cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
PENGARUH INISIASI MENYUSUI DINI (IMD), DUKUNGAN BIDAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA ERA COVID 19 DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN Y KOTA BEKASI TAHUN 2021 Fitria Fitria; Jessy Fatimah; Ageng
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i2.557

Abstract

ASI ekslusif adalah bayi hanya diberikan ASI saja selama 6 bulan, tanpa diberikan tambahan lainnya. Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu ekslusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetauhi pengaruh inisiasi menyusui dini (IMD), dukungan bidan dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI ekslusif pada Era Covid 19 di Praktik Mandiri Bidan Yulianti,S.Tr.Keb Kota Bekasi Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan sampel 42 ibu yang memiliki bayi usia 6-12 Bulan. Variabel dependen yang diteliti adalah pemberian ASI ekslusif, sedangkan variabel independen adalah inisiasi menyusui dini (IMD), dukungan bidan dan dukungan keluarga. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa responden yang memberikan ASI Ekslusif pada Era COVID-19 sebanyak 29 (69.0%), 13 (31.0%) tidak memberikan ASI Ekslusif, 15 (35.7%)melakukan IMD, 27 (64.3%) tidak melakukan IMD, 20 (47.6%) mendapatkan dukungan baik dari bidan, 22 (52.4%) dukungan kurang, 16 (38.1%) mendapatkan dukungan baik dari keluarga dan 26 (61.9%) mendapatkan dukungan kurang. Hasil bivariat Terdapat pengaruh IMD terhadap pemberian ASI Ekslusif (p=0.29), dukungan bidan terhadap pemberian ASI Ekslusif (p=0.014) dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI Ekslusif (p=0.018). Saran diharapkan bidan dapat memberikan pengetahuan dan dukungan kepada keluarga agar bisa membantu ibu dalam memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan.
POLA MAKAN PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS TUBAN KABUPATEN TUBAN Yoga Septian Herlambang; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Wahyu Tri Ningsih
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i2.566

Abstract

Hipertensi, juga dikenal sebagai tekanan darah tinggi, adalah penyakit tidak menular yang merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Data WHO menunjukkan hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama. Pada saat ini masyarakat masih sering mengkonsumsi makanan penyebab hipertensi dan pola makan adalah salah satu faktor risiko utama yang dapat dimodifikasi untuk hipertensi. Tujuan penelitian mengetahui pola makan pada penderita hipertensi di Puskesmas Tuban. Desain pada penelitian ini deskriptif, Populasi penelitian adalah seluruh pasien hipertensi yang mengikuti program Prolanis di Puskesmas Tuban yang berjumlah 64 pasien. Besar sampel 64 pasien. Menggunakan teknik Total Sampling. Pengambilan data dengan kuesioner. Data dianalisis deskriptif dengan tabel frekuensi. Hasil penelitian didapatkan penderita hipertensi di Puskesmas Tuban terbanyak berusia 56-65 tahun (40,6%). Terbanyak penderita hipertensi berpendidikan menengah (37,5%). Dan sebagian besar tidak bekerja (54,6%). Pola makan pada penderita hipertensi sebagian besar kurang (58%). Sebagian besar penderita hipertensi yang berusia >65 tahun memiliki pola makan dalam kategori baik (71%), hampir seluruhnya penderita hipertensi yang berpendidikan tinggi memiliki pola makan dalam kategori kurang (76%), dan sebagian besar penderita hipertensi yang tidak bekerja memiliki pola makan dalam kategori kurang (60%). Semakin bertambahnya usia membuat seseorang lebih menjaga pola makan, tingkat pendidikan pula tidak membuat seseorang menjaga pola makan, seseorang yang tidak bekerja cenderung tidak menjaga pola makan.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS SUKADIRI KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2023 Siti Linah; Rini Sartika; Martono Diel
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i2.582

Abstract

Latar Belakang: Masalah diare pada balita merupakan permasalahan kesehatan yang harus diperhatikan. Angka kejadian diare di dunia sebanyak 1,7 milyar dan 1,9 juta anak balita meninggal karena diare setiap tahunnya. Prevalensi diare di Indonesia menurut karaktristik berdasarkan Riskesdas 2018 tercatat sebanyak 18.225 (9%). Dan angka kejadian diare di provinsi banten sebanyak 250.516 kasus. Kasus paling tinggi ditemukan pada kelompok umur 12 hingga kurang dari 59 bulan dengan jumlah 65.588 kasus. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita di puskesmas sukadiri kabupaten Tangerang tahun 2023. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 175 orang tua sampel sejumlah 122 responden dan alat ukur menggunakan kuesioner Hasil: PHBS baik 98 (80,3%), kurang baik 24 (19,7), balita yang terkena diare 76 (62,3%) dan tidak diare 46 (37,7%) Kesimpulan: Terdapat hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita di puskesmas sukadiri kabupaten Tangerang dengan hasil P-value 0,001< 0,05.
ISU KESEHATAN TERHADAP KELOMPOK RENTAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN INDONESIA Harits Rabburafief; Padmono Wibowo
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan merupakan tempat perbaikan bagi orang – orang yang telah melanggar hukum dan dijatuhi hukuman pidana, dalam menjalai masa pidananya, beberapa orang termasuk kedalam golongan kelompok rentan yang mudah terkena penyakit selama menjalani masa pidananya, yakni Anak, Perempuan, Lansia dan orang berkebutuhan khusus atau disabilitas yang memiliki sifat dan kebutuhan khusus terhadap kesehatan. Banyak faktor- faktor yang memengaruhi tingkat kesehatan golongan ini, baik faktor internal maupun eksternal terutama dalam masalah tingkat penyebaran penyakit pada setiap golongan dan cara penanganannya, penelitian ini akan menyimpulkan permasalahan dan kendala yang dihadapi oleh kelompok tersebut dalam implementasi layanan kesehatan di dalam Lapas di Indonesia.
HUBUNGAN RESPON TIME DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT PUSKESMAS X Muhammad Azhary Romdhon Nurhidayatulloh
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i2.644

Abstract

Latar Belakang: Instalasi Gawat Darurat merupakan salah satu layanan kesehatan yang berperan penting dalam penanganan gawat darurat, kecepatan dan ketepatan penanganan sangat penting diperlukan untuk mencegah kecacatan dan kematian di IGD. Respon time merupakan salah satu indikator penting untuk melihat kualitas pelayanan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Kepuasan pasien merupakan respon emosional yang berkaitan dengan pelayanan yang diberikan di fasilitas kesehatan dan harapan pasien terhadap pelayanan. Tujuan: Menganalisis hubungan respon time tenaga kesehatan terhadap kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat Puskesmas X. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Observasional dengan pendekatan Cross Sectional, teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Jumlah responden sebanyak 50 orang, instrumen yang digunakan adalah stopwatch dan kuesioner dengan uji validitas r tabel 0,451 dan uji reliabilitas dengan cronbach alpha 0,663. Analisis data dilakukan dengan uji chi square. Hasil: didapatkan hasil respon time <5 menit sebesar 78% dan kepuasan pasien dengan kategori puas sebesar 62%, sangat puas 18% dan tidak puas 20%. Hasil uji korelasi didapatkan p value = 0,000<0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara respon time dengan kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat Puskesmas X.
GAMBARAN KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASYARAKAT DI MASA PANDEMI DI KELURAHAN JAYA MUKTI KOTA DUMAI Nabila Rizky
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i2.648

Abstract

Protokol kesehatan merupakan salah satu aturan dan ketentuan yang telah di tetapkan oleh pemerintah yang perlu diikuti oleh segala pihak agar dapat beraktivitas secara aman pada saat pandemi COVID-19 di luar rumah. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi gambaran masyarakat terhadap kepatuhan protokol kesehatan dimasa pandemi di wilayah Kelurahan Jaya Mukti Kota Dumai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan desain penelitian deskriptif. Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa Analisa univariat dalam penelitian ini akan menggambarkan sebagian besar responden terletak pada usia terletak pada usia 16-20 tahun dengan presentase 34,7% dan frekuensi 68, pada jenis kelamin terdapat pada laki –laki dengan presentase 53,6 % dan frekuensi 105, Pada jenis pendidikan terakhir terdapat pada SMA/SMK/SLTA dengan presentase 61,7% dan frekuensi 121. Gambaran kepatuhan masyarakat di Kelurahan Jaya Mukti Kota dumai dalam menerapkan protokol kesehatan Covid 19 berupa penerapan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas) secara keseluruhan dapat dinyatakan dalam kategori baik.
HUBUNGAN LAMA TIDUR DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER Niken Ramadhani; Nikmatur Rohmah; Diyan Indriyani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i2.654

Abstract

Latar Belakang: Tidur merupakan kebutuhan setiap manusia, tingkat kenyenyakan tidur tergantung dari beberapa faktor seperti usia, aktifitas, dan penyakit. Kurangnya tidur ddapat menimbulkan dampak pada kesehatan wanita produktif salah satunya siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Lama Tidur denagn Siklus Menstruasi pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. Metode: desain penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember rata-rata sebulan selama tiga bulan yaitu 597 mahasiswa, pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan didapatkan sampel sejumlah 240 responden. Sampling yang digunakan probability sampling dengan teknik Stratified Simple Random Sampling. Pengumpulan data lama tidur dan siklus menstruasi menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan korelasi spearman rank dengan ketentuan α ≤ 0,05. Hasil: Hasil penelitian didapatkan responden yang minimal Lama Tidur 2 jam, maximal 7 jam dengan rerata 3,06 dan responden siklus menstruasi paling banyak ≤21 dengan jumlah 105 responden (43,8%). Hasil analisa menunjukkan nilai p<0,001 dengan koefisien korelasi sebesar 0,373. Kesimpulan: Ada hubungan antara lama tidur dengan siklus menstruasi pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember.
PENGARUH KESEHATAN MENTAL TERHADAP KONSISTENSI KINERJA PEGAWAI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA PEMATANGSIANTAR Jhon Philip Extrada Silalahi; Padmono Wibowo
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i2.679

Abstract

Kesehatan Mental adalah terhindarnya seseorang dari gejala kelainan jiwa (neurose) serta dari gejala penyakit jiwa. Indikator dari gejala tersebut yakni kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan diri sendiri, dengan orang lain dan masyarakat serta lingkungan di mana ia hidup. Kesehatan mental saat ini sudah sangat berpengaruh terhadap kualitas kinerja oleh seseorang. Berbagai permasalahan yang selalu menarik perhatian masyarakat seperti peningkatan jumlah pasien rumah sakit jiwa akibat musibah bencana alam di berbagai daerah, kasus bunuh diri karena keadaan yang memaksa mereka untuk melakukan hal tersebut,serta dalam dunia pekerjaan yang dialami oleh pegawai seperti mengalami stress, kesulitan dalam berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan. Dukungan moril juga harus kerap diberikan seperti memberikan bantuan kepada individu yang mengalami gangguan mental. Hal-hal lain seperti partisipasi, emansipasi, motivasi, penyediaan informasi, dan penghargaan atau penilaian terhadap individu Hal ini tentu menjadi urgensi yang harus diperhatikan oleh karena itu melalui penelitian ini penulis berusaha untuk mencoba menelusuri permasalahan yang terjadi sehingga mendapatkan hasil melalui langkahlangkah preventif dalam mengatasi permasalahan Kesehatan mental.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI LANGKAI KOTA BATAM TAHUN 2023 Elza Ristiani; Anisya Selvia; Savitri Gemini
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i2.691

Abstract

Kecemasan yang dialami ibu pada saat akan bersalin menyebabkan meningkatnya rasa nyeri. Kehadiran suami akan membawa ketenangan dan menjauhkan sang ibu dari stres dan kecemasan yang dapat mempersulit proses kelahiran dan persalinan, membawa pengaruh positif secara psikologis, dan berdampak positif pula pada kesiapan ibu secara fisik. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Terhadap  Kecemasan pada Ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu primigravida yang bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam pada bulan Agustus yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling yaitu sebanyak 30 responden. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square diperoleh nilai p-value=(0,015) maka tidak lebih dari α (0,05) H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa ada hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu bersalin. Diharapkan bagi bidan untuk melakukan edukasi mengenai masalah kecemasan dan dukungan suami dalam persalinan saat melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) guna meningkatkan peran serta aktif suami dalam proses persalinan serta meminimalisir komplikasi akibat dampak kecemasan ibu selama proses persalinan.
HUBUNGAN POLA MAKAN, TINGKAT STRESS, DAN RIWAYAT PENGGUNAAN OAINS DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA MAHASISWA DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA ANGKATAN 2020 Andi Adam Indra; Rasfayanah; Nirwana Laddo; Nesyana Nurmadilla; Prema Hapsari
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i2.693

Abstract

Latar belakang:  Sekitar 25% populasi di dunia mengalami gejala dyspepsia enam kali setiap tahunnya.Diperkirakan sekitar 30% kasus dijumpai pada praktek dokter umum dan 60% kasus pada praktek gastroenterology. Di Indonesia, diperkirakan sekitar 15-40% populasi mengalami dyspepsia. Menurut data Depkes tahun 2016 mengenai profil kesehatan Indonesia, nyeri abdomen dan gastroenteritis ringan lainnya menempati urutan ke 3 dari 10 daftar penyakit pada pasien rawat inap terbanyak dengan jumlah 380.774 kasus. Sindroml dispepsia dapatl disebabkan olehl banyak lhal.penyebab timbulnya dispepsia diantaranyal karena faktorl diet danl lingkungan, sekresil cairan asaml lambung, fungsil motorik llambung, persepsi viscerall lambung, psikologi,dan infeksil Helicobacter pylori. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian Observational/Survei dengan pendekatan analitik dan desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2020 dengan teknik pengambilan sampel Probability Sampling dan dihitung berdasarkan rumus Slovin sehingga jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 167 responden. Data yang didapat kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel dan SPSS dan dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Hasil uji statistik terhadap frekuensi makan dengan gejala dispesia didapatkan nilai p = 0,031 berarti < 0,05 dan OR = 0,411. Hasil uji statistik antara porsi makan terhadap Kejadian dispepsia didapatkan nilai p = 0,022 berarti < 0,05 dan OR = 2,808. Hasil uji statistik antara jenis makan terhadap Kejadian dispepsia didapatkan nilai p = 0,043 berarti < 0,05 dan OR = 0,443. Hasil uji statistik tingkat stress terhadap dispepsia didapatkan nilai p = 0,034 berarti < 0,05 . Hasil uji statistik riwayat oains terhadap dispepsia didapatkan nilai p = 0,000 berarti < 0,05 dan OR = 0,018. Kesimpulan: Pola Makan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2020 mayoritas memiliki frekuensi makan >3 kali sehari, porsi makan baik, dan mengkonsumsi makanan yang tidak mengiritasi, tingkat stress pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas muslim Indonesia Angkatan 2020 pada penelitian ini mayoritas mahasiswa mengalami stress sedang, Riwayat penggunaan oains pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas muslim Indonesia Angkatan 2020 pada penelitian ini mayoritas mahasiswa tidak memiliki Riwayat oains, mahasiswa fakultas kedokteran universitas muslim Indonesia Angkatan 2020 pada penelitian ini mayoritas menderita sindrom dyspepsia, Terdapat hubungan signifikanl antara Pola Makan, Tingkat stress dan riwayatl penggunaan OAINSl dengan kejadian ldispepsia.

Page 2 of 67 | Total Record : 668


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue