cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi
ISSN : 20868286     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Prosiding Seminar Nasional Biologi, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Biologi diterbitkan secara berkala 12 bulanan.
Articles 189 Documents
PROFILING GENETIK GEN EGFR EXON 18 DAN 20 PADA SAMPEL URIN PASIEN KANKER PARU AM Ridwanuloh; PK Hikmawati; J Zaini; SL Andarini; ARH Utomo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kanker paru merupakan jenis penyakit yang paling banyak menyebakan kematian. Penderita kanker paru umumnya terdiagnosa pada stadium lanjut dan sudah mengalami mestastasis sel kanker melalui cairan tubuh seperti plasma dan urin, dan menyebar ke organ lain. Biomarker genetik yang menjadi salah satu standar pemeriksaan kanker paru adalah gen EGFR (Epidermal Growth Factor Receptor). Daerah mutasi gen EGFR yang paling banyak ditemukan adalah gen EGFR exon 18, 19, 20, dan 21. Dalam penelitian ini dilakukan analisis pro iling genetik gen EGFR pada target sekuen ekson 18 dan ekson 20 menggunakan sampel urin yang dikumpulkan dari pasien kanker paru dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta. Sebanyak 30 sampel urin dikumpulkan kemudian masing-masing sampel diekstraksi menggunakan kit ekstraksi DNA khusus. Ampli ikasi sekuen gen target EGFR ekson 18 dan 20 dilakukan dengan menggunakan mesin PCR, kemudian amplikon yang diperoleh dianalisis menggunakan metode sanger sekuensing untuk mengetahui lebih lanjut pro il mutasi titik yang terjadi pada amplikon tersebut. Hasil analisis menunjukkan terjadi mutasi titik G724S sebanyak 6% (2/30), mutasi T790M sebanyak 50% (15/30) dan mutasi Q787Q sebanyak 60% (18/30). Hasil ini menunjukkan bahwa sampel urin memiliki potensi besar digunakan sebagai sampel dalam analisis biomarker genetik pada pasien kanker paru.
POTENSI PENULARAN LEPTOSPIROSIS DAN HANTAVIRUS PADA MANUSIA DI KALIMANTAN BARAT AP Kesuma; A Mulyono; MF Rokhmad
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis dan hantavirus merupakan penyakit zoonosis yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia. Reservoir utama penyakit tersebut adalah tikus. Beberapa spesies tikus seperti Rattus norvegicus, Rattus tanezumi, Bandicota indica, Rattus tiomanicus terkonfirmasi sebagai reservoir kedua penyakit tersebut. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis tikus yang menjadi reservoir leptospirosis dan hantavirus di Kalimantan Barat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian ini adalah seluruh tikus yang tertangkap selama pengumpulan data. Lokasi penelitian di Kabupaten Ketapang, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kayong utara pada enam ekosistem berbeda setiap kabupaten. Semua tikus yang tertangkap diidentifikasi secara morfologi, kemudian sampel darah dan ginjal diperiksa menggunakan metode PCR dan MAT untuk deteksi leptospirosis, sedangkan untuk hantavirus sampel darah diperiksa menggunakan metode ELISA. Jumlah tikus yang tertangkap adalah 277 ekor terdiri dari 6 genus dari 13 jenis. Tikus yang terkonfirmasi positif bakteri leptospira adalah Rattus tiomanicus, Rattus norvegicus, Rattus exulans dan Rattus tanezumi. Tikus yang terkonfirmasi positif hantavirus adalah Rattus tanezumi, Rattus exulans dan Rattus tiomanicus. Jenis tikus tersebut hidup di sekitar pemukiman manusia. Hasil ini menunjukkan potensi penularan leptospirosis dan hantavirus kepada manusia sehingga masyarakat dan tenaga kesehatan perlu waspada apabila menemukan gejala penyakit tersebut di masyarakat supaya dapat diterapi dengan tepat.
ANALISIS HUBUNGAN ASUPAN SENG DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS SEDAN KABUPATEN REMBANG AD Safarina; A Yuniastuti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka prevalensi balita stunting di Indonesia dalam kurun waktu 2018-2021. Kondisi stunting menunjukkan adanya kekurangan asupan gizi pada periode 1000 hari pertama kehidupan. De isit seng kronis menjadi salah satu penyebab anak mengalami stunting, sehingga penelusuran pemenuhan asupan seng yang cukup perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan asupan seng dengan kejadian stunting pada anak berusia di bawah lima tahun. Metode penelitian ini adalah observasional analitik, case control design. Pengambilan sampel berdasarkan metode purposive sampling dan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sedan pada bulan Agustus 2022, dengan jumlah 30 sampel. Subjek penelitian merupakan anak berusia 18-60 bulan dengan kriteria nilai Z-score BB/ U dan atau TB/U <-2SD. Pengujian data menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan seng harian yang diperoleh berdasarkan food recall 1x24 jam tidak memiliki hubungan dengan Z-score BB/U dan atau TB/U. Dari hasil uji diperoleh bahwa p=0,131 > 0,05 sehingga tidak terdapat korelasi yang signi ikan antara variabel yang dihubungkan. Koe isien korelasi antara kedua variabel tergolong rendah dengan nilai r = 0,282. Tidak terdapat hubungan signi ikan antara asupan seng dengan kejadian stunting pada anak berusia di bawah lima tahun di wilayah kerja Puskesmas Sedan, Kabupaten Rembang.
PENGGUNAAN MENCIT DAN TIKUS SEBAGAI HEWAN MODEL PENYAKIT STROKE Putri Reno Intan; Ariyani Noviantari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah terputusnya aliran darah ke otak akibat pecahnya pembuluh darah ke otak. Stroke terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah ke otak sehingga pasokan nutrisi dan oksigen ke otak berkurang. Dalam pengobatan stroke, penelitian terus dikembangkan, baik uji in vitro, in vivo, sampai uji klinik. Pada uji in vivo, dibutuhkan hewan model yang sesuai dengan patogenesis penyakit sehingga mendapat gambaran yang terjadi pada manusia. Tujuan penulisan artikel ini adalah mengkaji berbagai metode yang digunakan dalam pembuatan hewan model penyakit stroke pada mencit dan tikus. Artikel ini merupakan review literatur melalui penelusuran pustaka yang didapatkan dari internet tentang berbagai metode dalam pembuatan hewan model penyakit stroke pada mencit dan tikus, serta kelebihan, dan kekurangan masing-masing metode tersebut. Beberapa model pembuatan hewan coba penyakit stroke adalah model embolik, model intraluminal ilament middle cerebral artery occlusion (MCAO), model fototrombosis, induksi endothelin-1, model kraniotomi, dan lain-lain. Pemilihan model hewan stroke yang tepat diharapkan dapat mengoptimalkan desain studi uji in vivo di laboratorium.
IMPLEMENTASI SUPLEMEN AJAR SISTEM EKSKRESI BERBASIS RISET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP PEDULI BAHAYA ROKOK PADA SISWA SMA Maharani, HS; Lisdiana, Lisdiana; Alimah, S; Widiyaningrum, P
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar optimal dapat didukung dengan adanya bahan ajar yang konteksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi suplemen ajar sistem ekskresi berbasis riset untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap peduli bahaya rokok pada siswa SMA. Jenis penilitian ini adalah quasi experiment dengan desain Pretest Posttest Control Group Design. Sampel penelitian sebanyak 3 kelas siswa XI MIPA yang diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel bebas pada penelitian ini suplemen ajar sistem ekskresi berbasis riset, variabel terikat hasil belajar dan sikap peduli bahaya rokok, serta variabel kontrol berupa guru yang mengajar, jam pelajaran, dan model pembelajaran. Analisis uji t independen hasil belajar dan sikap peduli menunjukkan ada perbedaan yang signi ikan antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,050 dan 0,010 < 0,050. Analisis nilai N-Gain hasil belajar kelas eksperimen memperoleh nilai 0,714815972 (kategori tinggi) dan sikap peduli memperoleh nilai 0,617940883 (kategori sedang). Pada kelas kontrol analisis nilai N-Gain hasil belajar memperoleh nilai 0,579938959 (kategori sedang) dan sikap peduli memperoleh nilai 0,478303315 (kategori sedang). Berdasarkan hasil serta analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa suplemen ajar sistem ekskresi berbasis riset mampu meningkatkan hasil berlajar dan sikap peduli bahaya rokok pada siswa SMA
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS FLIP PDF PROFESSIONAL DENGAN MODEL EXPERIENTIAL JELAJAH ALAM SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI PLANTAE FR Lestari; E Purwantoyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul berbasis Flip PDF Professional dengan model experiential jelajah alam sekitar (EJAS) untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi plantae. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Desain penelitian menggunakan PretestPosttest Control Group Design. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli materi dan ahli media, lembar angket tanggapan guru dan siswa, serta soal tes pilihan ganda. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan e-modul menurut ahli materi sebesar 96,74% (sangat valid) dan ahli media sebesar 97% (sangat valid). Kepraktisan e-modul berdasarkan hasil angket tanggapan guru dan siswa memperoleh nilai sebesar 90,625% (sangat praktis) dan 90,48% (sangat praktis). Keefektifan e-modul dibuktikan dengan hasil ketuntasan klasikal siswa pada kelas eksperimen sebesar 89% dan nilai n-gain 0,63 (kategori sedang) sedangkan ketuntasan klasikal siswa pada kelas kontrol sebesar 53% dan nilai n-gain 0,22 (kategori rendah). Simpulan penelitian ini adalah e-modul berbasis Flip PDF Professional dengan model experiential jelajah alam sekitar (EJAS) sangat valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi plantae. Terdapat perbedaan peningkatan pemahaman konsep siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
TARI SINTREN: SENI TARI DARI MASYARAKAT PESISIR UTARA JAWA MELALUI PENDEKATAN KEARIFAN LOKAL DAN BUDAYA N Nadilla; A Septiani; LS Simanulang
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan Kerifan Lokal dan Budaya menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang mengkaji Kearifan Lokal dan Budaya menggunakan Kajian Etnobiologi dan Etnopedagogi. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui keseniaan Tari Sintren serta kajian kualitatif. Keseniaan Tari Sintren lahir dan berkembang luas ditengah-tengah masyarakat pesisir pantai utara. Dalam pertunjukannya, sang penari dengan keadaan terikat tali serta masih berpakaian biasa akan dimasukan kedalam kurungan dan harus mengganti pakaiannya dengan custom tari di waktu yang singkat. Adapun sesajen yang Nilai luhur yang terkandung dalam pertunjukan dalam pertunjukan Tari Sintren ini, antara lain : 1) sebelum melakukan sesuatu harus selalu dan diawali dengan berdoa kepada Tuhan; 2) menjaga tali persaudaraan; 3) tidak boleh menjadi manusia yang serakah dan mengambil hak orang lain; dan 4) mengetahui caranya berterimakasih kepada orang lain.
KAJIAN MAKANAN TRADISIONAL KHAS SUKU BATAK TOBA LAPET SEBAGAI BENTUK PENDEKATAN BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI LS Simanullang; A Septiani; N Nadilla
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Batak Toba memiliki cemilan manis khas tradisional yaitu Lapet. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan mendeskripsikan biodiversitas yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan Lapet kemudian menghubungkan kajian biodiversitas tersebut dengan makanan tradisional khas Suku Batak Toba yaitu Lapet dan membahas ragam jenis, metode pembuatan Lapet, aspek kimia serta kandungan yang terdapat pada Lapet, iloso i Lapet dan nilai kependidikan, dan pendekatan budaya dan kearifan lokal lapet pada pembelajaran biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapet dibuat dari tepung beras, kelapa parut, dan dibungkus menggunakan daun pisang. Lapet juga memiliki jenis-jenis berdasarkan variasi tepung beras, cara memasak, dan penggunaan daun pisang sebagai pembungkusnya dan memiliki kandungan karbohidrat, lemak, dan protein yang cukup. Lapet memiliki nilai iloso i yang hangat dan mengandung harapan bagi masyarakat. Selain itu, Lapet juga dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk pendekatan budaya dan kearifan lokal pada pembelajaran biologi melalui kegiatan konservasi biologi.
PENGEMBANGAN ATLAS HISTOLOGI BERBASIS SISTEM SEBAGAI SUPLEMEN PEMBELAJARAN JARINGAN HEWAN DI SMA FZ Farento; Lisdiana Lisdiana; N Setiati; S Ngabekti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, validitas, dan kelayakan Atlas Histologi berbasis Sistem sebagai suplemen pembelajaran materi jaringan hewan. Desain penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan langkah potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk dan produk untuk pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMAN 2 Pati, dengan 16 siswa dan 2 guru. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, angket validasi materi dan media, dan angket uji kelayakan (guru dan siswa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan berupa Atlas Histologi berisi gambar histologi organ, berwarna dengan urutan sesuai sistem pada tubuh makhluk hidup, validitas materi dengan kategori sangat valid (90,17%), validasi media dengan kategori sangat valid (97,66%), serta data tanggapan guru sebesar 85% dan siswa 85,20% dengan kategori sangat layak. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Atlas Histologi berbasis Sistem valid dan layak digunakan sebagai suplemen pembelajaran materi jaringan hewan di SMA.
ANALISIS MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA SECARA DARING DAN LURING SF Irwandita; W Isnaeni
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keterlaksanaan proses pembelajaran daring dan luring, menganalisis motivasi dan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran daring dan luring. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 4, 5, dan 6 SMA Negeri 12 Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi terkait aktivitas dan proses pembelajaran daring dan luring, angket/kuesioner motivasi belajar siswa, wawancara, serta dokumentasi. Dari hasil penelitian dan hasil analisis data, diperoleh data sebagai berikut yaitu rata-rata keterlaksanaan proses pembelajaran daring dan luring yaitu 80,25% dan 94,44%, data aktivitas belajar siswa pada pembelajaran daring dan luring yaitu 80% dan 90,74%, dan data tingkat motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring dan luring adalah 78,05% dan 69,35%. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat keterlaksanaan proses pembelajaran daring dan luring termasuk baik dan sangat baik, tingkat keterlaksanaan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran daring dan luring termasuk aktif dan sangat aktif, dan tingkat motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring dan luring termasuk tinggi.

Page 11 of 19 | Total Record : 189