cover
Contact Name
Rahmat Syah
Contact Email
jurnal.vijjacariya@stabn-sriwijaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.vijjacariya@stabn-sriwijaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Edutown BSD City Serpong, Pagedangan, Kec. Pagedangan, Tangerang, Banten 15339
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
VIJJACARIYA: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis
ISSN : 24426016     EISSN : 29855284     DOI : -
Vijjacariya Journal is a journal that contains Buddhist religious and religious education. The theme raised relates to the Development of Buddhist Education and Education. Vijjacariya journal is published regularly 2 times a year. 1. Development of Buddhist Education and Education 2. Learn and teach Buddhism 3. Development of Buddhist curriculum 4. Buddhist religious education technology 5. Evaluation of Buddhist religious education
Articles 95 Documents
Makna Simbolik Barang Persembahan Pada Altar Dewa-Dewi Di Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang Agus Subandi
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 8, No 2 (2021): December 2021
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The offerings at the gods altar in the Liong Hok Bio temple consisted of various drinks and foods. These offerings will be periodically replaced with new offerings. This study aimed to describe the form of offerings on the gods altar in the Liong Hok Bio temple, Magelang City and analyze the symbolic meaning of the offerings at the gods altar in the Liong Hok Bio temple, Magelang City. This research used a qualitative study approach with case study model. The results showed that the form of offerings at the gods altar in the Liong Hok Bio temple, Magelang City were the objects which placed at the altar. The symbolic meaning which presented at the gods altar in the Liong Hok Bio temple, Magelang City was as a form of worshiping ancestors and gods, but in practice everything goes according to the karma that has been done, and the request will be reached if the good karma has supported.
RESPON MAHASISWA BUDDHIS TERHADAP SITUASI INTOLERANSIANTARUMAT BERAGAMA DI INDONESIA Sabar Sukarno
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 6, No 1 (2019): June 2019
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah respon mahasiswa Buddhis terhadap situasi intoleransi antarumat beragama di Indonesia. Umat Buddha di Indonesia beberapa tahun terakhir kedamaiannya terusik oleh adanya berbagai ketegangan. Umat Buddha sudah berada pada kondisi mengkhawatirkan karena terlibat dalam situasi intoleransi antarumat beragama. Mahasiswa diharapkan mempunyai kontribusi yang lebih besar dalam mengatasi masalah intoleransi antarumat beragama ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon mahasiswa Buddhis terhadap situasi intoleransi antarumat beragama di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa beragama Buddha di empat Sekolah Tinggi Agama Buddha. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan pemeriksaan kredibilitas yaitu melakukan pengamatan terus-menerus, triangulasi, dan membicarakan dengan rekan sejawat. Analisis data kualitatif menggunakan model Miles Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) mahasiswa Buddhis memahami adanya situasi intoleransi, sebab, dan dampaknya, (b) mahasiswa Buddhis bersikap menolak terhadap situasi intoleransi, (c) mahasiswa Buddhis mempunyai harapan terhadap berbagai pihak internal agama Buddha dalam mengatasi situasi intoleransi, (d) mahasiswa Buddhis mempunyai harapan terhadap berbagai pihak eksternal agama Buddha untuk mengatasi situasi intoleransi, dan (e) mahasiswa Buddhis telah berupaya dan memberikan kontribusi dalam menghadapi dan mengatasi situasi intoleransi antarumat beragama di Indonesia.
Merdeka Belajar Dalam Perspektif Pendidikan Buddhis Virya Sutta Panya; Ilona Tri Sasana; Septika Setiana; Sutadi Sutadi
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 10, No 1 (2023): June 2023
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh adanya perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju hal ini menyebabkan diperlukannya sumber daya manusia yang berkualitas. Penting untukĀ  melaksanakan perbaikan dalam layanan pendidikan, salah satunya dengan menerapkan kebijakan merdeka belajar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tujuan dari kajian ini untuk mengetahui pendidikan buddhis dan relevansinya terhadap kebijakan merdeka belajar. Peneliti menggunakan metode library research atau kajian kepustakaan yaitu dengan mengumpulkan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian, dengan demikian peneliti akan mengkaji Tipitaka secara mendalam yang berkaitan dengan pendidikan Buddhis dan kebijakan merdeka belajar melalui sumber primer dari Tripitaka dan sekunder yang berasal dari pendapat maupun pembahasan penulis lain. Hasil dari kajian ini yaitu dapat diketahui bahwa pendidikan buddhis bertujuan untuk menghilangkan penderitaan dengan menjadi manusia yang memiliki berkah utama (pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang baik). Pendidikan buddhis memiliki relevansi dengan kebijakan merdeka belajar. Kebijakan merdeka belajar yang menjadi fokus kajian yaitu tentang penghapusan USBN, UN, Penyederhanaan RPP, dan fleksibilitas PPDB. Hal ini dibuktikan dari pembahasan-pembahasan yang sudah dibahas terkait merdeka belajar dan pendidikan yang diajarkan oleh Sang Buddha. Dalam pendidikan Buddhis Sang Buddha menggunakan berbagai metode dan strategi pembelajaran untuk menyampaikan Dhamma.
Pentingnya Kompetensi Sosial Bagi Dosen Muawanah Muawanah
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 4, No 1 (2017): June 2017
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi merupakan seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang hams dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh dosen dalam melaksanakan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengajaran/pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dimilikinya kompetensi sosial bagi dosen adalah supaya mampu membangun kerja sarna yang baik dan stabil baik dengan dosen lainnya, tenaga kependidikan, mahasiswa, maupun masyarakat untuk menunjartg pendidikan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi kepustakaan. Pam dosen dengan berbagai kompetensi sosial yang dimilikinya, hares mentransformasikan berbagai kompetensi tersebut kepada para mahasiswa sehingga mereka mampu meraih sukses dalam dunia profesi dan kehidupan sosial di masa depan. Pembelajaran kompetensi sosial bisa disisipkan dalam dua mats kuliah, yakni Pendidikan Agana dan Pendidikan Kewarganegaraan. Pembinaan kompetensi sosial mahasiswa merupakan tanggung jawab seluruh dosen. Untuk itu, transformasi kompetensi sosial bisa dilakukan dalam berbagai cara, apakah pengelolaan suasana kelas, strategi pembelajaran, atau bahkan melalui kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
College Academic Freedom In The Digital Disruption Era Heriyanto Heriyanto
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 5, No 1 (2018): June 2018
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urgensi kebebasan akademik di perguruan tinggi adalah untuk mencari pengetahuan secara bebas, mengembangkan pengetahuan secara bebas, menyatakan karya dan menerbitkan karya ilmiah secara bebas, serta menyebarkan pengetahuan secara bebas demi kesejahteraan masyarakat dengan tidak meninggalkan nilai-nilai ilmiah dan nilai-nilai akademik. Bagaimana kebebasan akademik di era gangguan digital menjadi isu terpisah dalam penelitian ini. Penelitian ini berfokus pada implementasi kebebasan akademik perguruan tinggi di era digital. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran dan menjelaskan implementasi kebebasan akademik di era digital. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dan studi ini menggunakan analisis teknis sintesis wacana, dengan mempertimbangkan elemen-elemen teks, konteks, dan wacana. Sintesis ini adalah kelanjutan dari proses analisis dalam upaya merekonstruksi teks dan konteks, dengan menggunakan perbandingan masalah dan fakta guna menjelaskan implementasi kebebasan akademik di era digital. Penelitian-penelitian sebelumnya, kasus-kasus, dan data yang diperoleh dari internet telah menjadi elemen penting dalam memenuhi substansi teks dan konteks kebebasan akademik di era digital. Hasil penelitian memberikan gambaran tentang implementasi kebebasan akademik perguruan tinggi di era gangguan digital. Kebebasan akademik di era gangguan digital berfokus pada: 1) Pengadopsian teknologi digital dalam mendalami, mengembangkan, dan menyebarkan pengetahuan, 2) Menciptakan inovasi baru dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, 3) Menjaga nilai-nilai ilmiah, nilai profesional, dan nilai tanggung jawab, 4) Menjunjung etika dan moralitas, 5) Komitmen dalam melaksanakan manajemen, regulasi, dan kebijakan yang telah ditetapkan, dan 6) Menciptakan efisiensi, efektivitas, dan meningkatkan layanan perguruan tinggi.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Buddha Materi Candi Buddha di Indonesia Melalui Model Pembelajaran Picture and Picture bagi Siswa Kelas IV SD Kecil Hampang Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 Budhi Santoso
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 6, No 2 (2019): December 2019
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai peningkatan kemampuan mengajar guru, partisipasi siswa, dan hasil pembelajaran materi Candi Buddha di Indonesia menggunakan model pembelajaran Picture and Picture. Subjek penelitian ini adalah enam siswa kelas IV di SD Kecil Hampang, Kabupaten Balangan, terdiri dari 2 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif, melibatkan observasi pengajaran guru, partisipasi siswa, dan nilai hasil belajar mereka. Data diperoleh dari tes di setiap pertemuan dengan menggunakan format penilaian. Analisis hasil tes menggunakan indikator ketuntasan belajar, yaitu nilai KKM Pendidikan Agama Buddha (PAB) Kelas IV di SD Kecil Hampang, Kabupaten Balangan, di mana 80% siswa harus mencapai nilai 65.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Picture and Picture meningkatkan efisiensi guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran, partisipasi siswa dalam pembelajaran, dan hasil pembelajaran materi Candi Buddha di Indonesia pada kelas IV SD Kecil Hampang, Kabupaten Balangan. Peningkatan tersebut terlihat pada pertemuan kedua pada siklus kedua, di mana setiap variabel menunjukkan peningkatan. Guru mencapai nilai 84 dalam memfasilitasi pembelajaran, dan nilai rata-rata hasil belajar secara klasikal mencapai nilai 92,5, yang melebihi nilai rata-rata ketuntasan pembelajaran PAB di kelas IV SD Kecil Hampang, Kabupaten Balangan. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan guru-guru dapat mempertimbangkan penggunaan model pembelajaran Picture and Picture saat mengajar materi Candi Buddha di Indonesia.
Pengaruh Kemandirian Belajar dan Minat Baca Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X Dan Xi di SMK Ariya Metta Melinia Luky Listiara; Ahsanul Khair Asdar; Muawanah Muawanah
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 9, No 1 (2022): June 2022
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan atau kemahiran seseorang untuk menilai, memecahkan masalah, mengambil keputusan, memberikan keyakinan, dan menganalisis asumsi berdasarkan bukti secara ilmiah dan rasional yang dapat dipastikan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah belum ditemukannya dampak kemandirian belajar dan minat baca terhadap kemampuan berpikir kritis siswa X dan XI SMK Ariya Metta tahun pelajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kemandirian belajar dan minat baca terhadap kemampuan berpikir kritis siswa X dan XI SMK Ariya Metta tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode ex post facto. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMK Ariya Metta yang berjumlah 116 siswa. Analisis data menunjukkan bahwa kemandirian belajar dan minat baca berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X dan XI SMK Ariya Metta tahun ajaran 2020/2021 (F= 35,488 dan nilai signifikansi = 0,000). Persamaan regresi linier berganda yang dicapai adalah Y= 24,718 + 0,436X1 - 0,261X2. Kontribusi kemandirian belajar dan minat baca terhadap kemampuan berpikir kritis sebesar 38,6%. Hasil analisis regresi parsial yaitu: (1) kemandirian belajar berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis jika variabel minat baca dikontrol (t= 4,247 dan nilai signifikansi= 0,000); (2) Minat membaca berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis jika variabel belajar mandiri dikontrol (t= 3,028 dan nilai signifikansinya = 0,003).
Kesuksesan Dan Cara-Cara Utama Mencapai Kesuksesan Dalam Culakammavibanga Sutta Puja Subekti
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 2, No 1 (2015): June 2015
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Culakammavibhanga Sutta adalah salah satu sutra Buddha yang menjelaskan hal-hal utama yang diinginkan oleh setiap manusia dan cara mencapainya, umumnya dikenal sebagai kesuksesan yang diinginkan oleh setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Ajaran dalam Culakammavibhanga Sutta ini seringkali tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari masyarakat umum, sehingga maknanya dan praktiknya tidak dipahami dengan baik dan tidak memotivasi orang untuk mengamalkannya. Menyadari pentingnya Culakammavibhanga Sutta, penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mendapatkan analisis yang dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang konsep kesuksesan dan cara mencapainya yang terdapat dalam Culakammavibhanga Sutta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dan metode pendekatan yang digunakan adalah hermeneutika. Dalam penelitian ini, penulis menganalisis teks dalam Culakammavibhanga Sutta, kemudian menafsirkan makna dan konsepnya dengan dukungan dari sutra-sutra dan karya-karya praktisi dan ahli ajaran Buddha. Hasil analisis ini disajikan dalam bentuk interpretasi yang lebih mudah dipahami.
Pengaruh Pengalaman Mengajar terhadap Kompetensi Kepribadian Guru Tri Amiro
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 4, No 1 (2017): June 2017
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh pengalaman mengajar terhadap kompetensi kepribadian guru. Sebagai pendidik, guru memiliki tugas mengajar utama di mana sifat-sifat kepribadian merupakan faktor yang sangat penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex post facto dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman mengajar terhadap kompetensi kepribadian guru tidak signifikan, yaitu sebesar 1.56.
Makna Simbolik Barang Persembahan Pada Altar Dewa-Dewi Di Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang Agus Subandi
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 6, No 2 (2019): December 2019
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persembahan yang diletakkan di altar dewa-dewi di Kelenteng Liong Hok Bio terdiri dari berbagai minuman dan jenis makanan yang secara berkala diganti dengan persembahan baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk persembahan yang diletakkan di altar dewa-dewi di Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang dan menganalisis makna simbolik dari persembahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kualitatif dengan menggunakan model studi kasus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persembahan yang diletakkan di altar dewa-dewi Kelenteng Liong Hok Bio berupa barang atau benda. Makna simbolik dari persembahan ini adalah bentuk pemujaan terhadap leluhur dan para dewa. Dalam praktiknya, kepercayaan bahwa segala sesuatu terjadi berdasarkan karma yang telah dilakukan, dan harapan terhadap pemenuhan permohonan terkait dengan pencapaian karma baik.

Page 6 of 10 | Total Record : 95