cover
Contact Name
Fiqra
Contact Email
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Phone
+6282126005480
Journal Mail Official
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang Jl. Hampor No.52A, Rancabango, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28282337     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jpai.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Ini sebagai berikut: 1. Metode dan model pembelajaran Interaktif 2. Pendidikan Karakter 3. Moderasi Beragama 4. Isu Terkini Sekitar Pendidikan Agama Islam 5. Media Pembelajaran Berbasis Teknologi 6. Teks Suci dalam Agama 7. Keragaman Etnis Budaya, Sosial dan Tradisi keagamaan 8. Studi Wawasan dan Globalisasi 9. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi 10. Manajemen Pendidikan Islam
Articles 109 Documents
Etika Komunikasi Digital Dalam Media Sosial Siswa di MTS Darul Arifin Pantai Cermin Atika Hanan Julia Harahap; Nurhalimah Harahap
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze students' digital communication ethics, factors influencing communication behavior, and the role of schools in fostering and improving digital communication ethics in social media use. This study used a qualitative approach with observation, interviews, and documentation methods. The research subjects consisted of teachers and students. The results indicate that most students have a fairly good understanding of the importance of using polite language, respecting others, and being responsible in online interactions. Internal factors, such as personality, self-control, and an understanding of digital ethics, as well as external factors, such as family, school, and peer environments, influence students' communication behavior on social media. Schools play an active role through character education, digital literacy, teacher role models, and collaboration with parents. However, some students are still inconsistent in implementing digital communication ethics, requiring ongoing guidance. This research is expected to serve as evaluation material and a reference for improving the quality of digital communication ethics guidance in educational environments
Fatwa-Fatwa Muhammadiyah Seputar Ramadhan dan Titik Beda (Studi Komparatif Muhammadiyah, NU, dan Persis) Rully Panggabean; Fahril; Mukhtasim Billah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines Muhammadiyah's fatwas regarding the implementation of Ramadan worship and analyzes their comparative differences with those of Nahdlatul Ulama (NU) and Persatuan Islam (Persis). This research uses a qualitative-descriptive method with a library research approach to official fatwa documents from the Muhammadiyah Tarjih and Tajdid Council, NU's Bahtsul Masail, and Persis's Hisbah Council. The results of the study indicate that the differences in Ramadan fatwas between the three Islamic organizations are primarily due to differences in legal istinbath methodology, particularly in the use of hisab and rukyat, the authority of the madhhab, and the approach to text and context. This article emphasizes that these differences are a form of valid fiqh (jurisprudential) disagreement and are not related to differences in faith, so they need to be addressed moderately and tolerantly in the religious life of Indonesian society.
Tradisi Ilmiah dan kejayaan Ilmu Pengetahuan dalam Islam serta Relevansinya di Era Modern: Tradisi ilmiah dan Ilmu Pengetahuan dalam Islam, kejayaan ilmu pengetahuan dalam peradaban islam, kontribusi ilmuan muslim terhadap ilmu pengetahuan Eka Naelia Rahmah; Handrianto, Budi; Indra, Hasbi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tradisi ilmiah dan kejayaan ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam serta relevansinya di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelusuran berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan manuskrip sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi ilmiah Islam berkembang secara holistik dengan mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman empiris. Tradisi seperti rihlah ilmiah, penerjemahan manuskrip, penulisan karya ilmiah, munadzarah, pendirian lembaga Pendidikan, perpustakaan, dan penelitian, serta dukungan politik dan sosial menjadi faktor utama kejayaan ilmu pengetahuan Islam pada masa klasik. Kontribusi ilmuwan Muslim dalam bidang keagamaan, filsafat, dan sains memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global dan menjadi fondasi penting bagi lahirnya peradaban modern.
The Implementation of Child-Friendly Education in the Learning Environment of Elementary-Age Santri in Islamic Boarding Schools Fadhil Nur Hidayat; Aziz Mukhamad Thoha
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the implementation of child-friendly education for elementary school-aged santri at Hidayatul Qur'an Islamic Boarding School, addressing a gap in literature on daily practices within such settings. Using a qualitative case study, data were gathered via observation and interviews with administrators, educators, and students. Analysis followed Miles, Huberman, and Saldaña's interactive model. Findings indicate implementation through three primary strategies: (1) ensuring a safe, developmentally-appropriate learning environment; (2) building dialogical educator-student relationships; and (3) applying discipline focused on habit formation and constructive communication. This integrated approach fosters a positive learning climate and enhances student engagement. The study concludes that child-friendly education is viably cultivated through everyday pedagogical practices in Islamic boarding schools, demonstrating their potential as holistic learning environments for child development.
Revitalisasi Pembelajaran Tasawuf di Era Digital untuk Mengatasi Krisis Moralitas Generasi Z Nailil Huda; Juwika Afrita; Muhammad Riza Fahim; Gusmawan
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z, sebagai generasi digital-native, menghadapi tantangan moralitas yang kompleks di era digital, termasuk disinformasi, adiksi teknologi, dan penurunan nilai-nilai etika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi revitalisasi pembelajaran tasawuf sebagai pendekatan strategis dalam mengatasi krisis moralitas Generasi Z. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis literatur terkait tasawuf, pendidikan Islam, dan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf menawarkan nilai-nilai seperti keikhlasan, introspeksi diri, dan kesederhanaan yang relevan untuk membentuk karakter moral Generasi Z. Integrasi tasawuf dengan teknologi digital, melalui aplikasi, media sosial, dan gamifikasi, membuka peluang untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembelajaran spiritual. Namun, tantangan seperti risiko distorsi nilai dan rentang perhatian yang pendek memerlukan pendekatan inovatif yang tetap menjaga esensi tasawuf. Kesimpulannya, revitalisasi pembelajaran tasawuf tidak hanya menjadi solusi terhadap krisis moralitas, tetapi juga membangun fondasi spiritual yang kokoh bagi Generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam berbasis teknologi untuk membentuk generasi yang berkarakter Islami
Implementasi Kebijakan Kurikulum Cinta dalam Pendidikan Agama Islam: Strategi Pembentukan Karakter Religius-Humanis di MTs Nurul Ummah Amri Saputra; Havid Nur Solikhin; Lutfiah Holifa Balqis; Sabarudin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan kebijakan Kementerian Agama yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter melalui internalisasi nilai cinta kepada Allah, Rasul, sesama, lingkungan, dan bangsa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi KBC di MTs Nurul Ummah sebagai madrasah berbasis pesantren yang memiliki kultur religius dan tradisi pembinaan akhlak yang kuat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dan divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTs Nurul Ummah memiliki kesiapan yang baik dalam menerapkan KBC karena nilai-nilai inti kurikulum tersebut telah lama menjadi bagian dari kehidupan pesantren. Implementasi KBC tampak melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, pendekatan humanis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, serta integrasi kegiatan pesantren yang berlangsung secara menyeluruh. Dampak penerapan KBC terlihat pada penguatan karakter religius, kedisiplinan, empati, dan kepedulian sosial siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi KBC sangat dipengaruhi oleh kultur lembaga yang mendukung, konsistensi pendidik, dan integrasi nilai dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menjadi model bagi madrasah lain dalam menerapkan Kurikulum Cinta secara efektif.
Relasi Manusia dan Alam dalam Al-Qur'an (Analisis Tafsir Tematik Ayat-Ayat Ekologi tentang Prinsip Konservasi Lingkungan) Ahmad Furqon Al Mubarok; Irfan Padlian Syah; Ridholloh Ismat
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan lingkungan hidup merupakan isu global yang berdampak serius pada kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Dalam konteks ini, Islam melalui al-Qur’an telah memberikan perhatian besar terhadap keseimbangan ekosistem dan peran manusia sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik terhadap ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan ekologi dan konservasi lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa al-Qur’an memperkenalkan konsep ekologi dengan berbagai istilah al-‘alamin (alam semesta), al-sama’ (langit), al-ardh (bumi), al-insan (manusia), dan dabbah atau al-An’am (fauna). Al-Qur’an memberikan pedoman etika ekologi yang meliputi tanggung jawab manusia dalam menjaga kebersihan, menyeimbangkan ekosistem, serta melindungi hewan dan lingkungan sekitar. Dengan menjadikan nilai-nilai al-Qur’an sebagai landasan etis, diharapkan dapat mendorong kesadaran umat Islam untuk lebih aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Artificial Intelegence dalam Efektivitas Komunikasi Bahasa Arab di Era Digital Juwika Afrita; Nailil Huda; Wirdah Fachiroh; Moh Ali; M Khoirul Hadi Al Asy Ari
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran bahasa Arab yang selama ini dianggap kompleks, khususnya dalam aspek komunikasi. Keterbatasan interaksi, kurangnya latihan berbicara, serta rendahnya kepercayaan diri menjadi tantangan utama dalam penguasaan keterampilan komunikasi bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan AI, khususnya aplikasi Talkpal AI, dalam meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Arab di era digital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Data diperoleh dari berbagai database akademik seperti Google Scholar, Scopus, SINTA, dan DOAJ dengan rentang tahun 2018–2026. Hasil seleksi menunjukkan bahwa 12 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Talkpal AI efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara (maharah kalam), kelancaran (fluency), ketepatan pelafalan (pronunciation), serta penguasaan kosakata. Selain itu, penggunaan AI juga terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan berbicara pada pembelajar bahasa Arab. Dengan demikian, integrasi AI dalam pembelajaran bahasa Arab menjadi solusi inovatif yang mendukung efektivitas komunikasi secara lebih interaktif, adaptif, dan berkelanjutan.
Eksistensi dan Nilai Budaya Islam dalam Tradisi Appasitulunggang pada Petani Jagung di Bungung Lompoa: Studi Kasus di Desa Bontonompo, Jeneponta Ayu Nuraeni Sunggu; Juwika Afrita; Syamzan Syukur; Muhammad Arif
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi dan nilai budaya Islam dalam tradisi Appasitulungang (gotong royong) pada masyarakat petani jagung di Bungung Lompoa, Desa Bontonompo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah, antropologi, dan sosiologi agama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, photovoice, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan reduksi data, klasifikasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Appasitulungang masih eksis pada masyarakat petani jagung di Bungung Lompoa meskipun mengalami pergeseran akibat modernisasi; (2) Wujud budaya Appasitulungang tercermin dalam tujuh tahapan bertani jagung, yaitu Annangkasi Koko (membersihkan kebun), A'nangkala Koko (membajak kebun), A'lamung Batara' (menanam jagung), Ammupu' Batara' (memupuk jagung), Angngompa Ruku' Batara' (menyemprot rumput), Angngalle Raung Batra' (mengambil daun jagung), dan Anyyappe Batara' (panen jagung); (3) Tradisi ini mengandung nilai-nilai Islam yang kuat, meliputi nilai kebersamaan, tolong-menolong, solidaritas sosial, dan ketaatan pada ajaran agama. Penelitian ini menegaskan pentingnya melestarikan Appasitulungang sebagai kearifan lokal berbasis nilai Islam yang relevan untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat agraris
Penggunaan Blockchain dalam Sistem Manajemen Administrasi Pendidikan: Peluang dan Tantangan Yosi Huzna Nidia Ningrum; Akhmad Ramli; Abdul Hayyi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blockchain menjadi opsi inovatif dalam manajemen administrasi pendidikan karena mampu mencatat data akademik secara permanen, terdistribusi, dan transparan. Artikel ini menganalisis peluang dan tantangan penggunaan blockchain dalam sistem administrasi pendidikan melalui kajian literatur sistematis yang berfokus pada pengelolaan arsip akademik, kredensial digital, dan tata kelola data lembaga pendidikan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa blockchain memberi peluang pada peningkatan integritas data, percepatan verifikasi dokumen, transparansi audit institusi, dan pengurangan ketergantungan pada pihak perantara. Tantangan yang dihadapi meliputi kesiapan infrastruktur server node, keterbatasan pemahaman teknis tenaga administrasi, kebutuhan biaya pengembangan, penyesuaian sistem lama, serta kerentanan privasi data jika desain perlindungan tidak tepat. Implementasi blockchain berizin, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan penyusunan kebijakan perlindungan data akademik yang adaptif menjadi kebutuhan strategis untuk memastikan adopsi yang efektif dan berkelanjutan pada lembaga pendidikan.

Page 10 of 11 | Total Record : 109