cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1: Januari 2023" : 27 Documents clear
SISTEM PERINGATAN DINI KEBAKARAN LAHAN GAMBUT MENGGUNAKAN TEKNOLOGI LORA (LONG RANGE) BERBASIS IoT DENGAN WHATSAPP API (APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE) - Christian; Syaifurrahman -; Muhammad Saleh
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62274

Abstract

Kebakaran lahan gambut selalu menjadi permasalahan di Indonesia setiap tahunnya, terutama pada musim kemarau. Hal ini dikarenakan ketika kemarau kandungan air pada lahan gambut menjadi kering, sehingga percikan api sekalipun dapat membakar lahan gambut. Dampak yang ditimbulkan dari kebakaran lahan gambut cukup besar salah satunya yaitu kabut asap yang menyelimuti daerah sekitar kebakaran lahan gambut bahkan seluruh dunia. Lokasi lahan gambut biasanya tidak memiliki akses kendaraan maupun akses jaringan, sehingga masyarakat sekitar tidak tahu kondisi kekeringan lahan gambut tersebut. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem peringatan dini yang dapat mengetahui kondisi lahan gambut dari jarak jauh dan bekerja tanpa adanya jaringan seluler. Dengan memanfaatkan media sosial dan teknologi elektronika yang berkembang, maka sistem peringatan dini kebakaran lahan gambut dapat dikembangkan dengan menggabungkan konsep komunikasi radio dan Internet of Things (IoT). Penggabungan konsep komunikasi radio dengan Internet of Things (IoT) untuk pemantauan lahan gambut dapat dilakukan menggunakan aplikasi media sosial Whatsapp lewat ponsel cerdas maupun komputer dimanapun secara realtime, tanpa memerlukan biaya yang tinggi dalam proses pemantauannya. Komunikasi radio dilakukan dengan memanfaatkan modul LoRa (Long Range) Ebyte E22-400T30D, dengan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat pemrosesan data. Dalam proses pemantauan lahan gambut terdapat beberapa variabel lingkungan yang dideteksi yaitu tinggi muka air tanah, curah hujan, suhu lingkungan, kelembaban udara, dan kelembaban tanah. Pengujian dari sistem peringatan dini kebakaran lahan gambut menggunakan 2 parameter lingkungan yaitu kelembaban tanah, dan suhu udara lingkungan sekitar. Kedua parameter tersebut diberikan ambang batas, ambang batas suhu udara lingkungan di angka 37 °C dan ambang batas kelembaban tanah di angka 50%. Jika salah satu nilai melewati ambang batas, dimana suhu lebih tinggi dari 37 °C dan kelembaban tanah di bawah 50 %, maka alarm pada sistem akan berbunyi sebagai peringatan dini potensi kebakaran lahan gambut. Sistem peringatan dini yang dirancang memiliki rata-rata respon sebesar 3,432 detik serta memiliki jangkauan kerja komunikasi radio sejauh 1,78 km. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata persentase galat yang didapat pada pengukuran suhu sebesar 0,399%, kelembaban udara sebesar 0,572%, curah hujan sebesar 1,199%, kelembaban tanah sebesar 3,696%, dan tinggi muka air sebesar 0,2%.
RANCANG BANGUN ANTENA KATHREIN SEBAGAI PENGUAT JARINGAN INTERNET PADA MODEM MIFI DI PERUMAHAN KAYANA SERDAM PUNGGUR KECIL Lora Simir; Jannus Marpaung; Eka Kusumawardhani; Fitri Imansyah; Dedy Suryadi
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62133

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan kualitas jaringan yang lebih baik dari hasil analisis antena Kathrein sebagai penguat jaringan internet pada modem mifi di Perumahan Kayana Serdam Punggur Kecil. Menggunakan provider telkomsel dan indosat pada waktu siang dan malam hari dengan variasi data modem tanpa antena, antena tanpa tiang, tiang 6 dan 10 meter. Rincian data pengukuran provider telkomsel siang hari tanpa antena RSSI -89 dBm, SINR -4 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 83 dBm, SINR -8 dB, tiang 6 meter RSSI -79 dBm, SINR -2 dB, tiang 10 meter RSSI -77 dBm, SINR 0 db sedangkan malam hari tanpa antena RSSI -85 dBm, SINR -6 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 85 dBm, SINR -1 dB, tiang 6 meter RSSI -79 dBm, SINR -1 dB, tiang 10 meter RSSI -79 dBm, SINR 1 db. Pengukuran provider indosat siang hari tanpa antena RSSI -83 dBm, SINR -8 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 75 dBm, SINR -8 dB, tiang 6 meter RSSI -65 dBm, SINR 0 dB, tiang 10 meter RSSI 65 dBm, SINR 5 dB sedangkan malam hari tanpa antena RSSI -87 dBm, SINR -7 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 83 dBm, SINR -7 dB, tiang 6 meter RSSI -67 dBm, SINR 1 dB, tiang 10 meter RSSI -63 dBm, SINR 6 db. Dari hasil pengukuran yang didapatkan dapat disimpulkan provider terdekat dengan tiang 10 meter mendapatkan kualitas jaringan internet yang cukup baik.
PERANCANGAN OPTIMUM SISTEM PLTS PADA KLINIK PRATAMA UNIVERSITAS TANJUNGPURA Tri Wahyuda; Ayong Hiendro; Kho Hiee Khwee; M. Ismail Yusuf; Usman A Gani
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.64125

Abstract

Energi Baru Terbarukan (EBT) saat ini memiliki peran yang sangat penting di dalam dunia perindustrian khususnya industri listrik. Di Indonesia khususnya Kalimantan Barat, Kota Pontianak merupakan daerah yang dilalui garis lintang khatulistiwa yang mendapatkan sinar matahari dengan intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi dan energi tersebut tidak terbatas. Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai pemanfaatan konversi energi listrik. Alat yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pada penelitian ini menggunakan aplikasi Homer Energy Modeling. Piranti ini digunakan untuk menganalisis kombinasi terbaik dalam penggunaan energi yang tersedia untuk menyalurkan kebutuhan beban pada Klinik Pratama Universitas Tanjungpura. Kebutuhan untuk memenuhi energi listrik di Klinik Pratama Universitas Tanjungpura selama 24 jam sebesar 84,072 kWh/hari dan untuk energi listrik selama 1 tahun sebesar 30.686 kWh/tahun. Hasil analisis teknis memenuhi kebutuhan energi listrik secara off–grid yang paling optimal, menggunakan panel surya sebesar 26,7 kW, inverter 24 kW, dan sebanyak 45 buah. Pada konfigurasi ini panel surya dapat menyuplai energi listrik sebesar 40.509 kWh/tahun, dengan kelebihan energi sebesar 8.418 kWh/tahun yang dapat disimpan ke dalam penyimpanan baterai. Hasil analisis ekonomi pada skenario off–grid, Untuk skenario off–grid yang paling ekonomis adalah konfigurasi dari panel-inverter-baterai dengan biaya keseluruhan sistem selama 25 tahun (NPC) sebesar Rp436.643.827,63 untuk biaya keseluruhan sistem 1 tahun (AC) sebesar Rp29.526.892,60 serta untuk biaya pokok produksi energi listrik (LCOE) sebesar Rp962,24/kWh.
Redesain Instalasi Penerangan Listrik Rumah Sakit Kharitas Bhakti Pontianak Jhorgy Arya Putra; Junaidi -; Rudy Gianto
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.61696

Abstract

Rumah Sakit Kharitas Bhakti Pontianak merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat dan tenaga ahli kesehatan lainnya di Kota Pontianak. Rumah sakit Kharitas Bhakti ini berlokasi di Jalan Siam No.153, Kota Pontianak. Rumah sakit ini berdiri sejak tahun 1926 di bawah yayasan Sosial Cung Hwa Yang Ping Sou, Rumah Sakti Kharitas Bhakti di dalam perjalanannya terjadi pengembangan dibangunlah gedung baru Rumah Sakti Kharitas Bhakti Tahap ke I yang pada saat ini masih dalam tahap proses pembangunan gedung yang merupakan bagian tahap pekerjaan. Pada Rumah Sakti Kharitas Bhakti Pontianak ini masih terdapat titik penerangan listrik di setiap ruangan rumah sakit yang terpasang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sehingga di mana perlu adanya evaluasi ulang terhadap pembangunan khususnya di bagian instalasi penerangan listrik pada Rumah Sakti Kharitas Bhakti dengan cara melakukan redesain. Redesain instalasi penerangan listrik ini bertujuan untuk optimalisasi penerangan listrik di rumah sakit yang sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 dan perhitungan SNI 6197-2011. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa dari redesain instalasi penerangan listrik Rumah Sakti Kharitas Bhakti Pontianak didapatkan total beban keseluruhan sebesar 21186 W atau 21,186 KW dengan rancangan anggaran biaya sebesar Rp.524.522.000,00.
ANALISA PERBAIKAN FAKTOR DAYA MENGGUNAKAN KAPASITOR BANK PADA PENYULANG SURUK PT PLN (Persero) ULP PUTUSSIBAU Aleng Umardi Saputra; M. Iqbal Arsyad; Zainal Abidin
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.63021

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan faktor daya, mementukan letak dan menghitung kapasitas penggunaan kapasitor bank. Untuk mengetahui faktor daya sebelum dan sesudah dipasang kapasitor bank digunakan metode Newton-Raphson. Kondisi faktor daya rata-rata awal Penyulang Suruk sebesar 0,827 dan tidak memiliki bus yang memenuhi standar SPLN 70-1:1985 yaitu lebih dari 0,85. Penentuan lokasi pemasangan kapasitor bank menggunakan metode Loss Sensitivity Factor dipadukan dengan nilai normalisasi bus. Kapasitas kapasitor bank optimal diperoleh dengan melakukan perhitungan dan beberapa skenario sampai faktor daya rata-rata melebihi standar. Meningkatkan faktor daya menjadi 0,95 Skenario 2 ditempatkan 2 buah kapasitor bank pada bus 14 dan 25 masing-masing 344,217 kVAr membuat 24 bus memenuhi standart dengan faktor daya rata-rata 0,869  dan Skenario 5 ditempatkan 11 buah kapasitor bank pada bus 5, 6, 7, 10, 14, 17, 19, 20, 21, 25 dan 26 masing-masing 62,584 kVAr  membuat 25 bus memnuhi standart dengan faktor daya rata-rata 0,860. Pada skenario 2 dan skenario 5 faktor daya rata-rata memenuhi SPLN 70-1:1985. Namun skenario 5 lebih banyak bus yaitu 25 memenuhi standar Sehingga skenario 5 menjadi skenario yang optimal dalam penelitian ini untuk dilakukan pemasangan kapasitor bank.
PERANCANGAN MULTILEVEL BOOST CONVERTER EMPAT TINGKAT UNTUK PENGISIAN BATERAI MOBIL LISTRIK Muhammad Reza Pahlevi; Ayong Hiendro; Syaifurrahman -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62233

Abstract

Multilevel boost converter adalah sebuah konverter DC-DC berbasis PWM yang mengkombinasikan antara boost converter konvensional dan fungsi switched capacitor untuk menghasilkan tegangan output yang berbeda dan stabil dengan hanya menggunakan 1 driven switch, 1 induktor, 2N-1 dioda dan 2N-1 kapasitor. Keuntungan multilevel boost converter dibandingkan boost converter konvensional yaitu memiliki rating tegangan yang lebih kecil pada komponen, dan rasio konversi yang luas untuk menaikkan tegangan DC dengan nilai duty cycle yang kecil. Penelitian ini bertujuan untuk merancang multilevel boost converter 4 tingkat untuk pengisian baterai mobil listrik dan membandingkan kinerjanya dengan boost converter konvensional. Penelitian dimulai dengan merancang boost converter menggunakan program simulasi Matlab Simulink untuk mendapatkan nilai komponen yang optimal untuk digunakan. Dari hasil simulasi, dibuat bentuk fisik rangkaian boost converter konvensional dan multilevel boost converter 4 tingkat untuk dilakukan pengujian lebih lanjut. Pada pengujian menaikkan tegangan secara otomatis didapat error rata-rata yang terjadi pada boost converter konvensional adalah sebesar ±1.2375V, sedangkan untuk multilevel boost converter adalah sebesar ±1.61125V. Rata-rata kenaikan tegangan per 10% duty cycle dalam keadaan tanpa beban pada boost converter konvensional adalah 24,93V sedangkan pada multilevel boost converter adalah sebesar 36,34V. Rata-rata efisiensi dengan menggunakan beban 100Ω, 200Ω dan 300Ω secara berurut pada boost converter konvensional adalah 83,75%, 83,52% dan 85,49%, sedangkan pada multilevel boost converter adalah 28,35%, 49,41% dan 70,11%. Kemampuan pengisian boost converter konvensional adalah sebesar 0,02A dan kemampuan pengisian multilevel boost converter adalah sebesar 0,06A namun kemampuan pengisian yang diperlukan adalah sebesar 3A. Boost converter konvensional dan multilevel boost converter 4 tingkat berhasil dirancang dan dibuat namun belum berhasil untuk melakukan pengisian baterai mobil listrik.
ANALISIS SINPO TERHADAP KUALITAS APLIKASI VIDEO CONFERENCE DI KAWASAN MASJID KAPAL MUNZALAN KABUPATEN KUBU RAYA Prio Utomo; Eka Kusumawardhani; Fitri Imansyah; Leonardus Sandy Ade Putra; Redi Ratiandi Yacoub
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62132

Abstract

Video conference merupakan sebuah teknologi komunikasi yang terdiri dari beberapa orang pada dua lokasi berbeda atau lebih yang dapat dilihat dan didengar secara bersamaan pada waktu yang sama. Tujuan penelitian ini sendiri adalah diperuntukan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi kualitas video pada aplikasi video conference dan bagaimana pengaruh Quality of Service terhadap kualitas aplikasi video conference, dengan membandingkan tiga aplikasi video conference yaitu, zoom meetings, google meet, dan webex meeting. Penelitian ini dilakukan di kawasan Masjid Kapal Munzalan Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengatur limit bandwidth dari 50 Mbps, 5 Mbps, 3 Mbps, 1 Mbps, 100 Kbps, dan 50, Kbps agar diketahui grafik dari parameter-parameter Quality of Service. Nilai-nilai parameter tersebut diuji atau diukur menggunakan aplikasi wireshark dengan cara menghubungkan laptop ke jaringan wifi oxygen yang ada di kawasan tersebut. Dari hasil pengukuran QoS terhadap tiga aplikasi video conference dengan limit bandwidth yang telah ditentukan, terdapat perbandingan kualitas video, dimana terjadi penurunan kualitas video pada saat menggunakan google meet, dan kenaikan kualitas video pada saat menggunakan zoom meetings dan webex meetings. Itu artinya parameter QoS dapat mempengaruhi kualitas pada aplikasi video conference.
PENGARUH REKONFIGURASI JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV TERHADAP PERBAIKAN PROFIL TEGANGAN DAN RUGI-RUGI DAYA LISTRIK Reza Karnadi; Rudy Gianto; Zainal Abidin
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.63087

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh rekonfigurasi jaringan distribusi 20 kV terhadap perbaikan profil tegangan dan rugi-rugi daya listrik. Penelitian ini dilakukan menggunakan studi aliran daya dengan metode Newton-Raphson untuk mengetahui nilai tegangan bus dan rugi-rugi daya aktif  terhadap setiap skenario rekonfigurasi yang dilakukan dengan bantuan Software Matlab. Penelitian ini dilakukan pada Penyulang Raya 10 GI Sungai Raya dengan tiga skenario rekonfigurasi. Hasil perhitungan pada waktu beban puncak peningkatan profil tegangan dari keadaan eksisting 4,6550% menjadi 2,7318% dan untuk rugi-rugi daya aktif diperoleh perbaikan dari keadaan eksisting 2,410% menjadi 1,489% pada skenario-3. Sedangkan luar waktu beban puncak peningkatan profil tegangan dari keadaan eksisting 4,5273% menjadi 2,5757% dan untuk rugi-rugi daya aktif diperoleh perbaikan dari keadaan eksisting 2,332% menjadi 1,426% pada skenario-3. Maka berdasarkan dari hasil tegangan minimum dan rugi-rugi daya aktif dapat disimpulkan rekonfigurasi Penyulang Raya 10 direkomendasikan mengunakan skenario-3.
PERENCANAAN UNIT-UNIT PEMBANGKIT PADA PLTD PADANG TIKAR UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LOLP Afif Rosidin; Rudy Gianto; Purwoharjono -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.61692

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki indeks keandalan sistem pembangkit milik PT. PLN (Persero) yaitu unit PLTD Padang Tikar di area Kecamatan Batu Ampar. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan metode LOLP (Loss Of Load Probability). Unit pelayanan PLTD Padang Tikar merupakan perusahaan penyedia energi listrik yang melayani beban pelanggan di Kecamatan Batu Ampar secara isolated (tidak interkoneksi dengan pusat listrik lainnya). PLTD Padang Tikar memiliki 11 unit pembangkit dimana 5 pembangkit mengalami gangguan permanen sehingga tersisa 6 pembangkit dengan total daya mampu yang dibangkitkan 2080 KW. Kebutuhan energi listrik di PLTD Padang Tikar sampai dengan bulan Juni 2022 dengan beban puncak tercatat 1.950 KW. Sehingga jika dihitung nilai LOLP dengan memperhatikan nilai beban harian didapatkan 4,8021454198 hari/tahun. Dari hasil perhitungan nilai LOLP tersebut artinya nilai keandalan pada PLTD Padang Tikar saat ini tidak standar. Untuk memperbaiki nilai LOLP, penulis mengusulkan 3 skenario. Skenario pertama dengan merencanakan untuk mengganti unit pembangkit lama yang memiliki kapasitas 160 KW dengan unit pembangkit baru yang memiliki kapasitas 1000 KW. Skenario pertama memiliki total kapasitas 2920 KW dengan asumsi nilai FOR untuk unit pembangkit baru 0,01 didapatkan 0,1944801440 hari/tahun. Pada skenario kedua dengan merencanakan penambahan unit pembangkit baru yang memiliki kapasitas 1000 KW, sehingga total kapasitas menjadi 3080 KW. Pada perhitungan skenario kedua didapatkan nilai LOLP 0,0488192753 hari/tahun. Kemudian pada perencanaan skenario 3 yaitu menambahkan 2 unit pembangkit baru dengan kapasitas masing-masing 500 KW dan total kapasitas terpasang menjadi 3080 KW. Pada skenario 3 didapatkan nilai LOLP 0,0110234871 hari/tahun pemadaman. Dari hasil perhitungan nilai LOLP pada skenario 1, skenario 2, dan skenario 3 dapat dikatakan bahwa ketiga skenario yang penulis usulkan sudah memenuhi nilai standar keandalan yang ditetapkan. Perencanaan skenario yang terbaik ialah pada skenario 3, yaitu menambahkan 2 unit pembangkit baru dengan kapasitas masing-masing 500 KW.
IDENTIFIKASI PENGUKURAN INTENSITAS RADIASI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK PEMANCAR RADIO DAN PENGARUH TERHADAP KESEHATAN MANUSIA Jecksen Fresley; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W; Redi Ratiandi Yacoub; Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62999

Abstract

Perkembangan radio dimulai dari penemuan phonograph (gramofon), yang juga bisa digunakan memainkan rekaman, oleh Edison pada tahun 1877. Setiap stasiun pemancar memiliki kekuatan pemancar (daya) tersendiri, penentuan kekuatan pemancar ditentukan oleh pihak stasiun radio berdasarkan jumlah penduduk atau pemirsa radio dan luas wilayah, Namun tidak dapat dipungkiri bahwa pancaran gelombang lektromagnetik dapat berpengaruh terhadap kesehatan manusia.Bahan penelitian yang digunakan yaitu berupa pendekatan metode pengukuran nilai intensitas radiasi gelombang elektromagnetik pada pemancar Radio yang berada pada di kota Pontianak. Mengukur nilai intensitas radiasi gelombang elektromagnetik pada Pemancar Radio menggunakan alat Radiation Elektromagnetik Detector.Hasil Pengukuran Pada pemancar Radio Duta Kharisma Pontianak nilai E-field (V/m) untuk jarak 10-30 meter maksimal nilainya 2, Radio Volare dan Gita Kenari Ceria maksimal nilainya 2, Radio Diah Rosanti maksimal nilainya 5, Radio Suara Manusa Indah maksimal nilainya 3, Radio Swara Mas Mujahidin maksimal nilainya 2 dan RRI Pontianak maksimal nilainya 3.Besar pancaran radiasi dari berbagai lokasi adalah mulai dari 1 V⁄m paling kecil terukur sampai 5 V⁄m paling besar terukur, nilai dari rata rata pada seluruh antena pemancar radio FM yang ada di kota Pontianak memiliki standarisasi aman sesuai dari standar lembaga WHO yaitu ICNIRP yaitu 28 V/m-1 untuk frekuensi 100-400 MHz.

Page 1 of 3 | Total Record : 27