cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 513 Documents
RANCANG BANGUN DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PENATAAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM DI KABUPATEN KUBU RAYA Ema Kartika .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Januari 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.24829

Abstract

Perencanaan penerangan jalan umum (PJU) Kabupaten Kubu Raya dialokasikan pada ruas jalan Jenderal Ahmad Yani 2 dan jalan Trans Kalimantan. Jalan Jenderal Ahmad Yani 2 merupakan jalan 2 (dua) dengan lebar 2 x 9 meter, direncanakan penerangan jalan umum sepanjang 1 km dengan menggunakan tiang lengan ganda, sedangkankan jalan Trans Kalimantan dengan lebar 1 x 9 meter direncanakan penerangan jalan umum sepanjang 7 km dengan tiang lengan tunggal. Jumlah titik penerangan jalan umum pada jalan Jenderal Ahmad Yani 2 sebanyak2 x 25 titik disusun dengan model central twin bracket dan jarak antar tiang sepanjang 42 meter, sedangkan penerangan jalan umum pada jalan Trans Kalimantan sebanyak 168 titik disusun dengan model single side dan jarak antar tiang sepanjang 42 meter . Tujuan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) penerangan jalan umum sebagai pertimbangan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam merealisasi pembangunan penerangan jalan umum. Hasil analisis rencana anggaran biaya penerangan jalan umum dengan tarikan kabel penghantar saluran bawah tanah membutuhkan biaya sebesar Rp. 2.570.852.861,53 dengan   total   daya   listrik   yang   tersambung   pada penerangan jalan umum ialah sebesar 16.500 VA dan 7 x7.700    VA,    dengan    perkiraan    biaya    sebesar    Rp.73.169.250,00, sehingga total rencana anggaran biaya penerangan jalan umum kabupaten Kubu Raya termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp.2,666.420.861,53 dan dibulatkan menjadi Rp.2.666.420.800,00. Kata kunci : PJU, RAB, IES, iluminasi, lux
ANALISIS SISTEM PEMANCAR PADA PT. MEDIA KHATULISTIWA TELEVISI/ KOMPASTV PONTIANAK Eko Prasetyo Manalu .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v4i1.13236

Abstract

Television Station PT. Media Khatulistiwa Televisi or more known KompasTV Pontianak is one of the television transmitter located on Pontianak city. Television Station Pontianak KompasTV located at coordinates -0°01'766” southern latitude 109°20'145” east longitude which is located at the 3rd floor of the Kompas Gramedia Building at Hos Cokroaminoto Number 56 Pontianak, West Kalimantan. Kompas television station transmitting antenna Pontianak located at the rear of the building whose height reach 62 meters above the ground, operate on channel 39 using frequency 615.25 MHz. Antenna transmit power belongs Pontianak television companies is 1000 watt with 8 panels transmitting that located upper tower which each direction consists of two panels where direction to North 0o, West 90o, South 180o and East 270o. The number of panels 8 units be expected can make clear the broadcasts in terms of both image and sound. The calculations that the maximum range of the transmitting antenna KompasTV Pontianak Station is 15 km, as for the analysis of reception quality video and audio authors conducted a study testing the use directly to the people who use the television which use yagi antenna  as an antenna that use a broadcast signal receiver and see firsthand the quality of the video and audio are received. After conducting research and trials, limit the maximum range of very good quality and a good KompasTV television station covers an area of northern region: Budi Utomo (5,1 km), Batu Layang (5,6 km), and Wajok Hulu (11,1 km). Eastern region: Tanjung Hulu (4,6 km), Parit Aim(8,6 km) and Jawa Tengah Ambawang (13,1 km), southern region: Parit Haji Husein 2 (5,3 km), A.Yani 2 (9,4km) and Desa Limbung (14,8 km). And western region: Pal 9 (6,1 km) and Jl. Raya Sungai Kakap (10,2 km).   Keyword- Television, transmitter, KompasTV Pontianak, Antenna, Quality of Vision and Sound.
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK DENGAN AUDIT ENERGI SHALAHUDDIN MIQRAD
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 1: Januari 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i1.44264

Abstract

Energi listrik sangat penting dalam gedung Rumah Sakit.Hal ini sangat menunjang dalam oprasional di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak.Konsumsi energi pada sistem kelistrikan Rumah Sakit membutuhkan energi listrik yang sangat besar.Pembayaran listriknya mencapai 100 juta rupiah.Maka dari itu di butuhkan perhatian khusus dalam penyediaan energi listriknya. Dari penelitian yang diketahui berdasarkan audit energi awal besarnya nilai intensitas konsumsi energi listrik Rumah Sakit Untan yang di peroleh yakni sebesar 229,15 kwh / m2 pertahun masih dalam kriteria efisien karena masih dibawah standar IKE yang di tetapkan sebesar 380 kwh / m2pertahun. Peluang hemat energi yang dapat di lakukan di Rumah Sakit Untan adalah dengan melakukan pengantian lampu TL ke lampu LED serta penggantian refrigerant R134a menjadi musicool M-22. Penghematan konsumsi energi listrik setelah perbaikan pencahayaan dengan  penggantian lampu LED sebesar 50%, sedangan untuk pengkondisian udara dengan penggatian freon musicool sebesar 15%. Prediksi biaya investasi penggantian lampu LED yaitu Rp 108.225.000 ,dengan lama waktu pengembalian 1 tahun 7 bulan, dan investasi pergantian musicool yaitu Rp 26.750.000 dengan lama waktu pengembalian 4 bulan.
PERHITUNGAN INDEKS KEANDALAN PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV DI PT PLN (PERSERO) ULP RASAU JAYA Tiya Nurul Lestari; M. Iqbal Arsyad; Fitriah -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62009

Abstract

Tenaga listrik merupakan komponen penting dalam kehidupan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan serta dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat. Faktor keandalan juga perlu menjadi perhatian dalam mengoperasikan sistem jaringan distribusi. Indeks-indeks keandalan yang sering digunakan dalam suatu sistem distribusi adalah SAIFI (System Average Interruption Frequency Index), SAIDI (System Average Interruption Duration Index), CAIDI (Costumer Average Interruption Duration Index), CAIFI (Costumer Average Interruption Frequency Index), dan MAIFI (Momentary Average Interruption Frequency Index). Tujuan penelitian ini untuk menentukan indeks dan perbandingan nilai keandalan dengan menggunakan metode FMEA dan RIA SPLN 68-2 : 1986 dan IEEE std 1366 – 2003. Dalam penelitian ini data diambil dari tahun 2018 sampai 2021 di PT PLN (Persero) ULP Rasau Jaya menggunakan 2 metode yaitu metode RIA untuk menghitung laju kegagalan, lama gangguan, MTTR, MTTF, MTBF dan indeks keandalan. Metode FMEA untuk menghitung MTTR, MTTF, laju kegagalan, laju perbaikan dan indeks keandalan. Hasil akhir penelitian ini menunjukan bahwa nilai indeks keandalan yang memenuhi standar terdapat pada tahun 2018 sebesar 0,3003 kali/tahun, tahun 2020 sebesar 0,1437 kali/tahun, tahun 2021 sebesar 0,016 kali/tahun dan yang tidak memenuhi standar terdapat pada tahun 2019 sebesar 11,6915 kali/tahun untuk metode FMEA dan untuk metode RIA tidak ada yang memenuhi standar atau hasil dari perhitungan melebihi standar yang digunakan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode FMEA merupakan metode yang memenuhi standar dan metode RIA merupakan metode yang tidak memenuhi standar.
PERBANDINGAN KINERJA SEL SURYA JENIS THIN-FILM DAN POLYCRYSTALLINE (Studi Kasus: Pontianak) Yudi Kristian Tiun .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 7, No 2: Juli 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v7i2.33833

Abstract

Berbagai kajian dan penelitian dilakukan untuk mengolah energi matahari salah satunya adalah dengan teknologi solar sel yaitu suatu alat yang menkonversikan energi matahari menjadi energi listrik. Indonesia Khususnya kota Pontianak adalah daerah yang sangat menjanjikan dalam pengaplikasikan solar sel hal ini dikarena dilalui garis khatulistiwa. Sekarang ini Para peneliti berusaha mencari cara untuk meningkatkan efisiensi penggunaan solar sel. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja kedua jenis panel surya mana yang lebih efisien terhadap Pengaruh variasi suhu, kelembapan udara dan intensitas radiasi matahari. Cara pengukuran yang dilakukan adalah pengambilan data terkait variasi radiasi matahari yang sedang terjadi pada kondisi intensitas cahaya yang sama,   suhu   dan kelembaban   sama.   Penelitian   ini menggunakan resistor 4,7 ohm sebagai beban dan 2 buah panel sel surya dengan kapasitas daya yang sama yaitu 1 Wp dengan jenis yang berbeda yaitu jenis Polycrystalline dan Thin-Film. Dengan peralatan yang digunakan untuk pengukuran ini antara lain: Pyranometer atau Solar Meter, digunakan untuk mengukur intensitas radiasi matahari. Hygrometer digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban. Multimeter digunakan untuk mengukur arus dan tegangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi Panel Surya Jenis thin film  terjadi pada irradiance 618 Watt/m2 Pukul 15:00 dengan efisiensi sebesar 5,781% sedangkan  efisiensi tertinggi pada panel surya Polycrystalline Justru terjadi pada irradiance 1129 Watt/m2 Pukul 14:00  adalah 5,62%. Jadi, pada efisiensi tertinggi panel surya Thin Film Lebih unggul 0,161% dari Polycrystalline. Pada intensitas radiasi matahari 1129 W/m2 ke 1136 W/m2 daya yang dihasilkan kedua panel surya turun walaupun intensias radiasi mataharinya naik hal ini dikarenakan adanya kenaikan suhu. Pada Thin-Film terjadinya penurunan daya 0,0165 Watt akibat kenaikan suhu sebesar 0,3ºC, sedangkan pada Panel surya jenis polycrystalline terjadinya penurunan daya 0,094 Watt akibat kenaikan suhu sebesar 0,3ºC.
Penerapan Aplikasi Blynk Pada Simulator Photovoltaic - Imamsyah; Syaifurrahman -; Ayong Hiendro
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.50383

Abstract

Simulator photovoltaic adalah suatu perangkat yang dapat mensimulasikan suatu kondisi perubahan iradiasi yang dapat diatur untuk mengetahui nilai karkteristik photovoltaic. Pada saat ini penelitian  untuk pengujian photovoltaic susah dilakukan, karena keterbatasan alat simulator ataupun kondisi perubahan lingkungan yang tidak dapat dikendalikan pada saat proses pengujian photovoltaic. Dengan memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang, simulator photovoltaic juga dapat dikembangkan dengan menggunakan konsep Internet of Things (IoT), sehingga proses pengujian dan monitoring tidak hanya dilakukan secara manual, tetapi juga dapat dilakukan secara mobile menggunakan smartphone dengan memanfaatkan mikrokontroler NodeMCU ESP8266. Pengujian menggunakan simulator photovoltaic akan didapat nilai karakteristik hubungan antara intensitas cahaya, suhu, beban dan daya yang dihasilkan. kemudian dari data tersebut akan dikirimkan oleh mikrokontroler ke aplikasi blynk sehingga data hasil pengujian mudah dipantau
PENENTUAN LETAK OPTIMUM ARRESTER PADA GARDU INDUK (GI) 150 kV SIANTAN MENGGUNAKAN METODE OPTIMASI Ringga Nurhaidi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 4, No 2: Juli 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v4i2.16095

Abstract

Substation 150 kV Siantan frequent disturbances from lightning strikes. Where based on the results of the analysis in 2015, the number of lightning strikes in the transmission network is approximately 30 times strike. Therefore, we need a protection device to protect this transmission network. The main protection against lightning strikes on the network transmission is lightning arresters. Where, to selecting a reliable arrester for use, note the value of the identifier / rating of the arrester is appropriate for use on a 150 kV substation Siantan. From this research, the results of the analysis and calculation of the value for the distance Optimum arrester on the transformator (S) at 150 kV substations Siantan using lagrange method is 34,784 meter, while the identifier / rating of the arrester to be used are as follows: identifier arester voltage (UC) = 134.64 kV, the working voltage arrester (Ea) = 414.333 kV, operating current arrester (He) = 5.504 kA, Keywords: lightning arrester (LA), lagrange method, the parent Siantan 150 kV Substation
STUDI EVALUASI DISTRIBUSI TEGANGAN PADA ISOLATOR RANTAI Giovanni Giorgetta; Danial -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 1: Januari 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i1.46355

Abstract

Untuk Memenuhi Tingkat Keandalan Yang Memadai Dalam Hubungan Dengan Kebutuhan Energi Listrik Di Siantan-Tayan, Yang Harus Meningkat Dari Waktu Ke Waktu, Dilakukan Penyaluran Daya Listrik Dalam Jumlah Yang Besar Pada Kelistrikan Siantan-Tayan Melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menghitung Distribusi Tegangan Pada Isolator String Dan Efek Ketidak Seragaman Isolator Pada Jaringan Transmisi 150 KV Siantan-Tayan, Menggunakan Metode Pendekatan Diffrensial, Pengaruh Kapasitansi Masing-Masing Isolator (C), Pengaruh Kapasitansi Antara Sambungan Isolator Dengan Menara Atau Ground (Ce) Dan Pengaruh Kapasitansi Antara Sambungan Isolator Dengan Konduktor Tegangan Tinggi Ch.
PENGARUH WAKTU DAN BESAR INJEKSI ARUS AC DAN DC TERHADAP KADAR AIR TANAH Maria Stephani Justitia; Danial -; Danang Gunarto
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.63076

Abstract

Indonesia memiliki jenis tanah lunak yang tidak stabil untuk dibangun suatu infrastruktur di atasnya, maka dari itu diperlukan perbaikan struktur geoteknis tanah guna memadatkan dan menstabilkan tanah. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan metode elektrokinetik, metode ini sangat mudah untuk diaplikasikan pada tanah. Metode elektrokinetik hanya membutuhkan elektroda, kabel, penjepit dan sumber listrik. Dalam tugas akhir ini akan dilakukan percobaan dengan menggunakan arus AC dan DC dengan variasi 3 besar arus yaitu 0,1 A, 0,15 A dan 0,2 A. Peneliti akan menganalisa pengaruh besar arus, pengaruh lama waktu pemberian arus dan pengaruh jenis arus. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan semakin besar arus yang digunakan maka semakin cepat lama waktu pengeringan kadar air dan jumlah kehilangan kadar air tanah juga semakin besar, arus AC terbukti lebih efektif daripada arus DC dikarenakan nilai pengurangan kadar air AC lebih besar, perbedaan pada bentuk akhir tanah memperlihatkan penggunaan arus AC tanah kering merata dan tanah memadat sedangkan arus DC tanah masih becek dan pengeringan tidak merata.
Rancang Bangun Robot Terbang Quadcopter Berbasis Mikrokontroler ATMega16 ., Sirajuddin
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 1, No 1: Januari 2013
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v1i1.1322

Abstract

Abstrak.--Robot terbang quadcopter dirancang dengan menggunakan mikrokontroler ATMega16. Robot. terbang  quadcopter dikendalikan dengan remote control (RC) dan dilengkapi dengan sensor gyroscop yang berfungsi untuk menstabilkan posisi robot. Robot terbang quadcopter terdiri dari motor brushless, electronic speed control (ESC), mikrokontroler ATMega 16, sensor gyroscop, propeller, remote control dan penerima remote control. Dalam pemrograman menggunakan bahasa basic dengan compiler menggunakan BASCOM-AVR Robot quadcopter menggunakan sumber tegangan baterai LIPO 2200Ah dengan tegangan 11,1 volt untuk mensuplai tegangan. Dari hasil pengujian bahwa quadcopter memiliki beban maksimum 5,6 kg dan jarak jangkauan RC adalah 60 meter tanpa menghalang dan 30 meter dengan penghalang. Dalam pengujian robot dapat terbang dengan ketinggian 5 sampai 6 meter dari permukaan tanah. Robot dilengkapi dengan sistem pemantau, sehingga robot terbang quadcopter sangat cocok digunakan untuk memantau tempat-tempat yang tinggi. Kata kunci: Mikrokontroler, RC, BASCOM-AVR dan Sensor gyroscop