cover
Contact Name
Fiqra
Contact Email
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Phone
+6282126005480
Journal Mail Official
jurnal.attahalli@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang Jl. Hampor No.52A, Rancabango, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28282337     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jpai.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Ini sebagai berikut: 1. Metode dan model pembelajaran Interaktif 2. Pendidikan Karakter 3. Moderasi Beragama 4. Isu Terkini Sekitar Pendidikan Agama Islam 5. Media Pembelajaran Berbasis Teknologi 6. Teks Suci dalam Agama 7. Keragaman Etnis Budaya, Sosial dan Tradisi keagamaan 8. Studi Wawasan dan Globalisasi 9. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi 10. Manajemen Pendidikan Islam
Articles 103 Documents
Peran Majelis al-Multazam Dalam Membentuk Spiritualitas Pemagang di Koga, Jepang Irfai; Rohmah Istikomah; Rosidin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya sekuler dan lingkungan kerja intensif di Jepang sering menimbulkan kejenuhan dan kesenjangan spiritual pada pemagang Muslim Indonesia. Hal ini diperparah oleh minimnya sarana ibadah dan legalitas hiburan yang mengarah pada kemaksiatan. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis implementasi program dan peran majelis al-Multazam serta faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk spiritualitas pemagang di Koga, Jepang. Melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, ditemukan bahwa implementasi program dan peran majelis ini tidak hanya meningkatkan wawasan keislaman dan ibadah, tetapi juga membentuk akhlak (kemampuan menjauhi maksiat) dan kepekaan sosial. Faktor pendukung utama adalah dukungan sesepuh dan sarana memadai, sedangkan penghambatnya adalah jarak tempuh dan transportasi yang kurang mendukung. Sumbangsih utama majelis ini adalah menyediakan ruang dan nilai spiritual yang berdampak pada daya tahan spiritual dan identitas komunal Muslim pemagang di tengah tantangan lingkungan Jepang.
Epistemologi Qur’ani dalam Integrasi Akal dan Wahyu: Rekonstruksi Fungsi Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Islam Havid Nur Solikhin; Ridwan Faqih Sihono; Dwi ratnasari
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut umat Islam untuk meninjau kembali relasi antara akal dan wahyu dalam kerangka epistemologi Islam. Artikel ini bertujuan menganalisis fungsi ilmu pengetahuan dalam perspektif Al-Qur’an dengan menekankan integrasi rasionalitas dan spiritualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu‘i) dan analisis filosofis-epistemologis terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan ilmu, akal, dan wahyu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menempatkan ilmu sebagai sarana manusia mengenal Allah dan memahami realitas ciptaan-Nya. Akal berperan sebagai instrumen rasional untuk meneliti kebenaran empiris, sementara wahyu menjadi pedoman moral dan spiritual agar ilmu tidak kehilangan arah nilai. Keselarasan antara akal dan wahyu melahirkan paradigma ilmu yang integratif, rasional, dan transendental. Dalam konteks pendidikan Islam, integrasi ini menjadi dasar bagi pengembangan sistem pembelajaran yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kesadaran spiritual, guna melahirkan insan ulul albab yang berilmu, beriman, dan berakhlak.
Pengembangan E-Module Berbasis Ekowisata Mangrove dalam Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan melalui Pembelajaran Mandiri Kontekstual Tatik Safiqo; Abdul Ghofur
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-module berbasis ekowisata mangrove dan mengkaji kelayakan serta efektivitasnya dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan melalui pembelajaran mandiri kontekstual. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih rendahnya kepedulian lingkungan peserta didik serta keterbatasan bahan ajar yang bersifat kontekstual dan berbasis potensi lokal. E-module dikembangkan dengan mengintegrasikan konteks ekowisata mangrove sebagai sumber belajar untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan kondisi lingkungan nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan e-module secara mandiri. Teknik pengumpulan data meliputi validasi ahli, angket karakter peduli lingkungan, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui kelayakan produk dan peningkatan karakter peduli lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-module berbasis ekowisata mangrove dinyatakan layak oleh ahli materi, media, dan pembelajaran. Implementasi e-module menunjukkan adanya peningkatan karakter peduli lingkungan peserta didik, yang tercermin dari meningkatnya kesadaran, sikap, dan perilaku peduli terhadap lingkungan. Pembelajaran mandiri kontekstual melalui e-module ini terbukti mampu mengaitkan konsep pembelajaran dengan realitas lingkungan sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.
Guru Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural Musyrifah Rasyid; Ismi Nurannisa; Amalia Syurgawi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembelajaran berwawasan multikultural di tengah masyarakat yang majemuk. PAI tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai multicultural dalam mengelola keberagaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan multikultural dalam PAI, implementasinya, serta tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui analisis buku, jurnal, dan sumber ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI memahami pendidikan Islam multikultural sebagai kesadaran akan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya sebagai sunnatullah yang harus dihargai. Implementasinya dilakukan melalui pembelajaran humanis dan berpusat pada peserta didik, seperti kerja kelompok heterogen, dialog terbuka, pendekatan individual, dan pembiasaan. Namun, penerapannya masih terkendala oleh keterbatasan pemahaman guru, minimnya pelatihan, kurangnya sumber belajar, serta dukungan budaya sekolah dan kurikulum yang belum optimal. Kata Kunci: Guru PAI, Multikultural
Fungsi Manajemen Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam Ismi Nurannisa; Musyrifah Rasyid; Supriandi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fungsi manajemen menurut para ahli serta relevansinya dalam pengelolaan pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Manajemen dipahami sebagai proses pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan lembaga pendidikan. Pemahaman terhadap fungsi manajemen menjadi penting karena berpengaruh langsung terhadap kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian kegiatan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber, seperti buku manajemen, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian sebelumnya yang membahas fungsi-fungsi manajemen. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam pengelompokan fungsi manajemen, para ahli secara umum sepakat pada empat fungsi utama, yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan atau penggerakan (actuating), dan pengawasan (controlling) yang dikenal dengan konsep POAC. Keempat fungsi tersebut saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan proses manajerial. Dalam konteks pendidikan Islam, fungsi manajemen tidak hanya bersifat teknis-administratif, tetapi juga berorientasi pada nilai-nilai moral dan spiritual Islam
Analisis Literatur: Pendekatan Pembelajaran Deep Learning Dalam Pendidikan Agama Islam Achmad Saifu Dzulfiqar; Azah Zakiyatul Miskiyah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pendekatan Deep learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui metode Systematic Literature Review terhadap 17 artikel yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan ini berperan penting dalam mendorong transformasi digital pembelajaran Islam, dengan menggeser paradigma dari hafalan menuju pemahaman yang mendalam serta internalisasi nilai-nilai religius. Proses pembelajaran yang menekankan tiga tahapan memahami, menerapkan, dan merefleksikan terbukti efektif meningkatkan partisipasi siswa, pemahaman konseptual, dan pembentukan karakter religius. Studi ini juga mengidentifikasi strategi kunci seperti integrasi teknologi digital yang selaras dengan nilai Islam serta pengembangan bahan ajar reflektif, disertai tantangan berupa kesiapan guru, keterbatasan infrastruktur, dan penyesuaian kurikulum. Kesimpulannya, penerapan Deep learning merupakan inovasi strategis untuk mewujudkan PAI yang adaptif, kontekstual, dan relevan dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital.
Implementasi Metode Ummi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Di SD Negeri Purwantoro 2 Kota Malang Sudiono; Rahmatullah; Wahyudi Widodo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur'an sebagai sumber ajaran Islam memerlukan perhatian khusus dalam pendidikan Indonesia. Di SDN Purwantoro 2 Malang dengan 99% siswa Muslim, ditemukan masalah kritis pada 2018: lebih dari 75% siswa tidak mampu membaca Al-Qur'an, sementara 20-25% sisanya memiliki kualitas bacaan di bawah standar. Sekolah mengimplementasikan metode Ummi yang menunjukkan hasil signifikan setelah beberapa tahun pelaksanaan. Penelitian kualitatif studi kasus ini menganalisis: (1) implementasi metode Ummi; (2) implikasinya; dan (3) model implementasinya, menggunakan teori desain kurikulum Ornstein-Hunkins, behaviorisme Skinner, dan Zone of Proximal Development Vygotsky. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, implementasi mencakup: (a) identifikasi masalah empiris sebagai landasan; (b) perencanaan sistematis melalui sosialisasi stakeholder dan kerjasama Ummi Foundation; (c) pembelajaran terstruktur 8 jilid dengan tahapan harian 60 menit; dan (d) evaluasi melalui sertifikasi guru, penilaian berkelanjutan, dan uji publik. Kedua, implikasi meliputi: (a) bagi siswa: peningkatan kemampuan membaca sesuai tajwid, hafalan, dan karakter disiplin; (b) bagi sekolah: standardisasi pembelajaran, peningkatan kualitas pendidikan agama, dan penguatan citra; (c) bagi masyarakat: penyediaan generasi pemimpin keagamaan dan solusi krisis regenerasi khatib-imam. Ketiga, model implementasi menghasilkan: (a) kerjasama sekolah negeri- lembaga Islam spesialis; (b) pembelajaran gabungan behavioristik-ZPD dengan bimbingan individual; dan (c) implementasi holistik yang mengintegrasikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan sustainabilitas. Penelitian berkontribusi pada pengembangan model integrasi pendidikan agama dalam sistem formal, dapat direplikasi dengan adaptasi kontekstual, dan memberikan solusi empiris terhadap rendahnya kemampuan membaca Al-Qur'an siswa Muslim Indonesia.
Model Pengembangan Kompetensi Tafsir Al-Qur’an (Malakah Tafsiriyah) Muhammad
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to construct a theoretical-practical model for developing holistic and integrative Qur’anic exegesis competency (malakah tafsiriyah), in response to the phenomenon of weak methodological foundations in contemporary interpretation. This study uses a qualitative approach with in-depth content analysis of Arabic-language scientific sermon manuscripts discussing the concept of malakah tafsiriyah and recent secondary literature. The results identify and analyze ten fundamental pillars for forming malakah tafsiriyah: (1) Ta’zhim al-Qur’an (2) al-Farah bi al-Qur’an, (3) Idamatu al-Qirā’ah wa al-Nazhar, (4) Salāmatu al-Qalb, (5) Talaqqi al-Tafsīr bi Sullūki al-Jādah al-Mūsilah, (6) Ma’rifatu Ushūl al-Tafsīr wa Qawā’idihi, (7) Dirāsatu ‘Ulūm al-Qur’an, (8) Ishābatu Hazzin Wāfirin min ‘Ulūm al-Ālah , (9) Istīfā’u Qadarin Matīnin min ‘Ulūm al-Dīn, and (10) al-I’tinā’ bi Tafsīr al-Qur’ān bi al-Qur’ān. This model asserts that exegesis competency is not merely cognitive mastery but a malakah (ingrained disposition) integrated within the self, encompassing spiritual, affective, and psycho-intellectual dimensions. The findings conclude that implementing this ten-pillar-based model in the curriculum of Islamic higher education in Indonesia can address the challenge of developing competent, characterful, and contextual interpreters. This study contributes a systematic and character-oriented framework for developing an exegesis curriculum.
Teologi Feminisme Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Muhamad Subhi; Nirmala Luthfia Hamaz; Roliyah Noviyanti; Ahmad Riadissolihin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat dalam pendidikan Islam dan teologi feminisme serta dampaknya terhadap kesetaraan gender. Sebagai fondasi ilmu pengetahuan, filsafat pendidikan Islam diarahkan untuk membentuk individu yang seimbang secara spiritual, intelektual, dan moral sesuai nilai Al-Qur'an dan Hadis. Penelitian ini juga menyelidiki teologi feminisme sebagai upaya interpretasi ulang ajaran Islam guna merespons diskriminasi gender. Menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang dalam mengimplementasikan prinsip feminisme di lingkungan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meski hak-hak perempuan mengalami perkembangan, tantangan budaya patriarki masih menjadi hambatan utama dalam mewujudkan kesetaraan gender yang substantif. Kesimpulannya, pendidikan Islam yang berlandaskan prinsip keadilan gender sangat krusial untuk menciptakan masyarakat yang inklusif. Studi ini menyarankan perlunya reinterpretasi ajaran Islam secara progresif untuk menghapus stereotip negatif serta mendorong partisipasi aktif perempuan di ruang publik. Penelitian ini memberikan kontribusi pada penguatan sinergi antara filsafat pendidikan Islam dan teologi feminisme demi keadilan soSial.
Pengaruh Video Animasi Berbasis Animiz terhadap Hasil Belajar Aqidah Akhlak Siswa Kelas VII di MTsN 13 Ngawi Faprilisya Heldhika Fani; Derajat, Putri Anadiliyah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Aqidah Akhlak memegang peran penting dalam membentuk karakter dan nilai moral peserta didik. Hasil belajar siswa kelas VII di MTsN 13 Ngawi masih belum optimal, yang ditunjukkan oleh nilai evaluasi yang masih berada di bawah rata-rata dan belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Metode pembelajaran yang kurang menarik menyebabkan rendahnya minat dan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan media pembelajaran interaktif berbasis animasi Animiz terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Aqidah Akhlak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen. Teknik pengumpulan data meliputi pre-test dan post-test, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-test baik kelas kontrol maupun kelas eksperimen diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,779 > 0,05, yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Namun, pada post-test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,022 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif berbasis animasi Animiz berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTsN 13 Ngawi. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian serupa dengan cakupan materi yang lebih luas serta melibatkan jumlah sampel yang lebih besar agar diperoleh hasil penelitian yang lebih komprehensif

Page 9 of 11 | Total Record : 103