cover
Contact Name
Humiras Betty Marlina Sihombing
Contact Email
lembagappmuda@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. TD Pardede No.21, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
ISSN : 23022523     EISSN : 27210073     DOI : 10.46930
Core Subject : Engineering,
The Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung as one of the publication media of academicians, researchers, and practitioners is expected to be able to become a media for the dissemination of information development in Civil Engineering disciplines to the wider community, so that it can trigger new research ideas. Besides, the Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung is also a means for students to carry out one of the obligations of the Tri Darma Perguruan Tinggi. To further enhance the results of research publications, the Civil Engineering Scientific Journal Editorial Board of the University of Darma Agung invited academicians, researchers, and practitioners to be able to publish their research through the Scientific Journal of the Civil Engineering University of Darma Agung.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS" : 20 Documents clear
PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN SEMEN PADANG DAN SEMEN ANDALAS Fitrah, Hariska Iwan; Aly, Sakdan; Ginting, Rahelina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3593

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang paling sering di pakai dan diminati karena merupakan bahan dasar yang mudah dibentuk dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan konstruksi lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan mengadakan percobaan menggunakan mix desain dengan dua kategori semen dalam pembuatan betonnya (Semen andalas dan Semen padang). Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 3,7,14 dan 28 hari dengan benda uji berbentuk silinder.Dari hasil pengujian kuat tekan beton yang dilakukan didapat hasil bahwa Mix Design dengan menggunakan Semen padang dan Semen andalas tidak mengalami perbedaan yang signifikan malah cendrung kelihatan bahwa hasil pengujian kuat tekan beton dengan menggunakan Semen padang dan Semen andalas sama ditinjau dari umur pengujian beton yakni 3 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari.Hasil kuat tekan beton dengan penggunaan Semen padang pada umur 28 hari untuk campuran beton diperoleh 37,084 MPa.Hasil kuat tekan beton dengan penggunaan Semen andalas pada umur 28 hari untuk campuran beton diperoleh 37,5085 MPa. Perbedaan hasil kuat tekan pada umur 28 hari dengan menggunakan Semen padang dan Semen andalas hanya berkisar 0,5 %
EVALUASI PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA PROYEK JALAN TOL MEDAN – KUALANAMU – TEBING TINGGI SEKSI 4B : ADOLINA – PERBAUNGAN (STA. 54+200 – STA. 60+425) Sibarani, Nikita; Tambunan, Jepri; Debataraja, Semangat; Ginting, Rahelina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3606

Abstract

Jalan adalah bagian dari infrastruktur transportasi darat yang perannya begitu penting dalam perkembangan suatu tempat atau wilayah. Pembangunan jalan tol adalah satu dari berbagai bentuk pembangunan nasional yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai pengguna jalan. Pembangunan jalan tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi saat ini nyaris selesai pembangunannya. Pembangunan jalan tol ini nantinya diharapkan dikerjakan dengan maksimal, baik dalam struktur perkerasan, daya dukung tanah, sehingga dapat terselesaikan tepat waktu agar tercapainya kelancaran transportasi dari maupun menuju Kota Tebing Tinggi. Pembangunan jalan tol ini menggunakan perkerasan kaku. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mempelajari dan memahami bagaimana langkah, syarat dan parameter yang digunakan dalam perhitungan tebal lapis perkerasan kaku bersama perhitungan perencanaan jalan beton semen dengan metode SNI Pd T ( Paduan Terpadu )–14–2003. Metode tersebut diawali dengan pengumpulan data-data lalu lintas, data tanah, selanjutnya dilakukan perhitungan tebal pekerasan dengan menggunakan metode perencanaan jalan beton semen dengan SNI Pd T (Paduan Terpadu) – 14 –2003. Dari hasil analisa perhitungan penulis dengan menggunakan metode perhitungan Perkerasan Beton Semen SNI Pd-T-14-2003, dihasilkan tebal perkerasan kaku adalah 24 cm, sedangkan hasil analisa perhitugan konsultan yang diperoleh penulis tebal perkerasan kaku sebesar 27 cm. Analisa perhitungan ini juga menghasilkan nilai jumlah total akibat kerusakan fatik sebesar 0 % < 100% dan nilai jumlah total akibat kerusakan erosi 21.17%< 100%, itu artinya analisa perhitungan tebal 24 cm aman digunakan.
PENGARUH PENGGUNAAAN KARANG LAUT SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON Purba, Andrian Ripaldi; Manalu, Leonardo; Ginting, Rahelina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3601

Abstract

Beton merupakan bahan yang sangat penting digunakan dalam bidang konstruksi. Hal ini tidak terlepas dari kekuatannya yang tinggi,kemudahan dalam pengerjaan, dan juga keawetannya. Sebagian besar proyek konstuksi di Indonesia bahkan dunia menggunakan beton. Maka dari itu penulis melakukan penelitian tentang beton, untuk mengetahui kekuatan dari pada beton tersebut. Beberapa penelitian menunjukkan hasil perpaduan antara beton dengan bahan seperti karang laut. Penelitian tersebut menghasilkan yaitu respon yang bervariasi dari campuran karang laut. Menggunakan agregat yang berbeda dan persentase karang laut yang berbeda dari penelitian sebelumnya, penulis berharap besar agar penelitian ini dapat berhasil. Menggunakan agregat kasar yaitu batu pecah dari Binjai, dan juga agregat halus yaitu pasir dari sungai di Binjai. Benda uji yang berbentuk tabung dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. f’c 30 MPa adalah kuat tekan beton yang diharapkan tercapai. Laboratorium beton Teknik Sipil, Universitas Darma Agung Medan sebgai tempat pelaksanaan penelitoian. Dan pengujian yang dilaksanakan di laboratoriun Beton tersebut, akan menghasilkan kuat tekan beton.
EVALUASI STRUKTUR ATAS PADA GEDUNG CENTRA MODA TEXTILE MEDAN Pangeman, Moro; Sianturi, Daniel; Ginting, R.; Saragih, A.
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.2702

Abstract

Gedung bertingkat tinggi merupakan bangunan yang memeerlukan perhitungan yang harus detail. Dari sisi umum bawah bangunan adalah sebuah gedung yang terlihat indah dan klasik, oleh karena itu seorang perencana harus melakukan design kepada sebuat struktur harus lebih teliti lagi, sisi juga diperlukan tingkat perencanaan dan perancangan yang semakin rumit, yang harus dilibatkan berbagi disiplin bidang tertentu, maka dari perhitungan telah diperoleh hasil sebagai berikut : perhitunngan pelat lantai, Mtx = D8 – 150, Mlx = D8 – 150, Mty = D8 – 150, Mly = D8 – 150, perhitungan balok, tumpuan atas = 8D19, tumpuan bawah = 5D19, lapangan atas = 3D19, lapangan bawah = 6D19, sengkang tumpuan = D8 – 100, sengkang lapangan = D8 – 200, perhitungan kolom, tulangan longitudinal = 28D19, sengkang tumpuan = D10 – 100, sengkang lapangan = D10 – 150, pengaku arah x = 3D10 – 100, pengaku arah y = 3D10 – 100
ANALISA PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH DI JALAN JAMIN GINTING KM 35 DESA BANDAR BARU KECAMATAN SIBOLANGIT Sihaloho, Rivaldo Anderson; Silaban, Ebeny Markus; Endayanti, Masriani
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3595

Abstract

Sebahagian besar wilayah Indonesia termasuk daerah rawan gempa. Pada tahun 2017, gempa berkekuatan 6,5 SR pernah mengguncang Sibolangit. Berdasarkan BMKG, Sibolangit menunjukkan gempa bumi berdampak guncangan kuat dengan skala intensitas III – IV MMI. Kerusakan struktur tanah sebagai akibat langsung dari beban gempa adalah melemahnya daya dukung tanah di bawah pondasi, runtuhnya dinding pondasi pondasi, runtuhnya pilar jembatan. Sedangkan efek tidak langsung seperti kerusakan bangunan disebabkan oleh getaran yang diteruskan ke struktur tanah. Berdasarkan hal tersebut maka dalam perencanaan konstruksi bangunan perlu adanya perhitungan dengan memasukkan parameter gempa. Salah satu konstruksi yang rentan terhadap percepatan gelombang gempa adalah dinding penahan tanah. Dari perhitungan Faktor Keamanan dengan Metode Bishop pada dinding penahan tanah di Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit, memberikan hasil sebagai berikut : 1).Stabilitas Statis dinding penahan tanah terhadap Guling = 4,173; Geser = 5,612 ; dan Daya Dukung = 3,413; memberikan nilai aman yaitu SF > 1,5. 2). Pada perhitungan Beban Dinamis akibat Beban Gempa, maka : Nilai = 1,674 > 1,5 ; Nilai = 0,761 < 1,5 ; Nilai = 2,199 > 1,5. 3). Untuk SF geser niai < 1,5 (tidak aman). Nilai SF menjadi lebih kecil setelah konstruksi memikul beban gempa.
ANALISA STABILITAS LERENG DI JALAN JAMIN GINTING DESA LAU KABAN KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG Waruwu, David Matius; Tambunan, Andre Billyan; Endayanti, Masriani
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3594

Abstract

Tanah Longsor merupakan bencana alam yang biasanya terjadi di daerah pegunungan. Pada musim hujan, lereng rentan terhadap longsor, yang berakibat kehilangan harta benda maupun korban jiwa serta kerusakan sarana dan prasarana. Peristiwa longsor di Jalan Jamin Ginting Desa Lau Kaban jalur lintas kota Medan menuju Kecamatan Sibolangit yang terjadi pada 24 Oktober 2021 telah berdampak buruk, hal ini menjadi latar belakang pemilihan judul penelitian ini. Perhitungan Faktor Keamanan untuk stabilitas lereng merupakan analisis yang dilakukan untuk memperhitungkan keamanan dari lereng. Dalam penentuan kriteria faktor keamanan perlu dipertimbangkan resiko yang terjadi, kondisi pembebanan dan parameter yang digunakan dalam melakukan analisis stabilitas lereng. Resiko yang dihadapi dibagi menjadi tiga kategori: tinggi, menengah dan rendah. Hasil pengujian indeks properties tanah didapat hasil sebagai berikut: LL=37,06 %, PL=22,16 %, IP=14,90 %. Berdasarkan klasifikasi AASHTO sampel tanah termasuk dalam A-2-6 dan berdasarkan klasifikasi USCS tanah sampel termasuk golongan ML (Lanau berlempung). Kadar air W=41,39 %. Berat jenis Gs=2,623. Dari Uji Direct Shear diperoleh Ø=28o 16' 45,57", C=0.089 kg/cm2. FK=0,936<1,2 lereng labil, lereng dalam kerentanan tinggi, gerakan tanah sering terjadi. Sehingga perlu dilakukan penanganan stabilitas lereng.
ANALISA DESAIN JARINGAN IRIGASI D.I. SERDANGKABUPATEN DELI SERDANG Sinurat, Basa Maria Chaterine; Sitepu, Jefri Herdianta; Ginting, Rahelina; Gultom, Adventus
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.2690

Abstract

Irigasi merupakan suatu usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa, dan irigasi tambak. Pelaksanaan pekerjaan penyelidikan geoteknik Daerah Irigasi Serdang dilakukan di sekitar aliran Sungai Serdang dengan cabang-cabang Sungai Belumai dan Sungai Batu Gingging serta anak cabangnya Sungai Putih dan Sungai Merah secara geografis sungai Serdang teretak pada 20 57” LU dan 30 16” LS dan 980 33” - 990 27” BT. Daerah Irigasi Serdang diperuntukkan areal persawahan yang membutuhkan banyak air untuk produksi padi. Sehingga harus di desain jaringan irigasi untuk dapat menyalurkan debit air dari saluran primer, saluran sekunder sampai ke saluran tertier.
ANALISA PERENCANAAN (PERKERASAN LENTUR) PADA STA 2+000 S/D 4+000 PADA PEMBANGUNAN JALAN AKSES TSTH II DOLOK SANGGUL (STUDI KASUS) Debataraja, Semangat Marudut Tua; Ginting, Rahelina; Tambunan, Arie Paska; Waruwu, Brama Damai Putra
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3607

Abstract

ABSTRAK Taman Sains Teknologi Herbal dapat diakses dari berbagai kendaraan melalui Jalan Akses TSTH, jalan lintas provinsi. Kapasitas jalan tidak dapat melebihi batas Derajat Kejenuhan (DS) = 0,75 karena akan digunakan untuk mengakses peningkatan permintaan makanan dan bahan obat tradisional Indonesia. Oleh karena itu, untuk menentukan kenaikan kelas jalan yang ditetapkan pemerintah, perlu dilakukan pelebaran dan pelapisan jalan untuk meningkatkan kapasitasnya. Metode Metode Analisis Komponen Konstruksi Bangunan Indonesia dan Metode AASHTO'86 digunakan dalam Perencanaan Pembangunan Jalan Akses TSTH untuk menghitung tebal perkerasan yang dibutuhkan. Apabila hasil perhitungan dibandingkan, maka diperoleh hasil sebagai berikut: DDT = 2.1;ITP = 9.5;10 cm pada Laston MS 744 ; 25 cm untuk lapisan pondasi atas; 25 cm pondasi bawah; menggunakan Pendekatan Jalan Raya yaitu 450.000 Psi = EAC; SN = 4 ; D1 = 10 cm; D2 = 25 cm; D3 = 28 cm. Diperoleh tebal ke dua pendekatan adalah sama.
ANALISA HIDROLOGI KAPASITAS BENDUNG WAMPU KECAMATAN KUTA BULUH KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA Faddillah, M.; Yasmadi, Yasmadi; Endayanti, M.; Ginting, Rahelina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.2704

Abstract

Tujuan dibangunnya Bendungan Wampu di Provinsi Sumatera Utara adalah agar tiga Daerah Irigasi (DI)—Secanggang, Hinai, dan Wampu—berfungsi lebih baik. Daerah irigasi tersebut meliputi empat kecamatan, Stabat, Hinai, Secanggang, dan Wampu dan luasnya 10.991 ha. Untuk mengetahui karakteristik hidrologis daerah pengaliran, khususnya di lokasi Bendungan Wampu di Kabupaten Karo, diperlukan analisis hidrologi. Dalam perencanaan suatu bangunan air, besarnya debit banjir yang diantisipasi ditentukan melalui analisis hidrologi. Data curah hujan yang dihitung menggunakan Metode Normal, Metode Log Person III, dan Metode Gumbel adalah data yang digunakan untuk menentukan debit banjir yang direncanakan. jumlah curah hujan yang mempengaruhi DAS dan melengkapi data klimatologi untuk keperluan perencanaan Bendungan Wampu dan perhitungan analisis hidrologi. Semakin lama periode data, semakin akurat analisis hidrologi yang diperoleh. Menganalisis kapasitas hidrologi bendungan Wampu dapat membantu petani menghasilkan lebih banyak makanan dan menghasilkan lebih banyak uang untuk penduduk setempat.
ANALISA PEMBANGUNAN TANGKI 5000 MT DI PROJEK SEA WATER RESISTANT DI PT. KAWASAN INDUSTRI DUMAI (PT. KID) RIAU Saragih, Andreas M
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3489

Abstract

Membangun sebuah tangki 5000 MT sebagai penyimpanan air laut yang nantinya difilterisasi menjadi air yang layak diminum (digunakan ), tetapi saya focus pada pembangunan tangkinya, saya sangat menarik dalam design keutuhannya, design struktur pembuatan tangki dan perhitungan estimasi materialnya. Dari design dan perencanaan kemudian realita pembangunan dari pemancangan pile, membangun pondasi (Konstruksi Beton), dan pekerjaan tangki (Konstruksi baja). Pekerjaan Konstruksi Beton dari pemancangan pile, urugan pasir 100 mm, lantai kerja 50 mm, pembesian, dan pemasangan bekisting, dan pengecoran pondasi tangki.Pekerjaan Konstruksi baja dari penyiapan material, mobilisasi material, pabrikasi material(roll, sandblasting, tagweld), dan install plat menjadi tangki. Setelah Pekerjaan Konstruksi Beton dan Konstruksi Baja ini selesai, masuklah kepada pengecekan tangki dengan X- Ray dan Hydrotest sebagai akhir pekerjaan dengan pembuktian tidak ada kebocoran.

Page 2 of 2 | Total Record : 20