cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi
ISSN : 20868286     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Prosiding Seminar Nasional Biologi, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Biologi diterbitkan secara berkala 12 bulanan.
Articles 189 Documents
PEMANFAATAN RUMAH YUYU (Gecarcinucoidea) OLEH MASYARAKAT DESA DIMORO DENGAN KAJIAN KEARIFAN LOKAL DAN BUDAYA A Septiani; N Nadilla; LS Simanullang
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melestarikan kearifan lokal dan buaya dalam pembentukan karakter bangsa dapat dilakukan melalui pendidikan. Kearifan lokal pengandung banyak nilai pendidikan, terutamanya pendidikan tentang lingkungan hidup. Masyarakat Desa Dimoro memanfaatkan tanah rumah Yuyu untuk mengurangi rasa pahit daun pepaya. Penelitian ini dilakukan di Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Rumah Yuyu juga termasuk tanah liat yang jika direbus bersamaan dengan daun pepaya akan membentuk sifat koloidal. Tanah rumah Yuyu memiliki fraksi negatif. Muatan listrik positif akan tertarik oleh listrik yang bermuatan negatif. Berkurangnya kandungan alkaloid karpain dalam daun pepaya disebabkan oleh peristiwa absorbsi ini. Oleh karena itu, rasa pahit pada daun papaya dapat berkurang.
PENERAPAN MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN ARGUMENT MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Herawati Herawati; Y Maryuningsih; A Juanda
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan pembelajaran abad ke-21 yang harus dihadapi oleh siswa untuk mampu bersaing dimasa yang akan mendatang menjadi latarbelakang penelitian ini. Keterampilan berpikir kreatif merupakan salah satu keterampilan yang harus dimilki oleh siswa pada pembelajaran abad 21. Model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif yaitu model guided discovery learning berbantuan argument mapping. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian ini menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa dengan rata-rata N-gain kelas eksperimen dan kontrol sebesar 63.26 dan 20.57 Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kreatif yang signifikan antara siswa yang menggunakan model g uided discovery learning berbantuan argument mapping dengan siswa yang tidak menggunakan pada pembelajaran materi sistem ekskresi.
PENGEMBANGAN E-LKS SISTEM PERNAPASAN MANUSIA BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK SISWA SMA DM Ramadani; S Alimah
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan E-LKS SistemPernapasan Manusia berbasis model Problem Based Learning (E-LKS SPM-PBL) untuk siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development. Uji coba skala kecil dilakukan di SMA N 1 Bringin pada kelas XI MIPA 4 tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah berjumlah 15 orang siswa yang dipilih sebagai sampel. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu kelayakan E-LKS SPMPBL oleh ahli materi sebesar 88,09% (sangat layak), kelayakan E-LKS SPM- PBL oleh ahli media sebesar 90,00 (sangat layak), tanggapan guru terhadap E-LKS SPM –PBL sebesar 95,83% (sangat baik), dan hasil tanggapan siswa terhadap ELKS SPM-PBL sebesar 81,11% (baik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa E-LKS Sistem Pernapasan Manusia berbasis Model Problem Based Learning layak digunakan dan berpotensi meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dan dapat dilakukan uji coba secara empirik pada skala yang lebih besar.
PENGEMBANGAN E-BOOK SISTEM PERNAPASAN MANUSIA BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK SISWA SMA PA Rohmayanti; Nugrahaningsih W.H
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suplemen bahan ajar yang dikembangkan menjadi ebook berbasis discovery learning dapat dijadikan sebagai pelengkap bahan ajar salah satunya pada materi sistem pernapasan manusia untuk kelas XI SMA. Suplemen bahan ajar Ebook Discovery Learning (EDL) yang berkaitan dengan sistem pernapasan manusia. EDL diolah menggunakan software fliphtml5 dengan hasil pengembangan berupa link website yang dapat diakses dan digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil pengembangan yang telah dikembangkan memperoleh kriteria yang sangat sesuai untuk digunakan sebagai pelengkap bahan ajar sistem pernapasan manusia. Hasil rata-rata persentase kelayakan 91% dari ahli materi (A1); 97% ahli media (A2); dan validator guru biologi (A3) mendapat persentase rata-rata 95%. Secara keseluruhan penilaian baik oleh validator maupun guru biologi mendapatkan persentase rata-rata 94,3% dilanjutkan dengan tes keterbacaan yang memperoleh persentase rata-rata 92% sehingga EDL memperoleh kriteria sangat layak untuk digunakan sebagai pelengkap bahan ajar.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENUMBUHKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN KEMAMPUAN KOGNITIF PESERTA DIDIK MATERI SISTEM EKSKRESI S Khomsatun; E Rudyatmi
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi dan kemampuan kognitif peserta didik kelas XI MA Al Asror belum optimal. Model pembelajaran yang tepat diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh penerapan Problem Based Learning terhadap keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi dan kemampuan kognitif peserta didik kelas XI MA Al Asror materi sistem ekskresi. Penelitian ini adalah Pre-Experimental Designs dengan rancangan One-Shot Case Study. Populasi adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA MA Al Asror. Sampel ditentukan secara sampling purposive. Sampel merupakan 37 peserta didik yang tinggal di pesantren. Keterampilan pemecahan masalah ditentukan berdasarkan metode non tes menggunakan instrumen lembar kerja peserta didik. Keterampilan komunikasi ditentukan berdasarkan metode non tes menggunakan instrumen lembar pengamatan presentasi. Kemampuan kognitif ditentukan berdasarkan metode tes menggunakan instrumen soal pilihan ganda 5 options. Data dianalisis menggunakan uji t satu sampel. Hasil thitung keterampilan pemecahan masalah>ttabel (12,46>1,69), 97,29% peserta didik terampil memecahkan masalah. Hasil thitung keterampilan komunikasi>ttabel (14,65>1,69), 100% peserta didik terampil berkomunikasi. Hasil thitung kemampuan kognitif>ttabel (11,70>1,69), 97,29% peserta didik mampu memahami materi sistem ekskresi. Artinya penerapan model Problem Based Learning berpengaruh positif terhadap keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi dan kemampuan kognitif peserta didik kelas XI MA Al Asror materi sistem ekskresi.
TA CLONING UNTUK PERBANYAKAN PLASMID REKOMBINAN PENYANDI GEN SPIKE HEXAPRO FOLDON DF Agustiyanti; Hariyatun Hariyatun; LA Syakuran; A Yuniati; W Kusharyoto; A Wardiana
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Protein spike dari virus SARS-CoV merupakan kandidat antigen yang potensial sebagai vaksin, dimana pada protein ini terdapat receptor binding domain (RBD) yang dapat berikatan dengan reseptor ACE2 manusia. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa protein spike membentuk konformasi trimer ketika berikatan dengan reseptor ACE2. Untuk itu, beberapa penelitian memfokuskan untuk membuat struktur trimer dari protein spike (stabilisasi prefusi) sebagai desain vaksin berbasis protein rekombinan. Sebagai upaya mendukung ketersediaan vaksin nasional, dikembangkan produksi protein rekombinan Spike pada inang Pichia pastoris, yang memiliki kemampuan memproduksi protein yang tinggi, dan memiliki nilai ekonomis yang memadai, Penelitian ini merupakan langkah awal untuk mendapatkan protein rekombinan melalui fusi gen Hexapro dengan fragmen foldon. Dengan menggunakan metode TA kloning, gen HexaPro Foldon Spike SARS-CoV-2 disisipkan ke vektor kloning pGEM-T dan pTA2. Dari hasil penelitian didapatkan plasmid rekombinan berukuran 3729 bp, yang terkonfirmasi dengan analisa sequencing DNA.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH VARIETAS BONCI KAO TERHADAP APLIKASI MIKORIZA DAN ZPT GIBERELIN KB Habeahan; H Cahyaningrum; E Uge
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah merupakan salah satu komoditas pangan penting dan merupakan komoditas pangan kelompok aneka kacang terpenting kedua setelah kedelai. Usaha peningkatan produksi kacang tanah dilakukan dengan berbagai cara baik dengan perakitan varietas unggul baru dan teknologi budidaya yang mendukung produksi tanaman. Bonci Kao merupakan salah satu varietas lokal Kabupaten Halmahera Utara Propinsi Maluku Utara, yang telah dilepas oleh Kementerian Pertanian. Dukungan peningkatan produksi kacang tanah varietas Bonci Kao di habitat aslinya dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan aplikasi zat pengatur tumbuh dan mikroba bermanfaat. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok 2 faktor yakni budidaya kacang tanah varietas Bonci Kao yang diberikan perlakuan empat dosis mikoriza (0 g/petak (kontrol), 10 g/petak, 15 g/petak dan 20 g/petak) dan empat dosis ZPT giberelin (0 ml/L/petak, 10 ml/L/petak, 15 ml/L/petak, 20 ml/L/petak), dan diulang 5 kali. Penelitian dilaksanakan di lahan BPTP Maluku Utara pada bulan Juli sampai dengan oktober 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mikoriza dan giberelin menghasilkan interaksi positif terhadap jumlah cabang dan tinggi tanaman 20 hst, sedangkan pada parameter komponen hasil menunjukkan interaksi negatif. Dari data penelitian ini juga terlihat bahwa kombinasi perlakuan mikoriza 20 g/ petak dan giberelin 20 ml/L/petak memberikan hasil jumlah polong isi dan berat 100 biji tertinggi yakni 25,83 polong dan 42 g dibandingkan dengan perlakuan kontrol yakni 17,67 polong dan 35 g.
KUALITAS TEMPE YANG DIBUAT DENGAN ALAT PENCETAK INOVATIF SKALA LAB DI RUMAH INOVASI TEMPE SEKAR SARI DFE Purnama; P Dewi; I Mubarok; SH Bintari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan makanan fermentasi yang populer di Indonesia, tingginya minat terhadap tempe memunculkan berbagai inovasi dalam peningkatan produksi, salah satu upaya tersebut adalah penggunaan alat pencetak inovatif. Alat ini berperan sebagai cetakan sekaligus wadah pemeraman tempe.Wadah pemeran menjadi salah satu faktor yang penting dalam penentuan kualitas tempe karena memiliki peranan dalam menjaga aerasi untuk pertumbuhan Rhizopus sp. Tujuan dari penelitian (1) Membuktikan higienitas dan kualitas organoleptik tempe yang dibuat menggunakan alat pencetak inovatif,(2)Membandingkan antara kualitas tempe yang dibuat menggunakan alat pencetak inovatif dengan tanpa penggunaan alat. Penelitian eksperimen rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggunaan inovasi alat pencetakan tempe dan tanpa penggunaan alat sebagai kontrol. Metode pengujian yang dilakukan meliputi uji cemaran E.coli menggunakan medium selektif eosin methylene blue agar (EMBA) dan uji kesukaan. Berdasarkan hasil penelitian produk tempe yang dibuat menggunakan alat pencetak inovatif negatif terhadap E.coli, memiliki aroma khas tempe, tekstur kompak, rasa tidak asam, dan berwarna putih. Disimpulkan produk tempe yang yang dibuat menggunakan alat pencetak inovatif telah memenuhi standar kualitas mutu cemaran E.coli dan organoleptik berdasarkan SNI 3144:2015 serta memiliki keseluruhan hasil uji kualitas lebih unggul dibanding kontrol.
PEMANFAATAN MEDIA AMPAS TAHU TERFERMENTASI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (Hermetia illucens) S Mumtaz; SH Bintari; I Mubarok; D Mustikaningtyas
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maggot Black Soldier Fly (BSF) adalah larva dari serangga lalat BSF (Hermetia illucens) yang memiliki potensi sebagai alternatif pakan ternak dengan harga ekonomis. Upaya peningkatan produksi maggot BSF dilakukan dengan menumbuhkannya pada media ampas tahu yang difermentasi menggunakan starter yogurt. Hal tersebut mampu menunjang pertumbuhan maggot BSF sehingga dapat meningkatkan produksi maggot BSF. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi yogurt yang tepat untuk meningkatkan produksi maggot BSF, ditinjau dari bobot, kadar protein, survival rate, dan densitas populasi. Maggot BSF ditumbuhkan selama 14 hari pada media ampas tahu yang terfermentasi dengan konsentrasi yogurt 0%, 0,1%, 0,3% dan 0,5% serta pakan konsumtif sebagai kontrol positif. Hasil panen dari maggot BSF diukur parameter peningkatan produksinya berupa bobot, kadar protein, survival rate, dan densitas populasi. Hasil terbaik pada bobot dan densitas populasi ialah sebesar 822,10 gram dan 3,69 ekor/ cm3 yang diperoleh pada konsentrasi yogurt 0,5%. Kadar protein terbaik yang diperoleh sebesar 62,56% pada konsentrasi yogurt 0,1%. Ampas tahu yang terfermentasi berpengaruh terhadap survival rate, tetapi tidak memberikan perbedaan yang nyata. Kesimpulannya, maggot BSF menunjukkan kadar protein tertinggi pada konsentrasi yogurt 0,1%. Maggot BSF yang tumbuh pada konsentrasi yogurt 0,5% menunjukkan bobot dan densitas populasi tertinggi.
SCREENING BAKTERI COLIFORM PADA AIR MINUM ISI ULANG DI DAMIU, KEC. UMBULHARJO YOGYAKARTA MR Mailissa; TY Budiarso; C Amarantini
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DAMIU merupakan penyedia air minum isi ulang yang menjadi pilihan banyak orang dikarenakan oleh harga yang sangat terjangkau. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan deteksi awal dari bakteri Coliform dalam air minum isi ulang DAMIU di daerah Kec. Umbulharjo, Yogyakarta. Sampel diambil dari 10 DAMIU yang berbeda di daerah Kec. Umbulharjo, Yogyakarta. Kemudian sebanyak 10 sampel ditumbuhkan ke dalam media selektif CCA untuk menumbuhkan bakteri terduga Coliform. Koloni bakteri Coliform akan tumbuh dengan warna merah dan koloni bakteri non-Coliform akan tumbuh dengan warna putih yang kemudian ditumbuhkan pada media SSA untuk menumbuhkan bakteri terduga Salmonella/Shigella. Sebanyak 49 isolat tunggal diperoleh dari proses pemurnian tersebut yang kemudian dianalisa secara morfologi dengan gram-staining, dan dilakukan 8 uji biokimia yaitu IMViC, TSIA, Urea, Laktosa dan Sorbitol. Berdasarkan hasil Analisa, terdapat beberapa dugaan bakteri yaitu Escherichia coli, Enterobacter aerogenes, Enterobacter gergoviae, Enterobacter hormaechei, Enterobacter intermedius, Klebsiella oxytoca, Klebsiella planticola, Klebsiella pneumoniae subs. Rhinoscleromatis, Serratia masrcescens, Serratia entomophila, Serratia ficaria, Serratia odorifera biogroup 1 & 2, Serratia plymuthica.