cover
Contact Name
Haidar Ensang Timuda
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
krepaabdimas@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/liberosis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30267889     DOI : -
Jurnal psikologi adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek dan penelitian dalam bidang psikologi. Jurnal ini merupakan saluran penting bagi para peneliti, ilmuwan, profesional, dan mahasiswa psikologi untuk membagikan temuan mereka, menyajikan data empiris, dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan di bidang psikologi. Jurnal psikologi mencakup berbagai topik, seperti: Psikologi Klinis: Memahami dan mengobati gangguan mental, terapi psikologis, dan penelitian tentang kesehatan mental. Psikologi Sosial: Menyelidiki interaksi sosial, perilaku kelompok, stereotip, prasangka, dan pengaruh sosial. Psikologi Perkembangan: Memahami perkembangan individu dari masa kanak-kanak hingga Psikologi Pendidikan: Mengkaji pembelajaran dan pendidikan, termasuk metode pengajaran, motivasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Articles 396 Documents
KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA/I INTROVERT DALAM MEMBANGUN KEAKRABAN DI KAMPUS UIN RADEN FATAH PALEMBANG FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK 2020/2021 Annisa Indi Kirani; Kun Budianto; Sepriadi Saputra
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.3705

Abstract

Mahasiswa merupakan mahkluk sosial yang senantiasa membutuhkan serta dibutuhkan teman sebaya. Kampus merupakan tempat yang berperan penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan intelektual, komunikasi interpersonal dan kemampuan untuk menciptakan hubungan sosial yang baik dengan orang lain. Seorang yang introvert sifatnya tenang, lebih suka menarik diri, dan tidak pandai bergaul. memilih kepribadian introvert dibandingkan extrovert, karena berdasarkan fenomena yang peneliti temukan pada mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang remaja yang memiliki kepribadian introvert ini menjadi salah satu bagian dari permasalahan sosial di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif pada data– data penelitian yang akan dihasilkan berupa kata–kata melalui pengamatan dan wawancara. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena sedalam-dalamnya, yang lebih ditekankan adalah persoalan kedalam (kualitas) data bukan banyaknya (kuantitas) data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kepribadian introvert lebih menutup diri dan berkomunikasi sewajarnya dengan teman pergaulannya di kampus. Mahasiswa-mahasiswi introvert juga lebih menutup diri dari teman nya, mereka tidak nyaman dan tidak terbuka berkomunikasi mengenai informasi pribadi, karena mereka berfikir itu tidak penting dalam sebuah komunikasi dengan teman.Proses komunikasi interpersonal kepribadian introvert dengan teman pergaulan di kampus ini banyak yang berani untuk memulai suatu komunikasi duluan, karena teman itu sudah dekat dengannya. Mahasiswa-mahasiswi introvert ini juga cenderung tidak dapat menyuarakan apa yang mereka rasakan, lebih baik di pendam oleh dirinya sendiri daripada harus cerita kepada teman, karena mereka berfikir itu takut membuat teman nya tersinggung. Mahasiswa yang memiliki kepribadian introvert, tidak pandai merespon dan mengungkapkan dengan kata-kata maksud mereka untuk memberikan feedback atau saran kepada teman mereka.
PERAN KOMUNIKASI KEPOLISIAN DALAM MEMBERANTAS HOAX: KAJIAN STUDI LITERATUR Annisa Erniyanti; Wahyuning Tyas Permatasari; Vania Trisnawati; Elen Nofitasari; Tugimin Supriyadi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.3787

Abstract

Kemudahan dan efisiensi yang telah ditawarkan oleh media online dalam penggunaannya ini membuat media online ini menjadi tempat penyebaran informasi yang sangat memiliki pengaruh yang besar pada masyarakat. Komunikasi polisi penting untuk mengedukasi masyarakat tentang keamanan dan tindakan dalam penjagaan ketertiban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepolisian dapat menangani hoax di era digital. Metode studi literatur merupakan pendekatan yang relevan untuk menggali pemahaman mendalam tentang peran komunikasi kepolisian dalam menangani fenomena hoax. Adapun hasil yang diperoleh yaitu pengaduan, pencegahan, pengawasan, informasi, dan strategi yang efektif.
ANALISA LITERATUR: KONFLIK PERAN GANDA PADA POLISI WANITA YANG BERKELUARGA Annisa Erniyanti; Khatrina Bine Matongan; I Made Mahendra Wijaya Putra; Tugimin Supriyadi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.3801

Abstract

Polisi adalah anggota kepolisian yang bertugas menjaga ketertiban umum, mencegah kejahatan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Mereka bertanggung jawab untuk melakukan patroli, menyelidiki pelanggaran hukum, menangkap pelaku kejahatan, dan memberikan bantuan dalam situasi darurat. Penelitian ini menggunakan metode literature review yaitu membaca dengan seksama dan menganalisis informasi berdasarkan jurnal, artikel, dan website resmi sehingga informasi yang dihasilkan berhubungan dengan apa yang akan diteliti penulis. Analisis deskriptif menggunakan jurnal yang berkaitan dengan Konflik Peran Ganda Polisi Wanita yang bertujuan untuk mendeskripsikan data secara faktual dan akurat, sifat-sifat, serta gambaran fenomena yang terjadi. Adanya stres kerja pada polisi wanita mengakibatkan turunnya kinerja. Dukungan sosial dari rekan kerja maupun keluarga dapat meningkatkan kemampuan diri yang baik dalam menghadapi konflik peran ganda. Perlunya kemampuan penerimaan diri, penguasaan lingkungan, penentuan tujuan hidup, dan penegmbangan diri dan komitmen.
MEMBENTUK KARAKTER DAN MEMPENGARUHI PSIKOLOGIS PADA ANAK AKIBAT PERCERAIAN ORANG TUA Nurul Afifah Tanjung
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.3809

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga merupakan peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak, menyediakan pendidikan, bimbingan, dan nilai-nilai yang penting untuk kehidupan mereka. Perceraian orang tua bisa menjadi sumber konflik dan ketidakbahagiaan yang bisa berdampak besar pada kesejahteraan emosional anak. Dengan memperhatikan hal ini, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak perceraian orang tua terhadap karakter anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena tersebut dengan lebih mendalam. Peneliti berupaya untuk memahami bagaimana perceraian orang tua mempengaruhi psikologi anak dan pembentukan karakter mereka, sesuai dengan pandangan Moh. Nazir.
HUBUNGAN ANTARA INTEGRITAS POLRI DENGAN KEPERCAYAAN DI LINGKUP MASYARAKAT Farhan Saputra; Ferlyadi Ramadhan Putra; M. Al Afif Annasai; M. Gani Gynastiar; Tugimin Supriyadi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.3819

Abstract

Polri bertugas menjaga ketertiban, mencegah kejahatan, menegakkan hukum, dan melindungi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan menganalisis informasi dari jurnal, artikel, dan situs resmi. Data dikumpulkan, dianalisis, dan disajikan secara faktual dan akurat untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi.Yang mempunyai tujuan penelitian:1. Mengukur Tingkat Integritas Polri: Menilai integritas anggota Polri berdasarkan persepsi masyarakat dan standar yang berlaku.2.Menilai Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Polri: Menentukan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, mencakup keandalan, kejujuran, dan transparansi.3.Menganalisis Hubungan antara Integritas dan Kepercayaan: Mengidentifikasi korelasi antara tingkat integritas anggota Polri dan kepercayaan masyarakat.4.Menyusun Rekomendasi untuk Meningkatkan Integritas dan Kepercayaan: Memberikan rekomendasi praktis kepada Polri dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan integritas anggota dan kepercayaan masyarakat. Analisis dilakukan melalui pendekatan kualitatif dan deskriptif, menggunakan literatur terkait.
SOSIALISASI DAMPAK CYBERBULLYNG DALAM SUDUT PANDANG PSIKOLOGI KRIMINAL DI KALANGAN SMAN 2 BABELAN Andi Restu; Angelica, Angelica; Khatrina Bine Matongan; Abdul Maulana
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.3829

Abstract

SMA sederajat merupakan tempat dimana para remaja mengalami banyak fenomena dalam hidupnya baik yang positif maupun negatif sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan psikologis mereka. salah satu fenomena yang muncul dalam masa SMA adalah cyberbullying. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan pencegahan cyberbullying terhadap siswa dan siswi 11 IPA 1 di SMAN 2 BABELAN, Penelitian ini menggunakan pendekatan psikoedukasi dan metode pengabdian kepada masyarakat (abdimas) dengan pemberian pretest dan posttest untuk mensosialisasikan dampak cyberbullying dari sudut pandang psikologi kriminal di kalangan siswa SMAN 2 Babelan. Pendekatan ini dipilih untuk memberikan pemahaman komprehensif dan preventif kepada siswa dan siswi mengenai bahaya cyberbullying dan cara menghadapinya. Dengan hasil penelitian yaitu tidak ada pengaruh yang siginfikan yang diberikan dari psikoedukasi hal ini dibuktikan dengan adanya hasil uji beda parametrik dari hasil pretest dan posttest yaitu p = 0,018 >0,005, namun psikoedukasi ini memberikan beberapa ilmu baru kepada para siswa dan siswi hal ini dibuktikan dengan nilai cohend’s sebesar 0,157. hasil yang di dapatkan menunjukkan bahwa siswa sudah memiliki kesadaran yang cukup tinggi tentang cyberbullying sebelum psikoedukasi dimulai. Peneliti juga menambahkan dari sudut pandang kriminologi dan psikologi sehingga psikoedukasi ini memberikan sedikit efek yang menambah wawasan subjek tentang cyberbullying yaitu jenis dan dampaknya di buktikan pada ada perbedaan hasil pre-test dan pos-ttest yang telah diberikan.
DAMPAK PERCERAIAN TERHADAP KESEHATAN MENTAL ANAK Putri Rindiyani; Anisya Dwi Oktaviani; Marsela Puji Lestari; Serli, Serli; Lharasati Dewi; Ninda Nur Hikma
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.3932

Abstract

Fenomena yang terjadi setiap tahun dan berdampak negative pada anak salah satunya yakni perceraian orang tua, seperti menimbulkan kesedihan, traumatis, dan stress. Untuk bertahan hidup sangat penting untuk mengurangi efek negative tersebut. Ketahanan adalah subjek penelitian dalam konteks psikologi kebahagiaan dan bagaimana perannya kepada anak yang menghadapi perceraian orang tua, termasuk urgensi dan dinamika resiliensi. Diharapkan bahwa penelitian ini akan menghasilkan wawasan baru mengenai peran resiliensi pada anak yang orang tuanya bercerai dan menyoroti pentingya analisis lanjutan tentang memahami resiliensi serta intervensi yang dapat memberikan solusi praktis. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan akibat perceraian terhadap Kesehatan mental anak. Strategi yang digunakan adalah studi tinjauan literatur melalui mengidentifikasi dan menganalisis artikel jurnal terakreditasi di Sinta jurnal dan Garuda jurnal, yang fokus pada aspek masalah yang di teliti dan hasil penelitian. Temuan studi mengindikasikan bahwa perpisahan bapak dan ibu memiliki efek signifikan pada turunan, terutama dalam bentuk perilaku menyimpang yang dapat menimbulkan bahaya bagi dirinya sendiri dan orang lain di sekitarnya.
ANALISIS FAKTOR PSIKOLOGIS KEKERASAN PADA ANAK DALAM LINGKUNGAN KELUARGA Afrizal Qimas Chairi; Glenn Kevin Daniel; Inggrid Puspitasari; Akmal Hidayatullah; Ferdy Muzzamil
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.3962

Abstract

Keluarga dapat didefinisikan sebagai unit sosial dasar yang terdiri dari individu-individu yang berhubungan satu sama lain melalui darah, perkawinan, atau adopsi. Keluarga merupakan tempat pertama dan yang paling penting dalam membina sebuah mental dan pembentukan kepribadian terhadap anak itu sendiri. Namun terkadang seringkali di jumpai terdapat kekerasan pada anak yang terjadi di lingkungan keluarga yang menyebabkan trauma psikologis. Kekerasan terhadap anak dalam keluarga merupakan masalah serius yang mempunyai dampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik, emosional dan mental anak. Faktor psikologis memainkan peran utama dalam perkembangan kekerasan ini. Metode Penelitian ini menggunakan literature review. Literature review ini merupakan suatu karya yang menjadi rujukan untuk memahami penelitian dengan cara penelusuran dengan membaca berbagai sumber buku,jurnal dan terbitan lainnya yang berkaitan dengan judul penelitian untuk menjawab permasalahan yang ada. Berdasarkan hasil analisis dari 10 jurnal yang telah kami kaji masih banyak sekali terjadinya kekerasan terhadap anak dalam lingkungan keluarga, terdapat beberapa bentuk kekerasan yang di alami oleh anak anak, dari kekerasan fisik maupun kekerasan verbal.
ANALISIS FAKTOR PSIKOLOGIS PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA SISWA SMA Ardi Gumara; Hirda Ronggo Pratama; Antonius Bimo Wicaksono; Mochammad Reyhan Putra Damopoli; Ferdy Muzzamil
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.4005

Abstract

Penyalahgunaan narkoba marak terjadi di kalangan remaja SMA. Hal tersebut terjadi karena pada masa ini, individu rentan terhadap tekanan teman sebaya, eksplorasi jati diri, dan kurangnya pemahaman akan bahaya narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk apa saja faktor - faktor psikologis yang mempengaruhi penyalahgunaan narkoba pada siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan atau systematic literature review. Literatur yang dianalisis berjumlah 15 yang berjenis jurnal. Hasil dari penelitian ini adalah faktor psikologis yang mempengaruhi penyalahgunaan narkoba pada siswa SMA terbagi menjadi 3 faktor utama, yakni faktor kurangnya pendidikan, pengaruh lingkungan, keluarga dan teman sebaya, dan faktor individu.
PERILAKU SOSIAL REMAJA PADA TINDAK KRIMINALITAS DALAM PENYALAHGUNAAN NARKOBA Ananda Septia Azahra; Ghina Rizkirabbani Labibah; Halima Igfiru Romadona; Widaderevi Tryanthamie Najla Ufairah; Tugimin Supriyadi,
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i3.4008

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis perilaku sosial remaja dalam konteks penyalahgunaan narkoba dengan memfokuskan penggunaan narkoba di kalangan anak muda, yang telah menjadi isu penting karena dampak negatifnya terhadap individu dan masyarakat secara keseluruhan. Faktor yang mempengaruhi perilaku kriminal remaja, seperti masalah ekonomi, lingkungan sosial yang tidak sehat, dan kurangnya perhatian orang tua. Jurnal ini menekankan betapa pentingnya pendidikan dan sosialisasi yang sehat untuk mencegah kenakalan remaja. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature study) untuk mengevaluasi dan menginterpretasikan penelitian yang relevan tentang kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Page 8 of 40 | Total Record : 396


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konselin Vol. 7 No. 5 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling More Issue