cover
Contact Name
Abdul Muis
Contact Email
muis@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bambang.bs@unram.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 62 Mataram Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 28303431     DOI : https://doi.org/10.29303/jima.v1i3
JIMA (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek merupakan media jurnal elektronik ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. JIMA sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi atau tugas akhir mahasiswa yang diterbitkan sebanyak tiga periode, yaitu pada Maret, Juli, dan November. Focus JIMA, pada publikasi hasil penelitian, kajian, dan gagasan pengembangan ilmu pengetahuan bidang agrokomplek (agroekoteknologi, agribisnis, ilmu tanah, ilmu kehutanan, dan budidaya perikanan serta ilmu kelautan). JIMA, menerima artikel yang belum pernah dipublikasi dalam bentuk media publikasi apapun. Tim Redaksi JIMA berhak memperbaiki tata tulis artikel tanpa merubah isi tulisan. Artikel dimuat setelah melalui tahap editing dan reviewing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 341 Documents
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.) Ita Indriani; Aluh Nikmatullah; Uyek Malik Yakop
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1425

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis dan dosis pupuk organik dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan (Physalis angulata L.) selama tahap domestikasi, dilaksanakan pada bulan Desember 2019 sampai Bulan Februari 2020 di Dusun Kandong Desa Lajut Kecamatam Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah pada ketinggian 93 m dpl. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental di lapangan dengan media tanam ditempatkan pada polybag. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor pertama yaitu jenis pupuk dengan 3 aras yaitu pupuk kandang ayam (J1), pupuk kandang kambing (J2) dan pupuk bio-slurry (J3). Faktor kedua yaitu dosis pupuk organik yang terdiri atas 3 aras yaitu 0,2kg/polybag (D1), 0,4kg/polybag (D2) dan (0,6kg/polybag (D3). Dari kedua faktor tersebut terdapat 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali sehingga didapatkan 45 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, jumlah cabang produktif, diameter pangkal batang, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat berangkasan basah, dan berat berangkasan kering. Data hasil percobaan dianalisis mengunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/Anova) pada taraf nyata 5% dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata yang sama untuk parameter yang berbeda nyata pada uji Anova. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat interaksi antara jenis pupuk organik (J) dan dosis pupuk organik (D) dalam mempengaruhi jumlah daun pada umur 5 MST dan 6 MST, namun tidak ada interaksi yang nyata dalam mempengaruhi parameter pertumbuhan dan hasil yang lainnya. Kombinasi jenis dan dosis pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman ciplukan yaitu pupuk bio-slurry (J3) dengan dosis 0,6 kg/polybag. Jenis pupuk organik tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan kecuali pada parameter jumlah daun umur 2 MST, berat buah per tanaman dan berat berangkasan basah. Dosis pupuk organik berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 5 MST, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan yang lain. Jenis pupuk organik yang sesuai untuk domestikasi tanaman ciplukan yaitu pupuk kandang ayam (J1) dan dosis yang sesuai adalah 0,2 kg/polibag (D1).
Pengaruh Dosis Pupuk NPK dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Paprika (Capsicum annuum var. grossum L.) di Dataran Rendah Jessa DM; Jayaputra; Nurrachman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1426

Abstract

Paprika (Capsicum annuum var grossum L.) menjadi salah satu komoditi unggulan sebagai komoditas ekspor karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Selain itu permintaan pasar dalam negeri juga kian bertambah seiring meningkatnya wisatawan yang masuk ke Indonesia. Permintaan dari hotel berbintang rata-rata sekitar 15 kg/hari, sedangkan pasar modern membutuhkan sekitar 5 kg/hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman paprika (Capsicum annuum var-grossum L.) di dataran rendah, dilakukan dengan metode eksperimental di lapangan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK dengan tiga aras yaitu (U1) Dosis 100 kg/ha, (U2) Dosis 200 kg/ha dan (U3) Dosis 300 kg/ha. Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri dari 4 aras yaitu (P1) Dosis 0 ton/ha, (P2) Dosis 5 ton/ha, (P3) Dosis 10 ton/ha dan (P4) Dosis 15 ton/ha. Dari kedua faktor tersebut terdapat 12 kombinasi perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara dosis pupuk NPK (U) dan pupuk kandang ayam (P) mempengaruhi laju jumlah daun. Secara mandiri dosis pupuk kandang ayam 15 ton/ha memberikan hasil terbaik pada laju tinggi tanaman 3,1 cm/minggu dan laju jumlah daun 2,5 helai/minggu. Dosis pupuk NPK 300 kg/ha memberikan hasil terbaik pada laju tinggi tanaman3 cm/minggu, laju jumlah daun 2,5 helai/minggu, jumlah buah per petak 5,8, berat buah per tanaman 72,3 g dan berat buah per petak 320,6 g.
Pengaruh Beberapa Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Rawit Yang Ditanaman Di Luar Musim Muhamad Zaenal Arifin; I Komang Damar Jaya; Baiq Erna Listiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit varietas Sret yang ditanam di luar musim. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok non-faktorial dengan tiga ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu tanpa pupuk daun atau kontrol (A), menggunakan pupuk daun POMI (B), menggunakan pupuk X-ZO (C), menggunakan pupuk Meroke Fitoflex (D), menggunakan pupuk Bayfolan (E), dan menggunakan pupuk Meroke Flex-g (F). Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit varietas Sret yang ditanam di luar musim. Pupuk daun POMI dan Bayfolan menghasilkan pertumbuhan tanaman cabai yang lebih baik dari pupuk daun lainnya. Sementara itu, pupuk daun POMI, X-ZO menghasilkan hasil dan komponen hasil tanaman cabai rawit varietas Sret yang tertinggi.
Pengaruh Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Rawit Varietas Dewata 43 Yang Ditanam Di Luar Musim Khaerina Umami; I Komang Damar Jaya; Dwi Ratna Anugrahwati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lima jenis pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit hibrida varietas Dewata 43 yang ditanam di luar musim. Perlakuan ditata dengan Rancangan Acak Kelompok non faktorial dengan 3 ulangan. Perlakuan-perlakuan tersebut adalah: perlakuan kontrol (A), POMI (B), X-ZO (C), Meroke Fitoflex (D), Bayfolan (E), dan Meroke Flex-g (F). Data hasil percobaan dianalisis menggunakan Analysis of Variance pada taraf 5% kemudian dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk daun berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit hibrida varietas Dewata 43 yang ditanam di luar musim. Pertumbuhan dan hasil terbaik diperoleh dari perlakuan pupuk daun organik POMI.
Keragaman Hama di Pertanaman Kubis (Brassica oleracea L.) yang diperlakukan dengan Net Protection Ririn Nurattul Awalliyah; Tarmizi; Irwan Muthahanas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1438

Abstract

Kubis (Brassica oleracea L.) adalah komoditas sayuran bernilai ekonomi tinggi. Petani di Desa Jagaraga Indah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB telah lama membudidayakan kubis dengan pola sederhana atau tanpa net protection. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh net protection terhadap populasi, indeks dominansi, dan indeks keragaman pada tanaman kubis (Brassica oleracea L.). Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dan analisis data dengan Uji T-Parsial. Hasil penelitian ditemukan 13 famili terkoleksi pada perlakuan net protection (Tephritidae, Chrysomelidae, Pyralidae, Muscidae, Plutellidae, Tenebrionidae, Acrididae, Coccinellidae, Gryllidae, Noctuidae, Dermestidae, Pentatomidae, dan Blattidae). Perlakuan tanpa net protection ditemukan 15 famili terkoleksi, 13 di antaranya sama dengan famili hama perlakuan net protection, sedangkan dua famili lainnya adalah Alydidae dan Plataspidae. Perlakuan net protection pada populasi famili serangga hama tidak berpengaruh siginifikan terhadap populasi. Sementara itu, pada indeks dominansi, dan indeks keragaman berpengaruh nyata. Indeks dominansi famili serangga hama dengan kategori tinggi di perlakuan tanpa net protection menunjukkan delapan famili termasuk kategori tinggi dan tujuh famili kategori rendah. Indeks dominansi net protection yaitu 10 famili kategori rendah, dan tiga kategori tinggi. Indeks keragaman net protection ditemukan 12 famili kategori rendah, dan satu famili kategori tinggi (Tephritidae). Pada perlakuan tanpa net protection ditemukan lima famili kategori tinggi (Tephritidae, Chrysomelidae, Pyralidae, Muscidae, dan Plutellidae), dua famili kategori sedang (Pentatomidae dan Tenebrionidae), dan delapan famili kategori rendah (Acrididae, Coccinellidae, Gryllidae, Noctuidae, Dermestidae, Plataspidae, Alydidae, dan Blattidae).
Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk Urea Dan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Tanaman Gandum (Triticum aestivum L.) Shafira Hayaza; Nihla Farida; I Ketut Ngawit
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi beberapa dosis pupuk urea dan pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman gandum. Percobaan dilaksanakan pada bulan Juni - September 2019 di Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian disusun dengan menerapkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah Dosis Pupuk Urea yang terdiri dari 3 aras (U1 = Urea 100 kg/ha, U2 = Urea 200 kg/ha, U3 = Urea 300 kg/ha. Faktor kedua adalah Dosis Pupuk Kandang yang terdiri dari 7 aras (K0 = Tanpa pupuk kandang, K1 = Pupuk kandang 5 ton/ha, K2 = Pupuk kandang 10 ton/ha, K3 = Pupuk kandang 15 ton/ha, K4 = Pupuk kandang 20 ton/ha, K5 = Pupuk kandang 30 ton/ha, K6 = Pupuk kandang 40 ton/ha. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis keragaman taraf nyata 5% dan untuk parameter yang analisis ragamnya signifikan diuji lanjut dengan uji BNJ taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk urea tidak berpengaruh terhadap semua variabel yang diamati kecuali variabel tinggi tanaman umur 2 MST. Perlakuan pupuk kandang hanya berpengaruh terhadap jumlah benih yang berkecambah umur 2 MST, jumlah batang umur 4 dan 6 MST, fase pertumbuhan umur 3 dan 4 MST, serta tinggi tanaman umur 4, 6, 8, dan 13 MST.
Pengaruh Konsentrasi Bionutrisi Trichoderma spp. Campuran Bioaktivator dan Biourin Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kangkung (Ipomoea reptans) Hasil Perbanyakan Dengan Sistem Stek Arjuna Puji Darmasandi; I Made Sudantha; Ni Wayan Sri Suliartini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1442

Abstract

Tanaman kangkung (Ipomoea reptans) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang sangat digemari oleh masyarakat luas. Tanaman ini juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi sehingga tanaman kangkung banyak dibudidayakan di kalangan masyarakat umumnya dan petani secara khususnya. Kangkung juga merupakan tanaman yang sangat digemari oleh masyarakat Lombok, karena tradisi masyarakat Lombok yang menjadikan tanaman kangkung sebagai olahan masakan yang sering disebut dengan “Pelecing Kangkung” sebagai kuliner khas Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui konsentrasi Bionutrisi Trichoderma campuran Bioaktivator Trichoderma spp. dan Biourin Trichoderma spp. yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung Lombok (Ipomoea reptans) dari perbanyakan dengan sistem stek, dilakukan dengan metode eksperimental di lapangan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk Biourin dengan tiga aras yaitu 12,5 ml/liter air, 37,5 ml/liter air dan konsentrasi 62,5 ml/liter air. Faktor kedua adalah dosis pupuk Bioaktivator yang terdiri dari tiga aras yaitu 12,5 ml/liter air, 37,5 ml/liter air dan 62,5 ml/liter air. Dari kedua faktor tersebut terdapat 9 kombinasi perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Data hasil percobaan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf nyata 5% dan dilanjutkan dengan uji lanjut Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) untuk menguji parameter yang berpengaruh nyata pada taraf α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh kombinasi perlakuan dosis pupuk Biourin dan pupuk Bioaktivator berpengaruh nyata terhadap tinggi tanama, jumlah daun, panjang akar, jumlah tunas dan bobot brangkasan basah, dengan konsentrasi terbaik ada pada U3A3 (62,5 ml/liter air biourin dan 62,5 ml/liter air bioaktivator).
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Pada Berbagai Kombinasi Nutrisi Tanaman Sistem Hidroponik Ika Kasturi; Bambang Budi Santoso; Dwi Ratna Anugrahwati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1443

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) pada berbagai kombinasi konsentrasi AB-Mix dan pupuk organik cair (POC) kelinci sebagai nutrisi tanaman sistem hidroponik. Penelitian dilaksanakan pada Februari 2022 - Maret 2022 di Screen House Kelurahan Pagesangan, Kota Mataram. Percobaan dirancang secara acak lengkap dengan taraf perlakuan AB-mix 100% + POC Kelinci 0%, AB-mix 75% + POC Kelinci 25%, AB-mix 50% + POC Kelinci 50%, AB-mix 25% + POC Kelinci 75%, dan AB-mix 0% + POC Kelinci 100%. Perlakuan diulang sebanyak 4 kali, dan dalam 1 unit percobaan terdapat 6 tanaman sehingga diperoleh 120 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata kombinasi konsentrasi AB-Mix dan POC kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Pemberian AB Mix 100% tanpa campuran POC, AB Mix 75% dan POC kelinci 25%, AB Mix 50% dan POC kelinci 50% serta AB Mix 25% dan POC kelinci 75% memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, diameter batang tanaman, bobot basah total tanaman, bobot segar konsumsi tanaman, dan bobot kering tanaman.
Uji Daya Hasil Beberapa Genotip Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor. L Moench) Di Lahan Kering Lombok Utara Arif Rahman; Dwi Ratna Anugrahwati; Akhmad Zubaidi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya hasil dari 10 genotip tanaman sorgum Nasional dan Lokal guna mendapatkan genotip tanaman sorgum yang memiliki daya hasil yang tinggi di lahan kering Lombok Utara. Percobaan ini telah dilakukan pada bulan Juni 2021-September 2021 di Dusun Papak, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Metode yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor tunggal yaitu genotip sorgum dengan 10 perlakuan, dalam 3 kali ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan Analisis Keragaman (Analisis of variance) dan Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5% untuk mengetahui pengaruh antar perlakuan. Hasil pengamatan diperoleh Karakter pertumbuhan sorgum berbeda-beda pada setiap varietas yang diuji. Hasil ANOVA dan Uji lanjut karakter yang menunjukkan beda nyata terdapat pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, umur berbunga, diameter batang, bobot berangkasan kering, panjang malai, bobot biji per malai, jumlah biji per malai, bobot 1000 biji, dan hasil, tetapi jumlah daun dan panjang daun tidak menunjukkan beda nyata. Varietas sorgum yang menunjukkan hasil tertinggi adalah berturut-turut varietas Nasional Numbu (8,22 ton/ha), Bioguma (7,49 ton/ha), Super Agritan (6,3 ton) dan varitas Lokal Gando Bura (6,7 ton/ha) sedangkan hasil terendah didapatkan pada varietas Lokal Lombok Timur (2,57 ton/ha). Nilai heritabilitas dan koefisien keragaman genetik yang memiliki nilai tertinggi terhadap karakter yang diamati terdapat tinggi tanaman, bobot malai, panjang malai, bobot biji, dan hasil ton/ha.
Populasi Dan Intensitas Serangan Hama Lalat Buah (Bactrocera spp.) Dengan Perlakuan Beberapa Dosis Pupuk Petroganik Pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Yang Ditanam Di Luar Musim Putri Martina Lianti; Bambang Supeno; I Made Sudantha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i3.1450

Abstract

Peneliatian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk petroganik yang baik untuk mengurangi populasi dan intensitas serangan hama lalat buah pada tanaman cabai rawit yang ditanam di luar musim. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 hingga bulan Maret 2022 di Lahan Unram Farming, Desa Nyiurlembang, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Perlakuan terdiri atas dosis pupuk Petroganik dengan 5 perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (200 g/petak), P2 (400 g/petak), P3 (600 g/petak), P4 (800 g/petak). Rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) dengan dengan 4 ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5% dan perlakuan yang berbeda nyata lalu diuji lanjut dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dosis pupuk petroganik berpengaruh nyata terhadap populasi dan intensitas serangan lalat buah serta mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit yang ditanam di luar musim. Dosis pupuk petroganik pada perlakuan P4 (800 g/petak) yang diaplikasikan sebagai pupuk dasar mampu mengurangi popuasi hama yang menyerang dikarenakan produksi buah yang dihasilkan dari taanaman kelompok P4 tersebut memiliki nilai kekerasan tertinggi sebesar 3,59 mm/g dibanding perlakuan yang lainnya, sehingga menyulitkan hama lalat buah dalam menusukkan ovipositornya ke dalam daging buah. Dosis pupuk petroganik juga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit yang ditanam di luar musim.

Page 2 of 35 | Total Record : 341