cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi
ISSN : 20868286     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Prosiding Seminar Nasional Biologi, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Biologi diterbitkan secara berkala 12 bulanan.
Articles 189 Documents
MAIN COMPOUNDS OF AGERATUM CONYZOIDES AND AGERATINA RIPARIA AS POTENTIAL BIOHERBICIDES FROM TAHURA NGARGOYOSO HABITAT, KARANGANYAR Nisa, Afiatun; Ari, Ayueda; Kusumorini, Bekti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan herbisida sintetis secara intensif dalam bidang pertanian dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis senyawa utama yang terkandung dalam Ageratum conyzoides dan Ageratina riparia sebagai kandidat bioherbisida ramah lingkungan. Pengambilan sampel dilakukan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngargoyoso, Karanganyar, sedangkan analisis fitokimia dilakukan menggunakan metode GC-MS di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun dan bunga A. conyzoides didominasi oleh senyawa 3-Isobutylidene isobenzofuran (87,49%), Desmethoxyencecalin (1,49%), dan Benzopyran (1,53%). Pada A. riparia, senyawa dominan pada daun adalah Acetylphenyl trifluoroacetate (52,81%) dan Acetyl dimethoxy dimethyl benzopyran (87,49%) pada bunga. Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas alelopatik, antimikroba, antioksidan, dan inhibisi enzimatik yang potensial dalam menghambat pertumbuhan gulma secara alami. Temuan ini memperkuat potensi kedua spesies tumbuhan tersebut sebagai sumber bahan aktif bioherbisida untuk mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
KONSERVASI TUMBUHAN SECARA IN SITU, EX SITU DAN INOVASINYA UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs KE-15 Fikri, Irvan Maulana; Nabila, Chelsea Eka Putrista; Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu negara dengan megabiodiversity terbesar di dunia, Indonesia menghadapi ancaman deforestasi, degradasi lahan, dan perubahan iklim yang menyebabkan banyak spesies tumbuhan menghadapi risiko kepunahan, bahkan sebagian besar belum teridentifikasi secara ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan strategi konservasi yang efektif untuk menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati. Artikel ini bertujuan mengkaji strategi konservasi tumbuhan melalui pendekatan in situ dan ex situ serta menelaah berbagai inovasi berbasis riset mutakhir dalam mendukung pencapaian SDGs ke-15 atau Life on Land. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah bereputasi yang diterbitkan dalam 5-10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konservasi in situ efektif dalam melindungi spesies di habitat alaminya dengan tetap mempertahankan interaksi ekologi, sementara konservasi ex situ sangat penting dilakukan agar pelestarian dalam menjaga spesies tanaman ini tidak punah sebab memungkinkan pelestarian plasma nutfah secara efektif melalui kebun raya, bank benih, dan kebun botani. Inovasi mutakhir seperti kultur jaringan, kriopreservasi, DNA barcoding, serta pemanfaatan teknologi digital dan remote sensing terbukti meningkatkan efektivitas konservasi tumbuhan. Penelitian ini menegaskan keterkaitan konservasi dengan SDGs 15, yakni mendukung upaya menghentikan kehilangan keanekaragaman hayati, melindungi ekosistem daratan, dan mendorong pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan. Strategi in situ dan ex situ memiliki sifat saling melengkapi, sementara dukungan inovasi riset memperkuat efektivitas konservasi. Dengan demikian, konservasi tumbuhan berperan penting dalam menjamin kelangsungan hidup tumbuhan, khususnya spesies endemik Indonesia yang memiliki nilai ekologis tinggi.
PREFERENSI Heterotrigona itama PADA TUMBUHAN BERBUNGA DI LAHAN PERTANIAN DESA SERANG PURBALINGGA Awaliyah, Fauziatun; Proklamasiningsih, Elly; Widhiono, Imam
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan proses penyerbukan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan pollinator. Pollinator yang banyak di kenal masyarakat dalam budidaya pertanian adalah serangga, yaitu Stringless bee. Stringless bee memiliki preferensi dalam memilih bunga untuk dikunjungi. Beberapa faktor yang mempengaruhi preferensinya adalah ukuran bunga. Warna, aroma, dan profil kimia nectar bunga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi lebah H. itama terhadap tanaman S. spenden, C. spinose dan L. sativa pada lahan pertanian. Mengetahui korelasi preferensi H itama dengan morfologi bunga dan polen S. splenden, C. spinose dan L. sativa. Mengetahui pengaruh faktor lingkungan (suhu, kelembaban, intensitas cahaya) terhadap frekuensi kunjungan lebah H. itama pada tanaman sumber pakan. Metode analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Analisis deskrpitif yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, baik untuk mengetahui nilai preferensi/kesukaan serangga pada tanaman tertentu yang ada di lahan maupun jumlah polen yang ada di dalam sarang. Hasil penelitian dan pembahasan adalah, preferensi lebah H. itama terhadap Salvia splenden, Cleome spinosa dan Lactuca sativa frekuensinya rendah. Data di dalam sarang dari ketiga tanaman sasaran preferensi tertinggi H. itama adalah Cleome spinosa dengan bentuk bunga aktinomorfik serta pembungaan lebih lama sehingga keberadaan di lahan bunga lebih lama. Faktor lingkungan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap frekuensi kunjungan lebah H.itama pada tiga tanaman sasaran. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanaman yang paling di sukai H. Itama.
PENGUATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BIOLOGI DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DEEP LEARNING BERBASIS TIK MELALUI PELATIHAN TERPROGRAM Sukaesih, Sri; Marianti, Aditya; Saptono, Sigit; Sriyadi, Sriyadi; Lemmuela, Litania Hephzibah; Zahra, Siti Nur Fathimatuz; Ulhaq, Hasnaa’ Dhiya’; Pangastuti, Aulia Tirani; Mandaya, Yusuf Wisnu; Masrikhah, Ririn
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan pendidik profesional yang perlu meningkatkan kompetensi profesional secara berkelanjutan. Guru profesional diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang mendalam dan bermakna bagi peserta didik. Pembelajaran mendalam (deep learning) menjadi pendekatan pembelajaran inovatif yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Hasil analisis permasalahan dan kebutuhan dengan Guru Biologi SMA Kota Semarang menunjukkan belum ada sosialisasi yang terprogram dari pemerintah terkait pembelajaran deep learning, guru belum memahami kerangka kerja dan penerapan deep learning dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan implementasinya dalam pembelajaran. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru MGMP Biologi SMA dalam merancang pembelajaran deep learning berbasis TIK dan implementasinya di pembelajaran biologi untuk meningkatkan kompetensi profesional guru. Metode kegiatan melalui Pelatihan Terprogram dengan tahapan: analisis kebutuhan di MGMP Biologi SMA, merumuskan solusi, pelaksanaan kegiatan, monitoring, dan evaluasi hasil program. Kegiatan IHT diikuti 50 orang guru Biologi. Hasil program menunjukkan guru biologi memiliki pemahaman yang baik dan sangat baik terkait pembelajaran deep learning, serta 90% guru terampil merancang pembelajaran dengan pendekatan deep learning berbasis TIK. Hasil monitoring menunjukkan guru mampu mengimplementasikan pembelajaran deep learning dalam praktik pembelajaran di kelas. Berdasarkan evaluasi dan tanggapan guru, program yang dilaksanakan sangat bermanfaat, memberi dampak positif bagi kreativitas dan inovasi pembelajaran biologi di kelas yang lebih mendalam, serta mendorong peningkatan kompetensi profesional guru secara berkelanjutan.
EFEKTIFITAS MAKROZOOBENTOS SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI SUNGAI WARIORI MANOKWARI Sinuraya, Sabarita; Kawulur, Elda Irma J.J.; Sunggu, Servarius
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menilai potensi makrozoobentos sebagai bioindikator kualitas air di Sungai Wariori, Manokwari (Oktober 2023). Metode yang digunakan adalah ex post facto dengan pengambilan sampel secara purposive random sampling. Hasil analisis menunjukkan kepadatan makrozoobentos berkisar 2.250.000– 498.750.000 ind/m², didominasi oleh Hydrophceae sp. dan Baetis sp. yang merefleksikan kondisi tercemar ringan. Nilai FBI berada pada kisaran 4,09–4,55 (very good–good), sedangkan HBI tercatat 4,94–5,70 (good– fair). Indeks ASPT menunjukkan rentang 5,00–5,75 yang mengindikasikan kontaminasi ringan, sementara nilai Prati’s indeks (0,77–1,07) menempatkan kualitas air dari kategori excellent hingga acceptable.
IMPLEMENTASI SUPLEMEN BAHAN AJAR SISTEM HORMON BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA Ramadhani, Novanda Adelia; Isnaeni, Wiwi
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di indonesia merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kebutuhan dalam meningkatkan Berpikir Kritis dan juga hasil belajar yang merupakan keterampilan penting dalam pendidikan untuk menghadapi tantangan kompleks dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pembelajaran di SMA Kesatrian 1 Semarang dengan menggunakan bahan ajar konvensional yang dimana kurang menarik untuk pembelajaran siswa karena masih terdapat banyak materi yang belum tersampaikan terutama pada materi sistem hormon dan bahan ajar yang digunakan belum sepenuhnya untuk memenuhi kemampuan berpikir kritis siswa dan juga hasil belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada materi sistem hormon dengan menggunakan suplemen bahan ajar berbasis Problem Based Learning. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes, observasi, dan dokumentasi. Jenis penelitian ini Quasi Experiment Design dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SMA Kesatrian 1 Semarang dengan populasi penelitian kelas XI. Teknik Pengambilan Sampel berupa purposive sampling dengan sampel kelas XI 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI 2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar memperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,000. Hasil uji Hipotesis Mann-whitney pada Kemampuan Berpikir Kritis memperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,000 sedangkan Hasil Uji Hipotesis Mann-whitney pada Hasil Belajar Siswa memperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,000. Hasil uji N-Gain Kemampuan Berpikir Kritis kelas eksperimen diperoleh nilai 0,7 termasuk kategori tinggi dan kelas kontrol diperoleh nilai 0,5 termasuk kategori sedang. Sedangkan uji N-Gain Hasil Belajar Siswa kelas eksperimen diperoleh nilai 0,7 dengan kategori tinggi dan kelas kontrol diperoleh nilai 0,6 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Suplemen Bahan Ajar Sistem Hormon Berbasis Problem Based Learning efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA.
PENGELOLAAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI MANIFESTASI RESPONSIBLE PRODUCTION UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs KE-12 Rohman, Farid Fadhlu; Mariyam, Siti Neng; Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan sektor pertanian yang pesat berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan global, tetapi juga menimbulkan tantangan serius berupa akumulasi limbah yang berpotensi mencemari lingkungan. Penerapan Responsible Production diperlukan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) ke-12. Penelitian ini bertujuan mensintesis literatur ilmiah, kebijakan pemerintah, dan regulasi nasional maupun internasional terkait pengelolaan limbah pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review terhadappublikasi ilmiah, dokumen kebijakan, dan peraturan selama 2015–2025. Analisis difokuskan pada tiga tema utama: strategi daur ulang limbah menjadi kompos, biochar, bioplastik, dan bioenergi; inovasi teknologi seperti pirolisis dan digestasi anaerobik; serta peran kebijakan dalam mendorong praktik berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah pertanian melalui pendekatan tersebut mampu menekan emisi gas rumah kaca, memperbaiki kualitas tanah, menghasilkan energi terbarukan, dan memberikan nilai tambah ekonomi sebagai wujud implementasi Responsible Production.
REVITALISASI GREENHOUSE DAN TAMAN HALAMAN SMA NEGERI 14 SEMARANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR KEANEKARAGAMAN HAYATI BERORIENTASI KONSERVASI DALAM MENDUKUNG TERWUJUDNYA GREEN SCHOOL Saptono, Sigit; Mubarok, Ibnul; Purwantoyo, Eling; Irsadi, Andin; Hadiyanti, Lutfia Nur; Ramadhan, Ahmad Naharuddin; Kartijono, Nugroho Edi; Lukitasary, Deasy Arta
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMA Negeri 14 Semarang merupakan salah satu sekolah mitra Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang memperoleh penghargaan Adiwiyata Mandiri sejak tahun 2019. Secara global, program Adiwiyata setara dengan program Green School. Sebagai sekolah yang menyandang penghargaan Adiwiyata, tentu SMA Negeri 14 Semarang memiliki prasyarat utama yang memenuhi kriteria yang ditentukan. Jargon BERKELAS (Bersih, Estetik, Religius, Kreatif, Etik, Lugas, Adaptif, dan Sportif) yang dimiliki, merupakan gambaran semangat para pengelola sekolah tersebut untuk menjaga dan mempertahankan Adiwiyata. Seiring berjalannya waktu, kondisi prasarana hardware Adiwiyata, seperti keberadaan greenhouse dan tanaman-tanaman di halaman sekolah, perlu mendapat perhatian. Greenhouse mengalami penurunan fungsi, hanya tanaman tertentu saja yang masih hidup, tanaman di halaman sekolah banyak yang mati dan harus diganti. Ditinjau dari aspek green school dan keindahan sudah seharusnya dibenahi, dan perlu dipertimbangkan juga pemanfaatan greenhouse dan taman halaman sekolah sebagai sumber belajar siswa, terutama pada topik Keanekaragaman Hayati, mata pelajaran Biologi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk melakukan revitalisasi dan pembenahan kembali keberadaan greenhouse dan taman halaman sekolah agar dapat memenuhi dua tujuan, yaitu mempertahankan Adiwiyata dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar siswa yang berorientasi pada kesadaran dan perilaku berkonservasi di SMA Negeri 14 Semarang. Kegiatan ini juga mendukung implementasi pendidikan berkelanjutan (Education for Sustainable Development), sebagai salah satu SDGs. Metode yang diterapkan untuk memecahkan masalah dalam kegiatan ini adalah (1) analisis permasalahan mitra di SMA Negeri 14 Semarang, (2) merumuskan solusi/revitalisasi/inovasi, (3) pelaksanaan kegiatan, dan (4) monitoring dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa telah dilakukan perbaikan fisik greenhouse, penambahan species tanaman, serta penataan greenhouse dan taman halaman sekolah. Greenhouse dan taman halaman sekolah SMA Negeri 14 Semarang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar siswa, khususnya pada materi Keanekaragaman Hayati.
PRODUK TEMPE DENGAN FORTIFIKASI HERBAL Bintari, Siti Harnina; Rudyatmi, Ely; Peniati, Endah; Mustikaningtyas, Dewi; Isnaeni, Wiwi; B., F. Putut Martin H.; Ulfa, Berlina Maika
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan produk yang familiar dan mudah diolah menjadi bermacam-macam makanan siap santap. Saat ini, belum dikenal dan belum familiar produk tempe yang diproduksi dengan tambahan tepung dari tanaman potensial, misalnya kelor, kersen dan porang. Tempe yang mendapatkan proses pengolahan sedemikian disebut tempe inovasi, merupakan varian baru dari industri tempe. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan cara produksi tempe inovasi dengan fortifikan herbal yaitu kelor, kersen dan porang serta untuk menentukan fisik tempe inovasi dan profil kimia meliputi kandungan protein dan antioksidan. Tempe inovasi merupakan tempe yang dalam pembuatannya mendapat fortifikan bahan herbal sebesar 1-2%. Produk tempe yang dihasilkan dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan camilan, lauk pauk dan sayur-mayur. Permasalahan pada observasi riset awal ini adalah bagaimana teknologi pembuatannya dan apakah ada perbedaan kandungan protein dan angka antioksidan produk tempe inovasi dibandingkan dengan kontrol. Telah dilakukan praktik pembuatan tempe inovasi secara higienis dan menghasilkan produk tempe inovasi matang tidak berbeda secara fisik dengan tempe original. Kandungan protein dan angka antioksidan secara umum berbeda dengan kontrol masing masing pada rentang angka 3, 019 dan 0,90.