cover
Contact Name
Haidar Ensang Timuda
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
krepaabdimas@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/liberosis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30267889     DOI : -
Jurnal psikologi adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek dan penelitian dalam bidang psikologi. Jurnal ini merupakan saluran penting bagi para peneliti, ilmuwan, profesional, dan mahasiswa psikologi untuk membagikan temuan mereka, menyajikan data empiris, dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan di bidang psikologi. Jurnal psikologi mencakup berbagai topik, seperti: Psikologi Klinis: Memahami dan mengobati gangguan mental, terapi psikologis, dan penelitian tentang kesehatan mental. Psikologi Sosial: Menyelidiki interaksi sosial, perilaku kelompok, stereotip, prasangka, dan pengaruh sosial. Psikologi Perkembangan: Memahami perkembangan individu dari masa kanak-kanak hingga Psikologi Pendidikan: Mengkaji pembelajaran dan pendidikan, termasuk metode pengajaran, motivasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Articles 396 Documents
PENGARUH EMOTOINAL INTELLIGENCE TERHADAP ACADEMIC SELF-EFFICACY MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI DI KOTA BEKASI Dyah Rahayu Widasari; Sulistiasih, Sulistiasih
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.2660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh emotional intelligence terhadap academic self-efficacy mahasiswa yang sedang mengerjkana skripsi di Kota Bekasi. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Bekasi. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik snowball sampling dengan jumlah sebanyak 384 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala dan data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung > t tabel (10,404 > 1,966). Selain itu, didapatkan r square sebesar 0,221. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan emotional intelligence terhadap academic self-efficacy mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Kota Bekasi sebesar 22,1%.
HUBUNGAN KECENDERUNGAN ADIKSI SMARTPHONE DENGAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA DI SMA (X) KOTA BEKASI Effie Dwi Aryanti; Netty Merdiaty
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.2729

Abstract

Penelitian ini memebahas mengenai perilaku keterikatan atau kecanduan smartphone dapat menyebabkan timbulnya permasalahan sosial, salah satunya yaitu nomophobia merupakan permasalahan yang dapat muncul dari penggunaan smartphone secara berlebihan dan tidak bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecenderungan adiksi smartphone dengan nomophobia pada remaja di SMA Taman Harapan 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 25. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis korelasi pearson dengan menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,373** dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Hasilnya menunjukkan terdapat hubungan antara variabel adiksi smartphone dengan variabel nomophobia dengan nilai yang positif antara adiksi smartphone dan nomophobia pada remaja siswa-siswi SMA Taman Harapan 1. Artinya, bahwa semakin tinggi tingkat adiksi smartphone maka semakin tinggi nomophobia dan begitu juga sebaliknya. Saran kepada peneliti selanjutnya yang ingin melakukan penelitian dengan objek yang sama diharapkan dapat mengaitkan dengan variabel lainnya yang mungkin memeiliki keterkaitan dengan penggunakan smartphone secara berlebihan.
DAMPAK KONSELING KELOMPOK TERHADAP ONLINE RESILIENCE SISWA PADA KEGIATAN LITERASI DIGITAL KELAS X AKL3 DI SMK 02 ISLAM 45 AMBULU Siti Betris Elisya; Arifin Nur Budiono
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.2753

Abstract

Penelitian tentang Dampak Konseling Kelompok Terhadap Online Resilience Siswa Pada Kegiatan Literasi Digital Kelas X AKL3 Di SMK 02 Islam x 45 Ambulu dengan responden yang diteiliti sebanyak 5 siswa dari 31 siswa yang diambil secara purposive sampling. Metode yang digunakan adalah metode angket. Analisis data menggunakan Uji-t. Untuk memastikan apakah data yang ada memenuhi asumsi paired t-test yaitu asumsi normalitas pada masing-masing data. untuk masing – masing data pretest dan postest sebesar 0,400 dan 0,843. Nilai ini lebih besar dari 0,05 maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan uji normalitas Shapiro Wilk di atas dapat disimpulkan bahwa data tingkat online resilience siswa berdistribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian, maka di peroleh tingkat online resilience siswa sebelum diberikan treatment konseling kelompok dengan rata-rata sebesar 41, dan tingkat online resilience siswa setealah diberikan treatment konseling kelompok dengan rata-rata sebesar 56. Hasil tersebut menunjukan bahwa secara statistik nilai rata – rata postest lebih besar dari nilai rata – rata pretest (terjadi peningkatan). Selanjutnya untuk membuktikan apakah prebedaan rata – rata tersebut signifikan atau tidak maka dapat dilihat dengan membandingkan nilai sig. (2-tailed) pada uji “paired sample test”.
PERAN KELEKATAN ORANG TUA TERHADAP REGULASI EMOSI REMAJA AKHIR YANG MEMILIKI ORANG TUA BERCERAI Dida Amanda Pratiwi; Pramesti Pradna Paramita
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.2763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kelekatan orang tua dalam regulasi emosi remaja akhir yang mengalami perceraian orang tua. Dalam konteks remaja, stabilitas emosional yang masih rendah dan pembentukan emosi yang belum matang sepenuhnya menjadi tantangan tersendiri, terutama saat menghadapi perceraian orang tua. Hubungan kelekatan antara orang tua dan remaja dianggap sebagai faktor kunci dalam pembentukan perkembangan sosial dan emosional remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada 72 remaja akhir berusia 18-21 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelekatan orang tua memiliki pengaruh signifikan terhadap strategi regulasi emosi expressive suppression, tetapi tidak signifikan terhadap regulasi emosi cognitive reappraisal. Implikasi temuan ini mengindikasikan kompleksitas hubungan antara kelekatan orang tua dan regulasi emosi remaja akhir yang perlu dipahami lebih lanjut. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana perceraian orang tua memengaruhi mekanisme regulasi emosi pada tahap akhir masa remaja.
ANALISIS FAKTOR PERILAKU SELF-INJURY PADA REMAJA Carolina Wurisetyaningrum; Elmanora, Elmanora; Vania Zulfa
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.2769

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor self injurypada remaja ditinjau berdasarkan dari dinamika self injury, perilaku self injury, dampak self injury, karakteristik dan latar belakang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan pada bulan November 2021–Januari 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan dokumentasi melalui perspektif pelaku self injury dan orang terdekatnya. Teknik pengambilan sampel pada penelituan ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria remaja dengan usia 15-18 tahun yang pernah melakukan self injury dengan jumlah sampel sebanyak 5 informan. Pengolahan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan aplikasi ATLAS.ti untuk mengolah data. Hasil penelitian menunjukkan faktor self injury disebabkan oleh faktor utama yang bersumber dari permasalahan keluarga seperti, adanya trauma pada masa kecil, kesibukan orang tua, merasa dirinya tidak diperdulikan, tidak memiliki kedekatan secara emosional dan tidak adanya dukungan dari pihak keluarga membuat informan melakukan self injury. Selain itu faktor lainnya disebabkan oleh permasalahan percintaan dan self injury muncul karena adanya kemauan atas diri sendiri pada informan sangat besar untuk melukai dirinya.
PERBEDAAN KECERDASAN EMOSIONAL BERDASARKAN JENIS KELAMIN PADA REMAJA MADYA DI SMA X KOTA BEKASI Adelia Mareta Putri Pratama; Fathana Gina
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.2853

Abstract

Belakangan ini kasus perundungan yang dilakukan oleh remaja semakin mengkhawatirkan. Perilaku perundungan terjadi karena kurang mampunya individu untuk mengelola emosi mereka sendiri, serta kurangnya rasa peduli terhadap emosi orang lain. Individu yang memiliki kecerdasan emosional rendah akan sulit untuk mengelola emosi pada dirinya sendiri. Hal tersebut yang membuatnya bertindak agresif serta merendahkan dirinya maupun orang lain. Cara individu mengelola emosi biasanya berbeda sesuai dengan jenis kelaminnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosional berdasarkan jenis kelamin pada remaja madya di SMA X Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 222 orang dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Alat ukur penelitian menggunakan skala kecerdasan emosional yang disusun berdasarkan teori dari Goleman. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi 0,161 (p>0,05), artinya tidak ada perbedaan signifikan pada kecerdasan emosional berdasarkan jenis kelamin pada remaja madya di SMA X Kota Bekasi.
HUBUNGAN KETERAMPILAN SOSIAL DENGAN CELEBRITY WORSHIP SYNDROME PADA PENGGEMAR BOY GROUP KOREA NEO CULTURE TECHNOLOGY (NCT) Alma Yunda Putri Yetti; Tjitjik Hamidah; Mira Rizki Wijayani
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.2859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterampilan sosial dengan celebrity worship syndrome pada penggemar boy group Korea Neo Culture Technology (NCT). Subjek dalam penelitian ini adalah 171 NCTzen Jabodetabek dengan rentang usia 17 – 27 tahun, yang diambil menggunakan skala Celebrity Attitude Scale yang telah diadaptasi oleh Muthi’ah Dwi Lestari dan Social Skills Taxonomy yang telah di adaptasi oleh Rahmat Anhar, dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan SPSS versi 25.0 for windows. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya hubungan keterampilan sosial dengan celebrity worship syndrome pada penggemar boy group Korea Neo Culture Technology (NCT) dengan nilai r = 0,301 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hal ini menandakan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.
HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN CELEBRITY WORSHIP PADA REMAJA AKHIR PENGGEMAR K-POP DI FANBASE NCT INDONESIA. Reina Ayu Paramesti; Mira Rizki Wijayani
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.2962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dengan celebrity worship pada remaja penggemar k-pop di fanbase NCT Indonesia. Penelitian in merupkan penelitian korelasional dengan teknik pengumpulan data berupa skala kesepian dan skala celebrity worship. Populasi pada penelitian ini adalah remaja perempuan maupun laki-laki yang berumur 17-22 tahun yang berada di lingkup fanbase NCT Indonesia. Adapun sampel penelitian ini berjumlah 148 orang yang berada di tahap perkembangan remaja yang diambil menggunakan teknik sampel quota sampling. Alat ukur yang digunakan adalah R-UNCLA Loneliness Scale dan skala Celebrity Attitude Scale (CAS). Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa besarnya koefisien korelasi pearson antara kesepian dengan celebrity worship sebesar r = 0.292 dengan nila p yaitu sebesar 0.00 (p<0,05), maka hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif dan signifikan antara kesepian dengan celebrity worship dan untuk 0,292 menurut pedoman derajat hubungan termasuk hubungan yang berkorelasi lemah. Dari hasil analisis diperoleh hasil bahwa hipotesis nihil (Ho) ditolak sedangkan hipotesis alternative (Ha) yang berbunyi diterima kebenarannya sehingga berbunyi “terdapat hubungan antara kesepian dengan celebrity worship pada remaja akhir penggemar K-Pop di fanbase NCT Indonesia”.
HUBUNGAN ANTARA SELF-CONTROL DENGAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK Anzella Lovely Vadincha; Mira Sekar Arumi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.3006

Abstract

Belakangan ini penggunaan media sosial telah mengalami peningkatan pesat, dengan banyak individu di seluruh dunia yang secara aktif terlibat dalam berbagai platform seperti TikTok. Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dalam hal jumlah pengguna aktif TikTok, mencapai angka 99,1 juta individu. Namun, masalah Self-Control dan Fear Of Missing Out (FoMo) semakin mencuat di antara pengguna TikTok. Ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan remaja untuk mengendalikan diri dan kecenderungan untuk terus memeriksa TikTok demi melihat aktivitas teman-teman mereka atau orang lain, yang seringkali mengorbankan kegiatan dunia nyata mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Self-Control dengan Fear Of Missing Out (FoMo) poada penggunaan media sosial TikTok. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik Non-Probability Sampling dan jenis Convenience sampling. Hasil uji korelasi yang telah dilakukan menggunakan Spearman rank menunjukan nilai koefisien korelasi sebesar -.735** dengan taraf signifikan sebesar 0.000 (sig <0.05). Kesimpulannya semangkin tinggi Fear Of Missing Out (FoMo) maka akan semangkin rendah Self – Control pada remaja dan begitupun sebaliknya.
PTSD PADA ANAK-ANAK DAN REMAJA TERHADAP BENCANA ALAM DI INDONESIA Via Vajra Aulia; Rini Elmy Antika; Shintia Anggraini; Aprishela Syakina Putri; Nabila Ade Putri; Alrefi, Alrefi; Minarsi, Minarsi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v2i3.3028

Abstract

Natural disasters are unexpected events that can cause severe material, physical, and psychological damage. Given the complexity of the impacts of natural disasters, careful preparation is key to reducing risks and improving community response capabilities. Factors such as extreme weather changes, community vulnerability and poor infrastructure resilience can exacerbate the impact of disasters. A solid understanding of disaster preparedness strategies such as evacuation planning, disaster simulations, and infrastructure hardening is critical to minimizing damage and protecting communities. In this context, the displacement of children and adolescents due to natural disasters is also a focus of concern. Separation from familiar surroundings, loss of social relationships, and changes in lifestyle can have lasting effects on the psychosocial well-being of children and adolescents. So there is a detailed introduction In order to design effective interventions, it is important to understand how displacement affects psychological, social and educational dimensions. The purpose of this study was to determine the prevalence of post-traumatic stress disorder among people in a region of Indonesia following natural disasters and to identify measures that could be taken to help victims of natural disasters. This study focuses on the literature research method and adopts the literature research method mainly based on magazine literature. Topic about victims of natural disasters in Indonesia. The results show that many children or young people in Indonesia still suffer from post-traumatic stress disorder after natural disasters. It can be concluded that different groups of natural disaster victims use different methods to describe the effects of PTSD. These studies span different time periods and locations, combine quantitative and qualitative methods, and examine the impact of post-traumatic stress disorder (PTSD) symptoms, resilience, social support and coping styles. These studies have used these diverse methodologies to provide insights into the complexity and diversity of the effects of PTSD on survivors of natural disasters. Some studies use statistical methods to analyze data, such as B. descriptive analysis, chi-square test, and structural equation modeling.

Page 6 of 40 | Total Record : 396


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konselin Vol. 7 No. 5 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling More Issue