Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian merupakan wadah publikasi hasil penelitian Agama Hindu yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja. Pramana: Jurnal Hasil Penelitian menerima artikel dari dosen dan para praktisi yang ahli di bidangnya, dari segala institusi, baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer yang ahli di bidangnya melalui proses double blind-review. Pramana: Jurnal Hasil Penelitian terbit dua kali dalam satu tahun, Maret dan September.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2023)"
:
11 Documents
clear
Ekosistem Pendidikan Kewirausahaan Di Perguruan Tinggi
Luh Kompiang Sari
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3197
Artikel ini membahas pentingnya memperluas ekosistem pendidikan kewirausahaan dan peran perguruan tinggi dalam mempromosikan kewirausahaan serta inovasi. Studi ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan dalam literatur tentang ekosistem pendidikan kewirausahaan dan kolaborasi universitas-industri dan menawarkan wawasan tentang bagaimana universitas dapat berkontribusi pada ekosistem kewirausahaan regional dan nasional. Artikel ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara universitas, bisnis, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan kewirausahaan yang sukses. Artikel ini juga menyebutkan model Triple Helix dan pentingnya transfer pengetahuan dan komersialisasi di ekosistem pendidikan kewirausahaan. Artikel ini menekankan perlunya kemitraan universitas-industri-pemerintah yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertukaran dan komersialisasi pengetahuan. Artikel ini menyarankan untuk memperluas pendidikan kewirausahaan di seluruh perguruan tinggi dan menggabungkan pembelajaran aksi dan keterlibatan ilmuwan dalam modul kewirausahaan. Artikel ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah untuk menciptakan budaya kewirausahaan. Penelitian di masa depan harus fokus pada keterlibatan bisnis di sekolah dan perguruan tinggi, dan penciptaan spin-off akademik, pekerjaan kelayakan, dan komersialisasi pengetahuan. Artikel diakhiri dengan diskusi tentang perlunya pendidikan kewirausahaan dan pendekatan yang berbeda untuk mengajar kewirausahaan.
Masyarakat Cempaga Menjaga Keharmonisan (Tinjauan Filsafat Moral Kant dalam Tradisi Mecacar)
I Gede Bayu Ananta
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3467
Tradisi adalah warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Ini mencakup praktik, kebiasaan, ritus, perayaan, dan nilai-nilai yang dianggap penting oleh kelompok atau masyarakat tertentu. Tradisi bisa berhubungan dengan aspek kehidupan seperti agama, pernikahan, makanan, pakaian, seni, musik, tarian, cerita rakyat, dan sebagainya. Contoh tradisi yang penulis ambil yaitu tradisi mecacar.Latar belakang pembuatan artikel ini adalah untuk mengali lebih dalam mengenai upacar,makna simbol, sejarah. Makna dari mecacar ungkapan dan cara menjaga keharmonisan.Teori yang penulis gunakan pada penelitian mengunakan teori simiotika untuk membedah kasus ini dan juga menggunakan metode kualitatif sebagai penyelesainya.
Efektivitas Flipped Learning Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Minat Berwirausaha Pada Pembelajaran Kewirausahaan
Ni Putu Fitri Widiastiti;
I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini;
I Putu Pranatha Sentosa
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3508
Bertambahnya lulusan SMK di setiap tahunnya menjadi penyumbang angka pengangguran terbesar di Indonesia. Hadirnya mata pelajaran produk kreatif dan kewirausaha tata boga diharapkan menjadi wadah dalam membantu siswa untuk bekerja ataupun belajar membuka usaha. Terdapat hambatan dalam penerapan pembelajaran, seperti masih rendahnya akativitas belajar siswa dan minat berwirausaha yang disebabkan oleh siswa yang belum memiliki keberanian untuk mengajukan pertanyaan, menjawab ataupun mengomentari pendapat siswa lainnya saat berdiskusi dan tidak jarang siswa lebih memilih mengulur waktu untuk mempresentasikan produk boga yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dan minat berwirauha melalui efektivitas flipped learning pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan tata boga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI TB 1 SMK PGRI 3 Badung yang berjumlah 35 orang. Hasil dalam penilitian ini menunjukkan bahwa flipped learning 97% mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa dan 82,03% mampu meningkatkan minat berwirausaha siswa. Hal ini didukung dengan adanya efektivitas flipped learning yang berpengaruh pada peningkatan aktivitas belajar siswa dan minat berwirausaha yang ditunjukkan dengan perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan siswa pada proses pembelajaran. Melalui penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa flipped learning sangat efektif untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dan minat berwirausaha khusunya pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan tata boga.
Pola Komunikasi Interpersonal Antar Pustakawan Dan Pemustaka Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pada Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
Wayan Ngurah Eka Kurniawan
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3198
The library is a work unit in the form of a place for collecting, storing and maintaining library material collections that are managed and systematically arranged in a certain way, to be used sustainably by users as a source of information. Good library management can support education and the learning process in higher education, with good communication patterns it will have an impact on the quality of service at the library. Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa is a university that has just changed its status to a university in 2020. Based on this formulation, the theories used to dissect the formulation of the problem are: (1) Communication Planning Theory, (2) Discourse Theory, and (3) Social Action Theory. This research took place in the library of Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa. The type of research used is qualitative, with the determination of informants using purposive sampling method. Collecting data using observation methods, interviews with guidelines assisted by voice recorder research tools and cellphones, literature and documentation. Data analysis carried out in this study used data reduction, data presentation, and data verification. The findings of this study, namely in its implementation, the existence of librarians in establishing communication with users using verbal and non-verbal communication patterns in providing information to users so that users make it easier to find library materials in the library of Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, will have an impact on the quality of existing resources, Libraries in service to users use an open management system in serving users where users look for library materials on library shelves according to the field they are involved in.
Kajian Aksiologi Hindu Dalam Satua Ni Tuwung Kuning
Luh Putri Astini
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3468
Dalam kehidupan sejarah kesusastraan Bali di kenal adanya sastra Bali tradisional (kesusastraan Bali Purwa) dan kesusastraan bali modern (Kesusastraan Bali Anyar). Pembagian ini timbul sebagai akibat perkembangan dari kesusastraan budaya Bali. Sastra Bali tradisional dapat dibagi menjadi dua yakni, sastra Bali tradisional berbentuk tulisan dan sastra Bali tradisional berbentuk lisan. Dalam bentuk sastra tulis sebagian Geguritan. Sedangkan dalam bentuk sastra lisan dalam bahasa bali dinamakan satua. Di zaman modern seperti sekarang ini, kebudayaan mesatua sudah mulai ditinggalkan karena itu pengkajian serta pemahaman serta penghayatan terhadap nilai-nilai moral dan etika yang terdapat di dalam sastra-sastra lama hendaknya perlu digalakkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai ajaran Agama Hindu yang terkandung dalam satua Ni Tuwung Kuning. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan sumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah studi kepustakaan dengan obyek penelitiannya adalah buku karya tulis I Made Suastika yang berjudul “Tradisi Sastra Lisan (Satua) di Bali Kajian Bentuk, Fungsi dan Makna” yang diterbitkan oleh Pustaka Larasan Denpasar. Analisis data yang digunakan adalah analisis interpretatif atau penasfsiran. Data yang perlu ditafsir yaitu data tentang nilai aksiologi Hindu yang terkandung dalam Satua Ni Tuwung Kuning.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kebiasaan Mencuci Tangan Menggunakan Sabun dan Air Mengalir pada PHBS di Tatanan Tempat Ibadah
Ida Ayu Dwidyaniti Wira;
I Wayan Septa Wijaya
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3464
Masalah kesehatan yang ada dimasyarakat sangatlah banyak dan beragam jenis Penyakit yang ditemui dikalangan masyarakat. Sebagian masyarakat ada yang menyadari bahwa ada masalah kesehatan yang sedang dialami dan sebagian masyarakat juga ada yang tidak menyadari bahwa terdapat masalah kesehatan yang dialami. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya untuk mengendalikan penyakit yang timbul akibat perilaku baik melalui individu, kelompok ataupun masyarakat. Dalam pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Indonesia kita ada lima tatanan yaitu tatanan rumah tangga, tatanan institusi sekolah, tatanan tempat- tempat umum/ibadah, tatanan di institusi kesehatan dan tatanan di institusi tempat kerja. Setiap tatanan tersebut memiliki masingmasing indikator dalam pelaksanaan PHBS salah satu Indikator PHBS yang ada dan tetap diterapkan untuk disemua tatanan adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir/air bersih. Sehingga penerapan PHBS dengan indikator kebiasaan mencuci tangan dengan sabun merupakan hal yang efektif yang dapat dengan adanya pengetahuan maka hal ini perlahan akan dapat merubah perilaku individu yang nantinya akan menjadi kebiasaan. Salah satu tempat yang dapat dilaksanakan dan menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah ditatanan tempat Umum atau Ibadah. Di bali sendiri tempat Ibadah untuk umat Agama Hindu adalah Pura merupakan tempat yang sangat efektif dalam menerapkan kebersihan dan kebiasaan dalam mencuci tangan dengan sabun maupun air mengalir sebelum melaksanakan kegaitan persembhyangan. Hal tersebut juga hampir sama dengan konsep dalam Agama Hindu yaitu Tri Hita Karana.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Satua Pan Angklung Gadang
Ni Wayan Murniti
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3469
Cerita Rakyat Bali (Satua). Satua adalah cerita rakyat yang di wariskan secara turun-temurun. Satua merupakan karya sastra lisan yang dapat dengan mudah oleh anak-anak karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, Satua memiliki peran dan fungsi penting dalam kehidupan masyarakat serta memberikan hiburan yang bertujuan untuk mengisi waktu luang dan menyampaikan berbagai nilai kehidupan termasuk pesan agama dan moral melalui karakter dan dialog. Penelitian ini mendeskripsikan nilai-nilai kepribadian Pan Angklung Gadang sebagai sumber pendidikan karakter. Teknik analisis penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Kumpulan Satua Bali karya Suwija Bali 2019. Dalam penelitian, pengumpulan data dimulai dengan mengamati subjek. Kemudian membaca teks Satua Pan Angklung Gadang dan kisah lengkapnya. Langkah terakhir untuk mencatat informasi yang diterima. Data yang diperoleh dianalisis dalam tiga, translasi, klasifikasi dan analisis struktur menggunakan teknik hermeneutik. Hasil analisis pada satua Pan Angklung Gadang diperoleh terdapat sembilan pendidikan karakter dalam yakni, nilai-nilai agama, kejujuran, toleransi, disiplin, kreativitas, demokrasi, rasa ingin tahu, komunikasi dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini bersifat universal dan karenanya dapat dijadikan sebagai sumber pendidikan karakter.
Hubungan Pelatihan Dengan Kinerja Karyawan Pada Hotel Adi Assri Beach Resort & Spa
Hety Swastika;
I Komang Bagus Rian Sastrawan
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3465
Dalam teori Human Capital, pelatihan sangat berpengaruh dalam peningkatan kualitas ketrampilan serta skill seseorang dalam mengambil suatu pekerjaan, karena dalam industry perhotelan lebih mementingkan praktik dari pada teori. Untuk menggali secara mendalam mengenai pendapat tersebut, maka penelitian ini mencari tahu secara mendalam mengenai hubungan antara pelatihan dengan kinerja karyawa pada Hotel Adi Assri Baech Resort & Spa. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui sebaran data serta melalui statistik inferensial parametrik (pearson correlation) digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil analisa ditemukan bahwa pelatihan karyawan memiliki hubungan yang bagus terhadap kinerja karyawan Hotel Adi Assri Beach Resort & spa. Melalui uji hipotesis, ditemukan bahwa alternatif hipotesis diterima yang mana menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pelatihan dengan kinerja karyawan Hotel Adi Assri Beach Resort & Spa
Struktur Naratif Satua Bali Ni Tuwung Kuning
Ni Wayan Yuni Astuti
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3470
Pada jaman sekarang para orang tua kebanyakan sibuk mencari uang untuk kepentingan pribadi. Urusan pendidikan kepada anak-anaknya dipercayakan kepada guruguru disekolah (Pendidikan Formal). Padahal waktu yang banyak untuk mendidik anak justru dilingkungan keluarga (Pendidikan non Formal). Satua Bali merupakan salah satu karya sastra yang mengandung banyak nilai-nilai religius, sosial dan budaya. Banyak cara untuk menuangkan nilai-nilai tersebut dari perkembangan pendidikan tradisional sampai perkembangan pendidikan yang lebih modern. Namun setelah perkembangan jaman semakin maju penanaman nilai-nilai pendidikan lewat mesatua oleh para orang tua kepada anaknya dan kakek kepada cucunya sudah semakin ditinggalkan dan bahkan banyak orang tua tidak tahu satua, yang sebenarnya sangat baik dilakukan untuk mendidik anak sejak usia dini. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur naratif dari Satua Bali Ni Tuwung Kuning. Teori yang digunakan untuk memecahkan masalah dalam penelitian ini adalah teori struktural. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data studi dokumen. Data yang telah dikumpulkan diolah atau dianalisis dengan metode deskriptif. Berdasarkan analisis tersebut diperoleh simpulan sebagai hasil penelitian sebagai berikut : 1) Struktur cerita (satua) Ni Tuwung Kuning merupakan salah satu cerita tradisional Bali. Isinya menceritakan tentang seorang gadis cantik yang baik hati dan suka membantu yang bernama Ni Tuwung Kuning, namun didalam kehidupannya ia anak yang tidak di inginkan terlahir kedunia oleh ayahnya, 2) Struktur naratif yang termuat dalam satua Ni Tuwung Kuning meliputi, Latar, Alur, Tokoh/Penokohan, Tema, dan Amanat.
Relevansi Pendidikan Dengan Ajaran Upanisad (Pandangan Stoikisme)
I Gede Herman Saputra;
Putu Sukariawan
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/jp.v3i1.3466
Upanisad is one of the sections of the Holy Book of the Weda which belongs to the Sruti section, where the Upanishad is considered to be the oldest part of Weda. Stoicism is one of the current Western philosophies that teaches the importance of self-control and emotional calm. Specifically, this article deals with education in the past, present and future times and Stoicism as its bridge. As for the methodology used in this writing is the study of intertexts where the study in this research through the writing that has circulated. There is no sloka Upanisad that directly connects the teachings of Upanishad with Stoic philosophy. There are several concepts in the teachings of Upanisad that have similarities with the principles adopted by the Stoics. In the teachings of Upanisad there is a concept of the importance of self-control and the development of deep consciousness. This is similar to the Stoic view that emphasized self-control and strong character development. The Upanisad is one of the sacred texts in Hinduism and is part of the Weda sacred book. Education in the Upanisad era was based on the close relationship between teacher and student. Education in the Upanisad era was not limited to pure academic learning, but emphasized more on spiritual, existential understanding, and the achievement of spiritual liberation. Meditation and contemplation are used as tools to deeper understanding.