cover
Contact Name
Agus Dwi Santoso
Contact Email
journal@poltekpel-sby.ac.id
Phone
+628113636089
Journal Mail Official
journal@poltekpel-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Gunung Anyar Boulevard No.1, Gunung Anyar Surabaya Jawa Timur 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya
ISSN : 25021621     EISSN : 26561611     DOI : https://doi.org/10.54992/7samudra.v7i2.111
Jurnal 7 Samudra ditujukan untuk kalangan akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk menerbitkan artikel ilmiah hasil dari penelitian dan/atau pengabdian masyarakat baik secara empiris maupun teoritis yang terkait bidang pelayaran. Setiap edisi mencakup berbagai topik ilmiah yang merujuk pada bidang dan disiplin seperti: Keselamatan Pelayaran Teknologi Operasi Kapal Teknologi Permesinan Kapal Teknologi Kelistrikan Kapal Teknologi Informasi dan Komunikasi Pelayaran Lingkungan Laut Pengembangan SDM Maritim Logistik Kepelabuhanan Bisnis Pelayaran
Articles 114 Documents
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PEMBELAJARAN TERHADAP KOMPETENSI LULUSAN PADA POLITEKNIK PELAYARAN (POLTEKPEL) SURABAYA
Jurnal 7 Samudra Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v1i1.14

Abstract

Sebagai Perguruan Tinggi vokasi yaitu pendidikan tinggi program diploma yang mernpersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan ilmu pelayaran maksimal setara dengan program Sarjana. Dalam rnenjalankan preses pendidikan tentunya iinstitusi berharap bahwa kualitas lulusan dapat bersaing di dalam maupun diluar negeri dan juga di tun tut senantiasa meningkatkan diri serta kinerja guna meningkatkan mutu lulusan melalui penyelenggaraan pendidikan yang lebih berorientasi pada upaya penciptaan lulusan yang unggul dibidang keahliannya masing masing. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisa kualitas pembelajaran pada Poltekpel Surabaya, untuk mendiskripsikan dan menganalisa faktor faktor apa yang mempengaruhi Kualitas Pembelajaran, untuk mendiskripsikan dan menganalisa kompetensi lulusan pada Poltekpel Surabaya dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kualitas pembelajaran terhadap kompetensi lulusan pada Poltekpel Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptifkuantitatif dan korelasi, yang akan rnenggambarkan secara sistematis kualitas pembelajaran terhadap kompetensi lulusan. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah Dosen, para lulusan dan beberapa perusahaan yang menggunakan lulusan dari Poltekpel Surabaya.Sampel penelitian terdiri 54 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif digunakan pada data basil pengukuran dengan menggunakan angka-angka, sedangkan analisis kualitatif digunakan pada data yang tidak dapat diukur dengan angka-angka, dengan cara mendeskripsikan. Teknik analisis yang digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini terdiri dari Analisis statistik deskriptif dan Analisis statistik inferensial, digunakan untuk menguji hipotesis penelitian yaitu analisis regresi linier dengan menggunakan Software SPSS 17.00. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas pembelajaran dilihat dari aspek Kompotensi Paedagogfik Dosen, Kompotensi Profesional Dosen, Kompotensi Kepribadian Dosen, Kompotensi Sosial Dosen, Penyelenggara diperoleh hasil rata rata 3.68 pada katagori baik sekali dan baik, Faktor faktor yang paling berpengaruh atau paling dominan dalam membentuk kompetensi lulusan adalah Kompetensi Pedagogik dosen sebesar 0,65 dan diikuti oleh kompetensi professional dosen sebesar 0,411, kompetensi sosial dosen sebesar 0,37. Selain dari kompetensi dosen Penilaian diri serta penyelenggara juga memiliki pengaruh yang besar terhadap kompetensi lulusan. Sedangkan untuk kompetensi kepribadian dosen, memiliki pengaruh yang kecil, Kompetensi lulusan Poltekpel Surabaya dilihat dari aspek Kompotensi Individual, Kompotensi Organisasi, Pengetahuan, Sikap, Keterampilan, bemilai rata rata 3.16 dengan skala 3 yang dapat dikatagorikan dengan nilai Baik, dan ada pengaruh yang cukup signifikan antara kualitas pernbelajaran terhadap kompetensi luiusan. Hal ini ditunjukkan dengan pengaruh sebesar 0.488 atau 48.8 persen, dengan signifikan P =0,000 dan keeratan hubungan sebesar 0.233 atau 23.3 persen. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi lulusan disebabkan oleh kualitas pembelajaran.
PENGEMBANGAN APLIKASI SPHERICAL TRIANGLE PADA SIMULATOR GPS BERBASIS VISUAL BASIC 6.0
Jurnal 7 Samudra Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v1i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan n untuk merancang sebuah program simulator GPS berbasis Visual Basic 6.0 yang dapat digunakan secara praktis oleh setiap taruna dalam menentukan arah haluan untuk memperoleh lintasan jauh atau jarak terpendek kerika berlayar. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental, adapun hasil rancangan simulator GPS ini dilakukan perbandingan denganECDIS sehingga didapatkan nilai rata-rata simpangan yaitu 0,2200 pada arah haluan dan 0,441 millaut pada jauh (jarak tempuh). Sedangkan rata-rata error pada penentuan aruh haluan sebesar 0,0040 sedangkan rata-rata error pada penentuan jarak sebesar 0.239 millaut.Sehingga kinerja perhitungan jauh dan haluan dari simulator GPS mendekati kinerja pada ECDIS. Menu Simulator GPS berfokus pada penentuan jarak tempuh (jauh) dan arah haluan kupal menggunakan konsep segitiga bola dapat digunakan sebagai salah satu metode perhirungan jarak tempuh (jauh) dan arah haluan kapal. Dan dapat digunakan unruk menghitung wakru tiba setelah diketabui kecepatan kapal.
ANALISA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA
Jurnal 7 Samudra Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v1i1.18

Abstract

Sebagai salah satu institusi yang bergerak dibidang pelayanan jasa pendidikan dan pelatihan di bidang pelayaran Politeknik Pelayaran Surabaya (Poltekpel) Surabaya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya selalu memperhatikan faktor keselamatan di lingkungan kerjanya. Sistern Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan suatu sistem pengaturan kebijakan-kebijakan institusi yang berfungsi sebagai pengontrol bagi pelaksanaan kebijakan K3 yang diterapkan oleh institusi. Lima prinsip penerapan SMK3 tersebut terns dilakukan perbaikan berkelanjutan oleh manajemen Poltekpel Surabaya. Perbaikan berkelanjutan dilakukan agar kesinarnbungan penerapan SMK3 dapat ditingkatkan sehingga mengurangi angka kecelakan kerja atau rnendapatkan zero accident. SMK3 yang diterapkan diberlakukan untuk semua karyawan, pegawai, instruktur, dosen dan peserta diklat secara terntegrasi antara mesin, manuasia, material dan lingkungan, sehingga mcnghasilkan penghargaan zero accident atau nol kecelakaan. Penilaian resiko bahaya kerja dengan HIRA, poteusi bahaya kerja yang teridentifikasi yaitu dengan kategori dominan high risk atau M menunjukkan bahwa program SMK3 dilingkungan kerja Politeknik Pelayaran Surabaya perlu diterapkan agar dapat mengantisipasi potensi bahaya yang akan terjadi dan zero accident lebih ditingkatkan
PEMETAAN KOMPETENSI DAN KUALIFIKASI TENAGA PENDIDIK POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA
Jurnal 7 Samudra Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v1i1.19

Abstract

Perkembangan teknologi, komunikasi dan informasi yang pesat perlu diikuti oleh peningkatan kualifikasi dan kompetensi tenaga pendidik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan deskripsi tentang peran kornpetensi dan kualifikasi tenaga pendidik Politeknik Pelayaran Surabaya dan mengetahui tingkat kesenjangan kompetensi dengan standar keburuhan Peta kompetensi dan kualifikasi tenaga pendidik didapatkan melalui analisis cluster. Berdasarkan analisiscluster metode hirarki, diperoleh 4 kelompok dimana karakteristik anggota dibedakan menurut latar belakang pendidikan, usia, masa kerja, tingkat sertifikasi keahlian pelaut serta jabatan fungsional dosen. Kelompok 2 merupakan cluster dengan persentase jumlah tenaga pendidik terbanyak, dimana karakteristik yang dimiliki yaitu usia 33 sampai dengan 42 tahun, masa kerja antara 5 sampai dengan 6 tahun, memiliki latar belakang pendidikan pelaut dengan tingkat sertifikat keahlian ATT-II, ANT-I dan ANT-II, serta belum memiliki jabatan fungsional dosen. Tingkat kesesuaian kompetensi tenaga pendidik yang diukur melalui analisis kesenjangan (gap) menunjuk.kan bahwa kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional mendapatkan nilai persepsi yang termasuk dalam kategori "cukup", sedangkan kompetensi sosial dan kepribadian mendapatkan nilai yang termasuk dalam kategori "baik"
PENGUKURAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PADA POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA MENGGUNAKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM)
Jurnal 7 Samudra Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v1i1.20

Abstract

Pendidikan dan pelatihan merupakan salah satu pelayanan publik yang diupayakan untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu alat ukur yang digunakan sebagai acuan bagi instansi pemerintah untuk mengetahui kualitas pelayanan yaitu Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui angka lndeks Kepuasan Masyarakat (IKM) atas pelayanan pendidikan dan pelatihan di Politeknik Pelayaran Surabaya, kriteria kualitas pelayanan serta faktor-faktor yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Berdasarkan perhitungan didapatkan hasil yaitu angka Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk Program Pembentukan sebesar 62,48, dengan predikat C dan kinerja termasuk dalam kategori kurang baik. Sedangkan, untuk Program Peningkatan dan Diklat Ketrampilan Khusus Pelaut merniliki angka Indeks Kepuasan Masyarakat masing-masing sebesar 72, 17 dan 70,66 dengan predikat B yang memiliki kinerja berkategori baik. Secara umum, faktor atau unsur yang perlu diperbaiki yaitu kecepatan pelayanan pada semua program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Politeknik Pelayaran Surabaya.
PENGGUNAAN STRATEGI METAKOGNITIF DALAM PEMAHAMAAN MENDENGARKAN BAHASA INGGRIS MARITIM
Jurnal 7 Samudra Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v1i1.21

Abstract

Para pelaut terutama perwira kapal perlu untuk memiliki pemahaman mendengarkan yang baik supaya mampu untuk memahami berita atau pertanyaan yang diterima baik secara langsung atau bertatap muka maupun tidak langsung seperti misalnya berkomunikasi melalui radio, telepon, dan sebagainya sehingga mereka dapat memberikan respon atau jawaban yang cepat dan tepat untuk meminimalkan resiko kecelakaan di laut akibat kesalahpahaman berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Para taruna semester II ( dua) jurusan nautika yang sedang dididik untuk menjadi perwira kapal di Politeknik Pelayaran Surabaya menjadi populasi dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis strategi mendengarkan metakognitif pada pembelajaran bahasa Inggris maritim dan apakah ada hubungannya antara strategi mendengarkan metakognitif dengan pemahaman mendengarkan bahasa Inggris maritime mereka. Penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu: angket penggunaan strategi mendengarkan metakognitif adalah variabel bebas,dan hasil dari tes pemahaman mendengarkan adalah variabel terikat. Data diperoleh setelah taruna mengerjakan tes mendengarkan dalam bahasa Inggris maritim. Setelah iru mereka diminta untuk menjawab pertanyaan dari angket atau kuesioner tentang strategi rnetakognitif yang mereka gunakan pada saat tes mendengarkan. Kemudian data Dianalisis dengan menggunakan analisis regresi-korelasi, yaitu untuk mencari hubungan fungsional antara variabel dan untuk menentukan derajat korelasi antara kedua variabel tersebut. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian dan pembahasan data penelitian adalah jenis strategi metakognitif yang digunakan taruna pada saat mengerjakan tes mendengarkan bahasa Inggris Maritim adalah sernua jenis strategi dalam metakognitif antara lain perencanaan dan evaluasi, pemusatan perhatian, pengetahuan pribadi, cara menerjemahkan serta penyelesaian masalah. Sedangkan jenis strategi metakognitif yang paling dominan digunakan adalah perencanaan dan evaluasi serta pengetahuan pribadi. Kesimpulan akhir yaitu tcrdapat korelasi antara strategi metakognitif dengan pemahaman mendengarkan dalam bahasa Inggris maritim oleh para taruna meskipun hanya dua variabel yang dorninan yaitu perencanaan dan evaluasi serta pengetahuan pribadi. Dari hasil penelitian ini dapat diuyatakan bahwa keberhasilan pemahaman mendengarkan dalam bahasa Inggris maritim berhubungan dengan strategi metakognitif yang digunakan oleh para taruna meskipun hanya ada beberapa jenis strategi metakognitif yang dominan yaitu perencanaan dan evaluasi serta pengetahuan pribadi.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBEAJARAN BERBASIS CBT (COMPUTER BASED TRAINING) MATERI LISTRIK DAN ELEKTRONlKA PROGRAM ATT-V PADA POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA
Jurnal 7 Samudra Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v1i1.22

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pernbelajaran. Menurur Rosenberg (2001) dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke"on line" atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Salah satu program pendidikan di Politeknik Pelayaran Surabaya yaitu jurusan teknika terdapat materi listrik dan elektronika dimana proses pembelajarannya disampaikan dengan cara tatap muka dan praktek di laboratorium. Namun untuk saat ini belum ada program pembelajaran mandiri yang nantinya dapat dipergunakan siswa untuk mengisi waktu luang dengan belajar mandiri. Sehingga dalam penelitian ini ditemukan rumusan masalahnya adalah scbagai berikui: i) Bagaimanakah kelayakan perangkat pembelajaran listrik dan elektronika pokok bahasan dasar kelistrikan yang dikembangkan? 2) Bagaimanakah keterlaksanaan pembelajaran litsrik dan elektronika menggunakan modul pembelajaran berbasis CBT materi dasar kelistrikan dengan siklus belajar 4E pada perwira siswa tingkat V ? Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dimana nantinya akan dihasilkan produk berupa modul pembelajaran yang digunakan bersama dengan program pembelajaran. Sehingga diharapkan sistem pembelajaran dengan modul CBT dalam pembelajaran listrik dan elektronika ini merupakan salah satu inovasi pernbelajaran yang sangat mendukung proses penyampaian berbagai informasi dari dosen ke siswa dengan menggunakan internet atau jaringan komputer lain. Pembelajaran dengan model CBT mempunyai karakteristik yaitu pertama menuntut siswa harus mandiri tidak bergantung pada pihak lain, aktif mencari, dan memanfaatkan informasi sebagai sumber belajar, dosen bukan lagi sebagai satu-sarunya sumber belajar, dosen sebagai fasilitator dalam menemukan dan memberikan kesempatan untuk memiliki pengetahuan tentang strategi-straregi belajar yang efektif.
MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ILMU PELAYARAN (STUDI MULTIKASUS DI BP2IP BAROMBONG, PIP MAKASSAR DAN BP2IP TANGGERANG)
Jurnal 7 Samudra Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v1i1.23

Abstract

This research aim to describe the implementation of education and training in BP21P Harombong, PIP Makassar and BP2IP Tangerang, The present study employs qualitative approach with case study. Data collective done by (1) interview in the informant (2) Documentation study such ss photos and files. (3) observation role by being directly involved with the subjects being researched. Result of the sntdy point out that: (1) the education and training divided into three majors such as as deck, engine and port governance. (2) the estabilishment of management function has been running based on the strategic plan.(3) motivation improvement and quality assurance is currently needed in the education and training progress so that the institution will be able to deliver the professional seafarer learners with high competitiveness and meet the national andi international standart of competency.
PENGARUH IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PESERTA DIKLAT PELAUT DI POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA
Jurnal 7 Samudra Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v1i1.24

Abstract

Tujuan utarna dari penelitian ini adalah untuk menganalisa sejauh mana pengaruh standar pelayanan terhadap kepuasan peserta diklat pelaut di Politeknik Pelayaran Surabaya. Kualitas pelayanan dipengaruhi beberapa faktor diantaranya yaitu tangibles,reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Dengan penelitian ini diharapkan akan didapatkan gambaran yang cukup detail mengenai sejauh mana kepuasan peserta diklat di Politeknik Pelayaran Surabaya dipengaruhi oleh kelima faktor tersebut diatas. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey yang mengambil sampel dari populasi dari peserta diklat yang ada di Poltekpel Surabaya dengan menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data yang pokok. Sedangakan untuk teknik analisis datanya menggunakan uji reabilitas, uji validitas dan pengujian dengan analisis regresi linier berganda. Implikasi penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk terus meningkatkan kepuasan peserta diktat terhadap semua layanan yang diberikan oleh Politeknik Pelayaran Surabaya selama mengikuti diklat disini.
ANALISA FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN PELAYARAN DI ALUR PELAYARAN BARAT SURABAYA TAHUN 2013 - 2017
Jurnal 7 Samudra Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v3i1.25

Abstract

Banyaknya kecelakaan kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dapat mempengaruhi kelancaran operasional transportasi di wilayah tersebut. Penelitianini berupaya untuk mencari permasalahan yang menjadi penyebab kecelakaan yang terjadi diAPBS dalam rentang waktu antara tahun 2013 sampai dengan tahun 2017. Dari penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa jenis kecelakaan terbanyak adalah tubrukan dan dugaan faktor penyebab kecelakaan kapal yang paling tinggi prosentasenya adalah faktormanusia. Hal tersebut sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwafaktor terbesar penyebab kecelakaan pelayaran adalah karena faktor manusia dengan prosentase sebesar 59,3%. Diharapkan dengan hasil penelitian ini, pihak-pihak terkait dapat mengatasi akar permasalahanyang terjadi, diantaranya kurangnya pengetahuan dan kompetensi SDM di atas kapal,pelaksanaandinas jaga yang sesuai prosedur dan aturan yang benar,serta pengawasan oleh pihak-pihak terkait agar dapat menjaga dan meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang telah terjalin.

Page 2 of 12 | Total Record : 114