cover
Contact Name
Lailatur Rahmi
Contact Email
lailaturrahmi@uinib.ac.id
Phone
+6285263293972
Journal Mail Official
maarifadabuinib@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang. Sungai Bangek, Balai Gadang, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
ISSN : 07408188     EISSN : 27979393     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal dalam lingkup Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Jurnal diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Adab dan Humaniora. UIN Imam Bonjol Padang.
Articles 100 Documents
Direktori Pengobatan Tradisional Di Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman Sahiratu latifah, Sahiratu latifah; Hasfera, Dian; Nurul Husna Zalmi, Fadhila
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.554

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the difficulty of the community in obtaining information about places of traditional medicine in District IV Koto Aur Malintang. Because there is no clear and accurate information about existing traditional medicine places. The purpose of this study is to create a search tool or special manual for places of traditional medicine and include information according to the needs of the community in District IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman Regency and from outside the region. This research will later be useful for the user community or users in finding information about the addresses of traditional medicine places in District IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman Regency. The type of research is development research (Development research). The procedure of this research consists of several stages, namely conducting a needs analysis, designing products, developing products and conducting trials. The result of product development is the Directory Book of Traditional Medicine in District IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman Regency. The results of product trials that are declared valid are proven by the A value that has been obtained from the expert validator. Effectively proven from the results of product trials on a large group where eight out of fifty people chose moderately agree or 16%, thirty out of fifty people chose agree or 60%, twelve out of fifty people chose strongly agree or 24%. Practically proven from the results of product trials where six out of fifty people chose moderately agree or 12%, twenty out of fifty people chose agree or 40%, twenty four chose strongly agree or 48%, based on the results of product trials on a large group . Thus it can be concluded that the product of the Directory of Traditional Medicine in District IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman Regency is feasible to use. Keywords:  Index, Annotated, Traditional Medicine, Sumpur Kudus, Sijunjung, West Sumatra.   ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi karena sulitnya masyarakat dalam mamperoleh informasi mengenai tempat-tempat pengobatan tradisional yang ada di Kecamatan IV Koto Aur Malintang. Karena tidak adanya informasi yang jelas dan akurat menegenai tempat-tempat pengobatan tradisional yang ada. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membuat alat telusur atau buku petunjuk khusus tempat-tempat pengobatan tradisional dan mencantumkan informasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang ada di Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman maupun dari luar daerah. Penelitian ini nantinya akan beguna bagi masyarakat pemakai atau user dalam mencari informasi mengenai alamat tempat-tempat pengobatan tradisional di Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian yaitu penelitian pengembangan (Development research). Prosedur dari penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu melakukan analisis kebutuhan, merancang produk, mengembangkan produk dan melakukan uji coba. Hasil dari pengembangan produk adalah Buku Diretktri Pengobatan Tradisional Di Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman. Hasil uji coba produk yang dinyatakan valid dibuktikan dengan nilai A yang sudah didapatkan dari validator ahli. Efektif dibuktikan dari hasil uji coba produk terhadap kelompok besar dimana delapan dari lima puluh orang memilih cukup setuju atau 16%, tiga puluh dari lima puluh orang memilih setuju atau 60%, dua belas dari lima puluh orang memilih sangat setuju atau 24%. Praktis dibuktikan dari hasil uji coba produk dimana enam dari lima puluh orang memilih cukup setuju atau 12%, dua puluh dari lima puluh orang memilih setuju atau 40%, dua puluh empat memilih sangat setuju atau 48%, berdasarkan hasil uji coba produk terhadap kelompok besar. Demikian dapat disimpulkan bahwa produk Direktori Pengobatan Tradisional Di Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman telah layak untuk digunakan. Kata Kunci: Indeks, Beranotasi, Obat Tradisional, Sumpur Kudus, Sijunjung, Sumatera Barat.
RANCANGAN INDEKS BERANOTASI MACAM-MACAM OBAT TRADISIONAL DI SUMPUR KUDUS, KABUPATEN SIJUNJUNG, SUMATERA BARAT Juniati Putri , Elgia; Arwendria, Arwendria; Rahmi, Lailatur
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.725

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the absence of a list of traditional medicines in Sumpur Kudus. The purpose of this study was to design and produce a Notational Index of Traditional Medicine in Sumpur Kudus, Sijunjung Regency, West Sumatra to facilitate users in searching for valid, effective, and practical information on traditional medicine in Sumpur Kudus. The method used in this research is the development method. The stages of development methods are needs analysis, design stage, development stage, and product testing (evaluation). The results of the effectiveness trials carried out in large groups got a score of 60% of respondents stating strongly agree and 40% of respondents agreeing and practical obtained in large group trials with a value of 76.6% of respondents stating strongly agree and 23.3% of respondents agreeing , this product has been validated as evidenced by a value of A. It can be concluded that the product of the Traditional Medicine Notation Index in Sumpur Kudus, Sijunjung Regency, West Sumatra is feasible to use. Keywords: Index, Annotated, Traditional Medicine, Sumpur Kudus, Sijunjung, West Sumatra. ABSTRAK Penalitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya daftar obat tradisional di Sumpur Kudus. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan menghasilkan Indeks Bernotasi Obat Tradisional di Sumpur Kudus, Kabupetan Sijunjung, Sumatera Barat untuk memudahkan pengguna dalam menelusur informasi obat tradisional Sumpur Kudus yang valid, efektif, dan praktis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan. Tahap metode pengembangan yaitu analisis kebutuhan, tahap perancangan, tahap pengembangan, dan uji coba produk (evaluasi). Hasil uji coba keefektifan yang dilakukan pada kelompok besar mendapatkan nilai 60% responden menyatakan sangat setuju dan 40% responden menyatakan setuju dan praktis yang didapatkan pada uji coba kelompok besar dengan nilai 76,6% responden menyatakan sangat setuju dan 23,3% responden menyatakan setuju, produk ini sudah valid dibuktikan dengan nilai A. Dapat disimpulkan bahwa produk Indeks Bernotasi Obat Tradisional di Sumpur Kudus, Kabupetan Sijunjung, Sumatera Barat ini telah layak digunakan. Keywords: Index, Annotated, Traditional Medicine, Sumpur Kudus, Sijunjung, West Sumatra.
KNOWLEDGE TRANSFER KESENIAN RANDAI UNIT PECINTA BUDAYA MINANGKABAU UNIVERSITAS PADJADJARAN Nurul Husna Zalmi, Fadhila; Zalmi, Fathonah Az Zahra
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.726

Abstract

ABSTRACT Traditional culture is increasingly less attractive to the public due to modernization, and one form of culture that is forgotten is traditional art, because this is an important regional traditional art to be preserved. In UPBM art activities, especially randai, knowledge transfer is carried out by the older generation as the knowledge owner to the younger generation as the recipient of knowledge. The purpose of this study was to determine the knowledge transfer activities in the art of randai at UPBM Unpad. The research method used is an approach by describing the process of knowledge sharing activities in the art of randai at UPBM. The data of this research was obtained through observation of UPBM Unpad randai arts activities. The result of this research is the transfer process in UPBM Unpad randai arts activities seen through SECI Nonaka theory, namely socialization, externalization, combination, and internalization. Keywords: knowledge transfer, Minangkabau culture, randai, Minangkabau Culture Lovers Unit (UPBM) ABSTRAK Kebudayaan tradisional semakin lama semakin kurang diminati oleh masyarakat yang disebabkan oleh modernisasi, dan salah satu bentuk kebudayaan yang mulai terlupakan tersebut adalah kesenian tradisional, karena hal inilah kesenian tradisional daerah penting untuk dilestarikan. Dalam kegiatan kesenian UPBM khususnya randai, knowledge transfer dilakukan oleh angkatan yang lebih tua sebagai pemilik pengetahuan kepada angkatan yang lebih muda sebagai penerima pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan knowledge transfer pada kesenian randai di UPBM Unpad. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mendeksripsikan proses kegiatan knowledge sharing pada kesenian randai di UPBM. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi kegiatan kesenian randai UPBM Unpad. Hasil dari penelitian ini adalah terjadinya proses transfer pengetahuan dalam kegiatan kesenian randai UPBM Unpad dilihat melalui teori SECI Nonaka yaitu sosialiasi, eksternalisasi, kombinasi, dan internalisasi. Keywords: knowledge transfer, Minangkabau culture, randai, Minangkabau Culture Lovers Unit (UPBM)
PENGGUNAAN DAN PENYEBARAN PENGETAHUAN TENTANG TANAMAN OBAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI NAGARI SALO KECAMATAN BASO, KABUPATEN AGAM, SUMATERA BARAT Nasir , Muhammad
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.727

Abstract

ABSTRACT This paper discusses how to use traditional knowledge about medicinal plants and how knowledge about it is spread among the people of Nagari Salo, Baso District, Agam Regency, West Sumatra. During the Covid-19 pandemic, fever, flu and coughs, which are relatively similar to Covid-19 symptoms, make most people seem hesitant to immediately go to the doctor. They tend to self-medicate using their traditional knowledge. This article concludes the findings that traditional knowledge is a unique tacit kowledge that is unique to the local community. Usually, tacit knowledge is difficult for them to explain and even some urban rationalists consider it a hoax in the health sector. However, this tacit knowledge has helped encourage people to maintain their health independently and play a role in increasing their immunity power independently from the dangers of COVID-19. Keywords: traditional medicine, self medication, tacit knowledge, covid-19 ABSTRAK Tulisan ini membahas tentang bagaimana penggunaan pengetahuan tradisional tentang tanaman obat dan bagaimana pula pengetahuan tentang itu tersebar di tengah masyarakat Nagari Salo, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Di masa Pandemi Covid-19 penyakit demam panas, flu dan batuk yang relatif mirip dengan gejala Covid-19 membuat kebanyakan masyarakat terlihat ragu-ragu untuk segera ke dokter. Mereka lebih cendrung mengobati diri sendiri (self medication) dengan menggunakan pengetahuan tradisionalnya. Artikel ini menyimpulkan temuan bahwa pengetahuan tradisional tersebut merupakaj tacit kowledge yang unik dan khas masyarakat lokal setempat. Lazimnya tacit knowledge, pengetahun itu sulit mereka jelaskan dan bahkan sebagian kalangan rasionalis perkotaan menganggap itu sebagai hoax di bidang kesehatan. Meskipun demikian, tacit knowledge itu telah turut mendorong masyarakat memelihara kesehatan secara mandiri dan ikut berperan dalam meningkatkan daya imunitas secara mandiri dari bahaya covid-19. Keywords: traditional medicine, self medication, tacit knowledge, covid-19
RANCANGAN INDEKS NAMA-NAMA MOTIF SONGKET KHAS UNGGAN KECAMATAN SUMPUR KUDUS KABUPATEN SIJUNJUNG Adi, Syafriadi; Hasfera, Dian; Fadli, M Fadli
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.729

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the phenomenon of the lack of public information about the various motifs typical of Unggan and its philosophy, besides that there is no information search tool that can be used by the public in searching for various existing songket motifs. The purpose of this study was to design and produce an index of the names of the typical songket motifs of Unggan. The method used in this research is the development method by making a product, namely an index book that will help the public in tracing the various existing songket motifs. The resulting product is validated by expert validators and conducts limited trials through individuals and groups. The result of product development is an effective index. The test results also prove that the resulting product is valid and practical. It can be concluded that from this research a product has been produced in the form of an index of the names of the typical songket motifs of Unggan, Sumpur Kudus District, Sijunjung Regency as a source of information for the community. Keyword: Index, Songket Motif, Unggan, Minangkabau ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kurangnya informasi masyarakat mengenai macam-macam motif khas Unggan dan filosofinya, disamping itu tidak terdapat alat telusur informasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menelusur macam-macam motif songket yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan menghasilkan indeks nama-nama motif songket khas Unggan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pengembangan dengan membuat sebuah produk yaitu buku indeks yang akan membantu masyarakat dalam menelusur macam-macam motif songket yang ada. Produk yang dihasilkan divalidasi oleh validator ahli dan melakukan uji coba secara terbatas melalui perseorangan dan kelompok. Hasil dari pengembangan produk adalah sebuah indeks yang efektif. Hasil uji coba juga membuktikan bahwa produk yang dihasilkan valid dan praktis. Dapat disimpulkan bahwa dari penelitian ini telah dihasilkan sebuah produk berupa indeks nama-nama motif songket khas Unggan Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung sebagai sumber informasi bagi masyarakat. Keyword: Index, Songket Motif, Unggan, Minangkabau
RANCANGAN KUMPULAN MANTRA DI NAGARI AUR DURI KECAMATAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN Wandi, Wandi; Hasfera, Dian; Fadli, M Fadli
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.730

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the difficulty of the community in finding information about the spell that came from the South Coast, hence the author designing a search tool in the form of a Mantra Collection Design in Nagari Aur Duri Sutera Subdistrict, Pesisir Selatan Regency, which includes a synopsis short spell. This study aims to assist users in materialize the means to find information about the spell collection in South Coast District. The method used in this research method development, to produce a product that is valid, effective and practical. With the stages of needs analysis, design, test development try products that are produced and validated by expert validators and do limited trials through individuals and groups. Result of Product development is a valid set of mantras, product that is designed is valid and appropriate, can be used with practical and effective. The results of large group trials also prove that the resulting product is practical with an agreed value of 60% and strongly agree 35% also the product produced is effective with a value of agree 35% and strongly agree 62.5%. The results of the study concluded that Mantra Collection Design in Nagari Aur Duri, Sutera District, District This South Coast can make it easier for users to find information about Mantra in Nagari Aur Duri, Sutera District, Coastal District South. KEYWORDS : Local Wisdom, Mantra, Minangakabau, Oral Literature, South Coast ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi sulitnya masyarakat mencari informasi tentang mantra yang bersal dari Pesisir Selatan, maka dari itu penulis merancang alat telusur berupa Rancangan Kumpulan Mantra di Nagari Aur Duri Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan, yang meliputi sinopsis singkat mantra. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengguna dalam mewujudkan sarana untuk menemukan informasi tentang kumpulan mantra di Kabupaten Pesisir Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode pengembangan, untuk menghasilkan sebuah produk yang valid, efektif dan praktis. Dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan uji coba produk yang dihasilkan dan divalidasi oleh validator ahli dan melakukan uji coba secara terbatas melalui perseorangan dan kelompok. Hasil dari pengembangan produk adalah sebuah rancangan kumpulan mantra yang valid, produk yangdirancang sudah valid dan sudah sesuai, dapat digunakan dengan praktis dan efektif. Hasil uji coba kelompok besar juga membuktikan bahwa produk yang dihasilkan praktis dengan nilai yang setuju 60% dan yang sangat setuju 35% juga produk yang dihasilkan efektif dengan nilai setuju 35% dan sangat setuju 62,5%. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Rancangan Kumpulan Mantra di Nagari Aur Duri Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan ini dapat memudahkan pengguna dalam mencari informasi mengenai Mantra di Nagari Aur Duri Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. KEYWORDS : Local Wisdom, Mantra, Minangakabau, Oral Literature, South Coast
KHAZANAH NASKAH ALQURAN KOLEKSI MUSEUM ADITYAWARMAN: DESKRIPSI DAN KEKHASANNYA Pramono, Pramono
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.731

Abstract

ABSTRACT One of the official institutions that collect Minangkabau manuscripts is Adityawarman Museum. In this museum, there are 94 bundles of manuscripts with various texts, such as fiqh, tawhid, sufism, hadith, amulet, tambo, Qur'an, literature, history, arabic grammar, and interpretation. Among the collection, there are seventeen bundles of Qur'anic manuscripts that have uniqueness and distinctiveness. Its uniqueness and distinctiveness are characterized by the existence of a note on the margins that explain the information of the improvement of the Qur'anic meaning. The note also informs about the word or sentence left behind in a verse. This phenomenon signifies that the tradition of tahqiq (deciding the truth with evidence) in the manuscript of the Qur'an has become a tradition in Minangkabau Surau of the past. Keywords: manuscript, Alquran, Muzeum of Adityawarman, tahqiq, Minangkabau. ABSTRAK Salah satu lembaga resmi yang mengoleksi naskah Minangkabau adalah Museum Adityawarman. Di museum ini terdapat 94 bundel naskah dengan beragam teks, seperti fikih, tauhid, tasawuf, hadis, azimat, tambo, Alquran, sastra, sejarah, gramatikal Arab, dan tafsir. Di antara koleksi tersebut, terdapat tujuh belas bundel naskah Alquran yang memiliki keunikan dan kekhasan. Keunikan dan kekhasannya ditandai dengan adanya catatan pada pias yang menerangkan informasi perbaikan matan mushaf Alquran. Catatan tersebut juga menginformasikan berkenaan dengan kata atau kalimat yang tertinggal dalam satu ayat. Fenomena ini menandakan bahwa tradisi tahkik dalam manuskrip mushaf Alquran telah menjadi tradisi di surau-surau Minangkabau masa lampau. Keywords: manuscript, Alquran, Muzeum of Adityawarman, tahqiq, Minangkabau.
PENGUMULAN ISLAM DENGAN BUDAYA LOKAL DI NUSANTARA Sudarman, Sudarman
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.732

Abstract

ABSTRACT This article aims to analyze the encounter between Islam and local culture which has been rooted in society so far. The arrival of Islam to the archipelago and the ability of Muslims to spread the religion of Islam was the first to accommodate the culture that had long developed in the archipelago. Acculturation of Islamic culture with local culture gave birth to a ritual system that is different from the others. The method used is the social history method using primary sources in the form of colonial archives, local sources in the form of religious manuscripts and secondary sources and using a socio-religious approach. This article finds that the struggle of Islam with local culture has given rise to a ritual system such as Kejawean and Islam Wetu Telu, which canoe harts are still adhered to by people in Java and Lombok. Keywords: Islam, Local Culture, Society, Archipelago, Java and Lombok ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pertemuan antara Islam dengan budaya lokal yang selama ini telah bergrat akar ditengah-tengah masyarakat. Kedatangan Islam ke Nusantara dan kemampuan Muslim penyebar agama Islam pertama dalam mengakomodir budaya yang telah lama berkembang di Nusantara. Akulturasi budaya Islam dengan budaya lokal melahirkan satu sistem ritual yang berbeda dengan yang lainnya. Adapun metode yang dipergunakan adalah metode sejarah sosial dengan menggunakan sumber primer berupa arsip kolonial, sumber lokal berupa manuskrip keagamaan dan sumber sekunder serta menggunakan pendekatan sosial keagamaan. Artikel ini menemukan bahwa pergumulan Islam dengan budaya lokal telah melahirkan satu sistem ritual seperti Kejawean dan Islam Wetu Telu yang sampan hart ini masih dianut oleh masyarakat yang ada di Jawa dan Lombok. Kata Kunci: Islam, Local Culture, Society, Archipelago, Java and Lombok
CITY BRANDING BERBASIS KEARIFAN LOKAL Marta, Revi; Hasfera, Imca Pero
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.733

Abstract

ABSTRACT Currently, many regions are trying to image themselves as best they can by implementing the right brand strategy in order to provide many benefits and advantages. Location, geographic location, locale, products and personal figures from an area are used as references to create a brand by communicating its identity and various uniqueness within it. This phenomenon has resulted in many cities, provinces and even countries actively campaigning through various promotional media. Initially, branding was a science that was applied to goods and services, but in its development the brand concept expanded to various objects, including cities. In contrast to the product, a city is a complex entity because it is related to nature, people, objects and the artificial environment. Branding is indeed not seen as a way to manage a city, but rather as a tool to convey a positive image with the aim of increasing the perception of various stakeholders where branding cannot change a city but can help increase its overall competitiveness. the formation of city branding can affect the mental map of how visitors perceive a city in their minds, this happens because the image is a reflection or description of the condition of the elements that a city has in a relatively long period of time. Keyword: City Branding, Kearifan Lokal, pemasaran ABSTRAK Saat ini banyak daerah berusaha mencitrakan dirinya sebaik mungkin dengan menerapkan brand strategy yang tepat agar memberikan banyak manfaat dan keuntungan. Lokasi, letak geografis, kelokalan, produk dan sosok personal dari suatu daerah dijadikan acuan untuk membuat brand dengan mengkomunikasikan identitas dan beragam keunikan di dalamnya. Fenomena ini mengakibatkan banyak kota, provinsi bahkan negara aktif mengkampanyekan diri melalui berbagai media promosi. randing awalnya merupakan keilmuan yang diterapkan pada produk barang dan jasa, namun dalam perkembangannya konsep brand meluas ke berbagai objek termasuk kota. Berbeda dengan produk, sebuah kota merupakan entitas yang kompleks karena berkaitan dengan alam, manusia, benda dan lingkungan buatan. Branding memang tidak dipandang sebagai cara untuk mengelola suatu kota, melainkan sebagai alat untuk menyampaikan citra positif dengan tujuan meningkatkan persepsi yang dimiliki berbagai pemangku kepentingan di mana branding tidak dapat mengubah suatu kota tetapi dapat membantu meningkatkan daya saing secara keseluruhan. pembentukan branding kota dapat mempengaruhi peta mental bagaimana pengunjung mempersepsikan sebuah kota di benak mereka, ini terjadi karena citra merupakan cerminan atau gambaran kondisi dari unsur-unsur yang dimiliki suatu kota pada kurun waktu yang relatif lama. Kata Kunci: Directory,Medicine, Traditional Medicine
KNOWLEDGE DISSEMINATION DALAM PELESTARIAN PENGETAHUAN LOKAL ADAIK SALINGKA NAGARI DI KURAI LIMO JORONG KOTA BUKITTINGGI M Fadli
Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Ma'arif : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/almaarif.v1i2.740

Abstract

ABSTRACT The research is further investigated, to describe activities of knowledge dissemination of a pattern of exchange of indigenous knowledge Kurai Limo Jorong Bukittinggi city society. The methodology used and the qualitative method by approach case study. The data collection was done with the study of the field , interview, and study documentation. The results of the study showed knowledge dissemination in the preservation of the local knowledge in Bukittinggi city performed with the collaboration of the regional government, a local institution, and the community with local knowledge way disseminated in the form of explicit to society through: ( a ) customary workshop and a seminar, ( b ) festival, and ( c ) digital package information on various platforms. The involvement of regional administrations in the preservation of their area ( indigenous knowledge ), strategy is a movement in the preservation of the acceleration of local knowledge. The involvement of regional administrations in the preservation of their area (Indigenous knowledge), strategic is a movement in the preservation of the acceleration of indigenous knowledge. Key Words: knowledge dissemination, indigenous knowledge, preservation, Minangkabau ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan, yang mendeskripsikan kegiatan knowledge dissemination dari pola exchange of indigenous knowledge Adaik Salingka Nagari masyarakat Kurai Limo Jorong Kota Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan studi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan knowledge dissemination dalam pelestarian pengetahuan lokal Adaik Salingka Nagari di kota Bukittinggi dilakukan dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi lokal, dan masyarakat dengan cara mendiseminasikan pengetahuan lokal dalam bentuk eksplisit pada masyarakat luas : (a) lokakarya adat dan seminar, (b) festival, (c) paket informasi pada berbagai platform digital. Keterlibatan pemerintah daerah dalam pelestarian pengetahuan lokal (indigenous knowledge), merupakan sebuah langkah strategis dalam percepatan dalam preservasi pengetahuan lokal.

Page 2 of 10 | Total Record : 100