cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi
ISSN : 20868286     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Prosiding Seminar Nasional Biologi, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Biologi diterbitkan secara berkala 12 bulanan.
Articles 189 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA N 3 SURAKARTA K. T. Sholeha; D. Wulandari; M. Indrowati; Parmadi Parmadi
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 11 (2023)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya aktivitas belajar di dalam kelas merupakah salah satu masalah yang terjadi dalam proses pembelajaran.Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dengan penerapan model discovery learning pada pembelajaran biologi di SMA N 3 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek kelas XI F7 yang berjumlah 36 peserta didik. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus yaitu prasiklus, siklus I dan siklus II. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap meliputi tahap perecanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yaitu data observasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada pembelajaran biologi dengan materi sel. Persentasi rata-rata dari indikator aktivitas belajar peserta didik berdasarkan data lembar observasi pada pra siklus sebesar 39,3 %, siklus I sebesar 76,35 % dan siklus II sebesar 88,80 %. Kategori aktivitas belajar peserta didik pada pra siklus tergolong kurang kemudian kategori aktivitas belajar pada siklus I mengalami peningkatan yaitu tergolong baik dan aktivitas belajar pada siklus II meningkat dengan kategori tergolong sangat baik.
ANALISIS PROFIL MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI PROTISTA MENGGUNAKAN THREE TIER TEST Siska Amelia; T. Puspitasari; R. Adelia; A. R. Handayani; L. N. Hadiyanti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 11 (2023)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi merupakan gagasan siswa terhadap suatu konsep yang tidak sesuai dengan konsep yang diterima oleh konsensus ilmiah dan cenderung sulit diubah. Miskonsepsi dapat terjadi pada materi protista. Pada penelitian ini miskonsepsi dideteksi dengan menggunakan tes diagnostik three tier test. Three tier test menggunakan cara yang sederhana dan mudah untuk dapat mengidentifikasi miskonsepsi dan membedakannya dengan kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil miskonsepsi siswa pada materi protista menggunakan instrumen tes three tier test. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan sampel sebanyak 2 kelas yaitu kelas XI IPA 3 dan XI IPA 4 dengan jumlah partisipasi sebanyak 52 siswa. Instrumen penelitian berupa 5 butir soal Three tier test protista. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase miskonsepsi siswa pada materi protista sebesar 31, 85% yang termasuk ke dalam kategori sedang. Persentase miskonsepsi paling rendah terdapat pada konsep reproduksi protista mirip jamur sebesar 26,92%. Persentase miskonsepsi paling tinggi terdapat pada konsep Klasifikasi Protista dengan persentase sebesar 40%. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi adalah faktor siswa itu sendiri, cara mengajar guru, dan sumber belajar yang digunakan. Solusi pada miskonsepsi ini adalah guru menggunakan pembelajaran yang aktif dan memberikan tekanan pada konsep yang penting untuk membantu siswa memahami konsep protista
MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR IPA BIOLOGI MELALUI INOVASI METODE WINDOW SHOPPING BERBANTUAN MEDIA PADLET DI SMAN 3 SEMARANG D. Maria; Sri Ngabekti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 11 (2023)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia pendidikan saat ini, hampir sekolah di Indonesia telah menerapkan kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka mendefinisikan sebagai desain pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar dengan cara yang menyenangkan, bebas tekanan serta menampilkan bakat serta minat peserta didik sesuai dengan kebutuhan belajarnya. Pembelajaran yang sudah dilaksanakan di kelas X6 SMA N 3 Semarang kurang memperhatikan gaya belajar peserta didik, hal ini membawa konsekuensi prestasi belajar peserta didik cenderung timpang dan menurun. Selain itu, mayoritas peserta didik kelas X6 memiliki gaya belajar kinestetik, namun cenderung kurang aktif, malas bertanya serta kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran dan kurang bersemangat mencari sumber literasi melalui buku maupun teknologi digital. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti berupaya memperbaiki strategi dalam melaksanakan pembelajaran dengan melalui inovasi metode tipe Window Shopping berbantuan media Padlet dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis model Kooperatif Learning dengan inovasi metode tipe Window Shopping berbantuan media Padlet serta mengetahui penerapan Pembelajaran model Kooperatif Learning dengan inovasi metode tipe Window Shopping berbantuan media padlet diharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar IPA Biologi peserta didik kelas X6 di SMA N 3 Semarang. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengikuti sintaks Kemmis dan Taggart, meliputi tahap: 1) perencanaan (planning), 2) pelaksanaan (acting), 3) pengamatan (observing), dan 4) refleksi (reflecting). Inovasi metode pembelajaran tipe window shopping dengan bantuan media padlet: mengidentifikasi kemampuan akademik dan gaya belajar peserta didik, membentuk kelompok dan menentukan peran, memberikan permasalahan yang berkaitan dengan konten materi yang berbeda pada E-LKPD di menu Padlet, menugaskan tim untuk memecahkan masalah dan bekerja sesuai dengan peran yang ditentukan yakni (presenter dan visitor) dengan inovasi metode window shopping tutor sebaya. Agar kepercayaan diri peserta didik meningkat dan peserta didik lebih termotivasi untuk belajar lebih giat, khususnya pada peserta didik yang memiliki gaya belajar kinestetik.
MENATAP MASA DEPAN PENDIDIKAN ILMU HAYATI PASCA PANDEMI TN Azhar
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semenjak kasus pertama infeksi SARS COV-2 diumumkan pada 2 Maret 2020, sampai hari ini kita masih berkutat dengan berbagai program pengelolaan dan pencegahan dampak pandemi, yang hampir semuanya bertumpu pada pendekatan sainti ik berbasis ilmu hayati. Belajar dari proses pengelolaan pandemi, dimana aspek prevensi melalui proses vaksinasi dan aspek kuratif melalui pengembangan berbagai model terapi anti virus, imunomodulasi, dan imunoterapi, serta berbagai terapi penunjang lainnya, kita mendapatkan banyak hikmah terkait dengan peran strategis ilmu hayati di masa depan. Pandemi mengajarkan akan arti pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas disiplin dalam pengembangan berbagai produk yang digunakan dalam konteks pencegahan dan pengobatan. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tak dapat dipungkiri telah menghasilkan platform kolaboratif yang terbangun dari konektivitas dan aksesibilitas. Demikian pula perkembangan bioteknologi dan teknik laboratorium yang terintegrasi dengan teknik komputasi telah menghadirkan pendekatan bioinformatika yang yang dapat menjadi piranti riset multiguna yang sangat bermanfaat, terutama di saat ada tuntutan untuk menghasilkan solusi secara cepat. Berbagai penemuan seperti piranti gene editing yang diperankan oleh CRISPR Cas9 sebagaimana temuan Jennifer A Doudna dan Emmanuelle Charpentier juga memiliki kontribusi besar dalam ranah ilmu hayati terapan di bidang medis, pertanian, peternakan, dan akuakultur. Mengacu pada dinamika yang berkembang dalam pemanfaatan ilmu hayati di masa pandemi, dan perkembangan keilmuan yang teramat pesat, dapat dipertimbangkan perancangan ulang sistem pendidikan ilmu hayati yang kelak dapat dijabarkan dalam bentuk kurikulum dan rencana pembelajaran untuk berbagai model dan tingkat pendidikan. Langkah strategis terkait perumusan sistem pendidikan ilmu hayati dapat diklasi ikasikan dalam proses refocusing, reinventing dan redesign. Dimana diharapkan sistem pembelajaran ilmu hayati yang dirumuskan dapat mengakomodir berbagai tuntutan perkembangan zaman, khususnya pasca Pandemi, yang sangat volatil dan dinamis.
TEKNOLOGI PEMBELAJARAN BIOLOGI DI ERA POST PANDEMI COVID 19 S Alimah
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan pembelajaran abad 21 di era post pandemi menuntut pendidik mampu berinovasi dalam mendesain, mengembangkan, mengevaluasi, mengelola dan memanfaatkan sumber belajar guna efektivitas pembelajaran biologi. Migrasinya pembelajaran biologi di era daring saat pandemi ke era pertemuan tatap muka saat post pandemi dapat diusahakan dengan memanfaatkan IPTEK, salah satunya adalah teknologi bidang pembelajaran biologi. Teknologi pembelajaran biologi memiliki prinsip memudahkan pendidik melakukan interaksi di kelas melalui pembelajaran blended atau hybrid. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis kontribusi dan efektivitas teknologi dalam pembelajaran biologi. Metode yang digunakan adalah systematic literature review artikel hasil penelitian bidang pembelajaran biologi dalam ranah sumber belajar. Sumber belajar mencakup komponen pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain, pengembangan, evaluasi, pengelolaan, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran ranah sumber belajar biologi mampu berkontribusi dan efektif untuk mencapai tuntutan pembelajaran abad 21.
POTENSI WISATA WADUK PANGLIMA BESAR SOEDIRMAN KABUPATEN BANJARNEGARA G Manggara; LK Sari; S Rukayah; W Lestari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk Panglima Besar Soedirman adalah waduk yang berada di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah yang memiliki potensi sebagai destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidenti ikasi daya tarik objek wisata kawasan Waduk Panglima Besar Soedirman. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara, studi pustaka dan studi dokumen. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan dua metode yaitu analisis kuantitatif deskriptif dan metode penilaian kelayakan ekowisata dengan kriteria penilaian menurut Pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) dirjen PHKA tahun 2003 sesuai dengan nilai yang telah ditentukan untuk masing – masing kriteria. Hasil penelitian menunjukan bahwa di kawasan waduk memiliki potensi objek wisata berupa tempat olahraga, perikanan meliputi perikanan tangkap dan perikanan budidaya serta keindahan panorama alam seperti hamparan air yang luas dikelilingi perbukitan. Memiliki keragaman jenis ikan meliputi betutu (Oxyeleotris marmorata), louhan (Amphilophus trimaculatus), nila Gift (Oreochromis niloticus), mujair (Oreochromis mossambicus), nilem (Osteochilus hasselti), dan gabus (Channa striatus) yang hidup di waduk Kawasan tersebut layak untuk dikembangkan sebagai salah satu objek wisata karena memiliki nilai lebih dari 66,6% yaitu dengan indeks kelayakan rata-rata presentase kelayakan 79%.
PENINGKATAN HIGIENIS SANITASI CAFÉ PUCUKE KENDAL DALAM MENDUKUNG PANGAN SEHAT NKT Martuti; SR Rahayu; Margunani Margunani; R Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Café Pucuke Kendal yang merupakan mitra kegiatan pengabdian, merupakan salah satu café yang berada di lereng Gunung Ungaran, berada di Desa Ngesrepbalong Kabupaten Kendal. Kondisi café yang masih sederhana, belum memperhatikan betul higienis sanitasi beserta makanan dan minuman yang disajikan. Adanya keterbatasan dana, pengetahuan terkait higienis sanitasi produk, sehingga pengelola cafe belum bisa memenuhi higienis sanitasi. Oleh karena itu dengan keterbatasan pengelola café, mereka membutuhkan adanya tambahan pengetahuan, keterampilan serta fasilitasi tentang higieneis sanitasi café. Untuk memperbaiki kondisi Café tersebut, tim pengabdian LPPM Universitas Negeri Semarang bersama-sama dengan PT. Indonesia Power Semarang PGU telah melakukan perbaikna kondisi café, beserta penguatan manajemen pengelola cafe. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dengan beberapa metode pendekatan yang meliputi kegiatan berbasis kelompok, komprehensif dan berbasis potensi local. Adapun aktivitas yang dilakukan Tim Pengabdian terdiri dari: (1) memberikan pengetahuan dan ketrampilan pengelola café tentang materi higiensi sanitasi lingkungan produksi café; (2) perbaikan lingkungan dengan memberikan fasilitasi sarpras café yang memenuhi standard higiensi sanitasi dan lebih indah dilihat; (3) penguatan manajemen dan pembukuan bagi pengelola café Pucuke Kendal. Adanya kegiatan pengabdian tersebut telah memberikan manfaat bagi mitra pengabdian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk café, baik higiensi sanitasi maupun manajemen café.
SIKAP DAN GAGASAN KONSERVASI SISWA SMA 7 SEMARANG SETELAH MEMPELAJARI SUPLEMEN KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS RISET KAWASAN WISATA PENDIDIKAN UNNES S Ngabekti; S Ridlo; D Sulistyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan merupakan akibat dari minimnya pemahaman masyarakat dalam mengelola sumber daya alam hayati yang baik. Hal ini ditunjukkan kurangnya sikap konservasi di kalangan masyarakat Indonesia. Sikap konservasi adalah sikap dari seseorang yang memiliki nilai-nilai konservasi sebagai suatu upaya atau tindakan nyata untuk menyelamatkan, melindungi dan melestarikan lingkungan sekitar secara bijaksana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari informasi secara kuantitatatif sikap dan gagasan konservasi siswa setelah mempelajari suplemen materi keanekaragaman hayati berbasis riset di Kebun Wisata Pendidikan UNNES (KWPU). Penelitian ini merupakan sebagian dari hasil riset pengembangan, yang telah menghasilkan suplemen dan dalam taraf uji coba keefektifanya terhadap 40 siswa kelas XI SMA 7 Semarang. Sikap konservasi siswa diukur dengan menggunakan kuesioner. Sedangkan gagasan konservasi dapat dilihat dari isian kuesioner siswa. Hasil penelitian menunjukkan bawa dengan membaca dan mempelajari suplemen, sebanyak 67,5% siswa memiliki sikap konservasi sangat baik, 30% siswa memiliki sikap konservasi baik, dan 2,5% memiliki sikap konservasi cukup. Kesimpulan hasil penelitian ini, suplemen pembelajaran keanekaragaman hayati berbasis riset di KWP UNNES efektif terhadap sikap konservasi siswa. Gagasan konservasi siswa terhadap keanekaragam hayati di KWPU cukup beragam, antara lain menyediakan habitat, memperkaya keanekaragaman hayati yang menjadi sumber pakan (taman bunga, tanaman buah), tidak membunuh/ berburu/ menangkap, tidak menggunakan pestisida dan pupuk kimia di lingkungan KWPU.
POTENSI DAN PEMANFAATAN SIDAT (Anguilla marmorata) DI MALUKU S Wardono; SB Widiarto; RM Bala’zam; H Sombo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring potensi sidat di Maluku dilaksanakan di Negeri Larike dan Negeri Waai Kabupaten Maluku Tengah serta Dusun Masika Jaya, Desa Alang Asaude dan Pulau Kelang Kabupaten Seram Bagian Barat. Monitoring mengacu kepada Rencana Aksi Nasional Konservasi Ikan Sidat Tahun 2016 – 2020. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa sidat diwilayah Maluku dapat ditemukan di Negeri Larike, Waai, Mamala, Morella, Hitu, Pulau Manipa dan Pulau Kelang Kabupaten Maluku Tengah. Sementara itu di Kabupaten Seram Bagian Barat Sidat ditemukan di Dusun Eli, Waitesi, Tanamera dan Masika Jaya. Jenis sidat yang ditemukan di Larike dan Waai adalah Anguila marmorata. Hasil pengamatan kualitas air kondisi habitat sidat di Negeri Larike dan Waai dalam kondisi baik dan sesuai untuk habitat biota perairan. Hasil monitoring potensi sidat di Negeri Larike perolehan rata-rata glass eel sebanyak 33 ekor/hari sedangkan di Negeri Waai tidak diperoleh glass eel namun ditemukan sidat stadia yellow eel satu ekor dan sidat dewasa satu ekor. Penangkapan sidat di Masika Jaya, Alang Asaude dan Pulau Kelang aktif dilakukan sekitar tahun 2009-2010. Responden di Masika Jaya mengaku memperoleh sidat 15-300 Kg/Bulan, Responden di Alang Asaude memperoleh sidat 30-150 Kg/bulan dan di Pulau Kelang mencapai 150 Kg/bulan. Tantangan dalam pengelolaan sidat di Maluku adalah minimnya informasi dan data mengenai sidat, degradasi habitat dan tidak adanyapembeli serta tidak ada kepastian harga jual sidat.
PEMILIHAN KANDIDAT miRNA SEBAGAI PREDIKTOR DIABETES MELITUS GESTASIONAL DENGAN ANALISIS BERBASIS DATA MINING F Dany; UA Nikmah; A Noviantari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus gestasional (DMG) merupakan keadaan ketika ibu mengalami diabetes selama kehamilan sampai proses persalinan dan dapat berdampak negatif bagi kesehatan ibu dan anak. Ibu hamil dengan DMG sering tidak bergejala dan luput dari pemantauan khususnya saat kehamilan pertama. Potensi microRNA (miRNA) sebagai penanda awal sejumlah penyakit telah banyak diteliti dan studi ini bertujuan untuk mengidenti ikasi kandidat miRNA sebagai prediktor DMG. Pemilihan kandidat miRNA dilakukan melalui data mining pada database Human microRNA Disease Database (HMDD), analisis fungsional serta target miRNA dengan database miRDB dan analisis pengayaan dengan miRNet. Hasil analisis menunjukkan bahwa miR-126, miR-222 dan miR-27a berpotensi menjadi prediktor DMG, khususnya miR-27a yang dapat terkait dengan jalur aktivitas Ras & Rho guanyl-nucleotide exchange factor. Kandidat miRNA tersebut dapat dikembangkan sebagai target skrining biomarker atau terapi sebagai bagian dari pendekatan personalized medicine pada penatalaksanaan DMG.

Page 10 of 19 | Total Record : 189