cover
Contact Name
Dody Prayitno
Contact Email
dodytrisakti@gmail.com
Phone
+62819814887
Journal Mail Official
teknosain@kocenin.com
Editorial Address
Jl. garuda No.1 RT 03 RW 022 Kel. Pengasinan, Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi 17115
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
METRIK SERIAL TEKNOLOGI DAN SAINS
ISSN : -     EISSN : 27742989     DOI : https://doi.org/10.51616/teksi
Tujuan dari jurnal adalah menerbitkan makalah ilmiah uang dihasilkan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan masyarakat umum dari semua disiplin ilmu (multidisiplin/lintas bidang ilmu) dengan memakai bahasa indonesia yang baku.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021)" : 7 Documents clear
PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PRODUKSI BETON BANTALAN JALAN REL DI PT. ABC Darsini Darsini; Ekopramuda Triwardana
METRIK SERIAL TEKNOLOGI DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2989 Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. ABC tercatat di Bursa Efek dengan kode emiten WTON. Tujuan dari penelitian ini adanah menganalisis produk hasil produksi, supaya memenuhi standar produksi yang ditentukan. Karena Kualitas produk yang dihasilkan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan dalam segi mutu produk maupun dari segi visual PT. ABC, telah menetapkan batas produk cacat yang masih dapat ditolelir oleh perusahaan yaitu sebesar 0,5%, maka perlu dilakukan tindakan preventif untuk dapat meminimalkan produk cacat yang dihasilkaMetode yang digunakan adanak dengan peta kendali control (Control Chart) yang kemudian di analisis dengan menggunakan diagram fishbhone, Tujuannya adalah menguraikan permasalahan yang menjadi penyebab produk cacat dan dapat dilakukan tindakan perbaikannya. Hasil dari penelitian ini adalah, dengan dilakukannya improvement dan peningkatan konsistensi pengendalian kualitas, dapat menekan jumlah produk cacat yang awalnya nilai produk cacat diangka 0,05% pada tahun 2018 menjadi 0,00% atau hampir menjadi tidak ada produk cacat yang timbul di tahun 2019.
ADAPTASI EMOSI MAHASISWA ARSITEKTUR – FTSP UNIVERSITAS TRISAKTI TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI ERA PANDEMI COVID-19 Etty R Kridarso; Ardilla Jefri Karista; Sri Novianthi Pratiwi; Bayu Adiputro
METRIK SERIAL TEKNOLOGI DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2989 Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid19 telah berlangsung sejak awal tahun 2020, dimana dengan kondisi yang ada seluruh masyarakat harus merubah pola kehidupannya. Hal ini berpengaruh pada pola belajar mengajar di Jurusan Arsitektur FTSP Universitas Trisakti, dimana perkuliahan dan bimbingan yang semula dilakukan secara tatap muka, dalam waktu singkat harus berubah menjadi kegiatan secara tatap maya (daring). Bidang arsitektur dengan konsentrasi utama pada mata kuliah perancangan atau desain bangunan dan lingkungan dengan bobot 6 (enam) satuan kredit semester bimbingan yang nyaman tentunya diberikan secara langsung tatap muka, tetapi hal ini tidak dapat dilakukan. Perubahan pola bimbingan baik saat perkuliahan atau saat desain, menimbulkan ketidak nyamanan pada mahasiswa. Ketidaknyamanan ini akan dilihat sesuai dengan tingkat stress mahasiswa yang dilakukan dengan metode kuantitatif. Adapun data diperoleh melalui kuesioner dan analisis dilakukan dengan statistik. Hasil akhir menunjukkan bahwa terjadi tingkat stress yang beragam dari mahasiswa.
PENGARUH TEMPERING TERHADAP LAJU KOROSI BAJA S45C Dody Prayitno; Irvan Roberto
METRIK SERIAL TEKNOLOGI DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2989 Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perlakukan panas temper (tempering) terhadap korosi pada baja S45C. Metode penelitian dilakukan sebagai berikut: pertama Baja S45C dipanaskan (900°C) selama 1 jam. Baja lalu masukkan dengan cepat ke air atau mintyak kelapa (suhu kamar). Baja kemudian tempering (dipanaskan 400°C, selama 30 menit) lalu dicelup kedalam media air atau minyak kelapa (suhu kamar). Baja kemudian di uji korosi dalam media NaCl 5%. Laju korosi dihitung dengan menggunakan metode Kehilangan berat. Baja juga diuji kekerasan vicker. Hasil penelitian. Perlakukan panas temper dengan media pendingin air atau minyak kelapa akan sedikit meningkatkan laju korosi baja S45C dan juga meningkatkan kekerasan sampel S45C.
PENGARUH CARBURIZING-QUENCHING TERHADAP KEKERASAN BAJA S45C Rio Nanda Jatmiko; Dody Prayitno
METRIK SERIAL TEKNOLOGI DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2989 Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Carburizing-Quenching terhadap kekerasan baja S45C. Metodologi penelitian dimulai dengan memotong baja S45c menjadi sampel berukuran 1 x 1 x 1 cm sebanyak 15 buah. Sampel-sampel kemudian di benam didalam serbuk arang kelapa pada sebuah kontainer. Kontainer selanjutnya dipanaskan pada suhu 900°C dengan variasi waktu tahan (1, 2 atau 3 jam). Sampel kemudian di dinginkan di udara bebas atau langsung di masukkan ke dalam air (suhu kamar). Sampel lalu diuji kekerasan metode Vickers. Hasil uji diolah dan ditampilkan dalam bentuk grafik. Kesimpulan. Carburizing – quenching meningkatkan kekerasaan baja S45C.
PENGARUH HARDENING TERHADAP KOROSI PADA BAJA S45C Dody Prayitno; Paskha Putra Indayanto
METRIK SERIAL TEKNOLOGI DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2989 Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses hardening pada baja untuk meningkatkan terutama sifat kekerasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh proses hardening (dengan media pendingin air atau minyak kelapa) terhadap laju korosi baja S45C di dalam larutan NaCl 5%. Metode penelitian. Baja S45C dilakukan pemesin menjadi bentuk2 kubik dengan sisi 10 mm sebanyak 9 sampel. Sampel kemudian dipanaskan pada suhu 900OC selama 30menit), kemudian di quenching pada media air atau minyak kelapa (suhu kamar 28 oC). Sampel lalu di uji korosi dengan metode kehilangan berat didalam larutan NaCl 5%. Waktu perendaman atau pemaparan bervariasi yaitu 1x24 jam, 7x24 jam, 14x24 jam dan 28x24 jam. Sampel selanjutnya di uji kekerasan. Hasil penelitian. Proses hardening meningkatan laju korosi baja S45C. laju korosi proses hardening dengan media pendingin minyak kelapa adalah tertinggi di bandingkan dengan proses hardening dengan media air. Proses hardening juga meningkatkan nilai kekerasan baja S45C. kekerasan tertinggi diperoleh pada baja S45C yang mengalami proses hardening dengan media pendingin Air. Nilai kekerasan rata - rata pada raw material baja S45C adalah 56 HV. Nilai kekerasan sampel yang di hardening dengan media air 158 HV, namun bila media minyak kelapa nilai kekerasannya adalah 102 HV. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa proses hardening meningkatkan laju korosi dan juga meningkatkan kekerasan baja S45C..
PEMBUATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN UNTUK RUMAH TANGGAL DI KARAWANG, JAWA BARAT Daniel Manurung; Ch Rangkuti
METRIK SERIAL TEKNOLOGI DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2989 Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis ekonomi pada masa pandemi covid ini membuka pandangan kita bahwa energi listrik yang setiap hari kita gunakan tidaklah murah. Tujuan penelitian untuk mengembangkan dan menerapkan sumber energi terbarukan yaitu dengan membuat kincir angin tipe horizontal axis wind turbine (HAWT). Metode penelitian yaitu dengan dilakukan perancangan sistem pembangkit listrik tenaga angin adalah mengumpulkan data kecepatan angin di Karawang. Data kecepatan angin purata di Karawang adalah 2,1-3,2 m/s. Langkah selanjutnya yaitu membuat kincir angin dengan tipe 6 sudu. Kincir tersebut berputar karena hembusan angin dan kincir tersebut dihubungkan dengan generator listrik. Hal tersebut membuat generator berputar dan menghasilkan listrik 12 V DC 1 Ampere yang digunakan untuk mengisi baterai 200 Ah. Energi listrik yang berasal dari baterai tersebut digunakan untuk kebutuhan rumah dengan daya 450 Watt menggunakan inverter DC ke AC. Kesimpulan. Telah berhasil dibuat sebuah pembangkit listrik tenaga angin horizontal yang dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan listrik arus searah yang disimpan dalam bater
IDENTIFIKASI KONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) DI KAWASAN STASIUN LIGHT RAPID TRANSPORT (LRT) – JATI BENING – BEKASI Nuzuliar Rahmah; Etty R Kridarso; Agus Budi Purnomo
METRIK SERIAL TEKNOLOGI DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2989 Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan daerah penyangga Kota Jakarta kearah Timur (Bekasi), Selatan (Bogor) dan Barat (Tangerang-Banten) tidak dapat dihindari karena bertambahnya jumlah penduduk dimana aktivitas penghidupan masih terpusat di Jakarta. Aktivitas penghidupan masyarakat yang masih terpusat di Kota Jakarta menuntut adanya pergerakan masyarakat menuju pusat kota (Jakarta) dan kembali lagi ke tepi kota menuju arah Timur, Selatan dan Barat. Kegiatan ini berlangsung pada saat jam masuk kerja dan jam selesainya waktu bekerja. Pola hidup masyarakat dengan mobilitasnya memerlukan alat transportasi yang ideal, dimana saat ini telah tersedia moda angkutan massal yang disebut mass rapid transport (MRT) dan light rapid transport (LRT). Titik antar dan titik jemput pengguna MRT & LRT disebut stasiun yang lokasinya telah ada pada saat ini. Lokasi stasiun MRT & LRT menjadi tempat strategis karena perpindahan antar moda serta menjadi generator perkembangan kawasan disekitarnya, terutama yang terkait dengan hunian dan fasilitas publik lainnya. Saat ini beberapa stasiun yang telah dibuat belum sepenuhnya berfungsi secara maksimal. Penelitian ini akan mengidentifikasi stasiun LRT di Jati Bening Bekasi dengan metode kualitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung serta studi pustaka. Selanjutnya dilakukan analisis dengan cara menilai lokasi stasiun dari akses fasilitas (unsur perancanagan kota) yang ada dikawasan stasiun LRT Jati Bening. Hasil akhir menunjukkan bahwa stasiun LRT di Jati Bening belum maksimal mengakomodir akses menuju kawasan hunian dan fasilitas lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7