cover
Contact Name
Budi Februari
Contact Email
office@kampusakademik.co.id
Phone
+6282284525773
Journal Mail Official
budifebuari992@gmail.com
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Sains Student Research
ISSN : -     EISSN : 30259851     DOI : https://doi.org/10.61722/jssr.v2i1.552
Core Subject : Education,
Fokus & Ruang Lingkup Jurnal Sains Student Research (JSSR), ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV. Kampus Akademik Publising . Jurnal Sains Student Research (JSSR) merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi,Hukum, . Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,496 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN Ny. N DENGAN ABORTUS IMMINENS DISERTAI HIPEREMESIS GRAVIDARUM (HEG) DI RUANG NUSA INDAH RSUD dr. SOESELO KABUPATEN TEGAL Naila Nur Amani; Tati Karyawati
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11259

Abstract

Kehamilan merupakan fase krusial yang dapat memicu komplikasi obstetri, termasuk hiperemesis gravidarum (HEG) dan abortus imminens yang berisiko mengancam keselamatan janin. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan maternitas yang komprehensif pada Ny. N (29 tahun) dengan masalah utama abortus imminens disertai hiperemesis gravidarum di Ruang Nusa Indah RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan sistematis melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh keluar flek pada kemaluan sejak satu minggu, mual di pagi dan sore hari sejak usia kehamilan 5 minggu, penurunan nafsu makan, badan lemas dan tampak sedikit pucat. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi risiko perdarahan dibuktikan dengan komplikasi kehamilan, nausea berhubungan dengan kehamilan, serta defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Intervensi keperawatan difokuskan pada pencegahan perdarahan, manajemen mual melalui terapi cairan, pemberian obat antiemetik, suplemen hormonal, serta edukasi kesehatan. Selain terapi farmakologis, perawat juga menerapkan intervensi non-farmakologis berupa pemberian air hangat rebusan jahe untuk meredakan mual. Evaluasi keperawatan setelah pengelolaan selama dua hari menunjukkan hasil yang optimal; pasien sudah tidak mengalami perdarahan pervaginam, mual teratasi dengan porsi makan yang dihabiskan sepenuhnya dan tingkat pengetahuan pasien serta keluarga mengenai abortus imminens meningkat signifikan setelah diberikan penyuluhan kesehatan. Kesimpulannya, penerapan asuhan keperawatan yang sistematis, kolaboratif dan komprehensif terbukti efektif dalam meminimalkan risiko perdarahan, mengatasi gangguan pemenuhan nutrisi akibat nausea, serta meningkatkan pemahaman klinis pasien maternitas.
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA Tn. R GANGGUAN SENSORI PERSEPSI: HALUSINASI PENDENGARAN AKIBAT SKIZOFRENIA DI RUANG ENDROTENOYO RSJD dr. AMINO GONDOHUTOMO Pina Amalia Agustin; Titi Sri Suyanti
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11260

Abstract

Skizofrenia tak terinci sering memunculkan gangguan sensori persepsi berupa halusinasi pendengaran. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan jiwa yang komprehensif pada Tn. R (51 tahun) dengan masalah utama halusinasi pendengaran akibat skizofrenia tak terinci di Ruang Endrotenoyo RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Studi kasus deskriptif ini menggunakan pendekatan proses keperawatan secara sistematis, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi pustaka. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien mengalami halusinasi pendengaran, mendengar bisikan suara anaknya yang sudah meninggal hingga sepuluh kali sehari saat sendirian, senyum-senyum sendiri, konsentrasi kurang, serta memiliki riwayat putus obat selama satu bulan karena bosan. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi halusinasi pendengaran sebagai masalah utama, isolasi sosial, risiko perilaku kekerasan dan defisit perawatan diri. Implementasi keperawatan difokuskan pada Strategi Pelaksanaan (SP) 1–4 halusinasi serta SP 1–4 defisit perawatan diri. Hasil evaluasi menunjukkan pencapaian yang optimal; pasien mampu mengidentifikasi halusinasi, mempraktikkan cara pertama mengontrol halusinasi (menghardik) secara mandiri, dan menunjukkan perkembangan pada rencana perawatan kebersihan diri. Kesimpulannya, asuhan keperawatan jiwa terbukti efektif dalam membantu pasien mengendalikan halusinasi pendengaran dan memperbaiki kemandirian perawatan diri.
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA Tn. M DENGAN GANGGUAN SENSORI PERSEPSI HALUSINASI PENDENGARAN AKIBAT SKIZOFRENIA PARANOID DI RSJD dr. AMINO GONDOHUTOMO Tri Ananda Amelia Putri; Slamet Wijaya
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11261

Abstract

Skizofrenia paranoid sering memunculkan gangguan sensori persepsi berupa halusinasi pendengaran. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan jiwa yang komprehensif pada Tn. M (33 tahun) dengan masalah utama halusinasi pendengaran akibat skizofrenia paranoid di Ruang Gatotkaca RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Studi kasus deskriptif ini menggunakan pendekatan proses keperawatan secara sistematis. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien sering berbicara sendiri, berteriak, mendengar bisikan yang mengejek, mondar-mandir dan memiliki riwayat putus obat selama dua bulan. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi halusinasi pendengaran sebagai masalah utama, isolasi sosial, risiko perilaku kekerasan dan defisit perawatan diri. Implementasi keperawatan dilaksanakan selama enam hari dengan fokus pada Strategi Pelaksanaan (SP) 1-4 halusinasi (menghardik, prinsip 6 benar minum obat, bercakap-cakap dan menggambar) serta SP 2 defisit perawatan diri (mencukur kumis dan jenggot). Hasil evaluasi akhir menunjukkan pencapaian yang optimal; pasien mampu mengidentifikasi halusinasi, mempraktikkan keempat cara mengontrol halusinasi, dan merapikan penampilannya. Kesimpulannya, asuhan keperawatan jiwa terbukti efektif dalam membantu pasien mengendalikan halusinasi pendengaran dan memperbaiki kemandirian perawatan diri
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA Ny. N RISIKO PERILAKU KEKERASAN SKIZOFRENIA DI RUANG CITROANGGODO RSJD dr. AMINO GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH Linda Febi Oktaviana; Titi Sri Suyanti
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11262

Abstract

Skizofrenia sering kali bermanifestasi sebagai risiko perilaku kekerasan yang membahayakan individu dan lingkungannya. Tujuan: Studi ini bertujuan melaksanakan asuhan keperawatan jiwa secara komprehensif pada Ny. N dengan risiko perilaku kekerasan akibat skizofrenia tak terinci di RSJD dr. Amino Gondohutomo. Metode: Penelitian yang digunakan adalah studi kasus naratif deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan mulai dari pengkajian hingga evaluasi. Hasil: Pengkajian pada Ny. N (37 tahun) menunjukkan gejala sering marah, membanting barang dan riwayat penolakan keluarga. Diagnosis utama adalah risiko perilaku kekerasan, disertai harga diri rendah dan defisit perawatan diri. Selama empat hari masa rawat, intervensi difokuskan pada Strategi Pelaksanaan (SP 1, 3 dan 4) untuk dx risiko perilaku kekerasan meliputi relaksasi fisik, kepatuhan minum obat, pengungkapan verbal dan spiritual. Pelaksanaan (SP 2) untuk dx defisit perawatan diri meliputi latihan berdandan. Kesimpulan: Hasil evaluasi menunjukkan diagnosis risiko perilaku kekerasan dan defisit perawatan diri berhasil teratasi. Pasien mampu mengontrol marah secara mandiri dan menjaga kebersihan diri, sehingga membuktikan efektivitas dari asuhan keperawatan jiwa yang sistematis
Screening In Silico dan Penambatan Molekuler Senyawa Turunan 4-Hydroxytamoxifen (OHT) sebagai Kandidat Agen Anti Kanker Payudara terhadap Estrogen Receptor Alpha (ER-????) Alfian Valentino Fernanda Putra Subhakti; Nindita Dwi Ambarwati; Nurul Qomaryah Kiswa; Dea Qoiril Ana; Nur Hanna Fahimah; Intan Asmi Saharani; Mutia Kafaa Ghania; Aleind Aloysius Gonzaga; Najma Tatsbita Satria; Putri Andini Sutejo; Imam Siswanto
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11274

Abstract

Luminal breast cancer subtypes expressing Estrogen Receptor Alpha (ER-α) account for approximately 70% of breast cancer cases globally. Although hormonal therapy using the active ligand 4-hydroxytamoxifen (OHT) has been widely employed, its long-term efficacy is frequently hampered by drug resistance and adverse side effects. This study aims to design and evaluate, in silico, the potential of structurally modified OHT derivatives as more effective and selective ER-α inhibitor candidates. Ligand geometry optimization was performed using the semi-empirical PM6 method in Gaussian software. Molecular docking simulations were conducted using DOCK6 against the ER-α crystal structure (PDB ID: 3ERT), validated through a re-docking procedure of the reference ligand. Molecular interaction analysis was visualized in 2D/3D using BIOVIA Discovery Studio. Method validation showed high accuracy, with a Root Mean Square Deviation (RMSD) value of 1.032 Å (< 2.0 Å). Docking results revealed that the native ligand OHT-opt exhibited the best grid score (−59.47 kJ/mol), followed by pyrrolidine-OHT (−58.47 kJ/mol) and mono-fluoro-OHT (−56.11 kJ/mol). Interaction analysis showed that the mono-fluoro-OHT modification retains the essential hydrogen bond with the anchoring residue ARG101.A (2.716 Å) while forming a new hydrogen bond with GLU60 (2.668 Å) on helix 3 (H3). This new interaction may disrupt the receptor's allosteric conformation, potentially preventing transcriptional activation. This study concludes that structural modifications of OHT derivatives, particularly pyrrolidine-OHT and mono-fluoro-OHT, exhibit competitive binding affinities and hold strong potential to be developed as novel therapeutic agents for breast cancer, pending further validation through molecular dynamics simulations and in vitro experiments.
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PODCAST NOVEL BASWEDAN : PROGRAM MBG,40% DANA PENDIDIKAN TERGERUS DEMI MBG Anggi Dwi Irdianti; Alber Alber
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur direktif dalam podcast Novel Baswedan: Program MBG, 40% Dana Pendidikan Tergerus Demi MBG. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan yang terdapat dalam podcast tersebut. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik dokumentasi dan teknik catat, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan lima fungsi tindak tutur direktif, yaitu meminta, menyarankan, mengingatkan, mengkritik, dan mendesak. Fungsi meminta digunakan untuk mendorong keterbukaan informasi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fungsi menyarankan merupakan fungsi yang paling dominan dan digunakan untuk memberikan rekomendasi agar program berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Fungsi mengingatkan digunakan untuk menyoroti potensi penyimpangan dan kebocoran anggaran. Fungsi mengkritik digunakan untuk mengevaluasi kebijakan yang dianggap berpotensi merugikan sektor pendidikan, sedangkan fungsi mendesak digunakan untuk menekankan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif berperan penting sebagai sarana penyampaian kritik, saran, peringatan, dan tuntutan dalam diskusi kebijakan publik serta mencerminkan penggunaan bahasa yang persuasif dalam ruang komunikasi digital.
Prediksi Penyakit Jantung Berbasis CRISP-DM Menggunakan Algoritma Random Forest Icha Aurellia; Wanda Pratiwi; Dwi Natasyah Putri; Dedy Hartama
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11287

Abstract

Heart disease is one of the leading causes of death worldwide and is influenced by various risk factors, such as age, cholesterol levels, blood pressure, diabetes, and unhealthy lifestyles. The increasing prevalence of heart disease highlights the need for a prediction system that can support early detection quickly and accurately. This study aims to develop a heart disease prediction model using the Random Forest algorithm based on the Cross Industry Standard Process for Data mining (CRISP-DM) methodology. The dataset consisted of 1,000 patient records with 15 predictor variables and one target variable (heart_disease). The research stages included Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modeling, Evaluation, and Deployment. Model performance was evaluated using Accuracy, Precision, Recall, F1-Score, and Area Under Curve (AUC). The results showed that the Random Forest model achieved an Accuracy of 99%, Precision of 100%, Recall of 97.44%, F1-Score of 98.70%, and an AUC of 1.00. Feature importance analysis revealed that age and cholesterol level were the most influential factors in predicting heart disease. The findings indicate that the CRISP-DM-based Random Forest algorithm can produce an accurate prediction model and has the potential to support early detection of heart disease.
NIKAH SIRRI DAN ISBAT NIKAH Rasyid Siddiq; Muhammad Amar Adly; Heri Firmansyah
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11299

Abstract

Penelitian ini mengkaji kedudukan hukum nikah sirri serta mekanisme isbat nikah dalam sistem hukum perkawinan di Indonesia dengan menitikberatkan pada aspek kepastian hukum dan perlindungan hak-hak keluarga. Nikah sirri merupakan perkawinan yang sah menurut hukum Islam, namun tidak dicatatkan secara resmi oleh negara, sehingga menimbulkan problematika hukum terkait status perkawinan, hak istri, dan kedudukan hukum anak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kepustakaan. Data penelitian bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif hukum Islam, nikah sirri tetap sah apabila memenuhi rukun dan syarat perkawinan, sedangkan dalam hukum positif Indonesia pencatatan perkawinan merupakan unsur penting untuk memperoleh kekuatan hukum administratif. Isbat nikah berfungsi sebagai instrumen legalisasi perkawinan tidak tercatat melalui Pengadilan Agama yang memberikan pengakuan hukum negara. Mekanisme ini memberikan kepastian hukum serta perlindungan terhadap hak suami, istri, dan anak dalam aspek nafkah, waris, dan administrasi kependudukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa isbat nikah merupakan instrumen yuridis penting dalam menjembatani hukum Islam dan hukum negara, meskipun pencatatan perkawinan tetap harus menjadi prinsip utama dalam sistem hukum perkawinan di Indonesia.
PENGEMBANGAN DAN PRODUKSI KONTEN DIGITAL SEBAGAI PRAKTIK KOMUNIKASI MEDIA DI TRIBUN SUMSEL Rama Cahaya Arya; Merrieayu
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11304

Abstract

This study is a case study based on an internship experience focusing on the development and production of digital content as a media communication practice at Tribun Sumsel over a 16-week period. The study employed a qualitative approach using observation, interviews, and literature review to understand the content management process and strategies for content development. During the internship, the researcher actively participated in managing the Jobhunter account, a flagship program providing job vacancy information, producing promotional content for business partners, and supporting activities such as podcast production, front office services, and event organization. The findings indicate that the success of digital content development and production depends on several key factors, including the quality of digital content through graphic design, video production, and engaging and relevant caption writing, consistent content publication, the regular and effective use of social media platforms, and collaboration with business partners to increase audience reach and engagement. This study contributes to the development of digital communication studies and online media practices, particularly in the field of digital media and content production.
URGENSI KONSEP AMONG KI HAJAR DEWANTAR SEBAGAI UPAYA DEKONTRUKSI TOXIC RELATIONSHIP DI KALANGAN MAHASISWA Izzatun Nikmah; Yumna Khairani
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11311

Abstract

The phenomenon of toxic relationships among university students has exhibited an increasing trend in recent years, characterized by relational patterns marked by excessive control, emotional manipulation, and communicative inequality. This study aims to analyze the urgency of implementing Ki Hajar Dewantara’s Sistem Among as a conceptual framework for the deconstruction of such toxic relational patterns. The research employs a qualitative method with a library research approach, involving the analysis of various scientific articles and contemporary published documents. The findings reveal that toxic relationships among students manifest through domination, transgression of personal boundaries, and the diminishment of psychological autonomy. The Sistem Among concept, embodied in its educational trilogy—Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, and Tut Wuri Handayani—offers a relational paradigm grounded in the core principles of liberty, exemplary conduct, and empowerment. The deconstruction of toxic relationships through the lens of Sistem Among is achieved by transforming relational dynamics from asymmetrical power structures into equitable, mutually autonomous associations founded upon the respectful recognition of every individual’s innate character. This study recommends the internalization of the values inherent in Sistem Among within relational literacy programs at higher education institutions, serving as both a preventive and curative strategy to mitigate the occurrence of toxic relationships.