cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 1 (2021): Edisi September" : 17 Documents clear
EVALUASI KINERJA STRUKTUR PADA GEDUNG JAMALIAH YAYASAN SYAFIATULAMALIYAH MEDAN BERDASARKAN SNI 1726:2019 Ridho Syahputra; Irwan Irwan; Ahmad Sumantri
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan gedung vertikal menjadi suatu kebutuhan. Hal ini terbatasnya lahan salah satu faktor permasalahan khusus di daerah perkotaan, Rentannya struktur gedung vertikal mampu menahan gaya lateral pada gempa yang terjadi, Dalam penelitian ini menggunakan sistem rangka pemikul momen biasa tanpa sistem dinding geser. Tujuan penelitian mengetahui bagaimana cara mengevaluasi struktur menggunakan analisis dinamik metode respon spektrum pada SNI 1726:2019 digunakan untuk menganalisa gedung Jamaliah. Hasil analisa menunjukkan partisipasi massa ragam yaitu 91%-93%, gaya geser dasar nominal Vx yaitu 17103,46 kNdan Vy yaitu 17103,46 kN , waktu getar alami fundamental Tcxyaitu 1,793 s dan Tcyyaitu 1,832 s, gaya geser dasar terbesar arah x yaitu 3,46 mm dan y yaitu 15,92 mm, Simpangan antar lantai terjadi rata-rata arah x yaitu197,76 mm dan arah y adalah 209,85 mm. Sehingga kerusakan struktur bangunan dianggap lebih besarketika terjadi goncangan atau pergerakkan struktur bangunan akibat beban lateral pada beban gempa yangterjadi. Sehingga sistem rangka pemikul momen biasa tanpa dinding geser yang terletak di inti bangunan pada permodelan ETAB S2016v2.1 dianggap tidak efektif menahan gaya lateral pembebanan gempa SNI1726:2019.
ANALISA PERBANDINGAN HAMMER TEST DAN COMPRESSION TESTING MACHINE TERHADAP UJI KUAT TEKAN BETON Muhammad Ichsan; Darlina Tanjung; M. Husni Malik Hasibuan
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang telah umum digunakan untuk bangunan gedung, jalan, maupun jembatan,  dan terbuat dari hasil kombinasi antara agregat dan pengikat semen. Seringnya pemeriksaan uji kuat tekan beton di lapangan menggunakan metode non destructive test yang bersifat tidak merusak dengan menggunakan alat hammer karena relatif lebih efisien dari pada harus mengambil sampel beton dan dibawa untuk uji lab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbandingan antara hammer test dan compression testing machine terhadap uji kuat tekan beton agar dapat menghasilkan kekuatan beton sesuai dengan yang direncanakan. Pada penelitian ini benda uji yang digunakan berupa beton berbentuk silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm, dengan total benda uji sebanyak 15 benda uji. Pengecoran dilakukan 3 gelombang per 5 benda uji untuk uji tekan dan modulus elastisitas hari 28. Dari hasi penelitian didapatkan nilai R2 = 0.0415 yang menunjukan arti bahwa determinasi atau faktor hubungan dari hammer test dan compression test adalah sebesar 4,15%.
ANALISA DINDING PENAHAN TANAH AKIBAT BEBAN DINAMIS DI DESA NABUNDONG KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA KECAMATAN HULU SIHAPAS Edy Ashari Hasibuan; Darlina Tanjung; Bangun Pasaribu
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinding penahan tanah merupakan suatu struktur konstruksi yang dibangun untuk menahan tanah yang mempunyai kemiringan/lereng dimana kemantapan tanah tersebut tidak dapat dijamain oleh tanah itu sendiri. Dinding penahan tanah digunakan diruas Jalan Nabundong untuk menahan tekanan tanah lateral yang ditimbulkan oleh tanah urukan atau tanah asli yang labil akibat kondisinya dan juga akibat beban tambahan lainnya. Dinding penahan tanah akibat beban dinamis tipe kantilever menghitung safety factor (SF) terhadap bahaya guling, geser dan daya dukung tanah yang akan dipakai diruas jalan Nabundong Kabupaten Padang Lawas Utara Kecamatan Ulu Sihapas. Adapun beban yang di tahan adalah beban dari arus lalu lintas, Dengan data lalu lintas harian rata-rata (LHR) fungsi kolektor 10.000 perhari, Dengan beban lalu lintas 15 KN/m3, Hasil  menunjukkan bahwa dimensi dari Dinding penahan tanah type kantilever yaitu Tinggi tembok (H) = 4m, Tebal plat (Tp) = 0.5 m, Tebal dinding (Td) = 0.5 m, Lebar plat belakang (Lpb) = 2 m, Plat depan (Pd) = 1 m, Dengan dimensi dinding penahan tanah tipe kantilever di desa Nabundong Kabupaten Padang Lawas Utara Kecamatan Hulu Sihapas tersebut dengan nilai factor keamanan dinding kantilever menunjukkan bahwa dapat menahan gaya guling  dengan hasil 4.125 1.5 maka dinding penahan tanah tipe kantilever dapat di katakan aman dalam menahan gaya guling, dan gaya geser  2.495 1.5 maka dinding penahan tanah tipe kantilever dapat di katakan aman dalam menahan gaya geser, Serta keruntuhan daya dukung 4.955 2.5 maka dinding penahan tanah tipe kantilever dapat di katakan aman dalam keruntuhan daya dukung.
ANALISIS PERAWATAN MESIN STERILIZER DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PKS PT. XYZ M. Imam Gunadi; Junaidi Junaidi; Fadly Ahmad Kurniawan
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang usaha perkebunan dan pengolahan kelapa sawit dimana produksi yang dihasilkan adalah minyak mentah kelapa sawit CPO (Crude Falm Oil), PKM (Palm Kernel Mil). Dalam mengelolah crude oil, Stasiun perebusan (sterilizer) merupakan salah satu mesin yang sangat penting dimana mesin ini bersifat kritikal, sebab jika mesin sterilizer rusak akan mengakibatkan terhentinya proses produksi dari pabrik tersebut ketidak stabilan perekonomian dan semakin tajam nya persaingan di dunia industri mengharuskan suatu perusahaan untuk lebih meningkatkan efisiensi kegiatan operasi nya. Salah satu hal yang mendukung kelancaran kegiatan operasi pada suatu perusahaan adalah kesiapan mesin-mesin produksi dalam melaksanakan tugasnya. Sebelum melakukan perencanaan perawatan perlu adanya penerapan kinerja mesin yang sesuai agar dapat mengetahui faktor-faktor penyebab yang dapat merugikan kinerja mesin dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Hal ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efaktivitas sterilizer dengan mengukur nilai Overall Equipment effectiveness, Availabilitiy, Performance efficiency, dan Quality product pada stasiun sterilizer. Setelah dilakukan perhitungan diperoleh hasil yaitu nilai OEE 6,62%, Availabilitiy 60,78%, Performance efficiency 11,375%, Quality product 100%. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa kinerja dari Sterilizer tidak maksimal dikarenakan terlalu besarnya waktu Downtime. Besarnya waktu Downtime disebabkan oleh kurang tercukupi nya tandan buah segar (TBS) sehingga mesin menjadi lebih banyak berhenti dan mengurangi kinerja dari mesin itu sendiri.
ANALISA DAMPAK COVID 19 TERHADAP PRODUKTIVITAS PENGUSAHA SAPU IJUK DESA MEDAN SINEMBAH Egi kurniawan; Luthfi Parinduri; Mahrani Arfah; Edi Sofian
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa dampak covid 19 terhadap pengusaha sapu ijuk di Desa Medan Sinembah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan produksi dan pendapatan satu tahun sebelum covid 19 dan satu tahun  terjadi covid 19 atau maret 2019 – maret 2020 dan maret 2020 – 2021. Produktivitas produksi yang paling berdampak di saat covid 19 yaitu pengusaha Yudi dengan penurunan presentase sebesar 25% sedangkan untuk penurunan pendapatan yang paling berdampak di saat covid 19 yaitu pengusaha Rosdiani dengan penurunan sebesar Rp. 11.259.306.
PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Abdul Rahman Suleman; Abdurrozzaq Hasibuan
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Terhadap Kemiskinan Di Kota Padangsidimpuan. Metode digunakan adalah kuantitati, dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Populasi dan Sampel terdiri dari data jumlah penduduk miskin dan data Produk Domestik Regional Bruto Provinsi (PDRB) pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2016 yang berjumah 10 tahun data. Analisis data penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diperoleh bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kemiskinan di Kota Padangsidimpuan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,287, hal ini menyatakan bahwa setiap penambahan 1% tingkat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Padangsidimpuan maka akan menyebabkan peningkatan jumlah penduduk miskin sebesar 28,7% dan begitu juga sebaliknya. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kota Padangsidimpuan, hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji t-Statistik (Uji Parsial) yang diperoleh yaitu nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,004 lebih kecil 0,05 dan nilai thitung sebesar 3,134 lebih besar dari ttabel 2,262. Besarnya pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap kemiskinan di Kota Padangsidimpuan sebesar 49,5% Sedangkan sisanya sebesar 50,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar model estimasi penelitian ini.
ANALISA KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN KOL YOS SUDARSO KM 9,5 – JALAN RUMAH POTONG HEWAN DI KELURAHAN MABAR, KECAMATAN MEDAN DELI KOTA MEDAN Nawaf Arrasidy; Gunawan Tarigan; Hamidun Batubara
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sarana transportasi yang tidak seimbang dibandingkan dengan laju pertambahan kepemilikan kendaraan bermotor merupakan salah satu faktor penyebab menurunnya kinerja suatu ruas jalan dan simpang.Salah satu simpang yang mengalami permasalahan kinerjanya adalah simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal, terutama yang berkaitan dengan kondisi operasional simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal. Pengambilan data lalu lintas dilakukan dengan mencatat jumlah kendaraan yang melewati simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal tiap 15 menit selama 2 jam. Hasil pengumpulan data primer berupa arus lalu lintas pada jam-jam puncak, geometrik ruas jalan dan persimpangan tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal, kecepatan sesaat, dan hambatan samping. Data sekunder berupa data jumlah penduduk. Analisis dilakukan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Berdasarkan perhitungan kinerja untuk kondisi simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal pada keadaan sekarang, didapat waktu sibuk pada simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal diambil pada hari senin 09 september 2020dan jam puncak pukul 16.00-18.00. Hasil perhitungan didapat jumlah arus total (Q) 6069 smp/jam, nilai kapasitas (C) 7344 smp/jam dan derajat kejenuhan (DS) 0,83 melebihi batas kejenuhan yang disarankan oleh MKJI yaitu0,75. Untuk meningkatkan kondisi operasional dari simpang tiga Rumah Potong Hewan dapat dilakukan beberapa alternative penanganan yaitu pelebaran jalan dan pemasangan lampu lalu lintas pada setiap jaringan jalan di persimpangan, pemberian belok kiri langsung, larangan menurunkan penumpang.
PENERAPAN PROGRAM BANTU EPASWMM 5.1 UNTUK MENGEVALUASI SALURAN DRAINASE JALAN SEMPURNA KECAMATAN MEDAN KOTA Anisah Lukman; David Santo Afrizon; Rumilla Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi kota Medan yang padat penduduk dan topografi lahan yang relatif datar menyebabkan kota Medan memiliki potensi yang besar terjadi banjir. Khususnya dikawasan jalan sempurna kecamatan Medan Kota yang merupakan daerah padat pemukiman dan perkotaan adalah salah satu kawasan yang sering terjadi banjir disaat intensitas hujan tinggi. Dikarenakan hal tersebut, perlu dilakukan evaluasi saluran drainase dikawasan jalan sempurna untuk mengetahui kondisi saluran eksisting saat terjadi hujan dan solusi yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam penelitian ini, dilakukan evaluasi dengan menggunakan program bantu EPASWMM 5.1 pada saluran dikawasan jalan sempurna. Data yang digunakan adalah data intensitas curah hujan yang diperoleh dengan menggunakan metode log person III dan rumus mononobe, geometri saluran eksisting melalui pengukuran langsung dilapangan, elevasi saluran dan tata guna lahan. Hasil evaluasi menunjukkan titik banjir yang terjadi pada saluran yang disimulasi dengan EPASWMM 5.1 adalah saluran c3, c4, c7 dan c8. Debit maksimal yang didapat adalah 0,370 m³/s untuk saluran yang terjadi peluapan. Dimensi baru saluran yang direncanakan disimulasi ulang dengan program EPASWMM 5.1 dan menunjukkan bahwa saluran tersebut sudah mampu untuk menerima debit yang diberikan. Dari hasil evaluasi tersebut, direncanakan dimensi baru saluran yang optimal agar dapat menampung debit yang diberikan kepada saluran. Perencanaan dimensi baru saluran dilakukan dengan menggunakan metode rasional dengan hasil saluran c3 b=0,6m h=0,8m, saluran c4 b=0,74 h=0,54m, saluran c7 b=0,75m h=0,55m dan saluran c8 b=0,74m h=0,54m.
RANCANGAN PERGESERAN REL KERETA API PADA PEMBANGUNAN JALAN KERETA API KM 3+000 – 3+550 (PAS 5) LINTAS TEBING TINGGI-SIANTAR SUMATERA UTARA Hafizal Hafizal; Bangun Pasaribu; M. Husni Malik Hasibuan
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan transportasi kereta api Trans Sumatera adalah proyek prioritas pemerintah pusat karena menganggap pembangunan transportasi kereta api Trans Sumatera adalah Proyek Strategis Nasional dan diharapkan mampu menjadi tulang punggung angkutan barang/logistik dan angkutan penumpang antar provinsi di pulau Sumatera sehingga dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan masyarakat. Oleh karena itu Balai Perkeretaapian wilayah sumatera utara memperbaiki jalan Rel kereta api lintas medan tebing tinggi sampaisiantar.Pengambilan data di laporan ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang diambil langsung dari lapangan yaitu kondisi existing rel sedangkan data sekunder data yang didapat dari pihak pihak terkait dalam hal ini konsultan pengawas kontraktor pelaksana dan juga dari kelurahan setempat.dari dapat yang didapat kemudian dianalisis sesuai PM no 60 th 2012 dan disajikan dalam bentuk gambar autocad sehingga nantinya permasalahan dalam laporan ini bisa mendapat jawaban yang ilmiah.Berdasarkan penelitian saya ini pada saat musim hujan maka genangan air akan membuat jalan rel tidak bisa dilalui tentunya hal tersebut akan menghambat perjalanan kereta api oleh karena itu dilakukanlah pergeseran rel kereta api sejauh 7.35 agar nantinya rel tidak tergenang air.kecepatan kereta api merupakan satu hal yang sangat penting dimana ketika melakukan perbaikan jalur kerata api kecepatan yang diperoleh harus lebih cepat atau sama dengan kecepatan kondisi existing. Pergeseran juga harus memperhatikan perubahan lengkung dimana hal tersebut bisa berkaitan dengan kecepatan. Pergeseran kereta api sering kali terjadi dalam dunia kereta api hal tersebut bisa disebabkan oleh banjir longsong ataupun perubahankecepatan.
ANALISIS KETEBALAN OVERLAY TERHADAP KERUSAKAN JALAN PADA JALAN KISARAN - DESA RAWANG PANCA ARGA KABUPATEN ASAHAN Agung Pratama Wibowo; Gunawan Tarigan; Ronal H.T Simbolon
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan hal penting dalam pendistribusian barang dalam sektor industri. Jalan yang baik mampu mempercepat proses distribusi dari daerah satu kedaerah yang lain. Kisaran merupakan kota berkembang dalam Provinsi Sumatera Utara. Dengan pertumbuhan roda perekonomian dikota dan kabupaten Asahan mengakibatkan bertambahnya kepadatan lalu lintas. Kepadatan lalu lintas dan muatan kendaraan  yang  melebihi batas  mengakibatkan jalan tersebut kini dalam kondisi rusak. Perlu adanya metode perbaikan yang baik agar sistem transfortasi menjadi baik, prasarananya menjadi lebih aman,nyaman, dan efisien salah satu pedomannya adalah dengan cara overlay. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tebal lapis tambah metode overlay dan menentukan metode yang paling efisien untuk ruas jalan Kisaran - Rawang Panca Arga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode SNI 1732-1989 – F. Perencanaan tebal lapis tambah menggunakan  SNI 1732-1989 – F, hakikatnya sama dengan perencanaan tebal labis tambah jalan baru yang telah di uraikan metode SNI 1732-1989 – F. Tebal lapis tambah diperoleh berdasarkan kinerja sisa dari lapis perkerasan jalan lama yang diperoleh sebagai hasil pemeriksaan visual. Dalam penelitian ini untuk mendapatkan kinerja sisa dari jalan tersebut maka kami lakukan suvey ke lokasi dan didapatkan nilai kerusakan lapisan permukaan sebesar 38 % dan lapis pondasi 32% lapis pondasi bawah 90 %. Dari nilai yang sudah diproleh maka overlay ( lapis tambah ) didesain setebal 5 cm menggunakan bahan MS 744 (asbuton)

Page 1 of 2 | Total Record : 17