cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Sadewa No. D3, RT02, Kelurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Social Development
ISSN : -     EISSN : 3025969X     DOI : https://doi.org.10.47134/jsd
Core Subject : Education, Social,
Indonesian Journal of Social Development is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. JSD publishes four issues annually in the months of July, October, January and April. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Indonesian Journal of Social Development include articles concerned with Community Development, Poverty Alleviation, Education and Human Capital, Health and Healthcare, Gender Equality and Social Inclusion, Environmental Sustainability, Public Policy and Governance, Social Welfare and Safety Nets, Rural and Urban Development, International Development and Collaboration.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2026): January" : 5 Documents clear
From Ritual Practice to Community Resilience: An Ethnographic Study on Local Cultural Strategies in Urban Makassar Djufri
Indonesian Journal of Social Development Vol. 3 No. 3 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsd.v3i1.4538

Abstract

The rapid transformation of urban landscapes in Indonesia presents significant challenges to the continuity of local cultural practices, particularly among marginalized urban communities. This study aims to explore how communities in Makassar employ ritual practices as social strategies to build cultural resilience amid spatial, economic, and social pressures. Using a cultural ethnographic approach, fieldwork was conducted across four districts—Tamalate, Tallo, Bontoala, and Barombong—through participant observation, semi-structured interviews with 18 key informants, and spatial documentation of ritual sites. Rituals such as mappacci, makkanre tempo, makkiade, and akkarungeng are examined not merely as traditional expressions, but as adaptive practices that sustain social cohesion and reclaim marginalized urban spaces. The study is grounded in four theoretical frameworks: structuration theory (Giddens), thick description (Geertz), everyday tactics (de Certeau), and third space (Bhabha), to interpret how symbolic actions create spaces for identity negotiation and social resilience. Findings reveal that rituals function as flexible and reflective social systems, enabling communities to foster intergenerational solidarity, preserve collective identity, and creatively respond to urban stressors. These practices are not static; they evolve through digital mediation, spatial innovation, and collective agency. The study concludes that rituals are not merely cultural relics, but dynamic infrastructures of meaning that underpin the resilience of contemporary urban communities. As such, this research bridges the gap between structural approaches to urban resilience and cultural agency in everyday life.
Manajemen Konflik Pemboikotan Produk Israel pada PT Unilever Tbk. Safira, Nabila Salma; Lampudunyo, Iriska; Alfani, Moh. Nurudin
Indonesian Journal of Social Development Vol. 3 No. 3 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsd.v1i3.2033

Abstract

Dalam konteks manajemen konflik terkait dengan dugaan dukungan pada konflik kekerasan kemanusiaan antara israel dengan palestina, penelitian ini akan merinci pendekatan dan strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh Unilever. Analisis akan difokuskan pada upaya perusahaan dalam meredam ketegangan dan memitigasi dampak negatif pemboikotan terhadap citra merek. Selain itu, akan dieksplorasi bagaimana Unilever berkomunikasi dengan berbagai pihak berkepentingan, termasuk konsumen, melalui berbagai saluran seperti media sosial, pernyataan resmi, atau kampanye publik. Strategi manajemen konflik yang efektif dalam konteks ini dapat mencakup pendekatan transparan, upaya nyata dalam mendukung perdamaian dan hak asasi manusia, serta respons cepat terhadap perubahan dalam opini publik. Analisis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana Unilever membangun dan menjaga hubungan dengan pihak berkepentingan selama periode konflik, serta implikasi manajemen konfliknya terhadap pemulihan reputasi perusahaan.
Pengaruh Paparan Influencer Agresif Di Media Sosial Terhadap Sikap Anti-Bullying Pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN): Peran Moderasi Religiusitas Hidayanto, Syahrul
Indonesian Journal of Social Development Vol. 3 No. 3 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsd.v3i3.5423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan influencer agresif terhadap sikap anti-bullying, serta menguji peran religiusitas sebagai variabel moderator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 242 responden. Analisis data dilakukan melalui uji korelasi Pearson, regresi linear sederhana, dan regresi moderasi menggunakan perangkat lunak SPSS pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan influencer agresif tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap anti-bullying, baik secara bivariate maupun multivariate. Sebaliknya, religiusitas terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap anti-bullying. Hasil uji moderasi menunjukkan bahwa religiusitas tidak memoderasi hubungan antara paparan influencer agresif dan sikap anti-bullying, melainkan berperan sebagai prediktor langsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa sikap anti-bullying merupakan konstruk normatif yang relatif stabil dan lebih dipengaruhi oleh nilai moral internal dibandingkan oleh paparan konten agresif di media sosial. Penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi digital dan etika komunikasi dengan menegaskan keterbatasan pengaruh influencer agresif terhadap sikap normatif, serta menekankan pentingnya penguatan nilai moral dan etika komunikasi dalam membangun ruang digital yang sehat.
Politik Uang dan Dana Kampanye pada Pemilu Legislatif Indonesia 2019: Ancaman dan Dampak Politik Uang terhadap Keterwakilan Demokratis Yumna, Dulce Reika Ula; Ananta, Muhammad Ikhsan; Putri, Andini Nathania; Anggrelita Mutiara Salsabila Dewi; Ahmad, Fauzan Ramdani; Rahmawati, Restu
Indonesian Journal of Social Development Vol. 3 No. 3 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, praktik politik menggunakan uang dalam pemilihan umum, terutama pada Pemilu Legislatif 2019, telah berkembang menjadi masalah penting yang mengancam kualitas demokrasi dan prinsip keterwakilan rakyat. Dengan menggunakan teori transaksional dan relasi kuasa sebagai kerangka analisis, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak politik uang terhadap legitimasi kekuasaan dan keputusan pemilih. Penelitian ini menyelidiki literatur secara menyeluruh dan menemukan berbagai faktor yang berkontribusi terhadap banyaknya praktik politik uang. Faktor-faktor ini termasuk ketidaksetaraan ekonomi, penegakan hukum yang lemah, dan sistem pemilu yang memungkinkan transaksi politik. Studi menunjukkan bahwa praktik politik yang melibatkan uang tidak hanya merusak integritas pemilu, tetapi juga menyebabkan ketidakadilan dalam proses demokrasi, di mana imbalan finansial memengaruhi suara pemilih lebih daripada pertimbangan logis tentang visi dan program calon legislatif. Kata Kunci : Politik Uang, Pemilu Legislatif, Legitimasi Kekuasaan, Keterwakilan Demokratis, Teori Transaksional
Historical Pathways to Sovereignty Fakhr al‑Dīn II and the Arab Revolt in Policy Perspective Maspul, Kurniawan Arif; Yusron, Hasbi
Indonesian Journal of Social Development Vol. 3 No. 3 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines two pivotal moments in Arab history—Emir Fakhr al-Dīn II’s 17th-century experiment in pluralist governance and the Arab Revolt of 1916–1918—as lenses through which to understand the ongoing struggle for sovereignty in the Middle East. Fakhr al-Dīn’s alliance with Renaissance Tuscany and his inclusive administration in Mount Lebanon demonstrate a practical model of statecraft based on commerce, tolerance, and institutional innovation. In contrast, the Arab Revolt, sparked by Sharif Husayn’s call for independence and driven by British promises, shows the danger of mobilising without solid guarantees. Both episodes, separated by centuries, focus on a common theme: the tension between local aspirations and imperial manipulation. Building on these histories, the paper outlines a seven-point policy framework for the Global South—highlighting pluralist governance, conditional foreign partnerships, formalised mediation, local capacity development, inclusive jurisprudence, evidence collection, and civic education. These lessons are not just ideals, but practical strategies to turn sovereignty from a symbolic goal into a lasting reality. The paper contends, by combining historical lessons with modern policy planning, that the path to legitimate governance is not through heroic moments or external pledges, but through the daily labour of creating inclusive institutions. This is more than just a historical reflection; it is a call to urgent statecraft for states facing geopolitical storms and the continuous struggle for dignity.

Page 1 of 1 | Total Record : 5