cover
Contact Name
Rahmat Syah
Contact Email
jurnal.vijjacariya@stabn-sriwijaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.vijjacariya@stabn-sriwijaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Edutown BSD City Serpong, Pagedangan, Kec. Pagedangan, Tangerang, Banten 15339
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
VIJJACARIYA: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis
ISSN : 24426016     EISSN : 29855284     DOI : -
Vijjacariya Journal is a journal that contains Buddhist religious and religious education. The theme raised relates to the Development of Buddhist Education and Education. Vijjacariya journal is published regularly 2 times a year. 1. Development of Buddhist Education and Education 2. Learn and teach Buddhism 3. Development of Buddhist curriculum 4. Buddhist religious education technology 5. Evaluation of Buddhist religious education
Articles 95 Documents
Validitas Konstruk Instrumen Fraud Diamond Ahsanul Khair Asdar
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 8, No 2 (2021): December 2021
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen fraud diamond dengan dimensi tekanan (pressure), peluang (opportunity), rasionalisasi (rationalization), dan kemampuan (capability) berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Wolfe dan Hermanson (2004). Responden yang dilibatkan di dalam penelitian ini adalah 230 orang mahasiswa dari beberapa universitas di Indonesia. Pengembangan instrumen fraud diamond dilakukan dengan memperhatikan validitas isi dan validitas konstruk. Validitas isi diuji oleh dua orang pakar dengan melihat kesesuaian 54 butir pernyataan terhadap indikator yang diwakili menggunakan skala Likert termodifikasi (skala empat) dengan skor 1-4. Pengujian validitas isi dilakukan dengan menggunakan model Gregory. Hasil analisis menghasilkan koefisien validitas isi sebesar 0,778 0,75 yang berarti bahwa instrumen fraud diamond valid secara isi. Sementara validitas konstruk diuji menggunakan analisis faktor dengan pendekatan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil analisis menunjukkan jumlah butir pernyataan yang dinyatakan valid sebanyak 48 butir dengan Construct Reliability sebesar 0,7404 atau Variance Extracted sebesar 0,0636 untuk model pengukuran, sementara untuk model struktural diperoleh Construct Reliability sebesar 0,952 dan Variance Extracted sebesar 0,832. Dimensi dengan kontribusi tertinggi adalah dimensi tekanan (pressure) dan dimensi rasionalisasi (rationalization).
Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Minggu Buddha Puji Sulani
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 1, No 1 (2014): December 2014
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kajian ini untuk mendeskripsikan peran Sekolah Minggu Buddha (SMB) terhadap pendidikan karakter dan implementasi pendidikan karakter di Sekolah Minggu Buddha. Upaya mengatasi krisis karakter dilakukan melalui pembangunan karakter bangsa, dengan salah satu strateginya melalui pendidikan karakter. Pendidikan karakter dilakukan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. Sekolah Minggu Buddha merupakan program pendidikan keagamaan nonformal yang berperan dalam pendidikan karakter. Implementasi pendidikan karakter di SMB dapat dilakukan melalui pendekatan keteladanan, pembelajaran, pembiasaan, dan penguatan dalam semua kegiatan SMB. Keempat pendekatan diimplementasikan dengan mengondisikan suasana lingkungan berkarakter serta tenaga pendidik dan kependidikan yang bersikap dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai karakter. Nilai-nilai karakter bersumber dari agama, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, nilai sosial budaya, dan norms masyarakat.
Orientasi Baru Pendidikan: Perlunya Reorientasi Posisi Pendidik Dan Peserta Didik Yuriani Yuriani
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 1, No 1 (2014): December 2014
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan proses pemberdayaan yang membebaskan individu dari belenggu struktur kekuasaan yang terpusat, yang melanggar hak asasi manusia, yang bertujuan untuk membangun struktur kekuasaan yang hanya menguntungkan sekelompok kecil orang yang kurang beruntung. Oleh karena itu, keinginan untuk terus mempertahankan paradigma pedagogi yang sempit harus dipertimbangkan kembali, dan segera mengubah orientasi menuju pedagogi kritis atau pemberdayaan pedagogi. Pedagogi kritis dirancang untuk mengatasi perbaikan gagasan pedagogi yang kita kenal sebagai paradigma pedagogi yang sempit, yaitu pendidikan pedagogis cenderung melihat isu-isu tersebut sebagai masalah teknis di dalam kelas. Meskipun pendidikan bukan hanya pembelajaran, tetapi pendidikan juga terkait dengan semua aspek kehidupan manusia dalam masyarakat. Pendidikan bukan hanya sekedar membuat peserta didik menghafal, tetapi yang lebih penting adalah menjadikannya sebagai manusia, pendidikan adalah proses humanisasi. Pendidikan adalah proses hominisasi dan humanisasi seseorang dalam kehidupan keluarga, masyarakat beradab saat ini, dan masa depan. Oleh karena itu, bahkan perubahan paradigma ini memiliki implikasi terhadap kebutuhan untuk memposisikan ulang pendidik dan peserta didik dalam proses pendidikan dan pembelajaran.
STABN Sriwijaya dalam Budaya Sapardi Sapardi
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 1, No 1 (2014): December 2014
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan keselarasan antara budaya dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang, Banten. Pendidikan budaya di Indonesia didasarkan pada prinsip-prinsip humanisme. Salah satu bentuk pendidikan humanisme dapat dipelajari melalui filsafat dan seni. Pergeseran perilaku mahasiswa menjadi catatan penting, sehingga pembelajaran nilai-nilai budaya harus ditanamkan. Budaya Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan sebagai media untuk pembentukan karakter mahasiswa.
Perundungan Verbal Siswa SD Punna Karya Tengerang Medha Sucarita
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 7, No 1 (2020): June 2020
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali fenomena perundungan verbal di SD Punna Karya Tangerang yang dipicu oleh keragaman karakteristik individu dan dinamika sosial di antara siswa. Variabilitas dalam sifat dan perilaku siswa, termasuk kecemburuan akibat perbedaan perhatian dari guru, teman, serta disparitas prestasi akademik, menciptakan kondisi yang memungkinkan perundungan terjadi. Studi ini juga memperhatikan faktor-faktor lain seperti kebutuhan akan perhatian, kurangnya pemahaman, kesulitan dalam mengendalikan emosi, masalah keluarga, dan perbedaan fisik yang berkontribusi pada perilaku perundungan. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus digunakan untuk mengkaji permasalahan ini, dengan kepala sekolah, wali kelas, dan siswa sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, dengan keabsahan yang diamankan melalui teknik seperti triangulasi dan pemeriksaan silang. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan verbal di SD Punna Karya Tangerang manifes dalam bentuk ucapan kasar, kebohongan, ejekan, dan lainnya. Penyebab perundungan mencakup imitasi, kebutuhan akan perhatian, kesalahpahaman, pengaruh lingkungan, serta faktor pribadi seperti kecemburuan. Dampak perundungan ini terasa oleh pelaku, korban, guru, dan sekolah secara keseluruhan. Untuk mengatasi masalah ini, telah dilakukan intervensi oleh pihak sekolah dan guru dengan dukungan konsep-konsep buddhisme

Page 10 of 10 | Total Record : 95