cover
Contact Name
Fiqra
Contact Email
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Phone
+6282126005480
Journal Mail Official
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang Jl. Hampor No.52A, Rancabango, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28282337     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jpai.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Ini sebagai berikut: 1. Metode dan model pembelajaran Interaktif 2. Pendidikan Karakter 3. Moderasi Beragama 4. Isu Terkini Sekitar Pendidikan Agama Islam 5. Media Pembelajaran Berbasis Teknologi 6. Teks Suci dalam Agama 7. Keragaman Etnis Budaya, Sosial dan Tradisi keagamaan 8. Studi Wawasan dan Globalisasi 9. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi 10. Manajemen Pendidikan Islam
Articles 118 Documents
Integrasi Nilai Religius dan Budaya Lokal pada Pendidikan Informal Anak Usia Dini di Bangkalan Su’eb
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan informal memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan anak usia dini, terutama di masyarakat pedesaan yang akses pendidikan formalnya relatif terbatas namun memiliki fondasi religius yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis model pendidikan informal anak usia dini di Desa Durjan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian meliputi orang tua, tokoh masyarakat, dan Pendidik Anak Usia Dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menerapkan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan informal menjadi sumber utama pembelajaran melalui interaksi keluarga dan lingkungan sosial. Tiga model utama teridentifikasi, yakni dimensi religius, praktik kebudayaan, dan aspek sosial. Pendidikan informal berbasis komunitas efektif mendukung perkembangan holistik anak, sehingga integrasinya dengan pendidikan formal berbasis konteks lokal perlu diperkuat.
Nilai-Nilai Pendidikan Adab Pada Kitab Al-Muhim Fi Tarjamati Adabil Alim Wal Muta’allim (Studi Komperatif Terhadap Pendidikan Era Modern) Muhammad Ihsan Khaikal; Juriono; Rukmana Prasetyo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai pendidikan adab dalam kitab Al-Muhim Fi Tarjamati Adabil ‘Alim wal Muta’allim karya Achmad Muhdor, yang merupakan syarah atas karya monumental KH. Hasyim Asy’ari, Adabul ‘Alim wal Muta’allim. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh urgensi krisis moral dan akhlak di kalangan peserta didik pada era modern, yang menuntut integrasi nilai-nilai adab dalam sistem pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang memfokuskan pada telaah teks primer dan literatur sekunder yang relevan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan adab dalam kitab tersebut serta mengevaluasi relevansinya terhadap pembentukan karakter peserta didik dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab ini mengandung nilai-nilai utama seperti keikhlasan dalam menuntut ilmu, penghormatan terhadap guru, kedisiplinan, ketawadhu’an, serta tanggung jawab intelektual dan moral. Nilai-nilai ini terbukti relevan dalam merespons tantangan pendidikan karakter di era digital dan globalisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan secara teoritis, praktis, dan sosial, serta merekomendasikan integrasi ajaran kitab ini dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai upaya penguatan moralitas generasi muda. Dengan demikian, karya ini tidak hanya menjadi refleksi terhadap warisan keilmuan Islam klasik, tetapi juga menjadi solusi aplikatif bagi problematika pendidikan modern.
Revitalisasi Nilai Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Pembelajaran Modern: Strategi Penguatan Karakter Peserta Didik Era Digital M. Nuzulul Ulum; M. Affan Ramadhan; Muhammad Fadhil Raihan Iryandi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the revitalization of Islamic Religious Education values in modern learning as a strategy to strengthen students’ character in the digital era. Using a qualitative approach based on library research, this study reviews literature from the past five years related to the integration of Islamic values, digital literacy, curriculum innovation, and the role of teachers in shaping the character of the digital generation. The findings indicate that the transformation of Islamic Religious Education requires not only the utilization of technology, but also curriculum renewal, enhancement of teachers’ digital competencies, adaptive educational management, and the contextualization of values within students’ digital lives. The revitalization of Islamic Religious Education has been proven to strengthen students’ religiosity, digital ethics, and social responsibility when implemented holistically by involving schools, families, and the digital ecosystem. This study offers a comprehensive revitalization model as a strategic effort to build students’ character that is both morally grounded and adaptable to technological developments.
Implementasi Kebijakan Kurikulum Cinta dalam Pendidikan Agama Islam: Strategi Pembentukan Karakter Religius-Humanis di MTs Nurul Ummah Amri Saputra; Havid Nur Solikhin; Lutfiah Holifa Balqis; Sabarudin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan kebijakan Kementerian Agama yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter melalui internalisasi nilai cinta kepada Allah, Rasul, sesama, lingkungan, dan bangsa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi KBC di MTs Nurul Ummah sebagai madrasah berbasis pesantren yang memiliki kultur religius dan tradisi pembinaan akhlak yang kuat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dan divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTs Nurul Ummah memiliki kesiapan yang baik dalam menerapkan KBC karena nilai-nilai inti kurikulum tersebut telah lama menjadi bagian dari kehidupan pesantren. Implementasi KBC tampak melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, pendekatan humanis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, serta integrasi kegiatan pesantren yang berlangsung secara menyeluruh. Dampak penerapan KBC terlihat pada penguatan karakter religius, kedisiplinan, empati, dan kepedulian sosial siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi KBC sangat dipengaruhi oleh kultur lembaga yang mendukung, konsistensi pendidik, dan integrasi nilai dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menjadi model bagi madrasah lain dalam menerapkan Kurikulum Cinta secara efektif.
Relasi Manusia dan Alam dalam Al-Qur'an (Analisis Tafsir Tematik Ayat-Ayat Ekologi tentang Prinsip Konservasi Lingkungan) Ahmad Furqon Al Mubarok; Irfan Padlian Syah; Ridholloh Ismat
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan lingkungan hidup merupakan isu global yang berdampak serius pada kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Dalam konteks ini, Islam melalui al-Qur’an telah memberikan perhatian besar terhadap keseimbangan ekosistem dan peran manusia sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik terhadap ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan ekologi dan konservasi lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa al-Qur’an memperkenalkan konsep ekologi dengan berbagai istilah al-‘alamin (alam semesta), al-sama’ (langit), al-ardh (bumi), al-insan (manusia), dan dabbah atau al-An’am (fauna). Al-Qur’an memberikan pedoman etika ekologi yang meliputi tanggung jawab manusia dalam menjaga kebersihan, menyeimbangkan ekosistem, serta melindungi hewan dan lingkungan sekitar. Dengan menjadikan nilai-nilai al-Qur’an sebagai landasan etis, diharapkan dapat mendorong kesadaran umat Islam untuk lebih aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Artificial Intelegence dalam Efektivitas Komunikasi Bahasa Arab di Era Digital Juwika Afrita; Nailil Huda; Wirdah Fachiroh; Moh Ali; M Khoirul Hadi Al Asy Ari
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran bahasa Arab yang selama ini dianggap kompleks, khususnya dalam aspek komunikasi. Keterbatasan interaksi, kurangnya latihan berbicara, serta rendahnya kepercayaan diri menjadi tantangan utama dalam penguasaan keterampilan komunikasi bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan AI, khususnya aplikasi Talkpal AI, dalam meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Arab di era digital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Data diperoleh dari berbagai database akademik seperti Google Scholar, Scopus, SINTA, dan DOAJ dengan rentang tahun 2018–2026. Hasil seleksi menunjukkan bahwa 12 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Talkpal AI efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara (maharah kalam), kelancaran (fluency), ketepatan pelafalan (pronunciation), serta penguasaan kosakata. Selain itu, penggunaan AI juga terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan berbicara pada pembelajar bahasa Arab. Dengan demikian, integrasi AI dalam pembelajaran bahasa Arab menjadi solusi inovatif yang mendukung efektivitas komunikasi secara lebih interaktif, adaptif, dan berkelanjutan.
Eksistensi dan Nilai Budaya Islam dalam Tradisi Appasitulunggang pada Petani Jagung di Bungung Lompoa: Studi Kasus di Desa Bontonompo, Jeneponta Ayu Nuraeni Sunggu; Juwika Afrita; Syamzan Syukur; Muhammad Arif
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi dan nilai budaya Islam dalam tradisi Appasitulungang (gotong royong) pada masyarakat petani jagung di Bungung Lompoa, Desa Bontonompo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah, antropologi, dan sosiologi agama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, photovoice, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan reduksi data, klasifikasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Appasitulungang masih eksis pada masyarakat petani jagung di Bungung Lompoa meskipun mengalami pergeseran akibat modernisasi; (2) Wujud budaya Appasitulungang tercermin dalam tujuh tahapan bertani jagung, yaitu Annangkasi Koko (membersihkan kebun), A'nangkala Koko (membajak kebun), A'lamung Batara' (menanam jagung), Ammupu' Batara' (memupuk jagung), Angngompa Ruku' Batara' (menyemprot rumput), Angngalle Raung Batra' (mengambil daun jagung), dan Anyyappe Batara' (panen jagung); (3) Tradisi ini mengandung nilai-nilai Islam yang kuat, meliputi nilai kebersamaan, tolong-menolong, solidaritas sosial, dan ketaatan pada ajaran agama. Penelitian ini menegaskan pentingnya melestarikan Appasitulungang sebagai kearifan lokal berbasis nilai Islam yang relevan untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat agraris
Strategi Pencapaian Visi Misi Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Mts Ali Imron Tembung Rani Pasaribu
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi yang diterapkan dalam meningkatkan mutu pendidikan, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat tercapainya visi misi, dan untuk menilai efektifitas dalam meningkatkan mutu pendidikan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik penumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dokumentasi dan teknik analisa data menggunakan deskriptif yaitu jenis penelitian yang menggambarkan dengan menguraikan tentang hasil penelitian yang didapatkan di lapangan penelitian. Hasil penelitiannya adalah strategi madrasah MTs Ali Imron dalam mewujudkan visi misi untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah strategi berupa pelatihan guru untuk meningkatkan kualitas mengajar yang dilakukan secara berkala, strategi berupa digitalisasi pembelajaran dengan dan strategi penguatan manajemen partisipatif melibatkan orang tua, komite, dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam mewujudkan visi misi madrasah. Faktor pendukung strategi pencapaian visi misi adalah adanya kerjasama antara warga sekolah, guru sebagai teladan kepada siswa, siswa berpartisifasi aktif mengikuti perlombaan dan ekstrakulikuler, pelatihan guru yang diadakan secara rutin, penggunaan media digital dalam pembelajaran.Faktor penghambat strategi pencapaian visi misi adalah sebagian guru yang belum memahami visi misi pengaruh lingkungan buruk dari masyarakat dan lingkungan pertemanan siswa dalam sekolah, sarana prasarana yang kurang lengkap, kualitas guru yang belum memadai dalam pengasaan materi, dan kurangnya kedisiplinan siswa.

Page 12 of 12 | Total Record : 118