cover
Contact Name
Haidar Ensang Timuda
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
krepaabdimas@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/liberosis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30267889     DOI : -
Jurnal psikologi adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek dan penelitian dalam bidang psikologi. Jurnal ini merupakan saluran penting bagi para peneliti, ilmuwan, profesional, dan mahasiswa psikologi untuk membagikan temuan mereka, menyajikan data empiris, dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan di bidang psikologi. Jurnal psikologi mencakup berbagai topik, seperti: Psikologi Klinis: Memahami dan mengobati gangguan mental, terapi psikologis, dan penelitian tentang kesehatan mental. Psikologi Sosial: Menyelidiki interaksi sosial, perilaku kelompok, stereotip, prasangka, dan pengaruh sosial. Psikologi Perkembangan: Memahami perkembangan individu dari masa kanak-kanak hingga Psikologi Pendidikan: Mengkaji pembelajaran dan pendidikan, termasuk metode pengajaran, motivasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Articles 396 Documents
GANGGUAN PSIKOLOGI PADA IBU HAMIL: LITERATUR REVIEW Laelaputri, Laelaputri; Dini Nur Alpiah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3110

Abstract

Gangguan psikologis pada ibu hamil merupakan isu penting dalam perawatan kesehatan maternal yang memerlukan perhatian serius. Berbagai faktor seperti pandemi Covid-19, aktivitas fisik, intervensi psikososial, dan faktor sosial-ekonomi telah terbukti memengaruhi kesejahteraan mental ibu hamil. Namun, pemahaman yang lebih mendalam tentang kompleksitas gangguan psikologis pada ibu hamil dan pendekatan yang efektif dalam penanganannya masih diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak berbagai faktor, termasuk pandemi Covid-19, aktivitas fisik, intervensi psikososial, dan faktor sosial-ekonomi, terhadap kesejahteraan mental ibu hamil. Selain itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif dalam mengelola gangguan psikologis pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan data dari berbagai jurnal ilmiah terakreditasi. Lima studi literatur dipilih berdasarkan relevansi dan keberagaman informasi yang mereka sajikan mengenai gangguan psikologis pada ibu hamil. Data dari studi-studi ini kemudian dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi temuan dan tren utama dalam literatur. Temuan dari studi literatur menunjukkan bahwa pandemi Covid-19, aktivitas fisik, intervensi psikososial, dan faktor sosial-ekonomi memiliki dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan mental ibu hamil. Penelitian juga menyoroti pentingnya pendekatan holistik dalam penanganan gangguan psikologis pada ibu hamil, termasuk dukungan mental yang adekuat, aktivitas fisik, dan intervensi psikososial. Oleh karena itu, upaya kolaboratif antara praktisi kesehatan, lembaga pemerintah, dan masyarakat sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dan aksesibilitas terhadap layanan kesehatan mental bagi ibu hamil.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL PADA REMAJA: LITERATUR REVIEW Syani Mustika Rehalat; Dini Nur Alpiah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3120

Abstract

Masalah mental serta juga emosional pada remaja ialah isu yang semakin mendapat perhatian didalam beberapa dekade terakhir. Pola asuh orang tua diidentifikasi sebagai bagian dari faktor yang mempengaruhi kesejahteraan mental serta juga emosional remaja. Namun, belum ada konsensus yang jelas tentang hubungan antara pola asuh orang tua dengan permasalahan mental serta juga emosional pada remaja. Temuan ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara pola asuh orang tua dengan permasalahan mental serta juga emosional pada remaja melalui tinjauan literatur. Tinjauan literatur dilakukan dengan mengumpulkan serta juga menganalisis hasil dari lima studi literatur yang relevan dengan topik temuan. Studi-studi literatur tersebut mempergunakan berbagai metode, termasuk kualitatif, kuantitatif deskriptif, serta juga analitik korelasional. Analisis dari lima studi literatur menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan permasalahan mental serta juga emosional pada remaja. Pola asuh yang mendukung serta juga lingkungan sosial yang positif cenderung berhubungan dengan risiko lebih rendah terhadap permasalahan tersebut, sementara pola asuh yang kurang mendukung dapatlah meningkatkan risiko permasalahan mental serta juga emosional pada remaja. Namun, temuan studi cenderung bervariasi, menyoroti kompleksitas didalam hubungan antara pola asuh orang tua serta juga perkembangan mental serta emosional remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya peran pola asuh orang tua didalam membentuk kesejahteraan mental serta juga emosional remaja. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang memengaruhi permasalahan mental serta juga emosional pada remaja, diharapkan dapatlah dirancang intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan remaja secara menyeluruh.
GANGGUAN PSIKOLOGIS PADA IBU NIFAS Hanifia Dwi Hapsari; Dini Nur Alpiah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3136

Abstract

Masa nifas menjadi masa yang penuh tantangan karena ditandai dengan perubahan biologis, fisik, sosial, dan emosional yang luar biasa, sekaligus diperlukan treatment khusus untuk ibu pasca melahirkan, agar tidak mengalami gangguan psikologi dengan melakukan hal positif dan support keluarga, kerabat dan tenaga medis untuk menjaga psikologi maupun mental Ibu pasca melahirkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian Pustaka dengan literatur review mengumpulkan referensi berupa Buku, Jurnal, Artikel dan Majalah Ilmiah. Hasil temuannya adalah postpartum blues sebagai kondisi yang serimg muncul pada ibu pasca melahirkan yang menaglami perubahan psikologis. Di samping itu, paritas dan usia tidak selalu menjadi faktor penyebab gejala tersebut muncul. Masalah postpartum blues bisa diantisipasi melalui keterlibatan suami, keluarga dan lingkungannya berupa dukungan kepada ibu postpartum. Kesimpulan, Gangguan psikologis pasca melahirkan membutuhkan tratmen khusus untuk terhindar dari kecemasan atau stress berlebihan dengan ditenggarai oleh kenyamanan,kasih sayang, dukungan keluaraga dan kerabat.
GANGGUAN PSIKOLOGI PADA ANAK ADHD Ghibthah Iradah Amani; Dini Nur Alpiah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3137

Abstract

ADHD merupakan gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi kemampuan motorik (gerakan) seseorang. ADHD merupakan gangguan mental yang umum terjadi pada anak-anak di tenggarai antara lain dengan pola asuh, genetic dan dari konsumsi ibu saat mengandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian Pustaka dengan tinjauan literatur atau literatur review baik buku, jurnal, artikel ilmiah dan majalah ilmiah. Temuan Hasil, Bahwa Anak ADHD disinyalir oleh pola asuh, konsumsi pada saat mengandung dan genetik, sampai saat ini obat secara khusus belum ditemukan untuk dapat mengobati bisa dengan terapi secara rutin.Kesimpulan Peran orang tua dan lingkungan adalah menjadi support system agar anak ADHD dapat terus memperbaiki segala kekurangannya terutama dalam perilaku sosialnya. Keterampilan kognitif nampaknya memberikan kontribusi terhadap perilaku anak, khususnya keterampilan sosio-emosional
DAMPAK PSIKOLOGIS TEKNOLOGI GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK Farreline Kheysa Octaya; Dini Nur Alpiah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3144

Abstract

Teknologi berkembang sangat pesat berkat kehadiran gadget yang berhasil merevolusi cara masyarakat berinteraksi, mencari informasi, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Era digitalisasi memungkinkan anak-anak tumbuh bersama kemudahan akses apapun melalui gadget, misalnya laptop, smartphone, tablet, dan peralatan elektronik lainnya yang sebenarnya dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak negatif dari kecanduan gadget sangat tinggi, sehingga memerlukan pengawasan yang tinggi terhadap anak guna memanajemen penggunaan gadget pada mereka. Kondisi dunia seperti saat ini menyadarkan kepada masyarakat bahwa penggunaan perangkat elektronik secara bijak merupakan hal yang penting.
PERANAN PSIKOLOGI DALAM MEMBANTU ORANG YANG MENDERITA GANGUAN SIKOMATIS Indra Fadhillah Hakim; Dini Nur Alpiah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3175

Abstract

Gangguan sikomatis adalah fenomena kompleks di mana gejala fisik dialami tanpa adanya penyebab medis yang jelas, seringkali dikaitkan dengan faktor-faktor psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi. Dalam mengelola gangguan sikomatis, pendekatan terintegrasi antara psikologi dan kedokteran menjadi kunci untuk memberikan perawatan yang holistik dan efektif. Artikel ini menyajikan tinjauan terhadap peran psikologi dalam membantu individu yang menderita gangguan sikomatis, dengan menyoroti berbagai metode intervensi psikologis yang telah terbukti efektif, termasuk terapi kognitif perilaku, relaksasi, dan teknik manajemen stres. Selain itu, stigma terhadap masalah kesehatan mental juga diidentifikasi sebagai hambatan utama dalam mencari dan menerima bantuan psikologis bagi individu dengan gangguan sikomatis, menekankan pentingnya upaya untuk mengurangi stigma dan meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan mental. Akhirnya, pendekatan terintegrasi antara psikologi dan kedokteran diuraikan sebagai strategi yang efektif dalam meningkatkan pengelolaan dan perawatan holistik bagi individu yang menderita gangguan sikomatis.
KAJIAN LITERATUR : DAMPAK BULLYING TERHADAP GANGGUAN PSIKOLOGIS ANAK Fikma Ainun; Dini Nur Alpiah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3194

Abstract

Bullying, yang semakin merajalela di Indonesia, terutama lingkungan sekolah. Tindakan prundungan dapat dilakukan secara fisik maupun verbal, dapat terjadi secara berulang dan bisa dilakukan melalui kata-kata atau perbuatan merendahkan yang membuat korban merasa tidak aman. Tujuan dari kajian literatur ini adalah untuk meneliti dampak bullying terhadap gangguan psikologis anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying memiliki dampak yang serius pada kesejahteraan psikologis anak-anak. Dari depresi hingga gangguan kecemasan, perundungan secara berulang dapat menyebabkan berbagai masalah mental yang berdampak negatif pada perkembangan dan kualitas hidup anak-anak. Oleh karena itu, catatan bagi orang tua, sekolah, dan masyarakat secara keseluruhan untuk bekerja sama dalam mencegah dan mengatasi perundungan guna melindungi kesehatan psikologis anak-anak dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi mereka.
PENGARUH KONTROL DIRI DENGAN KECENDERUNGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA REMAJA Indah Sekar Rini; Sandra Adetya
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3341

Abstract

Studi ini memiliki tujuan yaitu menguji pengaruh kontrol diri dengan kecenderungan kecanduan media sosial instagram pada remaja maka teknik kuantitatif korelasional digunakan dalam penelitian ini. Sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 102 siswa (kelas 8 dan 9) dengan menggunakan teknik convenience sampling. Alat ukut yang digunakan adalah Self Control Scale in Social Media dan The Instagram Addiction Scale yang telah dimodifikasi. Berdasarkan hasil analisis data yang diolah menggunakan metode analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara Kontrol Diri dengan Kecenderungan Kecanduan Media Sosial Instagram pada remaja. Remaja masih dalam tahap pengembangan dan belum sempurna, sehingga masih terbuka untuk pengaruh dari lingkungan dan kebiasaan yang sulit diubah maka dari itu diperlukan pengawasan dan bimbingan dari orang tua untuk mengatur perilaku penggunaan media sosial Instagram.
STUDI FENOMENOLOGI PERILAKU SOCIAL COMPARISON SELAMA PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS AIRLANGGA ANGKATAN 2021 Briliani Putri Pijar Pratiwi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3548

Abstract

Penelitian ini menganalisis perilaku social comparison selama penggunaan aplikasi TikTok oleh mahasiswa Psikologi Universitas Airlangga angkatan 2021. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perilaku perbandingan sosial melalui TikTok dan dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa Psikologi Universitas Airlangga. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif, data dikumpulkan melalui in-depth interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok memicu perilaku social comparison, baik upward (membandingkan dengan yang lebih baik) maupun downward (membandingkan dengan yang lebih rendah). Faktor-faktor seperti frekuensi penggunaan, jenis konten, dan interaksi sosial berpengaruh pada intensitas dan dampak perbandingan sosial. Perilaku ini berdampak pada kesehatan psikologis mahasiswa, termasuk perasaan minder, kecemburuan sosial, dan tekanan untuk memenuhi standar ideal yang dipersepsikan di media sosial. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan tentang bagaimana social comparison melalui TikTok mempengaruhi kesejahteraan mental mahasiswa, serta pentingnya strategi untuk mengurangi dampak negatifnya.
DINAMIKA KEBERSYUKURAN PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA X Sindi Tri Utami; Andreas Corsini Widya Nugraha
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i1.3580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai rasa bersyukur yang dialami oleh guru yang mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) X. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek pada penelitian ini yaitu guru SLB X yang mengajar diatas 5 tahun sebanyak dua orang. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dan verifikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa rasa syukur yang dialami oleh para guru ketika mengajar anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) berdampak positif terhadap hidupnya. Menjadi guru SLB membuat para guru merasakan kebersyukuran yang lebih besar terhadap hidupnya, selalu melihat sisi positif dari sesuatu yang terjadi meskipun disamping itu banyak tantangan selama mengajar. Guru SLB juga bisa membangun nilai dalam dirinya, serta berdampak besar dalam pendekatan kepada Tuhan. Faktor utama yang membuat pada guru SLB merasakan kebersyukuran yaitu orang tua yang mampu bekerjasama, rekan-rekan kerja yang saling mendukung satu sama lain, dan memberikan kenyamanan selama mengajar.

Page 7 of 40 | Total Record : 396


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konselin Vol. 7 No. 5 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling More Issue