cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
PENGARUH KONSUMSI BUAH PISANG AMBON (Musa Accuminata) DITAMBAH TABLET FE DI BANDINGKAN TABLET FE UNTUK MENGATASI ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK PANJANG KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2018 Risna Aulia
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.872

Abstract

Anemia dalam kehamilan adalah suatu keadaan adanya penurunan kadar Hemoglobin (Hb). Pada Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2018 didapat ibu hamil dengan anemia sebanyak 45 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah Pisang Ambon ditambah Tablet Fe dibandingkan Tablet Fe terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia diwilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi tahun 2018. Jenis penelitian True-Eksperimen dengan rancangan pre-post test dengan kelompok kontrol. Penelitian ini telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi pada tanggal 26 April – 2 Mei 2018 dengan 20 responden yaitu 10 responden kelompok kontrol dan 10 responden kelompok eksperimen dengan teknik purposive sampling. Uji statistik dilakukan dengan uji T-Test Independent. Uji statistik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa rata-rata kadar Hemoglobin ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi sebesar 1.15. Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0.000 (<0.05), maka disimpulkan pemberian konsumsi buah Pisang Ambon ditambah Tablet Fe efektif meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil, sedangkan kelompok kontrol juga menunjukkan peningkatan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi sebesar 0.29. Hasil uji statistic didapatkan nilai p = 0.000 (p<0,05) maka disimpulkan pemberian tablet Fe efektif meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil. Pemberian konsumsi buah Pisang Ambon ditambah tablet Fe efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Untuk itu diharapkan kepada ibu hamil agar dapat memperbaiki pola makan dengan meningkatkan nutrisi selama kehamilan, sehingga tidak terjadi anemia yang dapat berpengaruh pada saat persalinan nanti.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ORANG TUA DALAM PEMBERIAAN IMUNISASI DASAR SAAT PANDEMI COVID-19 Kartika Adyani; Reza Diska Romadhona; Isna Hudaya
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.937

Abstract

Imunisasi sangat penting untuk kesehatan karena melindungi orang yang rentan dari penyakit yang dapat dicegah. Batita harus diimunisasi sebelum berusia 1 (satu) tahun. Bagi orang tua yang mengasuh anak balita, masa pandemi COVID-19 adalah masa yang sulit. Akibatnya, imunisasi balita sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit berbahaya.. Penelitian yang digunakan yaitu metode Kajian literatur atau literatur review. Pada penelitian ini strategi pencarian literatur yang relevan yaitu Google Scholar .Artikel ini menggunakan Framework yang diadaptasi dari Model sosioekologis yang menjadi acuan kerangka kerja yang digunakan untuk memahami bagaimana berbagai faktor pada tingkat masyarakat yang berbeda, termasuk individu, antarpribadi, organisasi, komunitas, dan masyarakat, berinteraksi untuk membentuk perilaku manusia bertujuan untuk kebutuhan imunisasi terpenuhi meningkatkan upaya preventif dalam pemenuhan imunisasi dasar. Penting bagi tenaga kesehatan, termasuk bidan desa dan kader posyandu, menyosialisasikan imunisasi memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit berbahaya, kondisi pandemi Covid-19. Program imunisasi adalah bagian penting dari upaya preventif dalam peningkatan kesehatan masyarakat, dan dapat berkontribusi pada peningkatan angka umur harapan hidup. diperlukan memahami lebih dalam faktor memengaruhi vaksinasi selama pandemi COVID-19 guna meningkatkan upaya preventif dalam pemenuhan imunisasi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU WANITA USIA SUBUR MELAKUKAN PEMERIKSAAN IVA TEST UNTUK MENDETEKSI KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS SUKAWALI Eva Nurmala Santi; Febi Ratnasari; AYG Wibisono
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.952

Abstract

Latar Belakang : Kanker serviks (kanker leher rahim) merupakan tumor ganas yang beerkembang dalam leher rahim/serviks (bagian terendah dari rahim yang melekat pada puncak vagina, kanker serviks umumnya terjadi pada perempuan berumur 35-55 tahun. Menurut World Health Organization (WHO) bahwa jumlah kasus dan kematian kanker serviks pada tahun 2020 sebesar 273,5 juta kasus dan 234,5 ribu kematian (WHO, 2020). Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prilaku wus (wanita usia subur) melakukan pemeriksaan IVA test di Puskesmas Sukawali. Metode Penelitian : Metode penelitian ini akan menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Sampel penelitian ini menggunakan teknik probability sampling yaitu di mana setiap orang di seluruh populasi target memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih. Trknik probability sampling ini menggunakan teknik random sampling dengan rumus slovin didapatkan jumlah 304 responden WUS di wilayah Puskesmas Sukawali yang telah memenuhi kriteria inklusi yang ditetapkan. Hasil : hasil Uji Chi Square bahwa faktor-faktor ada pengaruh perilaku WUS melakukan pemeriksaan IVA test untuk mendeteksi dini kanker serviks adalah pengetahuan (p value=0,008;OR=3,145;CI=1,291-7,664), sikap (p value=0,000; OR=3,890 ;CI=2,105-7,188), akses informasi (p value=0,000; OR=3,565 ;CI=1,993-6,337), dukungan suami (p value=0,000; OR=3,718 ;CI=2,028-6,814), dukungan kader kesehatan (p value=0,000; OR=5,292 ;CI=2,799-10,006), dukungan petugas kesehatan (p value=0,000; OR=3,890 ;CI=2,105-7,188). Kesimpulan: diharapkan kepada WUS untuk meningkatkan
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DEMOKRATIS, OTORITER DAN PERMISIF DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI DESA KAYU AGUNG KECAMATAN SEPATAN Siti Hayatun Nupus; Rini Sartika; M. Martono Diel
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.953

Abstract

Latar Belakang: Pola asuh merupakan salah satu faktor kegagalan dalam toilet training dan juga merupakan faktor penting dalam keberhasilan toilet training. Toilet training merupakan salah satu tugas perkembangan dan masalah terpenting yang dihadapi selama tumbuh kembang anak prasekolah. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh demokratis, otoriter dan permisif dengan keberhasilan toilet training di Desa Kayu Agung Kecamatan Sepatan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 487 orang tua dan sampel sebanyak 220 dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Pola asuh demokratis 181 (82,3), otoriter 21 (9,5%), permisif 18 (8,2%), keberhasilan toilet training 160 (72,7) dan tidak berhasil 60 (27,3) Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan antara pola asuh demokratis dengan keberhasilan toilet training dengan hasil p-value 0,029 ≤ 0,05. Kemudian tidak terdapat hubungan antara pola asuh otoriter dan pola asuh permisif dengan keberhasilan toilet training dengan hasil p-value ≥ 0,05. Dari ketiga pola asuh yang mimiliki hubungan dengan keberhasilan toilet training di Desa Kayu Agung Kecamatan Sepatan ialah pola asuh demokratis.
PENGARUH KUALITAS LINGKUNGAN TERHADAP KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA Alifia Nuramanah; Aulia Febiani Gumilar; Nandita Diva Chintika
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.964

Abstract

Tulisan ini akan menjelaskan betapa pentingnya lingkungan fisik, sosial, dan psikologis dalam membentuk kesehatan mental remaja dan bagaimana lingkungan mereka dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana lingkungan mempengaruhi kesehatan mental remaja dan memberikan saran untuk lingkungan yang lebih baik. Lingkungan adalah tempat kita tinggal, tidur, makan, dan belajar. Manusia tidak dapat meninggalkan lingkungan hidup karena sebagai penunjang kelangsungan hidup manusia, tanpa lingkungan hidup manusia tidak dapat hidup. Lingkungan dan kesehatan jiwa terus diperbincangkan karena keterkaitan keduanya yang sangat erat, karena setiap lingkungan mempunyai sisi baik dan buruk. Lingkungan yang baik pasti akan berdampak baik bagi kita, dan lingkungan yang buruk pasti juga akan berdampak buruk bagi kita. Lingkungan mempunyai pengaruh yang besar terhadap kehidupan manusia terutama terhadap pembentukan kepribadian manusia dan juga dapat mengganggu kesehatan jiwa jika terjadi sesuatu yang buruk pada lingkungan.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. M DENGAN DIAGNOSA PNEUMOTHORAX DEXTRA SPONTAN ON WSD E.C TB PARU ON OAT DI RUANG ULIN 1 RSUD KOTA TANGERANG Meynur Rohmah; Arti Projia R; Eka Haniawati; Eva Nurmala Santi; Siti Hayatun Nupus; Nur Kholifah; Fadiatul Aini; Siti Hilda; Tia Aprilia
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.970

Abstract

Pneumothorax didefinisikan sebagai suat penyakit yang berbahaya seperti penyakit jantung, paru-paru, stroke dan kanker banyak dialami oleh orang-orang yang berusia lanjut. Tetapi di era yang moldern ini, penyakit-penyakit berbahaya tersebut tidak jarang diderita olleh usia yang masih prolduktif. Sebuah studi dari Prancis yang mencakup periolde 2008-2011 menunjukkan kejadian pneumoltolraks pada penduduk yang berusia lebih dari 14 tahun sebanyak 22 kasus per 100.000 penduduk (Schnell et al., 2019). Pneumoltolraks di Indolnesia mencapai 2,4-17,8 per 100.000 per tahun. Secara umum, pneumoltolraks terjadi pada usia 20-30 tahun dengan insidensi pria lebih banyak daripada wanita dengan skala 4:1 (Seswantol dkk., 2020).
REVIEW : ANALISIS CEMARAN MIKROBA (Coliform, Escherichia coli) PADA MAKANAN DAN MINUMAN DI PASARAN Elza Tiani Lestari; Hermat Hermat; Rahma Shalsadilla; Firdha Senja Maelaningsih
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.1078

Abstract

Sangat penting memperhatikan keamanan pada makanan dan minuman, karena hal tersebut memegang peran penting untuk kehidupan makhluk hidup. Adanya cemaran mikroba pada makanan dan minuman merupakan suatu hal yang dapat menimbulkan gejala penyakit bagi manusia. Kehadiran bakteri Coliform dan E. coli digunakan sebagai indikator cemaran mikroba untuk dideteksi keberadannya . Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tingkat kontaminasi Coliform dan E. coli pada makanan dan minuman yang sering ditemui di pasaran bahkan dikonsumsi dalam keseharian, penelitian dilakukan dengan meninjau literatur jurnal yang dikumpulkan pada rentang waktu 2013 hingga 2023. Digunakannya metode deskriptif pada penelitian ini. Metode analisis yang digunakan guna mengidentifikasi bakteri berupa metode TPC dan MPN.
PENGARUH BANYAKNYA TUGAS TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Afha Alfitha; Seruni Seruni; Woro Dwi Werdani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.1173

Abstract

Perkuliahan, organisasi, dan mengerjakan tugas merupakan kegiatan yang umumnya dilakukan oleh mahasiswa di setiap harinya. Padatnya jadwal kegiatan membuat mahasiswa harus lebih ekstra dalam memanajemen waktunya. Terlebih, ketika rentetan tugas kuliah datang dengan jumlah yang tidaklah sedikit. Banyaknya tugas kuliah merupakan hal yang sudah lumrah dalam menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Namun, tidak semua mahasiswa mampu menyelesaikan tugas-tugas tersebut dalam tenggat waktu yang sudah ditentukan oleh dosen. Padatnya kegiatan dan jumlah tugas yang begitu banyak dapat mempengaruhi kesehatan mahasiswa, khususnya di Universitas Pendidikan Indonesia baik secara fisik maupun mental. Demi bisa menyelesaikan tugas tepat waktu, seringkali mahasiswa melewatkan waktu makan dan tidur sehingga pola hidup sehatnya menjadi tidak dipertimbangkan. Tugas-tugas tersebut dapat menimbulkan rasa tertekan, stres, cemas, hingga depresi kepada mahasiswa. Karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh banyaknya tugas terhadap kesehatan mental mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan cara mengambil data melalui kuesioner dalam bentuk link Google Form kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia. Dari data yang telah kami peroleh dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa beban banyaknya tugas yang diemban mahasiswa mempengaruhi kesehatan mental seperti stres, frustasi, cemas berlebih dan tertekan. Mahasiswa juga cenderung memiliki gangguan tidur akibat banyaknya tugas.
REVIEW TERHADAP ULAM RAJA (COSMOS CAUDATS) TERHADAP AKTIVITAS FARMAKOLOGI Ni Komang Miranda Triastuti
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.1182

Abstract

Cosmos caudatus atau Ulam Raja dalam bahasa Melayu berasal dari Amerika Latin dan berpindah ke Eropa, Afrika, dan Asia tropis. Telah dikenal banyak praktik tradisional di seluruh dunia seperti untuk menguatkan tulang dan melancarkan sirkulasi darah. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk merangkum dan mendiskusikan hubungan antara laporan fitokimia dan farmakologi C. caudatus dan penggunaan tradisionalnya melalui pendekatan etnofarmakologis. Cosmos caudatus merupakan tanaman obat tradisional yang digunakan secara luas untuk keperluan kuliner dan pengobatan. Studi fitokimia menunjukkan adanya asam fenolat, flavonoid, tanin, seskuiterpen lakton, karbohidrat, mineral dan vitamin pada daun sedangkan fenilpropanoid terdapat pada akar. Data farmakologis telah dikumpulkan untuk beragam aktivitas daun segar dan ekstraknya seperti antihipertensi, antihiperlipidemik, antidiabetes, antimikroba, antioksidan, dan antiosteoporotik. Kegiatan ini diujicobakan melalui penelitian in vitro dan in vivo. Berbagai konstituen C. caudatus mengusulkan banyak tindakan potensial di berbagai bidang seperti perlindungan saraf, antidepresi, dan perlindungan gastro
FORMULASI SEDIAAN GEL ANTI JERAWAT FRAKSI ETIL ASETAT DAUN JATI (Tectona grandis L.f) DENGAN BERBAGAI VARIASI KONSENTRASI BASIS GEL HPMC YANG BERBEDA Sigit Tri Ambarwanto; Ag. Kirwanto
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i4.1193

Abstract

Bakteri yang dapat memicu terjadinya peradangan pada jerawat diantaranya adalah Propionibacterium acnes, S. epidermidis dan S. aureus. Tanaman yang memiliki aktifitas sebagai antibakteri antara lain Daun Jati. Kandungan kimia dari daun jati adalah golongan senyawa flavonoid, saponin, tannin galat, tannin katekat, kuinon dan steroid atau triterpenoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui hasil uji mutu fisik sediaan gel ekstrak daun jati dengan variasi dosis ekstrak. Jenis Penelitian dengan menggunakan penelitian true eksperimen dengan rancangan diskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari uji mutu fisik sediaan gel anti jerawat ekstrak daun jati kemudian dianalisa dengan SPSS menggunakan Oneway ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan Pengujian Organoleptis ketiga formulasi memiliki bentuk yang tetap, ketiga formulasi memiliki susunan yang homogen tidak ada butiran kasar, hasil pH formulasi ketiga gel p-value 0,182 yang artinya tidak terdapat perbedaan antara ketiga formulasi gel cenderung stabil dan diterima oleh kulit dan hasil konsentrasi ketiga gel p value 0,533 yang artinya tidak terdapat perbedaan daya sebar, sehingga dapat disimpulkan daya sebar sediaan stabil selama penyimpanan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh perbedaan konsentrasi antara gliserin, propilenglikol dan HPMC terhadap stabilitas fisiknya formulasi daun jati.

Page 4 of 67 | Total Record : 668


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue