cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 513 Documents
RANCANG BANGUN MODULASI AM DSB SC DAN PEMBANGKIT GELOMBANG SI5351 SEBAGAI KIT PRAKTIKUM ELEKTRONIKA TELEKOMUNIKASI Ngurah Made Mecky Iswaranto; Dedy Suryadi; Neilcy Tjahjamooniarsih; Syaifurrahman -; Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.52682

Abstract

Modulasi AM DSB SC diperuntukan dalam memenuhi keperluan praktikum. Mahasiswa perlu melakukan kegiatan praktikum elektronika telekomunikasi untuk mengoperasikan modulator AM DSB SC agar dapat memahami cara kerja alat dan karakteristik sinyal yang ditunjukkan dari alat tersebut. Ketersediaan alat di laboratorium sangat minim dan banyak kondisi alat praktikum yang rusak atau tidak berfungsi secara normal lagi. Untuk melakukan pengadaannya dibutuhkan proses yang sangat panjang untuk mendapatkan alat praktikum yang baru. Dengan adanya modulator ini mahasiswa dapat menggunakan KIT praktikum ini untuk percobaan di Lab dengan baik. Dalam penelitian ini di mana analisis dilakukan pada dua alat yang terpisah yaitu Pembangkit Gelombang SI5351 dan Balanced Modulator MC1496 kemudian dikombinasikan menjadi satu alat yang akan menghasilkan modulasi Double Sideband Suppressed Carrier (DSB SC). Untuk Pembangkit Gelombang SI5351 didapatkan hasil output sinyal yang cukup akurat dengan error rata-rata sebesar 0,16% pada 15 kali percobaan dengan frekuensi sebesar 1MHz – 15MHz pada tiap pengukuran. Untuk balanced Modulator MC1496 didapatkan hasil output berupa Modulasi DSB SC, Pengujian ini dilakukan dengan variabel frekuensi carrier dan informasi yang bernilai tetap pada setiap percobaan, variabel yang diubah-ubah pada pengujian ini hanya amplitudo dari Function Generator untuk menghitung indeks modulasi beserta spektrum yang dihasilkan oleh modulasi DSB SC. Dari hasil pengukuran yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa modulasi yang dihasilkan terlihat cukup baik dan dapat teridentifikasi sebagai modulasi DSB SC. Dari KIT praktikum ini mahasiswa diharapkan bisa Mengetahui dan memahami karakteristik sinyal carrier, sinyal informasi, dan sinyal termodulasi, Mengetahui dan memahami proses modulasi amplitudo, dan Mampu menghitung indeks modulasi amplitudo.
ANALISIS PENGUKURAN PERFORMANSI JARINGAN 4G LTE TELKOMSEL DALAM EVENT GAME MOBILE LEGENDS: BANG-BANG DI PONTIANAK Vera Desi Ramadianty .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.28245

Abstract

Perkembangan telekomunikasi saat ini sangat pesat, maka dari itu diperlukan adanya peningkatan kualitas performansi jaringan 4G LTE (Long Term Evolution). Untuk mengetahui performansi jaringan 4G LTE pada saat sebelum event dimulai dan ketika event game Mobile Legends berlangsung, maka dilakukan drive test untuk mengukuran performansi jaringan 4G LTE di Warkop DKI Jl. H. Abbas 1 Pontianak dengan menggunakan aplikasi G-NetTrack Lite berdasarkan 3 parameter yaitu RSRP (Reference Signal Received Power), SINR (Signal to Noise Ratio), dan RSRQ (Refernce Signal Receive Quality). Hasil penelitian telah diketahui nilai presentase RSRP (Reference Signal Received Power) sebelum event dilaksanakan yaitu nilai presentase paling besar sebelum event untuk lantai 1 sebesar 59.54 % (Excellent). Lantai 2 sebesar 76.26% (Medium), dan lantai 3 sebesar 66.96% (Medium). Ketika event dilaksanakan nilai presentase lantai 1 sebesar 57.81% (Excellent), lantai 2 sebesar 56.12% (Excellent), dan lantai 3 sebesar 99.57% (Excellent). Untuk nilai presentase SINR (Signal to Noise Ratio) sebelum event dilaksanakan yaitu nilai presentase paling besar sebelum event untuk lantai 1 sebesar 64.15% (Medium). Lantai 2 sebesar 17.33% (Medium), dan lantai 3 sebesar 69.53% (Good). Ketika event dilaksanakan nilai presentase lantai 1 sebesar 63.57% (Good), lantai 2 sebesar 92.47% (Good), dan lantai 3 sebesar 99.57% (Excellent). Untuk nilai presentase RSRQ (Refernce Signal Receive Quality) sebelum event dilaksanakan yaitu nilai presentase paling besar sebelum event untuk lantai 1 sebesar 53.27% (poor). Lantai 2 sebesar 74.97% (Medium), dan nilai presentase lantai 3 sebesar 75.68% (Medium). Ketika event dilaksanakan nilai presentase lantai 1 sebesar 71.27% (Medium), lantai 2 sebesar 99.96% (Medium), dan lantai 3 sebesar 99.98% (Excellent).
IMPLEMENTASI MANIPULATOR PLANAR 4-DOF PENGHINDAR HALANGAN BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 Supardiansyah .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.19119

Abstract

Dalam dunia teknologi khususnya robot telah mengalami perkembangan yang sangat cepat salah satunya adalah robot manipulator planar. Robot ini berbentuk menyerupai lengan manusia yang dilengkapi dengan beberapa sendi. Namun permasalahan  yang dihadapi oleh robot ini adalah ketika di area kerja robot terdapat penghalang (obstacle), maka kinerja robot terganggu sehingga hasil yang diinginkan robot tersebut tidak tercapai. Dalam tugas akhir ini dirancang sebuah robot yang dapat bergerak secara otomatis untuk menghindar dari suatu halangan dalam bidang 2 dimensi. Robot ini berbentuk lengan dengan 4-DOF (Degree Of Freedom) dan dikendalikan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560. Sensor ultrasonik yang berjumlah 8 buah dipergunakan untuk mendeteksi halangan (obstacle) sehingga robot tidak akan menyentuh obstacle tersebut. Robot ini menggunakan 4 buah servo. Pada setiap sendi dipasang satu buah servo sehingga robot memiliki 4 sendi. Berdasarkan hasil pengujian dan pengukuran  sensor ultrasonik pada robot yang menggunakan obstacle berbentuk tabung dengan diameter 10 cm dan dengan nilai set point jarak antara sensor ultrasonik dan obstacle sebesar 6 cm, maka diperoleh nilai error keseluruhan sensor ultrasonic adalah 0,4375 cm dimana error sensor ultrasonik 1 yaitu 0,28 cm, error sensor ultrasonik 2 yaitu 0,38 cm, error sensor ultrasonik 3 yaitu 0,81 cm, error sensor ultrasonik 4 yaitu 0,6 cm, error sensor ultrasonik 5 yaitu 0,28 cm, error sensor ultrasonik 6 yaitu 0,25 cm, error sensor ultrasonik 7 yaitu 0,21 cm dan error sensor ultrasonik 8 yaitu 0,69 cm. Robot dalam keadaan standby hanya membutuhkan daya sebesar 0,01125 Watt dan saat beroperasi membutuhkan daya sebesar 1,4125 Watt. Robot menyentuh obstacle ketika menghindar halangan berbentuk balok dengan posisi sudut balok tepat menghadap sensor ultrasonik yang menyebabkan terjadinya error pada pembacaan jarak oleh sensor ultrasonik. Hasil pengujian menyimpulkan bahwa robot manipulator planar 4-DOF penghindar halangan bernasis Arduino Mega 2560 dapat bekerja dengan baik.   Kata kunci: planar 4-DOF, penghindar halangan, mikrokontroler Arduino Mega 2560
RANCANG BANGUN PENATAAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM DI KOTA SINTANG Ilyas Achmad Syarifudin .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 3, No 1: Januari 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v3i1.8793

Abstract

Semakin bertambahnya tingkat kepadatan aktivitas pengguna jalan serta perkembangan dalam pembangunan dan perbaikan jalan umum di Kota Sintang khususnya pada jalan Abdul Rasyid KN dan jalan MT. Haryono, maka menimbulkan adanya tuntutan pelayanan penerangan jalan umum yang lebih baik. Berdasarkan sistem penempatan lampu penerangan jalan umum yang terpasang saat ini dengan total panjang jalan 4,769 Km dan lebar jalan 6 meter, maka hasil dari pengukuran dan perhitungan dengan menggunakan metode titik (point by point) pada penerangan jalan tersebut masih belum sesuai dengan iluminasi rata-rata standar yang berlaku berdasarkan IES (Illuminating Engineering Society), yaitu 6 - 12 lux. dimana iluminasi rata-rata pada jalan di Kota Sintang berdasarkan hasil pengukuran adalah 1,22 lux dan berdasarkan hasil perhitungan adalah 1,46 lux, sehingga penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menerapkan sistem penataan lampu penerangan jalan umum yang baik dan sesuai standar yang berlaku agar dapat menjadi masukan Pemerintah Kabupaten Sintang sebagai pertimbangan dalam perencanaan penerangan jalan umum dimasa yang akan datang. Berdasarkan hasil dari perancangan penataan lampu penerangan jalan, maka dipilih jenis tiang lampu lengan tunggal dengan tinggi 10 meter, panjang lengan lampu 2 meter dan jarak dari tiang ke perkerasan jalan aspal adalah 1 meter. Untuk mendapatkan hasil iluminasi rata-rata yang sesuai dengan standar yang berlaku yaitu 6 - 12 lux, maka dipilih lampu sodium bertekanan tinggi (SON – T 150 Watt) dengan model susunan lampu satu sisi jalan (single side) dan jarak antar tiang lampu adalah 36 meter sehingga iluminasi rata-rata yang dihasilkan lampu pada permukaan jalan adalah 6,66 lux. Kata Kunci : Penerangan Jalan Umum, Metode Titik, Iluminasi Rata-rata.
Pengaruh Reflektor Pada Pembangkit Listrik Termoelektrik Menggunakan Energi Panas Matahari Oki Januardi; Ayong Hiendro; Syaifurrahman -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 1: Januari 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i1.39546

Abstract

Energi panas matahari yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi saat ini mulai ramai dikembangkan. Energi panas matahari pada plat aluminium dapat dikonversikan menjadi energi listrik secara langsung melalui sebuah alat yang dinamakan Thermoelectric Generator (TEG). Penggunaan reflektor yang diarahkan dapat meningkatkan energi listrik pada generator termoelektrik. Plat alluminium digunakan sebagai kolektor surya dan reflektor yang digunakan yaitu aluminium foil yang berjumlah 3 buah. Pada penelitian ini dilakukan pengujian 4 buah modul generator termoelektrik menggunakan reflektor dengan sudut kemiringan 65˚ dan tanpa reflektor dan variasi jumlah volume air pendingin 1 liter dan 5 liter. Pengujian dilakukan pada tanggal 31 januari dan 4 februari 2020, dengan pencatatan data  pengukuran  dilakukan setiap 30 menit dari pukul 09.00 – 15.00 WIB. Pengujian menggunakan reflektor dan air pendingin 5 liter menghasilkan daya sebesar 853,2 mW dengan perbedaan suhu sebesar 26,1˚C dan daya rata-rata yang dihasilkan sebesar 284,788 mW. Sedangkan Pengujian tanpa reflektor dan air pendingin 5 liter menghasilkan daya sebesar 248,27 mW dengan perbedaan suhu sebesar 18,7˚C dan daya rata-rata yang dihasilkan sebesar 89,535  mW. Pengujian menggunakan reflektor dan air pendingin 1 liter menghasilkan daya sebesar 273,50 mW dengan perbedaan suhu sebesar 21,1˚C dan daya rata-rata yang dihasilkan sebesar 63,727 mW. Sedangkan Pengujian tanpa reflektor dan air pendingin 1 liter menghasilkan daya sebesar 122,45 mW dengan perbedaan suhu sebesar 13,4˚C dan daya rata-rata yang dihasilkan sebesar 42,382 mW.
ANALISIS UMUM PENANGANAN TROUBLESHOOTING ARSITEKTUR SISTEM JARINGAN ICONNET Remianda, -; Imansyah, Fitri; Yacoub, Redi Ratiandi; Marpaung, Jannus; Kusumawardhani, Eka
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56466

Abstract

Fiber optic merupakan media transmisi yang memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan manusia agar dapat mentransfer  data  lebih   cepat  karena  menggunakan   cahaya  sebagai penghantarnya.  Kebutuhan  media  transmisi menggunakan fiber optic yang terus meningkat, menuntut sumber daya manusia yang handal dan profesional dalam bidang fiber optic. Pengetahuan akan media transmisi fiber optic harus dipenuhi oleh setiap teknisi yang profesional. Kemampuan untuk mengatasi berbagai macam gangguan, dan melakukan pemeliharaan/penanganan pada jaringan kabel fiber optic sangat diperlukan. Dalam melakukan proses-proses tersebut, digunakan alat-alat khusus seperti OTDR, OPM dan fusion splicer. Dalam skripsi ini akan membahas mengenai analisis umum penanganan troubleshooting arsitektur sistem jaringan iconnet, seperti gangguan (ONT no internet, link loss, fiber  cut, dan bad performance) pada jaringan kabel fiber  optic dari POP sampai ONT. Dari hasil penelitian  terdapat empat variabel yang mempengaruhi besarnya suatu penanganan atau troubleshoot gangguan pada arsit ektur jaringan iconnet yait u, join ulang kabel DW, join ulang patchcord di ODP, ganti ONT yang digunakan dan join ulang patchcord di user. Diketahui bahwa banyaknya kabel DW yang banyak di join ulang menandakan perlunya pemilihan kabel yang baik dan jalur yang ideal agar meminimalisir gangguan tersebut. Dari gangguan yang terjadi pada jaringan arsitektur iconnet didapatkan bahwa penanganan yang dilakukan ialah join ulang kabel DW. Penanganan yang cepat dapat dilakukan dengan informasi data pelanggan yang akurat dan penanganan dengan bantuan alat yang tepat. Hal inilah yang akan mempengaruhi kualitas dari layanan internet.
EVALUASI KEANDALAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV PADA PT.PLN (PERSERO) RAYON NGABANG FOLONIUS DIDO .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.29734

Abstract

The current level of reliability of a distribution system is very important in order to ensure continunity in the supplay of electric power to costumers. Therefore the need for evaluation of reliability of distribution system to see wather the system is in a state good or bad. The results of the evaluation show the value of the index on each feeder i.e feeder Tebedak , feeder Tungkul, feeder Air Besar, feeder Jelimpo feeder Munggu, feeder Senggiring 3, dan feeder Sengah Temila in a row. The value of MTTF i.e  1.094,64 ; 282,4713 ; 167,9263 ; 265,35 ; 291,6757; 32,7917 514,5635, The value of MTTR  i.e 0,36 ; 0,1093 ; 0,5352 ; 0,4327 ; 0,3243 ; 0,3901 ; 0,7306, The value of MTTBF  i.e 1.095 ; 282,5806 ; 168,4615 ; 265,7827 ; 292 ; 33,1818 ; 515,2921, The value of SAIFI i.e  0,0887 ; 0,8856 ; 0,9954 ; 0,0532 ; 0,0764 ; 3,8762 ; 0,0968,  The value of SAIDI  i.e  0,03192 ; 0,0968 ; 0,5327 ; 0,0230 ; 0,0248 ; 1,5123 ; 0,0710 ; 2,29252, The value of CAIFI  i.e 0,3695 ; 0,3428 0,4292 ; 0,0447; 0,0954 ; 2,5631; 0,0931, The value of CAIDI  i.e 0,3599 ; 0,1093 ; 0,5352 ; 0,4327 ; 0,3243 ; 0,3901 ; 0,7335. Base  on the result of the evaluation of the feeder Senggiring 3 is above the standard value of the PLN, the system can be said to be not reliable. As for the feeder Air Besar, feeder Jelimpo, Feeder Munggu, and feeder Sengah Temila are still below the standard value of PLN. Therefore it is stil considered qualite reliable. Keyword: The reliability index MTTF, MTTR, MTBF, SAIFI, SAIDI, CAIFI, CAIDI
DESAIN SISTEM PROTEKSI PETIR INTERNAL PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA KUALA BEHE KABUPATEN LANDAK Mahadi Septian .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.19919

Abstract

Abstrak - Pembangunan PLTS terpusat di Dusun Permit untuk mencukupi suplai energi listrik yang tidak terjangkau oleh jaringan PLN. Hasil penelitian Efisiensi Sistem Proteksi Petir (SPP) pada PLTS Terpusat Dusun Permit sebesar 0,95 berada pada tingkat proteksi II dengan nilai efisiensi diantara 90% - 95%. Oleh karena itu tingkat proteksi yang sesuai adalah tingkat II. Tegangan langkah yang disebabkan oleh sambaran petir dengan resistansi tanah yaitu sebesar 12.369.957,54 Volt jauh lebih besar dengan tegangan langkah pada resistansi sistem pentanahan yaitu sebesar 272.139,07 Volt masing-masing 0.1 meter dari titik referensi. Hasil perhitungan tegangan induksi yang dihasilkan akibat sambaran petir yaitu sebesar 52,715 kV jauh melebihi batas tegangan aman pada manusia 50 Volt. Perubahan nilai tegangan induksi karena petir terhadap jarak mengikuti fungsi hiperbolik, dimana jarak 5 m dari titik referensi menghasilkan tegangan induksi 80,156 kV jauh lebih kecil dengan jarak 160 m dari titik referensi dengan tegangan induksi 2,505 kV. Pada proteksi internal dengan menggunakan arrester sebagai alat proteksi. Penempatan arrester dipasang di dua titik, yaitu pada kontak kombiner yang menghubungkan antara panel surya dan solar charge control. Tujuannya untuk melindungi komponen panel distribusi penempatan arrester antara panel distribusi dan battery yang bertujuan untuk melindungi battery dan sambungan ke rumah-rumah penduduk. Dengan demikian penempatan arrester di dua titik tersebut dapat meningkatkan kapasitas kemampuan proteksi petir dengan menggunakan aresster tipe C diharapkan akan dapat melakukan proteksi petir pada PLTS terpusat di Dusun Permit Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak dengan maksimal.   Kata Kunci : Petir, SPP, Proteksi Petir Internal, tegangan langkah, tegangan induksi
PERAMALAN BEBAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE TIME SERIES UNTUK KEBUTUHAN TENAGA LISTRIK DI GARDU INDUK SUNGAI RAYA Syarif M. Bahtiar .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 4, No 2: Juli 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v4i2.16587

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kebutuhan tenaga listrik pada gardu induk sungai raya PLN Kalimantan Barat. Pemilihan gardu induk sungai raya di dasarkan pada nilai rata-rata kenaikan yang paling besar di antara gardu induk yang ada. Dari 2431 A pada tahun 2011 menjadi 2879 A pada 2014. Kenaikan ini di sebabkan dalam kurun waktu 10 tahun ini, pertumbuhan ekonomi di kota Pontianak cukup tinggi, sehingga kebutuhan energi listrik juga akan meningkat. Metode yang di gunakan untuk mengetahui kebutuhan energi pada gardu induk sungai raya ini menggunakan Metode Time Series dengan menggunakan waktu sebagai dasar peramalan, kemudian di olah secara statistik untuk menentukan pola perkiraan di masa yang akan datang. Dari hasil peramalan tersebut dapat digunakan untuk merencanakan pengembanagan  sistem dan peralatan kelistrikan pada PLN Wilayah V Kalimantan Barat.   Kata Kunci : Beban Listrik, Time Series dan Peramalan
ANALISIS KINERJA TOOLS NETWORK MONITORING BERBASIS APLIKASI CACTI SECARA REAL TIME Anggi Wahyu Saputri; Hendro Priyatman; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.41626

Abstract

PT.Telekomunikasi Indonesia witel Kalimantan Barat regional VI memiliki network element yang sangat banyak. Dengan sumber daya manusia yang berjumlah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah network element maka dibutuhkan suatu sistem informasi yang handal untuk memonitor semua netwok element.Di PT.Telekomukasi Indonesia witel Kalimantan Barat, para teknisi menggunakan tools monitoring berbasis aplikasi Cacti yang dapat memonitor 5 network element, antara lain port traffic, latency, CPU usage, temperatur, dan optical level. Pada tugas akhir ini dilakukan analisa mengenai kinerja dari toolsmonitoring berbasis aplikasi Cacti, terutama ditinjau dari efektivitas aplikasi Cacti dalam membantu teknisi saat melakukan monitoring harian dan di saat sedang terjadinya gangguan. Dengan adanya aplikasi Cacti ini sangat memudahkan teknisi dalam melakukan kegiatan monitoring setiap harinya, hal ini dikarenakan Cacti berbasis web, sehingga dapat di akses dari mana pun menggunakan device apa pun selama terhubung ke jaringan internet ataupun intranet.