cover
Contact Name
Bagus Muhammad Ihsan
Contact Email
ihsanfillah24@gmail.com
Phone
+6285659274496
Journal Mail Official
ihsanfillah24@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lapan, Siantan Hulu, Kec. Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78242-Kalimantan Barat-Kampus A Poltekkes Kemenkes Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa
ISSN : 25979523     EISSN : 25979531     DOI : https://doi.org/10.30602/jlk
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of Medical Laboratory. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa particularly focuses on the main problems in the development of the Medical Laboratory health areas as follows: Toxicology Immunoserology Bacteriology Clinical Chemistry Parasitologi Micology And other related disciplines.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2020): November 2020" : 6 Documents clear
Hubungan Lamanya Paparan Polutan Pada Gas Buangan Kendaraan Bermotor Terhadap Aktivitas Enzim Alanine Aminotransferase (Kajian Literatur) Tumpuk, Sri; Djohan, Herlinda; Sartika, Ika
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2020): November 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i1.937

Abstract

Polusi udara merupakan salah satu masalah kesehatan yang penting. Polusi udara dan gas buangan kendaraan bermotor mengandung timbal (Pb), parlicutale mailer (PM), nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SO2). dan karbon monoksida (CO). Emisi dan gas huangan ini dapat masuk dalam tubuh dan akan diakumulasikan pada janingan yang kaya lemak seperti hati. Bila terpapar dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan hati yang ditandai dengan meningkatnya cnzim Alanine Aminorran.sferase (ALT). Tujuan kajian ini adalah mengkaji hubungan lamanya paparan polutan pada gas buangan kendaraan bet-motor terhadap aktivitas enzim Alanine Aminolransferase. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Sumber basis data yang digunakan seperti Google Scholar, Google.co.id. Pubmed, freefullpdf, dan Google Book. Berdasarkan hasil kajian didapatkan dan 16 jurnal, 15 jurnal menyatakan ada hubungan paparan polutan seperti timbal, karbon monoksida. partikulat matter, SO2 dan NO2 terhadap aktivitas enzim Alunine Aminoiransferase (ALT). Paparan gas buangan kendaraan bermotor menyebabkan terjadinya pcningkatan enzim ALT karena polutan yang dihasilkan masuk ke dalam tubuh dan mengikat lipid dan membran hepatosit hati membentuk peroksida lipid dan menginduksi stress oksidatif. Stress oksidatifakan menyerang membran plasma hati yang menycbabkan terjadinya peningkatan aktivitas enzim ALT. Kesimpulan dan hash kajian literatur didapat ada hubungan lamanya paparan polutan pada gas buangan kendaraan bermotor seperti timbal, karbon monoksida, partikulat matter, SO2 dan NO2 terhadap peningkatan enzim Alanine Amino iransferase.        
Potensi Pare (Momordica Charantia Linn) Sebagai Antidiabetes nirnadia, nirnadia; Kamilla, Laila; Djohan, Herlinda
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2020): November 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i1.942

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit menahun degeneratif yang ditandai dengan adanya kenaikan kadar gula di dalam darah yang disebabkan oleh kerusakan kelenjar pankreas sebagai penghasil hormon insulin. Pengobatan tradisional untuk terapi diabetes mellitus dianggap lebih aman dan dapat meminimalkan efek samping terhadap tubuh. Pare (Momordica charantia) merupakan tanaman terna semusim yang memiliki aroma bau khas dan rasa yang pahit mengandung senyawa kimia berupa flavonoid, saponin, steroid, tritepenoid, alkaloid, vicine, polipeptida, momordin, charantin dan polipeptida yang dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah.Tujuan kajian literatur ini adalah mengkaji potensi pare dan mekanismenya sebagai antidiabetes. Pare memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar glukosa darah dengan cara memiliki fungsi sebagai antioksidan untuk menurunkan resistensi insulin, meningkatkan sensitivitas insulin, asupan glukosa jaringan, sintesis glikogen otot hati, oksidasi glukosa, menurunkan glukoneogenesis hati, dan menekan absorbsi glukosa pada usus. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Sumber basis data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang diperoleh dengan melakukan penelusuran sumber pustaka melalui database Google scholar, PubMed, freefullpdf dan Google Book.Berdasarkan hasil kajian literatur didapatkan 16 jurnal, 14 jurnal dengan subjek penelitian terhadap hewan coba dan 2 jurnal secara in-vitro yaitu 1 jurnal terhadap flavonoid dari ekstrak daun pare metode nellson somogyi dan 1 jurnal terhadap isolasi polipeptida k dan minyak dari ekstrak biji pare. Dari 16 jurnal tersebut, 1 jurnal menyatakan bahwa ekstrak etanol pare 2% terhadap hewan coba tikus pada dosis 50 mg/kgBB sudah mampu menurunkan kadar glukosa darah. Kesimpulan dari hasil kajian literatur didapatkan adanya potensi pare (Momordica charantia) sebagai antidiabetes.
Analysis Of The Effect Of Addition Of Noni Fruit (Morinda citrifolia L.) In Used Fried Oil To Iodium Number Sugito, Sugito; Firmansyah, Andi; Triana, Linda
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2020): November 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i1.938

Abstract

Cooking oil is a food that is often used by the functioning community as a conductor of heat, a savory flavor enhancer and an increase in the calorie value of food. Some people use cooking oil with multiple uses as a medium for frying, the use of repeated cooking oil causes cooking oil to be used and if consumed it will be dangerous for health. Noni fruit (Morinda citrifolia L) is one of the fruits used as refining cooking oil its function as an adsorbent and chelating where its compounds have the ability to prevent damage and stabilize free radicals. The purpose of this study was to determine the effect of adding noni fruit to used cooking oil to iodine numbers. This research method is quasi-experimental. The sampling technique is purposive sampling. The sample used is cooking oil which is used to fry tilapia fish 4 times. This research was carried out by adsorption process that is by adding samples with noni fruit concentration concentration of 15%, 20%, 25% and 30% at a speed of 100 rpm for 60 minutes at a temperature of 90° C. Determination of iodine numbers is done by iodometric titration how the wijs work. Based on the results of the research that has been done, it can be seen that the magnitude of the values maintained by iod numbers with concentrations of 15%, 20%, 25% and 30% respectively are 48.10 Gram lod / 100 Gr. 49.43 Gram lod / 100 Gr. 50.71 Gram lod / 100 Gr and 51.47 Gram lod / 100 Gr. The results of the analysis of thetest were Linear Regression obtained (p= 0,000 <0.05), indicating that H0 is rejected and Ha is accepted, which mean where is the effect of adding noni fruit powder to iodine numbers.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Umbi Talas (Colocasia Esculenta (L) Schott) Metode Dpph (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazil) Purwaningsih, Indah; Yuanti, Julyani; Ratnawati, Gervacia Jenny
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2020): November 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i1.939

Abstract

Talas (Colocasia Esculenta (13 Schott) digunakan sebagai bahan pokok beberapa olahan makanan di Indonesia maupun di dunia. Selain itu Talas juga sering dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan obat-obatan dalam masyarakat Talas mengandung banyak senyawa kimia yang diperoleh dari proses metabolisme sekunder seperti alkaloid, glikosida, saponin, kalsium oksalat, dan senyawa organik lainnya. Metabolisme sekunder yang terdapat di dalam talas berpotensi sebagai antioksidan berdasarkan masing-masing mekanisme dari senyawa tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menghitung nilai IC, ekstrak etanol umbi talas Dengan cara mengukur aktivitas antioksidan metode DPPH Desain penelitian menggunakan eksperimen semu dengan teknik pengambilan sampe menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pelarut etanol sebagai pelarut polar untuk menarik senyawa sesuai dengan sifatnya dan menggunakn metode maserasi. Metode yang digunakan dalam mengukur aktivitas antioksidan adalah metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Sampel yang digunakan pada Penelitian ini yaitu ekstrak etanol umbi talas konsentrasi 500, 750, 1000, 1250 dan 1500 ppm dengan pengulangan sebanyak tiga kali sehingga banyaknya sampel adalah 15 sampel. Hasil skrinning fitokimia didapatkan ekstrak etanol umbi talas mengandung senyawa golongan alkaloid, glikosida, saponin, tanin, triterpenoid, flavonoid dan fenol. Dari hasil penelitian didapatkan nilai ICs ekstrak etanol sebesar 763 ppm. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol umbi talas memiliki aktivitas antioksidan meskipun tergolong rendah karena nilai IC su 200 ppm.
Analisis Ekstrak Metanol Daun Ubi Kayu Dalam Menurunkan Kadar Kolestrol Total Secara In Vivo Suwandi, Edy; Setiawan, Muhammad Reza; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2020): November 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i1.940

Abstract

Kolesterol merupakan zat yang berguna untuk menjalankan fungsi tubuh, tetapi bersifat merugikan (menjadi penyakit) jika kadar kolesterol melebihi normal (Hiperkolesterol) serta dianggap menjadi penyebab berbagai penyakit mematikan seperti jantung koroner, stroke, tekanan darah tinggi, diabetes. Daun ubi kayu juga berkhasiat untuk kesehatan seperti obat stroke, sumber tenaga, metabolisme tubuh, diet, pencernaan serta penurun kolestrol. Senyawa yang berperan dalam penurunan kadar kolesterol adalah flavonoid yang bekerja sebagai inhibitor enzim HydroxyMethylglutaryl sehingga sintesis kolestrol menurun, sedangkan tannin menghambat penyerapan lemak di usus yang bereaksi dengan protein mukosa dan sel epitel usus, dan alkaloid dapat menghambat aktivitas enzim lipase pancreas sehingga meningkatkan sekresi lemak melalui feses. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari berbagai dosis ekstrak metanol daun ubi kayu dalam menurunkan kadar kolesterol total secara in vivo. Desain penelitian ini berbentuk true experiment dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Populasi yang digunakan adalah mencit yang ditingkatkatkan kadar kolesterol (hiperkolesterol) setelah itu dilakukan perlakuan untuk menurunkan kadar kolesterol mencit dengan ekstrak metanol daun ubi kayu dengan dosis 51,3 mg/kgBB, 102,6 mg/kgBB, 205,2 mg/kgBB. Hasil penelitian pengukuran kadar kolesterol mencit setelah perlakuan didapatkan hasil pada dosis 51,3 mg/kgBB didapatkan rata-rata kadar kolesterol total setelah perlakuan sebesar 215,11 mg/dl dengan persentase penurunan kadar kolesterol 92,7% dan p value 0,000< 0,05. Sedangkan pada P2 dengan dosis 102,6 mg/kgBB didapatkan rata-rata kadar kolesterol total setelah perlakuan sebesar 198,33 mg/dl dengan persentase penurunan kadar kolesterol 86,5% dan p value 0,000< 0,05. Sementara P3 dosis 205,2 mg/kgBB didapatkan rata-rata kadar kolesterol total setelah perlakuan sebesar 188,88 mg/dl dengan persentase penurunan kadar kolesterol 61,7% dan p value 0,012 <0,05. Sehingga dikatakan terdapat pengaruh penurunan pemberian ekstrak methanol daun ubi kayu pada dosisi P1, P2 dan P3 terhadap kadar kolesterol mencit yang diberi pakan hiperkolesterol.
Aktivitas Antioksidan Fraksi Metanol Daun Jeringau Merah (Acorus Sp.) Metode DPPH Wahdaniah, Wahdaniah; Erika, Mega; Purwaningsih, Indah
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2020): November 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i1.941

Abstract

Antioksidan merupakan suatu senyawa yang mampu menangkal atau merendam efek negatif dari radikal bebas dengan cara mendonorkan salah satu elektronnya sehingga radikal bebas bersifat lebih stabil dan mencegah terjadinya reaksi berantai. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan adalah jeringau merah. Jeringau merah merupakan salah satu tanaman endemic Kalimantan Barat yang terdapat di berbagai wilayah Sanggau, Ngabang, dan Kapuas Hulu yang telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pedalaman suku Dayang dalam mengobati berbagai penyakit. Tanaman jeringau mengandung beberapa senyawa kimia antara lain flavonoid, fenol, saponin, tanin, dan stroid yang memiliki ptensi sebagai antioksidan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi metanol daun jeringau merah. Proses ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut methanol selama 3 x 24 jam, dimana pelarutnya diganti setiap 24 jam sekali. Ekstraks metanol yang diperoleh selanjutnya di fraksinasi dengan pelarut berdasarkan tingkat kepolaran yaitu etil asetat dan metanol. Kemudian campuran dimasukkanke dalam corong pisah dan digojog kuat. Selanjutnya labu gojog didiamkan hingga terbentuk kedua lapisan yaitu lapisan atas fraksi metanol dan lapisan bawah fraksi etil asetat. Hasil fraksi metanol kemudian ditampung dan diuapkan. Metode yang digunakan untuk mengukur aktivitas antioksidan adalah metode DPPH (2,2-difenil-1- pikrilhidrazil).Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu fraksi metanol daun jeringau merah konsentrasi 150, 125, 100, 75 dan 50 ppm dengan pengulangan sebanyak tiga kali. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi metanol daun jeringau merah memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, fenol, steroid, dan glikosida serta memiliki aktivitas antioksida yang kuat karena memiliki ICâ‚…â‚€ SEBESAR 77 PPM.

Page 1 of 1 | Total Record : 6