cover
Contact Name
Didah Nurhamidah
Contact Email
didah.uinjkt@gmail.com
Phone
+6285710777541
Journal Mail Official
didah.uinjkt@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaGedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Lt. 5Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah JakartaJalan Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Dialektika
ISSN : 25025201     EISSN : 2407506X     DOI : 10.15408/dialektika
Dialektika : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia published two times a year (June and December ) as a medium of distributing scientific research in the field of language, literature , and the Indonesian language and literature education. Dialektika is published in collaboration between the Department of Indonesian Language and Literature Education,  Faculty of Educational Sciences, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta and the Association of Indonesian Language and Literature Lecturer (ADOBSI). Dialektika has been a CrossRef member since 2015 and all of the published writings have a unique number in the DOI and been indexed in DOAJ, Google Scholar, Moraref,  Indonesia One Search- National Library of Indonesia, and Portal Garuda.
Articles 285 Documents
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS TECHNOLOGI ENTERTAINMENT DESIGN (TED) DAN CLOUD COMPUTING Desy Anggraini
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v7i2.13601

Abstract

Abstract: This study aims for (1) Providing new innovations for students about different media, namely using TED media. (2) So that students have skills in learning. (3) Students are able to understand how the process or way of learning with learning media based on Technology Entertainment Design and Cloud Computing. The method in the Indonesian Language Learning Research based on Tecnology Entertainment Design (TED) and Cloud Computing is using Research and Development Research using the Lee and Owens Model which consists of 5 stages, namely analysis, design, development, implementation, implementation ), and evaluation (evaluation). From these research methods so as to produce 2D learning by learning to bring leaders who are experts in certain fields in the application that can be accessed by students using their android mobile phones that are guided directly by the operator (teacher). TED is a digital portal that provides content, both animated and lectured by expert figures in their fields. Cloud Computing or Cloud Computing can be used as a storage media, network and software that can be accessed anywhere while connected to the internet.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memberikan inovasi baru terhadap peserta didik mengenai media yang berbeda yaitu dengan menggunakan media TED. (2) Agar peserta didik memiliki keterampilan di dalam pembelajaran. (3)Peserta didik mampu memahami bagaimana proses atau cara pembelajaran dengan media pembelajaran berbasis Technologi Entertainment Design and Cloud Computing. Metode pada penelitian Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Tecnology Entertainment Design (TED) dan Cloud Computing yaitu menggunakan Penelitian Research and Development menggunakan Model Lee dan Owens yang terdiri dari 5 tahap, yaitu analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Dari metode penelitian tersebut menghasilkan pembelajaran 2D dengan pembelajaran menghadirkan para tokoh yang ahli dalam bidang tertentu di dalam aplikasi yang dapat diakses oleh siswa menggunakan telepon genggam android.  Mereka dipandu langsung oleh operator yaitu guru. TED merupakan portal digital yang menyediakan konten, baik animasi maupun ceramah tokoh-tokoh ahli di bidangnya. Sementara itu, Cloud Computing atau Komputasi Awan digunakan sebagai media penyimpanan, jaringan, dan software yang dapat diakses di mana saja selagi tersambung dengan internet.
PENGEMIS DAN SHALAWAT BADAR; Hubungan antara Pengarang, Media dan Karya Ulil Absar
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v3i2.5302

Abstract

Abstract:This article aims to describe the short story Pengemis dan Shalawat Badar in the perspective of sociology of literature. Moreover, the discussion in this paper tries to show three points: (1) the influence of a literary work to the reader; (2) the social life of the author as the creator of a literary work, and (3) the literary work as a social reality reflected by the author. This article discusses the relationship of Ahmad Tohari with various media in the process of publication of this short story, the position of Ahmad Tohari as part of a social community where he lives and lives his life, and the story itself as a reflection of social reality being discussed by the author. Based on the analysis, it can be concluded that every text has its own context. The context is always in chain with the space and time which always change and contribute to the development and changes in the meaning of a text. No exception to the meaning of the text Pengemis dan  Shalawat Badar which varies according to the space and time of its presence.Abstrak: Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan cerita pendek Pengemis dan Shalawat Badar dalam perspektif sosiologi sastra. Dengan begitu, bahasan dalam tulisan ini berusaha menunjukkan tiga hal: (1) pengaruh sebuah karya sastra terhadap pembaca; (2) kehidupan sosial pengarang sebagai pencipta karya sastra, dan (3) karya sastra sebagai rekaman dari realita sosial yang dipantulkan oleh pengarang. Dalam bahasannya, penulis membahas keterkaitan Ahmad Tohari dengan berbagai media dalam proses publikasi Pengemis dan Shalawat Badar, posisi Ahmad Tohari sebagai bagian dari masyarakat sosial tempat dia hidup dan menghayati kehidupannya, dan cerpen Pengemis dan Shalawat Badar sebagai bayangan dari realita sosial yang dibicarakan oleh Ahmad Tohari. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disipulkan bahwa setiap teks memiliki konteksnya tersendiri. Konteks itu selalu bertemali dengan ruang dan waktu yang selalu berubah dan berkontribusi dalam pembangunan dan perubahan makna sebuah teks. Tidak terkecuali makna dari  teks Pengemis dan Shalawat Badar yang berbeda-beda sesuai dengan ruang dan waktu kehadirannya.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/dialektika.v3i2.5302
PENGARUH FIKSI PENGGEMAR : ALTERNATIVE UNIVERSE (AU) DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA REMAJA INDONESIA (Studi kasus pembaca Alternative Universe pada fandom treasure makers) Eneng Komariyah Maimun Komariyah; Tibia Nalurita Rachmani
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i1.25284

Abstract

Abstrak : Membaca adalah kegiatan memperoleh pengetahuan baru bagi pembaca. Kualitas Pendidikan dan sumber daya manusia di suatu negara akan meningkat jika minat baca masyarakatnya tinggi. Maka dari itu, sudah seharusnya kesadaran akan pentingnya memiliki minat baca perlu ditanamkan sejak dini oleh para orang tua. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui pengaruh Alternative Universe (AU) dalam meningkatkan minat baca individu.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Sumber data berasal dari angket yang disebarkan melalui media social dengan responden yang pernah atau suka membaca AU dan sampel diambil secara random. Tidak dapat dipungkiri lagi, dalam hasil survei minat baca nasional maupun internasional, diketahui bahwa Indonesia masih berada dalam tingkat yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternative Universe memiliki pengaruh dalam meningkatkan minat baca remaja.
Stratifikasi Sosial pada Tokoh-Tokoh Naskah Drama Nyonya-Nyonya Karya Wisran Hadi Solahudin, Satiri; Zahrani, Nadilah
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v9i2.25110

Abstract

In every society, it is not strange for us to find the existence of different levels of social class or social position. Starting from the existence of class differences in society, an idea emerged, namely social stratification. Social stratification takes many forms. However, the researcher chose social stratification based on the class level in the society, criteria of honor, economy, and position or status in the society. The researcher proves the forms of social stratification through dialogue contained in the drama script of Nyonya-nyonya. The purpose of this study is to describe the social stratification depicted in Wisran Hadi's drama Nyonya-Nyonya. The research method used in this study is qualitative descriptive method with a notetaking technique. The results of the analysis prove that every character in the drama script of Nyonya-Nyonya contains forms of social stratification which are depicted through dialogue. The data in this study are 11 data, including the form of social stratification for upper class, middle class, upper class with honor criteria, as well as aspects of ascribed status and achieved status.
KETERAMPILAN MEMBACA KRITIS PADA MAHASISWA JURUSAN PERBANKAN SYARIAH SEMESTER IV FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM, UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA Dona Aji Karunia Putra
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v2i1.2199

Abstract

The issue of the lack tradition of reading among students needs attention and solution. Students need to be inspired, motivated, and facilitated so diligent and intense reading. For the progress of the study, reading is the basic skills are constantly required by the student. In the context of a student in college, an important reading skill by a student is critical reading skills. Critical reading skills involve aspects of critical thinking. Students trying to explore what were stated in the reading material and trying to explore the meaning. A critical reading activity not just memorize, but students with critical reading skills is possible does not accept what is presented, even college students understand the concept of what she or he had. Basically, when someone doing critical reading activity, he did it with thoughtful, attentive, insightful, analytical, evaluative, and instead want to find mistakes the author. Based on the facts and phenomena, critical reading skills so necessary for a college student. This study aims to describe the level of critical reading skills in college students majoring in Islamic Banking IV semester academic year 2012/2013. The research was conducted using a quantitative approach. This research uses the descriptive method. The population in this research is the whole Islamic Banking Majors semester IV amounted to 125. This research sample taken using proportional random sampling. Based on the model of random sample research, determined that Islamic Banking Majors semester IV class B and D of 59 people. The results showed that in general a student majoring in Islamic Banking Semester IV is quite skilled in the critical reading of a text. It is reflected in the statistical data indicating that the average value of the total of the skills of critical reading of a text on Islamic Banking majors semester IV is at number 77,35 and is skilled enough to qualify. Specifically, the percentage of the skill level of every aspect of critical reading on Islamic Banking Majors Semester IV can be outlined as follows, (1) aspects of skills to determine the facts in the text represents 22.5% of the total critical reading skills, (2) aspects of skills to determine the opinion in the text represents 22.2% of the total critical reading skills, (3) aspects of skills conclude text content representing 20.3% of the total critical reading skills, (4) aspects of skills analyze the use of the language within the text represent 15.7% of the total critical reading skills, (5) aspects of skills opined against text content represent 19,3% of the total critical reading skills.
UNSUR BUDAYA DALAM KUMPULAN CERPEN MARTABAT KEMATIAN KARYA MUNA MASYARI SEBAGAI MATERI AJAR BIPA Novita Herdiawati; Siti Isnaniah
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v7i2.12568

Abstract

Abstract: This study aims to explain and describe the cultural elements contained in the collection of short stories of the Martabat Kematian’s by Muna Masyari as Indonesian language teaching material for Foreign Speakers (BIPA) at C1 and C2 levels. The subject of this study were 12 short stories contained in the collection of short stories of the Martabat Kematian’s by Muna Masyari. This study uses a qualitative descriptive approach to describe phenomena systematically, namely cultural elements as BIPA teaching material. Techniques for collecting data using read-notes, literature, and data cards. This study shows that the collection of short stories of the Martabat Kematian’s by Muna Masyari contains cultural elements in the form of language, knowledge systems, livelihood systems, religious systems and the arts. The whole element of culture can be used as both teaching material and as an introduction to culture, especially Madura’s culture as a support for BIPA learners' language skills.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan unsur-unsur budaya yang terdapat dalam Kumpulan cerpen Martabat Kematian karya Muna Masyari sebagai materi ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat C1 dan C2. Subjek penelitian ini adalah 12 cerpen yang terdapat dalam kumpulan cerpen Martabat Kematian karya Muna Masyari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan fenomena secara sistematis yaitu unsur kebudayaan sebagai materi ajar BIPA. Teknik pengumpulan data menggunakan baca-catat, kepustakaan, dan kartu data. Penelitian ini menunjukkan bahwa kumpulan cerpen Martabat Kematian karya Muna Masyari mengandung unsur-unsur kebudayaan berupa bahasa, sistem pengetahuan, sistem mata pencaharian, sistem religi dan kesenian. Keseluruhan unsur kebudayaan dapat dijadikan baik sebagai materi ajar maupun sebagai pengenalan budaya terutama budaya Madura sebagai penunjang keterampilan berbahasa pemelajar BIPA. 
PEREMPUAN PUNYA CERITA: Oka Rusmini Menggugat Sejarah (His/Herstory) dalam Puisi Potret Hendra Kaprisma
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v5i2.8648

Abstract

Abstract: : According to feminists, a long historical and cultural journey has placed women as subordinates of men. Feminists themselves believe that male identity (the self), thought and mind have been formed to fight women or the “others”. This belief has resulted injustice and oppression of women, or more accurately called patriarchal oppression. Resistance to patriarchal domination is reflected in the poem named Potret (Portrait) of Oka Rusmini's work. This poem is divided into seven parts. Each part of the poem symbolizes the process of feminine writing which aimed to creating a history of women (herstory). The patriarchal inequality and dark history were opposed by Oka Rusmini by showing the practice of feminine writing (écriture feminine). The words described in Oka Rusmini's poem is transformed into a weapon for the feminist struggle. The poem is telling of the feminine writing process to create herstory history. Resistance to existing history is due to the history that applies to the construction of society is the story of men (history). Thus, to get a complete picture of the world, we also need a woman's story.Abstrak: Menurut kaum feminis, perjalanan sejarah dan budaya yang panjang telah menempatkan perempuan sebagai bawahan laki-laki. Kaum feminis sendiri percaya bahwa identitas laki-laki (diri), pikiran dan pandangan telah dibentuk untuk memerangi perempuan atau "yang lain". Keyakinan ini telah menghasilkan ketidakadilan dan penindasan terhadap perempuan, atau lebih tepatnya disebut penindasan patriarki. Perlawanan terhadap dominasi patriarki tercermin dalam puisi Potret karya Oka Rusmini. Puisi ini dibagi menjadi tujuh bagian. Setiap bagian dari puisi melambangkan proses penulisan feminin yang bertujuan untuk menciptakan sejarah perempuan (herstory). Ketidaksetaraan patriarki dan sejarah kelam ditentang oleh Oka Rusmini dengan menunjukkan praktik penulisan feminin (écriture feminine). Kata-kata yang diuraikan dalam puisi Oka Rusmini ditransformasikan menjadi senjata untuk perjuangan feminis. Puisi ini menceritakan proses penulisan feminin untuk menciptakan sejarah herstory. Perlawanan terhadap sejarah yang ada disebabkan oleh sejarah yang berlaku pada konstruksi masyarakat adalah kisah para laki-laki (history). Jadi, untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang dunia, kita juga membutuhkan kisah perempuan.  
PENERAPAN STRATEGI CATALISTING DALAM MENULIS PARAGRAF PROSESUAL Helaluddin Helaluddin
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v3i2.5185

Abstract

Abstract:: Writing is one of language competencies that must be mastered by students. The basic type of writing is paragraph. But there are still many students who have not been able to write their ideas into procesual paragraph. This paper shows the research, which is conducted to know significant differences between writing procesual paragragh of students who use catalisting strategy and conventional strategy. This study is a quasy-experimental research using Nonequivalent Control Group Design. The data about writing procesual paragraph is collected with rubric assessment. Based on research and discussion that have been held, the average score of experiment class is 86,5 and the average score of control class is 72,5. It shows that the average score of group using catalisting strategy is higher than the average of group with conventional strategy.Abstrak: Menulis merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Adapun jenis tulisan yang paling dasar adalah menulis paragraf. Namun masih banyak mahasiswa yang belum mampu menuangkan ide dan gagasannya ke dalam bentuk paragraf salah satunya paragraf prosesual. Tulisan ini merupakan penjabaran dari penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara menulis paragraf prosesual yang diajarkan dengan menggunakan strategi catalisting dengan mahasiswa yang diajarkan melalui strategi konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan ancangan Nonequivalent Control Group Design. Data tentang menulis paragraf prosesual diperoleh dengan menggunakan rublik penilaian menulis paragraf. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh skor rata-rata kelas eksperimen adalah 86,5 dan skor rata-rata kelas kontrol adalah 72,5. Hal ini menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok yang diajarkan dengan strategi catalisting lebih tinggi dari skor rata-rata kelompok yang diajarkan dengan strategi konvensional. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/dialektika.v3i2.5185
To’on: Mitos Masyarakat Madura dalam Menghadapi Wabah Atiqotul Fitriyah; Nella Putri Giriani; Muhammad Fadhly Kurniawan
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i1.26480

Abstract

ABSTRAKSejarah mengenai wabah yang dialami oleh masyarakat Madura ditandai dengan adanya kepercayaan mereka terhadap mitos To’on. Dari sekian banyaknya wabah yang merebak dalam sejarah peradaban masyarakat Madura, mereka hanya mengidentifikasi wabah tersebut sebagai wabah To’on. Keyakinan terhadap mitos To’on tersebut membuktikan bahwa masyarakat Madura tetap mempertahankan pewarisan cerita lisan antar generasi. Kepercayaan masyarakat Madura terhadap mitos To’on membuktikan bahwa aspek sosio-kultural lebih dipertimbangkan dibandingankan aspek kesehatan dalam menghadapi wabah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menjabarkan mitos tentang wabah yang diyakini oleh masyarakat Madura. Penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian mengenai mitos yang dilakukan oleh beberapa peneliti terutama dari aspek kesehatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap narasumber terkait serta studi pustaka mengenai wabah. Langkah analisis dalam penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi mitos To’on yang ada pada masyarakat Madura, 2) menganalisis mitos To’on dalam sejarah lisan masyarakat madura mengenai wabah, dan 3) mengungkap makna dan fungsi mitos To’on dalam masyarakat Madura dalam menghadapi wabah. 
SOCIAL PHENOMENON IN POETRY MONEY MESSAGE AND SHAVE BEFORE SLEEP BY JOKO PINURBO Irsyad Zulfahmi
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v1i1.1417

Abstract

The objective of the reserch is to identify the picture of social conditions contained in two poems by Joko Pinurbo, namely the Money Message and Shave Before Sleeping.Based on the  results  of research conducted, it can be concluded; in form, the poem Messages Money consists of four temple and fifteen rows, depicting how someone who tried to improve the conditions  of life by "wander", which then have an impact not only on the material but also on the moral side.Meanwhile, in a poem titled Shave Before Sleeping in shape, consisting of 28 arrays of 2 stanza. The poet uses the metaphor of the body as a natural phenomenon, this is where the poet actually want to describe the rate of development  of  advanced   industrial  however  less  attention  to  the  preservation  of  the natural environment.