENIK KECUBUNG (Datura metel, L.) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) Muyasaroh, Siti
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 2 No. 01 (2024): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecubung (Datura metel L.) merupakan salah satu tanaman yang kerap digunakan sebagai obat tradisional karena kandungan atropine, hiosiamin, skopolamin, dan beberapa senyawa lain yang dapat ditemukan di akar, batang, tangkai, daun, bunga, dan biji tanaman. Studi ini merupakan tinjauan literatur dari beragam uji toksikologi yang dirangkum memiliki kondisi yang berbeda dari segi portal of entry, bagian tumbuhan yang diuji, dosis, efek pada hewan uji yang diamati, kondisi laboratorium, serta analisis statistik yang digunakan. Diharapkan informasi yang disajikan dapat memberikan pemahaman dan perspektif yang lebih baik terkait efek kronis dan akut yang dapat ditimbulkan oleh tumbuhan kecubung dan berkontribusi dalam menemukan kebutuhan penelitian lanjutan terkait pemanfaatan tumbuhan kecubung sebagai anestesi alternatif di dunia kesehatan. Berdasarkan hasil kajian literatur, diketahui bahwa akar kecubung memiliki kandungan alkaloid tropane terendah, sedangkan biji memiliki kandungan tertinggi bila dibandingkan bagian tumbuhan lainnya. Oleh karena itu, biji kecubung memiliki efek analgesia yang sangat kuat pada tikus putih (Rattus norvegicus). Ekstrak air daun kecubung gunung tidak memiliki efek teratogenik. Ekstrak bunga kecubung (Datura metel, L.) dapat berpotensi sebagai sedatif pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus), sehingga bunga kecubung dapat dimanfaatkan sebagai bahan anestesi.
KUALITAS MATA AIR LANGSEPAN DITINJAU DARI PARAMETER pH, TDS, DAN DHL Mustika, Adi
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 2 No. 01 (2024): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata air Langsepan di kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, timbul dari bekas lahan tambang pasir. Mata air ini sepanjang tahun dimanfaatkan sebagai sumber air irigasi persawahan setempat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas mata air Langsepan. Parameter yang diukur adalah temperatur, pH, TDS dan DHL yang diukur secara in situ. Hasil penelitian ini memberi gambaran secara umum temperatur air 29°C, sedangkan temperatur udara di atas permukaan air adalah 31°C. Hasil pengukuran pH air 6,7 sedangkan TDS 216 mg/L dan nilai DHL 300 ?S/cm. Hasl pengukuran parameter ini menunjukkan kualitas air pada mata air Langsepan memenuhi BMA kelas 1 berdasarkan PP No.22 Tahun 2021.
BIOMONITORING KALI ASEM LUMAJANG SECARA MIKROBIOLOGI Nur rikhma, Dwi
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 2 No. 01 (2024): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas mikrobiologis baku mutu air sungai di Kali Asem Lumajang. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan pengambilan sampel di 3 titik stasiun dan selanjutnya dilakukan isolasi bakteri pathogen, isolasi baketeri halotolerant lemah, isolasi bakteri heterotrofik, dan uji mikrobiologis air menggunakan metode MPN seri 333 dengan 3 tahap pengujian yaitu uji pendugaan (presumptive test), uji penguat (confirmed test), dan uji pelengkap (completed test). Hasil pengujian selama inkubasi 6 hari membuktikan terdapat isolate bakteri pathogen dari kelompok Escherichia coli, Salmonella thypii, Vibrio sp., sebanyak 110 isolat koloni bakteri halotolerant lemah, terdapat 6 koloni bakteri heterotroph, dan nilai MPN bakteri kelompok koli fekal (7,5x103); bakteri hidrokarbon (< 3 sel / 100 ml.).
ANALISIS KUALITAS FISIK dan KUALITAS KIMIA UDARA DALAM RUANGAN di UNIVERSITAS PGRI ARGOPURO JEMBER Krisdhianto, Andhi
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 2 No. 01 (2024): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Udara adalah kebutuhan utama bagi mahluk hidup, bagi tumbuhan udara yang mengandung Karbon Dioksida (CO2) dibutuhkan untuk fotosintesis, sementara bagi mahluk hidup lain udara yang mengandung Oksigen (O2) sangat dibutuhkan untuk pernafasan. Tanpa udara bersih, ekosistem dapat terganggu, yang pada akhirnya mempengaruhi kehidupan manusia. Kegiatan manusia sebagian besar dilakukan di dalam ruangan dengan demikian sangat penting untuk memperhatikan kualitas udara dalam ruangan di tempat bekerja maupun di tempat tinggal. Menurut Kementerian Kesehatan RI, kualitas udara yang buruk dalam ruang rumah dapat menimbulkan gangguan kesehatan, sehingga perlu upaya penanggulangan secara tepat dan berkesinambungan oleh semua pihak. Keinginan mendapatkan udara yang sesuai dengan NAB yang telah ditetapakan pemerintah juga menjadi keinginan Universitas Argopuro Jember, salahsatu diantaranya Fakultas Saintek karena memiliki ruang fakultas. Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan di ruang fakultas saintek Universitas Argopuro Jember kualitas fisik dan kualitas kimia didapatkan bahwa parameter suhu udara, CO2, HCHO dan VOC memenuhi NAB. Sedangkan kelembapan tidak mampu memenuhi NAB yang ditetapkan oleh Permenkes No. 1077/MENKES/PER/V/2011 tentang pedoman penyehatan udara dalam ruang rumah. Perlu upaya yang harus dilakukan agar kelembapan dalam ruang fakultas memenuhi NAB diantaranya adalah memperbaiki ventilasi udara, Pemanfaatan teknologi (dehumidifier) dan Melengkapi kamar mandi dengan exhaust fan.
Evaluasi Sistem Pengelolaan Sampah di Lokasi Wisata Kali Pahit Ijen dan Perancangan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Eko Defriatno, Mawan
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 2 No. 02 (2024): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kali Pahit Ijen di kawasan Gunung Ijen, Jawa Timur, merupakan destinasi wisata alam yang menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya. Namun, peningkatan aktivitas pariwisata membawa dampak negatif berupa penumpukan sampah yang mengancam ekosistem dan keindahan alam setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi pengelolaan sampah saat ini di Kali Pahit Ijen dan merancang sistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dan kuantitatif melalui survei lapangan, wawancara, kuesioner, serta analisis data statistik dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah di lokasi ini belum optimal, dengan produksi sampah mencapai rata-rata 100 kg per hari. Faktor utama yang memengaruhi pengelolaan sampah meliputi rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya infrastruktur, dan ketiadaan kebijakan khusus. Penelitian ini merekomendasikan pengadaan fasilitas pemilahan sampah, pengembangan TPS 3R, jadwal pengangkutan sampah teratur, serta edukasi dan kampanye kesadaran lingkungan untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Kali Pahit Ijen.
Analisis Kualitas Air Hujan Berdasarkan Parameter Temperatur, pH, TDS, DHL dan ORP di Wilayah Kota Jember Mustika, Adi
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 2 No. 02 (2024): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian difokuskan pada analisis kualitas air hujan berdasarkan parameter suhu, pH, TDS, DHL, dan ORP di wilayah Kota Jember. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kualitas air hujan di wilayah perkotaan dan kelayakannya untuk dikonsumsi. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, selama tiga hari berturut-turut pada musim hujan. Parameter yang diamati meliputi suhu, DHL, TDS, pH, dan ORP yang selanjutnya dibandingkan dengan baku mutu air minum yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu air hujan berkisar antara 24 sampai dengan 25,1°C yang memenuhi baku mutu air bersih. Nilai DHL berkisar antara 169 sampai dengan 428 µS/cm yang menunjukkan adanya ion-ion terlarut dalam air. Kadar TDS berkisar antara 113 sampai dengan 290 mg/L yang juga memenuhi baku mutu air bersih. Nilai pH berkisar antara 6,7 ??sampai dengan 7,3 yang termasuk dalam baku mutu air minum. Namun, nilai ORP lebih rendah dari kisaran standar 200 hingga 600 mV, yang menunjukkan bahwa mungkin diperlukan pengolahan lebih lanjut agar aman digunakan. Penelitian ini merekomendasikan untuk melakukan penelitian yang lebih luas dengan lebih banyak parameter untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang kualitas air hujan di Kabupaten Jember.