cover
Contact Name
Fiqra
Contact Email
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Phone
+6282126005480
Journal Mail Official
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang Jl. Hampor No.52A, Rancabango, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28282337     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jpai.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Ini sebagai berikut: 1. Metode dan model pembelajaran Interaktif 2. Pendidikan Karakter 3. Moderasi Beragama 4. Isu Terkini Sekitar Pendidikan Agama Islam 5. Media Pembelajaran Berbasis Teknologi 6. Teks Suci dalam Agama 7. Keragaman Etnis Budaya, Sosial dan Tradisi keagamaan 8. Studi Wawasan dan Globalisasi 9. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi 10. Manajemen Pendidikan Islam
Articles 107 Documents
Islamic Parenting Melalui Literasi Digital Dalam Membangun Karakter Anak Syihab, Najwa Aulia
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpai.v3i2.4148

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital membawa perubahan yang sangat besar dalam berbagai aspek kehidupan. Di era digital ini permasalahan pendidikan menjadi sangat kompleks terutama pada pendidikan karakter anak, bahkan sejak zaman Rasulullah Saw. hingga saat ini. Dengan adanya perkembangan tersebut, diperlukan keahlian orang tua dalam mendidik anak. Penelitian ini mengkaji secara mendalam terkait Islamic Parenting melalui literasi yang dilakukan oleh orang tua milenial. Keterampilan literasi digital sangat dibutuhkan oleh para orang tua agar dapat melaksanakan berbagai peran sebagai pendidik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengelaborasi berbagai macam literatur dalam bentuk buku, jurnal, e-book dan literatur yang relevan dengan permasalahan Islamic parenting melalui literasi digital. Teknik analisis data menggunakan konten analisis dari jurnal dan dokumen lain yang diakses melalui Internet. Hasilnya menunjukkan bahwa Islamic parenting menjadi satu kesatuan utuh dari sikap orang tua terhadap anak dalam mengasuh, mendidik, membina, membiasakan, dan membimbing anak secara optimal berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw. Dalam konteks peran orang tua dalam mendidik karakter anak, literasi digital yang baik berperan penting dalam mengembangkan pengetahuan orang tua terhadap topik edukasi parenting sehingga dapat mendorong rasa ingin tahu dan kreativitas sebagai orang tua. Pada umumnya setiap anak memiliki karakter masing masing sesuai generasi mereka, maka dalam penerapan pola asuh harus di perhatikan pula karakteristik anak sesuai perkembangan zaman yang ada. Kesimpulannya, di era digital ini orang tua sangat berperan penting dalam mendidik karakter anak. Orang tua harus mengetahui dan menerapkan pola asuh yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Implementasi Program Tahfidzul Qur'an dalam Pengentasan Buta Huruf Al-Qur'an di Sekolah Yuliasa Wiwaha, Made Gede; Zulfitria, Zulfitria; Wilfridus, Wilfridus
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpai.v3i2.4187

Abstract

This research aims to examine the form of implementation of tahfidzul Al-Qur'an in the context of school education. This research uses a literature study approach on various articles that have been published in national journals with a focus on studying tahfidzul Qur'an and eradicating Qur'an illiteracy. This research analyzes articles published in 2014-2024 to obtain an overview of the implementation of the tahfidzul qur'an program in schools. The results of the literature study show that the implementation of the tahfidzul Al Qur'an program in the context of school education can be carried out in various ways, namely habituation activities carried out every first hour before entering regular learning. Apart from that, tafidzul Qur'an can also be implemented in co-curricular programs as subjects in the regular curriculum which all students must follow. In another way, tahfidzul Qur'an can be programmed as an extracurricular activity that can be participated in by students who really need help in improving their ability to read the Qur'an. These programs can contribute to eradicating Qur'an illiteracy among students
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM METODE PROBLEM SOLVING PADA MATA PELAJARAN PAI Mohammad Usman; masripah; Mukti, Rian Adrian; Fiqra Muhamad Nazib
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpai.v3i2.41574

Abstract

Al-Qur’an sebagai Matan Ilmi: Menelusuri Dimensi Epistemologis dalam Ulumul Qur’an Kontemporer Sumiati Gusri; Duski Samad; Firdaus Sutan Mamad
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji peran Al-Qur’an sebagai matan ilmi sumber utama dan otoritatif dalam pembentukan epistemologi Islam melalui lensa Ulumul Qur’an kontemporer. Penelitian bertujuan untuk mengungkap dimensi epistemologis yang terkandung dalam Al-Qur’an dan bagaimana pemahaman keilmuan berbasis wahyu dapat direkonstruksi di era modern. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis hermeneutik, artikel ini menelaah konsep-konsep kunci seperti ilmu, wahyu, dan tauhid ilmu dalam kerangka Ulumul Qur’an mutakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai teks normatif, tetapi juga sebagai fondasi ontologis-epistemologis yang mampu mengarahkan arah dan etika pengembangan ilmu pengetahuan. Temuan ini membuka jalan bagi formulasi paradigma keilmuan Islam yang integral, otonom, dan responsif terhadap tantangan peradaban kontemporer.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Akhlak Siswa Di Era Digital: Studi Literatur Halimah Tus sa’diah; Sabilla Seviana; Agus Dwi Prasojo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membentuk karakter siswa di era digital adalah tujuan penelitian ini. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menganalisis literatur dari berbagai sumber ilmiah. PPKn memiliki fungsi strategis dalam membangun warga negara yang berkarakter, cerdas, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pengaruh teknologi dan media sosial, yang seringkali menimbulkan degradasi moral, membuat tantangan karakter di era digital semakin kompleks. Kajian ini menemukan bahwa PPKn berperan penting dalam menanamkan nilai moral, etika digital, nasionalisme, dan tanggung jawab sosial melalui pembelajaran kontekstual dan adaptif. Pendidikan karakter berbasis digital citizenship adalah cara yang bagus untuk memasukkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan digital.
Pemanfaatan Media Digital Dan Sumber Belajar Lingkungan Untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila Di Sekolah Dasar: Kajian Literatur Icha Meilani; Indah Dwi Apriyani; Agus Dwi Prasojo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Di tengah kemajuan teknologi digital dan perubahan sosial budaya, pembelajaran nilai-nilai Pancasila harus dikembangkan melalui media inovasi dan sumber belajar yang relevan dengan dunia anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerangi seberapa efektif penggunaan media digital dan sumber belajar lingkungan dalam meningkatkan pemahaman dan interaksi siswa antara satu sama lain dan antara satu sama lain. Penelitian ini mengumpulkan literatur dari jurnal nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2019 dan 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital membantu peserta didik lebih terlibat, termotivasi, dan memahami konsep. Sementara itu, sumber belajar lingkungan membantu peserta didik mendapatkan pengalaman hidup dalam menerapkan prinsip Pancasila. Sinergi keduanya memungkinkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna. Menurut penelitian ini, menggunakan pembelajaran berbasis proyek, refleksi nilai, dan pendekatan partisipatif akan membantu guru SD mengintegrasikan teknologi digital dengan pengalaman langsung di lingkungan sekitar mereka.
Analisis Pendekatan Pembelajaran Aktif Terhadap Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila Pada Madrasah Ibtidaiyah Selly Khoirunnisa; Qoriana Irsyadi; Agus Dwi Prasojo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the relationship between active learning approaches and students’ understanding of Pancasila values. Pancasila, as the foundation of the Indonesian state and a national ideology, must be internalized through meaningful educational processes. This research employs a library research method with a descriptive qualitative approach, analyzing theories and previous studies related to the topic. Data were collected from scholarly journals, books, and academic publications from the past five years. The findings indicate that implementing active learning strategies such as group discussions, case studies, and project-based learning positively influences students’ comprehension of Pancasila values. Through active participation in learning, values such as cooperation, justice, tolerance, and responsibility are more effectively developed. The study concludes that active learning approaches serve as effective strategies for enhancing students’ understanding and appreciation of Pancasila values in the digital era.
Desain Konseptual Berbasis Research And Development Model 4D Dalam Pengembangan Kurikulum PAI Adaptif Bagi Peserta Didik Dengan Disabilitas Intelektual Barkatullah Amin; Nuril Huda; Dina Hermina; Aulia Azmina Fajriati
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper formulates a conceptual design of an adaptive Islamic Education (PAI) curriculum for students with intellectual disabilities (PDDI) using an illustrative application of the 4D R&D Model developed by Thiagarajan, Semmel, and Semmel. As a literature-based study, it employs the Define, Design, Develop, and Disseminate stages to map the curriculum development process without empirical testing. The Define stage identifies PDDI needs through a synthesis of literature on special education and PAI curriculum. The Design stage presents a hypothetical framework emphasizing multisensory media, concrete strategies, and realistic learning goals. The Develop stage provides theoretical validation through expert judgment. The Disseminate stage highlights institutional and policy support required for implementation. The result is a conceptual adaptive PAI curriculum model that may guide future empirical studies and policy development for PDDI in both special and inclusive schools.
Hadist Tafsir Qur’an Surah At-Takatsur Harmina; Mahyuddin Barni; Abdul Basir; Ali Muammar
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji hadis tafsir Surah al-Takāṡur untuk memahami hakikat kepemilikan harta dan tujuan hidup manusia dalam konteks modern. Surah al-Takāṡur memberikan teguran keras terhadap sikap lalai akibat kesibukan bermegah-megahan dalam urusan dunia. Tujuan utama kajian ini adalah menegaskan kembali nilai moral Surah al-Takāṡur dan hadis terkait, serta memberikan landasan agar manusia bijak memaknai harta dan kedudukan. Metode yang digunakan meliputi penelaahan sanad melalui takhrij dan peninjauan redaksi berbagai riwayat, khususnya hadis riwayat Muslim dari ayah Muṭarrif bin ‘Abdillāh bin Syikhkhīr.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tersebut berstatus ṣaḥīḥ dan memiliki kedudukan yang kuat sebagai ḥujjah. Kandungan matan hadis menegaskan bahwa harta yang benar-benar bermanfaat hanyalah yang dihabiskan untuk makan, dikenakan hingga usang, atau disedekahkan sebagai amal yang kekal. Pesan ini sangat relevan untuk menyikapi fenomena materialisme dan budaya konsumtif, seperti flexing di era modern, yang sering kali mengaburkan kesadaran spiritual manusia. Dengan demikian, makalah ini menekankan pentingnya keseimbangan dalam pengelolaan harta untuk bekal akhirat.
Peran Bakawuah Adat Dalam Mengokohkan Jati Diri Masyarakat Dan Mendorong Pelestarian Budaya Di Nagari Latang Alfa Rehan Oktori Rahmadana; Andri Saputra; Mutia Srimaningsi; Nabilla; Reva Lina Putri; Dori Yuvenda
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the role of Bakawuah Adat as a post-harvest festival in strengthening identity and preserving local culture in Nagari Latang, Sijunjung, West Sumatra. Using descriptive qualitative methods, data were obtained from interviews with traditional leaders, niniak mamak, alim ulama, cadiak pintar, and observations during the 2025 UNP Community Service Program. The results show that Bakawuah Adat is a form of gratitude to Allah SWT for the harvest, as well as a medium for strengthening traditional values ​​and syarak. This tradition involves all elements of the nagari—niniak mamak, bundo kanduang, youth, and children of the nagari—in every traditional procession. In addition to being a ceremony, Bakawuah also serves as a means of character education and cultural inheritance to the younger generation through bajamba activities, art performances, and ancestral grave pilgrimages. The synergy between traditional leaders, the nagari government, and educational institutions ensures that Bakawuah remains sustainable amidst the current of modernization. This tradition is proof that local wisdom can be a stronghold of community identity in the global era.

Page 8 of 11 | Total Record : 107