cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi
ISSN : 20868286     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Prosiding Seminar Nasional Biologi, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Biologi diterbitkan secara berkala 12 bulanan.
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 (2024)" : 29 Documents clear
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS PROJECT BASED LEARNING MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SMA Prihastuti, Emi; Sukaesih, Sri
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran abad 21 ditandai dengan kemajuan teknologi dan informasi bertujuan untuk mendorong siswa agar memiliki kemampuan literasi sains, namun kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa adalah dengan memotivasi siswa untuk membaca sehingga perlu mengembangkan bahan ajar yang inovatif, seperti e-modul interaktif berbasis project based learning. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul interaktif berbasis project based learning (PjBL) materi sistem ekskresi manusia yang dikembangkan terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas XI SMA N 1 Pegandon. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang terdiri atas 10 tahapan pengembangan antara lain: 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi produk, 5) revisi desain e-modul, 6) uji skala kecil, 7) revisi pertama e-modul, 8) uji pemakaian e-modul skala besar, 9) revisi kedua e-modul, dan 10) produk akhir e-modul. Pengumpulan data menggunakan angket validasi media, validasi materi, angket kepraktisan dari guru dan siswa, serta tes kemampuan literasi sains siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas e-modul dari ahli media diperoleh persentase sebesar 94% dengan kriteria sangat valid dan dari ahli materi diperoleh persentase sebesar 81,7% dengan kriteria valid. Kepraktisan e-modul berdasarkan respon dari guru dan siswa diperoleh persentase sebesar 96,43% dan 90% dengan kriteria sangat praktis. Efektivitas e-modul interaktif berbasis PjBL berdasarkan hasil tes literasi sains diperoleh nilai signifikansi dari uji t-test sebesar 0,002 (< 0,05) dengan rata-rata N-Gain skor 0,71 termasuk ke dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa e-modul interaktif berbasis PjBL materi sistem ekskresi manusia yang dikembangkan valid, memenuhi kriteria kepraktisan, dan efektif untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas XI. Pada pembelajaran biologi dapat menerapkan e- modul yang interaktif sehingga dapat menarik minat membaca siswa dan meningkatkan kemampuan literasi sains siswa.
STRATEGI KONSERVASI ENERGI DI LINGKUNGAN KAMPUS UNNES SEKARAN Sultan, Habil; Ngabekti, Sri; Heriyanti, Andhina Putri; Fariz, Trida Ridho
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampus UNNES Sekaran merupakan pusat kegiatan akademik maupun non akademik dengan jumlah civitas akademik yang terus bertambah setiap tahunnya. Hal tersebut berdampak pada meningkatnya aktivitas dan energi yang digunakan di lingkungan kampus . Penelitian yang mengkaji strategi konservasi terhadap energi yang digunakan untuk kegiatan operasional di lingkungan kampus. Hingga saat ini belum ditemukan.. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi konservasi energi di lingkungan Kampus UNNES Sekaran dengan menggunakan analisis SWOT berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara terhadap sampel dan pihak yang sudah ditentukan. Nilai IFAS dan EFAS pada penelitian ini berada pada kuadran I, sehingga strategi yang akan dirumuskan berfokus pada kekuatan dan peluang kampus dalam melakukan konservasi energi. Strategi konservasi energi yang dapat dilakukan di Kampus UNNES Sekaran yaitu melakukan kolaborasi dengan stakeholder terkait, mengoptimalkan produksi energi bersih, meningkatkan kemampuan teknis civitas akademik terhadap teknologi hijau, melakukan audit energi pada setiap unit kegiatan maupun gedung, dan mengembangkan sistem kelistrikan yang mandiri.
PEREDARAN DAN PEMANFAATAN JENIS IKAN DILINDUNGI/APPENDIKS CITES DI WILAYAH KERJA LPSPL SORONG Wardono, Suko; Widiarto, Santoso Budi; Aries, Gusti; Handayani, Endy
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai upaya untuk mempertahankan keanekaragaman hayati perairan, pemerintah Indonesia telah meratifikasi Cites dan membawa konsekuensi pada pengendalikan dan pengawasan atas perdagangan tumbuhan dan satwa liar termasuk jenis ikan yang masuk dalam Appendiks CITES. Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Sorong merupakan salah satu UPT Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertugas melaksanakan pengendalian peredaran dan pemanfaatan ikan dilindungi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pengaturan dalam pemanfaatan jenis ikan dilindungi dan kontribusi penerimaan PNBP. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana pengumpulan data dilakukan melalui pencatatan dan wawancara pada kurun waktu tahun 2023 memberikan hasil bahwa pelaksanaan pengendalian dilakukan dengan menerbitkan izin dalam bentuk surat rekomendasi untuk peredaran dalam negeri dan luar negeri serta surat angkut jenis ikan. Rekomendasi dalam negeri diberikan untuk 551.545,16 kg yang merupakan hiu daging, 27.021,96 kg hiu kulit, 70.524,39 kg hiu sirip, 696,30 kg hiu tulang, 89.984,47 pari daging, 4.600,00 kg pari kulit, 177.428,25 teripang dan 504,00 pcs soft coral. Pada rekomendasi luar negeri diberikan untuk 188,64 kg hiu sirip dan 420,60 kg teripang. Sedangkan untuk surat angkut jenis ikan dalam negeri diberikan terhadap 150.526,13 kg hiu, pari dan sidat, dan untuk 74.677 ekor arawana dan napoleon. Keseluruhan ikan yang diedarkan dan dimanfaatkan tidak termasuk jenis ikan yang dilindungi penuh oleh pemerintah. Nilai total PNBP yang diperoleh atas pemanfaatan dan peredaran jenis ikan Rp1.647.742.781,00 PNBP.
PENGARUH BAHAN BAKU TERHADAP AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKOENZIM : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Sunarsih, Sarly; Mustikaningtyas, Dewi; WH, Nugrahaningsih; Widiatningrum, Talitha
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekoenzim merupakan larutan multi guna yang diproduksi dari hasil fermentasi limbah organik berupa limbah sisa sayuran dan buah-buahan, dan memiliki aktivitas antimikroba. penelitian sebelumnya menunjukan perbedaan hasil aktivitas antimikroba ekoenzim berdasarkan perbedaan bahan baku yang digunakan. Beberapa jenis bahan baku menunjukkan hasil aktivitas antimikroba ekoenzim yang baik, tetapi ditemukan pula bahan baku yang tidak menunjukkan aktivitas antimikroba sama sekali. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh bahan baku pembuatan ekoenzim terhadap aktivitas antimikroba yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini adalah Systematic Literature Review yang ditulis berdasarkan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses (PRISMA). Pencarian digital melalui Google Scholar, ScienceDirect, OpenAlex, dan Pubmed menghasilkan 24 artikel yang kemudian dianalisis. Hasil Penelitian menemukan bahwa bahan baku terbukti berpengaruh terhadap aktivitas antimikroba ekoenzim, dikarenakan beberapa jenis bahan baku memberikan pengaruh positif terhadap aktivitas antimikroba ekoenzim, sedangkan terdapat bahan baku yang tidak memberikan pengaruh dan memiliki hasil negatif terhadap aktivitas antimikroba ekoenzim. Bahan baku yang menujukan hasil positif terhadap aktivitas antimikroba adalah sampah kulit nanas, kulit jeruk, kulit pisang dan sisa tomat. Kelompok bahan baku ini menujukan hasil aktivitas antimikroba yang baik jika digunakan sebagai bahan baku tunggal maupun dalam campuran, baik itu dengan sampah buah-buahan lainnya maupun sampah sayur-sayuran. Bahan baku yang tidak menunjukkan aktivitas antimikroba adalah daun kayu putih. Pembuatan ekoenzim dengan atau campuran daun kayu putih sebaiknya dihindari guna memaksimalkan potensi aktivitas antimikroba ekoenzim.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA : PERAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS RISET DI MTSN 6 JAKARTA TIMUR Haryati, Haryati; Rosyanti, Rosyanti; Suningsih, Suningsih
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi kurikulum madrasah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bisa dilihat dari penggunaan peran teknologi dalam pembelajaran berbasis riset di MTsN 6 Jakarta Timur. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui : (1) Bagaimana peran teknologi dalam pembelajaran Biologi berbasis riset di MTsN 6 Jakarta Timur pada kurikulum merdeka, (2) Bagaimana strategi penggunaan teknologi dalam pembelajaran biologi berbasis riset di MTsN 6 Jakarta Timur pada kurikulum merdeka, (3) Bagaimana evaluasi peran teknologi dalam meningkatkan pembelajaran berbasis riset di MTsN 6 Jakarta Timur pada kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di MTsN 6 Jakarta Timur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian adalah peserta didik kelas IX, pelatih KIR, waka kurikulum, dan guru. Data dianalisis secara induktif dengan tiga tahap, yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian ini yaitu : (1) Peran teknologi dalam pembelajaran biologi berbasis riset untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MTsN 6 Jakarta Timur, sebagai media pembelajaran yang menarik menggunakan teknologi pada kurikulum merdeka. (2) Strategi penggunaan teknologi dalam pembelajaran biologi meningkatkan inovasi bagi guru dan peserta didik di MTsN 6 Jakarta Timur pada kurikulum merdeka. (3) Evaluasi yang dilakukan dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran biologi dapat meningkatkan mutu pembelajaran di MTsN 6 Jakarta Timur secara berkelanjutan dalam implementasi kurikulum merdeka.
UJI ORGANOLEPTIK DAN MIKROBIOLOGI BUMBU INSTAN TEMPE Umaira, Nurunnisa; Bintari, Siti Harnina
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan produk fermentasi dari bahan baku kedelai dengan bantuan kapang Rhizopus sp. Fermentasi kedelai menjadi tempe segar layak makan memerlukan waktu antara 36 sampai 48 jam, selebihnya tempe akan mengalami perubahah fisik menjadi lunak, perubahan warna dari putih menjadi semakin gelap kecoklatan dan munculnya aroma yang menyengat seperti gas amoniak. Perubahan tekstur ini diakibatkan tempe mengalami fase overfermented, yang di daerah Jawa Tengah produk tersebut dimanfaatkan untuk bumbu pada pembuatan sayur dan lauk pauk khas Jawa, misalnya sayur lodeh, sayur bobor, sambel tumpang, orek tempe, lento dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu fermentasi yang tepat pada tempe lewat matang sebagai bahan baku bumbu instan tempe yang bisa diterima oleh panelis. Komponen bumbu terdiri atas tempe lewat matang, bawang putih, dan garam. Telah dilakukan penelitian terhadap tepung tempe lewat matang dengan variasi lewat waktu fermentasi hari ke 0, 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk dibuat bumbu instan tempe dengan fortifikasi bawang putih dan garam masing-masing 7.5% b/b. Produk bumbu instan yang dihasilkan, digunakan sebagai salah satu komponen pembuatan sayur Jawa dengan pemberian bumbu dengan konsentrasi 2.5% dalam pembuatan sayur Jawa. Uji organoleptik menghasilkan bahwa bumbu instan tempe dengan waktu lewat fermentasi 72 jam merupakan bumbu instan yang dapat diterima oleh panelis. Pemeriksaan bakteri asam laktat bervariasi jumlahnya dengan dominansi pengurangan jumlah bakteri asam laktat berdasarkan lama fermentasi dan tidak terdeteksi adanya bakteri Escherichia coli sehingga produk bumbu instan tempe overfermented aman dan layak dikonsumsi.
KOMPOSISI AIR LIMBAH TAHU DAN AIR KELAPA DENGAN SUPLEMEN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) TERHADAP PROFIL NATA DE BUTTERFLY PEA FLOWER Ningtyas, Mega Mawarni Eva; Bintari, Siti Harnina
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahu merupakan produk makanan berwarna putih, lembut dan kaya protein, dalam pembuatannya dihasilkan limbah cair hasil samping proses koagulasi yang disebut whey. Air limbah tahu memiliki pH rendah dan kaya senyawa organik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan nata dengan bantuan bakteri Acetobacter xylinum. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan air limbah tahu bersama air kelapa dengan suplementasi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai substrat pada fermentasi nata de butterfly pea flower. Penelitian eksperimental dilakukan dengan lima kelompok menggunakan kombinasi air limbah tahu dan air kelapa dengan suplementasi ekstrak bunga telang 5% serta lama fermentasi 7 hari, (K0 = Kelompok kontrol, air limbah tahu 100% + ekstrak bunga telang 5%, K1 = Kelompok kontrol, air kelapa 100% + ekstrak bunga telang 5%, P1 = Kelompok dengan perlakuan 80% air limbah tahu + 20% air kelapa + ekstrak bunga telang 5%, P2 = Kelompok dengan perlakuan 70% air limbah tahu + 30% air kelapa + ekstrak bunga telang 5%, P3 = Kelompok dengan perlakuan 60% air limbah tahu + 40% air kelapa + ekstrak bunga telang 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi air limbah tahu dan air kelapa dengan perbandingan 70:30 dengan suplementasi ekstrak bunga telang 5% menghasilkan warna dan tingkat kekenyalan nata yang baik. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi air limbah tahu dan air kelapa pada konsentrasi air limbah tahu sebesar 70% dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku nata dengan profil yang layak konsumsi dan berpotensi untuk usaha bisnis minuman sehat kaya serat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DIPADU STRATEGI BIOEDUTAINMENT PADA PEMBELAJARAN SISTEM EKSKRESI UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Rizki, Angela Dita; Sukaesih, Sri
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Abad ke-21 menuntut siswa untuk lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi dan dinamika sosial melalui kemampuan berpikir kritis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis adalah melalui penerapan model pembelajaran flipped classroom yang dipadu strategi bioedutainment untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang stimulatif bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran flipped classroom yang dipadu dengan strategi bioedutainment terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini dilakukan menggunakan nonequivalent pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari tiga kelas yang ditentukan melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, angket untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap model pembelajaran yang digunakan, serta instrumen lembar keterlaksanaan pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji beda rata-rata Mann whitney untuk melihat pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan siswa dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol setelah kegiatan pembelajaran. Siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi dibandingkan siswa kelas kontrol. Simpulan penelitian ini yaitu model flipped classroom yang dipadu strategi bioedutainment memiliki pengaruh terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Pembelajaran dengan model flipped classroom dipadu strategi bioedutainment dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada siswa.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SEKOLAH DAERAH RURAL Sandy, Doa Adhana; WH, Nugrahaningsih
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka masih baru diterapkan dan terdapat sekolah yang masih belum menerapkan kurikulum merdeka, untuk mengetahui tahapan implementasi kurikulum merdeka, serta kemungkinan adanya ketidakmerataan pendidikan di wilayah Indonesia sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum merdeka di sekolah daerah rural, hambatan dan solusi yang digunakan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian observatif dilaksanakan di 5 sekolah di Kabupaten Purbalingga. Narasumber penelitian yaitu 5 orang wakil kepala sekolah bidang kurikulum, 5 guru mata pelajaran biologi kelas X, dan 10 siswa. Implementasinya dapat dilihat dari perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran. Pada hasil penelitian diketahui bahwa implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran biologi di sekolah daerah rural berdasarkan tahapan implementasi perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berada pada tahap berkembang hingga siap. Pada perencanaan pembelajaran terdapat hambatan seperti kurangnya fasilitas ruang kelas dan sarana prasarana lainnya serta ketersediaan guru. Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat hambatan seperti kesulitan pada analisis capaian pembelajaran, pemahaman pembelajaran berdiferensiasi, dan hambatan penguasaan teknologi informasi. Sekolah berupaya mengatasi hambatan yang ada dengan melakukan training terkait kurikulum merdeka dan analisis capaian pembelajaran, sekolah juga mendorong guru untuk mengikuti pelatihan mandiri. Dari sisi guru pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model, metode, dan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan sumber daya serta fasilitas tersedia di sekolah.
KEANEKARAGAMAN JENIS REPTIL DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS PAMULANG PSDKU SERANG Muhammad, Gema Ikrar; Amalia, Husnul; Fatimah, Iik Nurul; Sanedi, Ahmad; Wahyudin, Ugo Fiqih
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendata keanekaragaman jenis reptil yang ada di kawasan kampus Uiversitas Pamulang PSDKU Serang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023 hingga bulan Februari 2024, di kawasan kampus Universitas Pamulang PSDKU Serang, Kelurahan Kelodran, Kecamatan Walantaka. Beberapa tipe habitat yang ada di dalam kawasan kampus diantaranya adalah kawasan terbangun, semak-semak, kebun jati, dan kebun sorgum. menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) yang artinya setiap jenis yang dijumpai atau terlihat diamati dan dicatat. Metode VES dikombinasikan dengan metode transek jalur. Transek jalur ditentukan dengan menyesuaikan kondisi habitat yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai keanekaragaman jenis nya berkisar antara sedang hingga tinggi, dengan nilai indeks keanekaragman hayati antara lain 1.15, 1.89, dan 3.29. Secara umum kawasan kampus Universitas Pamulang PSDKU Serang masih sangat mendukung sebagai habitat reptil, terutama reptil yang mampu berkohabitasi dengan manusia. Penelitian ini menjadi salah satu basis data keanekaragaman yang ada di kawasan kota Serang terutama di kawasan kampus Universitas Pamulang PSDKU Serang, serta menjadi salah satu data yang dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan kawasan oleh pemangku kepentingan di Universitas Pamulang PSDKU Serang.

Page 1 of 3 | Total Record : 29