cover
Contact Name
Fiqra
Contact Email
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Phone
+6282126005480
Journal Mail Official
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang Jl. Hampor No.52A, Rancabango, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28282337     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jpai.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Ini sebagai berikut: 1. Metode dan model pembelajaran Interaktif 2. Pendidikan Karakter 3. Moderasi Beragama 4. Isu Terkini Sekitar Pendidikan Agama Islam 5. Media Pembelajaran Berbasis Teknologi 6. Teks Suci dalam Agama 7. Keragaman Etnis Budaya, Sosial dan Tradisi keagamaan 8. Studi Wawasan dan Globalisasi 9. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi 10. Manajemen Pendidikan Islam
Articles 118 Documents
Pemikiran Pendidikan Islam Ibnu Rusyd dalam Bingkai Filsafat Rasional Aidil Fitri; Diana; Mukhtar Zaini Dahlan; Hatta; Mar’atun Sholiha; Fatoni Achmad
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Contemporary Islamic education still faces an epistemological problem in the form of a dichotomy between religious knowledge and rational knowledge, which has resulted in a weak tradition of critical and integrative thinking among students. This condition demands an effort to reconstruct the paradigm of Islamic education that is able to integrate reason and revelation harmoniously. This study aims to analyze Ibn Rushd's Islamic educational thought within the framework of rational philosophy and its relevance to the development of contemporary Islamic education. This study uses a qualitative approach through document study with primary data sources in the form of Ibn Rushd's works and secondary sources in the form of books, journal articles, theses, and relevant proceedings. Data collection techniques were carried out through systematic literature searches, while data analysis uses content analysis methods to examine the educational concepts contained in Ibn Rushd's thought. The results of the study indicate that Ibn Rushd's concept of Islamic education is built on the foundation of integration between reason and revelation as two complementary sources of knowledge. Education is seen as a process of developing rational, spiritual, and moral potential in a balanced manner, with the aim of forming individuals who are knowledgeable, moral, and critical thinkers. In terms of curriculum, Ibn Rushd emphasized orientation toward religious goals, the formation of noble morals, and the strengthening of systematic and rational academic reasoning. Meanwhile, the educational methods he developed were based on a demonstrative approach (burhānī), dialogue, discussion, and the use of inductive and deductive methods. These findings confirm that Ibn Rushd's thinking has strategic relevance in formulating an integrative, rational, and contextual paradigm for Islamic education, in order to address the challenges of education in the modern era.
Integrasi Ilmu, Ulama, Pendidikan, dan Teknologi Perspektif KH. Misbah Mustafa dalam Tafsīr Tāj al-Muslimīn min Kalām Rabb al-‘Ālamīn Egi Sukma Baihaki
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Dalam sejarahnya, ilmu pengetahuan mengalami berbagai perdebatan dan mengalami diskursus tidak hanya dalam sejarah ilmu pengetahuan, akan tetapi dibahas pula oleh para ulama. Dikotomi ilmu dan upaya untuk mengislamisasi ilmu pengetahuan menjadi dinamika yang ada dalam sejarah ilmu di dunia Islam. Umat Islam yang sebelumnya berjaya di bidang ilmu pengetahuan pada akhirnya mengalami ketertinggalan. Ketertinggalan umat Islam di bidang pengetahuan dan teknologi membuat sebagian pihak terlena, pasrah, dan ada pula yang berusaha bangkit. Penelitian ini menggunakan metode tematik tokoh dengan menjadikan KH. Misbah Mustafa sebagai tokoh yang dikaji pemikirannya melalui karyanya, yaitu: Tafsīr Tāj al-Muslimīn min Kalām Rabb al-‘Ālamīn. Dapat disimpulkan bahwa KH. Misbah Mustafa dalam karyanya ikut membahas beberapa jenis ilmu, meminta umat Islam untuk giat belajar, mempelajari ilmu tertentu, mengkritisi kondisi ulama dan umat Islam di bidang pendidikan, dan menyikapi ketertinggalan umat Islam di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Metode Menghafal Alqur’an Dengan Pendekatan Bahasa Arab di Pondok Pesantren Ashhabul Qur’an Sumatera Barat Meta Satria; Mega Satria Nurul Falah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari kesadaran akan pentingnya kemampuan memahami bahasa Arab untuk memutqinkan menghafal Al-Qur’an di lingkungan pesantren. Banyak santri menghadapi kesulitan dalam menjaga hafalannya karena kurang memahami arti dan struktur ayat yang dihafal. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya menekankan pada pengulangan (tikrār), tetapi juga mengaitkan pemahaman kebahasaan dengan kandungan makna ayat-ayat Al-Qur’an.Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membahas penerapan metode menghafal Al-Qur’an melalui pendekatan bahasa Arab di Pondok Ashhabul Qur’an Sumatera Barat, serta menilai sejauh mana pendekatan tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hafalan para santri. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui pengamatan terhadap kegiatan tahfizh, wawancara mendalam dengan ustadzah dan para santri, serta mengumpulkan data yang sesuai dan cocok dengan kegiatan pembelajaran. Proses analisis dilaksanakan dengan tahapan reduksi data, penyajian informasi dalam bentuk uraian deskriptif, dan penarikan kesimpulan berdasarkan temuan lapangan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan metode hafalan berbasis bahasa Arab dapat meningkatkan daya ingat, pemahaman makna, serta disiplin santri dalam menjaga hafalan. Penguasaan struktur bahasa Arab membantu para santri menghafal dengan kesadaran makna, bukan semata pengulangan lafaz. Pendekatan ini dinilai efektif dan dapat diterapkan secara luas dalam sistem pendidikan tahfizh yang berorientasi pada pemahaman makna Al-Qur’an.
Etika Komunikasi Digital Dalam Media Sosial Siswa di MTS Darul Arifin Pantai Cermin Atika Hanan Julia Harahap; Nurhalimah Harahap
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze students' digital communication ethics, factors influencing communication behavior, and the role of schools in fostering and improving digital communication ethics in social media use. This study used a qualitative approach with observation, interviews, and documentation methods. The research subjects consisted of teachers and students. The results indicate that most students have a fairly good understanding of the importance of using polite language, respecting others, and being responsible in online interactions. Internal factors, such as personality, self-control, and an understanding of digital ethics, as well as external factors, such as family, school, and peer environments, influence students' communication behavior on social media. Schools play an active role through character education, digital literacy, teacher role models, and collaboration with parents. However, some students are still inconsistent in implementing digital communication ethics, requiring ongoing guidance. This research is expected to serve as evaluation material and a reference for improving the quality of digital communication ethics guidance in educational environments
Kalender Hijriah Global Tunggal dan Tantangan Penerapannya di Indonesia Aspar; Sumartini; Muktashim Billah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the concept of the Global Unified Hijri Calendar (KHGT) and analyze the challenges of its implementation in Indonesia. This research employs a library research method by reviewing various literature sources such as books, journal articles, and scientific documents related to the Hijri calendar, Islamic astronomy, and the concept of Islamic calendar unification. The findings indicate that KHGT is an Islamic lunar calendar system designed to unify the determination of Hijri dates worldwide based on the principle of one day–one date globally. This system utilizes astronomical calculations (hisab) with specific parameters such as moon altitude and elongation as agreed upon in the 2016 Istanbul Conference. Although KHGT has strong scientific and sharia foundations, its implementation in Indonesia still faces several challenges, including differences in the use of hisab and rukyat methods, differing views on the concept of matla’, and socio-religious traditions within the Muslim community. Therefore, continuous dialogue, socialization, and further studies are necessary to support broader understanding and potential implementation of the global Hijri calendar in the future.
Fatwa-Fatwa Muhammadiyah Seputar Ramadhan dan Titik Beda (Studi Komparatif Muhammadiyah, NU, dan Persis) Rully Panggabean; Fahril; Mukhtasim Billah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines Muhammadiyah's fatwas regarding the implementation of Ramadan worship and analyzes their comparative differences with those of Nahdlatul Ulama (NU) and Persatuan Islam (Persis). This research uses a qualitative-descriptive method with a library research approach to official fatwa documents from the Muhammadiyah Tarjih and Tajdid Council, NU's Bahtsul Masail, and Persis's Hisbah Council. The results of the study indicate that the differences in Ramadan fatwas between the three Islamic organizations are primarily due to differences in legal istinbath methodology, particularly in the use of hisab and rukyat, the authority of the madhhab, and the approach to text and context. This article emphasizes that these differences are a form of valid fiqh (jurisprudential) disagreement and are not related to differences in faith, so they need to be addressed moderately and tolerantly in the religious life of Indonesian society.
Tradisi Ilmiah dan kejayaan Ilmu Pengetahuan dalam Islam serta Relevansinya di Era Modern: Tradisi ilmiah dan Ilmu Pengetahuan dalam Islam, kejayaan ilmu pengetahuan dalam peradaban islam, kontribusi ilmuan muslim terhadap ilmu pengetahuan Eka Naelia Rahmah; Handrianto, Budi; Indra, Hasbi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tradisi ilmiah dan kejayaan ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam serta relevansinya di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelusuran berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan manuskrip sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi ilmiah Islam berkembang secara holistik dengan mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman empiris. Tradisi seperti rihlah ilmiah, penerjemahan manuskrip, penulisan karya ilmiah, munadzarah, pendirian lembaga Pendidikan, perpustakaan, dan penelitian, serta dukungan politik dan sosial menjadi faktor utama kejayaan ilmu pengetahuan Islam pada masa klasik. Kontribusi ilmuwan Muslim dalam bidang keagamaan, filsafat, dan sains memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global dan menjadi fondasi penting bagi lahirnya peradaban modern.
The Implementation of Child-Friendly Education in the Learning Environment of Elementary-Age Santri in Islamic Boarding Schools Nur Hidayat, Fadhil; Mukhamad Thoha, Aziz
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the implementation of child-friendly education for elementary school-aged santri at Hidayatul Qur'an Islamic Boarding School, addressing a gap in literature on daily practices within such settings. Using a qualitative case study, data were gathered via observation and interviews with administrators, educators, and students. Analysis followed Miles, Huberman, and Saldaña's interactive model. Findings indicate implementation through three primary strategies: (1) ensuring a safe, developmentally-appropriate learning environment; (2) building dialogical educator-student relationships; and (3) applying discipline focused on habit formation and constructive communication. This integrated approach fosters a positive learning climate and enhances student engagement. The study concludes that child-friendly education is viably cultivated through everyday pedagogical practices in Islamic boarding schools, demonstrating their potential as holistic learning environments for child development.
Bentuk dan Pola Penulisan Al-Qur’an: Kajian Historis terhadap Rasm ‘Utsmānī dan Implikasinya terhadap Qirā’āt dan Pembacaan Mushaf Qarinah; Aisyah Arsyad; Halima Basri
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan pola penulisan Al-Qur’an secara historis sejak masa Nabi Muhammad saw. hingga tahap standarisasi mushaf pada era Khalifah ‘Utsmān bin ‘Affān, dengan fokus pada rasm ‘Utsmānī sebagai sistem ortografi khas mushaf Al-Qur’an serta implikasinya terhadap qirā’āt dan pembacaan mushaf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber klasik rasm, literatur ‘ulūm al-Qur’ān, dan kajian manuskrip Al-Qur’an awal. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada masa Nabi, penulisan Al-Qur’an masih berupa lembaran-lembaran terpisah yang berfungsi sebagai penunjang transmisi lisan, kemudian dikodifikasi secara sistematis pada masa Abū Bakr aṣ-Ṣiddīq pasca-Perang Yamāmah, dan mencapai tahap standarisasi pada masa ‘Utsmān bin ‘Affān melalui penetapan rasm ‘Utsmānī sebagai kaidah penulisan mushaf yang bersifat baku. Rasm ‘Utsmānī berperan penting dalam menjaga keluasan dan legitimasi keragaman qirā’āt karena pola penulisannya memungkinkan lebih dari satu cara pembacaan yang sahih. Sementara itu, penambahan unsur grafis berupa titik dan harakat pada masa berikutnya merupakan respons pedagogis terhadap kebutuhan pembacaan umat Islam yang semakin luas, tanpa mengubah struktur dasar rasm. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman terhadap rasm ‘Utsmānī memiliki peran strategis dalam pembacaan, pengajaran, serta pengembangan mushaf Al-Qur’an cetak maupun digital pada era kontemporer.
Revitalisasi Pembelajaran Tasawuf di Era Digital untuk Mengatasi Krisis Moralitas Generasi Z Nailil Huda; Juwika Afrita; Muhammad Riza Fahim; Gusmawan
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z, sebagai generasi digital-native, menghadapi tantangan moralitas yang kompleks di era digital, termasuk disinformasi, adiksi teknologi, dan penurunan nilai-nilai etika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi revitalisasi pembelajaran tasawuf sebagai pendekatan strategis dalam mengatasi krisis moralitas Generasi Z. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis literatur terkait tasawuf, pendidikan Islam, dan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf menawarkan nilai-nilai seperti keikhlasan, introspeksi diri, dan kesederhanaan yang relevan untuk membentuk karakter moral Generasi Z. Integrasi tasawuf dengan teknologi digital, melalui aplikasi, media sosial, dan gamifikasi, membuka peluang untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembelajaran spiritual. Namun, tantangan seperti risiko distorsi nilai dan rentang perhatian yang pendek memerlukan pendekatan inovatif yang tetap menjaga esensi tasawuf. Kesimpulannya, revitalisasi pembelajaran tasawuf tidak hanya menjadi solusi terhadap krisis moralitas, tetapi juga membangun fondasi spiritual yang kokoh bagi Generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam berbasis teknologi untuk membentuk generasi yang berkarakter Islami

Page 11 of 12 | Total Record : 118