cover
Contact Name
Ernita Silviana
Contact Email
jifs@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+6285260295059
Journal Mail Official
jifs@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh Jl. Sukarno-Hatta, Desa Lheu blang, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, 23552
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Farmasi Simplisia
ISSN : 27754510     EISSN : 28091973     DOI : https://doi.org/10.30867/jifs
Core Subject : Health, Science,
Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini meliputi farmasi komunitas, farmasi klinik, obat tradisional, kosmetika, teknologi farmasi,
Articles 102 Documents
Analisa Fitokimia dan Antioksidan Sirup Herbal Ekstrak Batang Serai (Cymbopogon citratus), Teh Hijau (Camelia sinensis) dan Buah Lemon (Citrus limon) Rizki Andalia; nurmalia zakaria
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v6i1.1035

Abstract

Ekstrak etanol batang serai, daun teh hijau dan buah lemon mengandung senyawa flavonoid dan fitokimia lainnya yang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ketiga ekstrak tersebut menjadi sediaan sirup herbal. Karakateristik dari simplisia tanaman dan senyawa fitokimia ditentukan, demikian juga dengan karakateristik dan fitokimia sirup herbal, serta aktivitas antioksidannya. Ketiga simplisia mengandung alkaloid, flavonoid, dan saponin. Simplisia daun teh hijau juga mengandung tanin dan steroid, tetapi tidak terdapat pada batang serai dan buah lemon. Sirup herbal yang mengandung ekstrak batang serai (SH1), ekstrak daun teh hijau (SH2), ekstrak buah lemon (SH3), dan campuran ketiga ekstrak (SH4) mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid/terpenoid. Hanya SH2 dan SH4 yang mengadung tanin sedangkan lainnya tidak. Keempat sirup herbal berbentuk cairan sedikit kental dengan warna cokelat kehitaman, aroma kas tanaman dan memiliki rasa sedikit manis hingga sedikit pahit. pH sirup herbal berkisar 4,5-6,8, dengan bobot jenis 1,25–1,32 gr/ml, dan viskositas berkisar 200-3.600 cP. Keempat sirup herbal memiliki aktivitas antioksidan yang sangat tinggi (IC50 < 50 ppm) menggunakan metode peredaman DPPH dengan spektrofotometri Uv-Vis, dimana nilai IC50 32,38 ppm (SH1), 20,49 ppm (SH2), 19,71 ppm (SH3), dan 12,53 ppm (SH4). Daya antioksidan berbeda signifikan tiap sampelnya (p<0,05). Aktivitas antioksidan sirup herbal campuran ekstrak (SH4) lebih rendah dibandingkan Asam Askorbat (IC50 2,33 ppm) (P<0,05).
Pengaruh Konsentrasi Colloidal Silicon Dioxide Terhadap Kadar Total Flavonoid Dari Ekstrak Kering Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Prabowo, Imam; Regina Alexandra, Tiara; Niza Syarifa, Andiri; Mahdiyyah, Abiyyatun; Farkhani, Aulia
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v6i1.1049

Abstract

Daun kelor dipilih pada penelitian ini karena kandungan flavonoidnya, terutama kuersetin, yang dikenal sebagai antioksidan yang kuat dan memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai tingkat konsentrasi eksipien pengeringan, khususnya colloidal silicon dioxide (CSD), terhadap kandungan flavonoid total ekstrak daun Moringa oleifera L. Metode ekstraksi yang digunakan adalah Heat Assisted Extraction (HAE) dengan etanol 96%. Ekstrak daun kelor kemudian dikeringkan dengan menggunakan CSD dengan berbagai konsentrasi (1:1, 1:2, dan 2:1). Parameter yang diuji meliputi kadar flavonoid total, loss on drying (LOD), kompresibilitas, dan sudut diam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi CSD secara signifikan mempengaruhi karakteristik fisik dan kimia bubuk daun kelor. Perbandingan CSD 2:1 menghasilkan kandungan flavonoid total tertinggi yaitu 421,52 mgQE/g, sedangkan LOD terendah juga ditemukan pada perbandingan 2:1. Penggunaan CSD sebagai eksipien pengeringan meningkatkan stabilitas serbuk, dengan kemampuan alir dan kompresibilitas yang baik, meskipun kadar air tetap relatif tinggi. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam formulasi bubuk daun kelor untuk aplikasi farmasi dan fitokimia yang lebih stabil dan efisien.

Page 11 of 11 | Total Record : 102