cover
Contact Name
Imam Ahmad
Contact Email
officialbatik.irpi@gmail.com
Phone
+6285275359942
Journal Mail Official
officialbatik.irpi@gmail.com
Editorial Address
INSTITUT RISET DAN PUBLIKASI INDONESIA Jl. Tuah Karya Ujung C7. Kel. Tuah Madani Kec. Tuah Madani, Kota Pekanbaru - Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
BATIK: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural
ISSN : 2987422X     EISSN : 29873282     DOI : https://doi.org/10.57152/batik
BATIK: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI). Fokus utama dari Jurnal BATIK adalah hasil Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset dan Pengembangan Masyarakat secara Nasional. Jurnal BATIK terbit 3 (tiga) kali dalam satu tahun (April, Agustus dan Desember). Jurnal BATIK ditulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia terdiri dari 6 sampai dengan 10 halaman A4, menggunakan manajemen referensi mendeley dan similarity/ plagaiarisme dibawah 20%. Penyerahan naskah pada Jurnal BATIK menggunakan sistem Open Journal System (OJS) dengan menggunakan format Microsoft Word (.doc atau .docx).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023" : 7 Documents clear
Membangun Desa Berbasiskan Teknologi Informasi Sebagai Sarana Pengetahuan Umum Kesehatan Masyarakat di Pulau Bengkalis Mustakim Mustakim; Mohammad Soleh; Syarfi Aziz
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i3.751

Abstract

Perkembangan teknologi informasi berkembang pesat yang dapat dirasakan sampai saat ini. Namun masih banyak daerah yang belum merasakan kemudahan yang diterima dari dampak teknologi informasi dibidang kesehatan seperti Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Sebanyak 83% masyarakat Bantan telah mengenal terknologi internet dan dapat mengoprasikanya. Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mencatat terdapat 10-15 masyarakat Bantan setiap harinya berobat di Puskesmas dengan gejala penyakit ringan dan bertolak belakang degan kondisi desa yang banyak memiliki tanaman obat herbal. Dalam kaitanya dengan teknologi internet, Informasi kesehatan dan banyaknya tanaman obat herbal, serta SDM dapat dibangun sebuah sistem informasi untuk membantu masyarakat dalam mencari informasi terkait penyakit, tanaman obat serta memanfaatkan tanaman herbal dalam mengobati penyakit ringan. Hasil evaluasi yang dilakukan terdapat 10 responden dari masing-masing desa yang telah mengikuti sosialisasi sebanyak 90% bisa dengan baik menggunakan dan megoprasikan sistem yang dibangun. Dari hasil yang didapatkan dapat ditarik kesimpulan kegiatan yang dilakukan berhasil dan sistem informasi dapat dimanfaatkan dengan baik.
Pengajaran Bahasa Inggris dan Kombinasi Lagu dengan Ansambel Musik Angklung dan Pianika dalam Menyambut Kelahiran Tuhan Yesus Kristus Nora Sihombing; Jubilezer Sihite; Philibert Manalu; Rotua Elfrida
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i3.876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi mata kuliah Praktik Lapangan Tematik beserta salah satu syarat S1 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas HKBP Nommensen Medan Praktik Lapangan Tematik (PLT) yang merupakan kegiatan di luar kampus dengan metode memberikan pengalaman belajar dan bekerja kepada Mahasiswa dalam kegiatan yang menambah pengalaman bagi Mahasiswa kepada masyarakat dalam bentuk nyata. Pengabdian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam pengumpulan data. Dalam proses PLT, Mahasiswa mengajarkan Bahasa inggris dan kombinasi lagu "The First Noel" dengan ansambel musik Angklung dan Pianika dalam menyambut kelahiran Tuhan Yesus di Sekolah Minggu HKBP Nommensen Pulo Brayan. Hasil dari penelitian dan pengabdian ini menunjukkan bahwa anak anak sekolah minggu dapat menampilkan langsung yang telah mereka pelajari diacara natal sekolah minggu pada tanggal 10 desember 2022. Studi menujukkan bahwa PLT dari Fakultas Bahasa dan Seni UHN-Medan dapat terjun langsung ke masyarakat untuk melakukan kegiatan nyata agar lebih dikenal dan dekat kepada masyarakat jemaat Gereja.
Peningkatkan Pembelajaran Bahasa Inggris Dasar dan Latihan Instrument Piano pada Anak Sekolah Minggu di Gereja HKBP Tanjung Mulia Viona Ayu Kartini Simangunsong; Rina Rowina Sihotang; Jubilezer Sihite
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i3.878

Abstract

Praktik Lapangan Tematik adalah suatu bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat. Dengan diadakannya PLT, diharapkan seorang mahasiswa semakin matang dengan disiplin keilmuannya. PLT juga berupaya mewujudkan pendidikan yang lebih efektif yaitu pendidikan yang langsung dialami oleh mahasiswa. Jadi tidak hanya sekadar materi tetapi yang lebih penting adalah aplikasi dari teori-teori yang telah diperoleh di bangku kuliah yang harus diterapkan dalam lingkungan masyarakat karena terkadang teori-teori yang telah didapat di bangku kuliah tidak sama dengan kenyataan yang ada di lingkungan masyarakat. Dan sasaran dari tujuan Praktik Lapangan Tematik ini adalah anak-anak sekolah minggu yang akan diajarkan Bahasa Inggris dan Pelatihan bermain alat musik Piano dan Keyboard, dari kegiatan program praktik lapangan tematik ini penulis menyimpulkan bahwa banyak hal positif yang didapat dan dibagikan selama program praktik lapangan tematik ini berlangsung, dan lebih banyak belajar bersosialisasi serta bagaimana dalam saling menghargai dan saling mendukung. Selain dapat melaksanakan pengabdian kepada jemaat HKBP Tanjung Mulia penulis juga mendapatkan manfaat dan pengalaman yang sangat berarti yang dapat mengaplikasikan secara langsung pengalaman belajar yang dimiliki selama masa perkuliahan kepada jemaat Gereja HKBP Tanjung Mulia.
Literasi Pentingnya Sosialisasi Sertifikasi Halal pada Usaha Mikro Kecil Menengah di Kota Pekanbaru Virna Museliza; Rimet Rimet; Sitti Rahma; Nanda Suryadi
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i3.982

Abstract

Banyak aspek yang perlu diperhatikan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang kuliner, salah satunya mengurus sertifikasi halal. Sertifikat terbitan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) ini penting dimiliki pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Apalagi, mayoritas penduduk di Indonesia memeluk agama Islam dan memerlukan jaminan halal produk kuliner yang dikonsumsi. Sertifikasi halal mempunyai manfaat untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, meningkatkan pangsa pasar, meningkatkan daya saing bisnis. Dengan memiliki sertifikat halal, produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan lebih diterima di pasaran, terutama di kalangan konsumen Muslim yang membutuhkan produk halal agar lebih aman Ketika dikonsumsi. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kembali membuka program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dengan kuota 1 Juta Sertifikat dan setiap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah sudah bisa mendaftar di awal Januari 2023 dan pentahapan kewajiban sertifikasi halal tahap pertama akan berakhir pada tanggal 17 Oktober 2024. Peserta pengabdian kepada masyarakat ini adalah adalah ibu-ibu pelaku usaha makanan dan minuman yang ada di kota Pekanbaru. Pelaku Usaha ibu-ibu yang mempunyai usaha makanan dan minuman ini belum mengetahui cara mendaftarkan sertifikasi halal untuk Usaha Mikro Kecil Menengahnya. Sehingga ibu-ibu Pelaku Usaha ini sangat antusias untuk mengetahui proses dari awal pendaftaran sampai sertifikat halal itu terbit.
Edukasi Orang Tua Balita Dalam Pencegahan Kejadian Stunting Di Desa Lau Rempak Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang Edy Marjuang Purba; Anna Waris Nainggolan; Saut Purba
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i3.1035

Abstract

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 diketahui bahwa Prevalensi stunting di Kabupaten Deli Serdang masih cukup tinggi yaitu 13,9 %. Berbagai upaya perlu dilakukan oleh dinas terkait serta lintas sektoral untuk menurunkan kejadian stunting pada balita. Pemberdayaan masyarakat dan desa dalam integrasi intervensi penurunan stunting menjadi langkah penting yang perlu dilakukan. Hasil Diskusi awal yang dilakukan dengan petugas Puskesmas Talun Kenas yang memiliki wilayah kerja Desa Lau Rempak menyatakan bahwa pengetahuan dan pemahaman orang tua balita terkait dengan stunting masih rendah sehingga perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat tentang Edukasi Orang Tua Balita Dalam Pencegahan Kejadian Stunting Di Desa Lau Rempak Kecamatan STM Hilir Kab. Deli Serdang Tahun 2023. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang tentang Edukasi Orang Tua Balita Dalam Pencegahan Kejadian Stunting Di Desa Lau Rempak Kecamatan STM Hilir Kab. Deli Serdang Tahun 2023 berjalan dengan lancar. Para peserta sangat antusias untuk bertanya terkait dengan materi yang disampaikan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadi peningkatan dan pemahaman orang tua tentang pencegahan dan penanganan kejadian stunting dimana setekah dilakukan edukasi jumlah orang tua yang berpengetahuan meningkat sedangkan orang tua yang berpengetahuan sedang dan kurang jumlahnya berkurang.
Pembuatan Biochar dan Pupuk Organik Untuk Budidaya Tanaman Anggur pada KWT Mentari Kota Pontianak Sutikarini Sutikarini; Agusalim Masulili; Donna Youlla
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i3.1086

Abstract

Mentari Women Farmers Group (KWT) which was formed in 2019. Grape cultivation in Pontianak City is still new / newbie so that it has obstacles in the partner group in cultivation. Through this activity, the team wishes to build an alternative to partner problems, namely making biochar and organic fertilizer (bokasi), how to make and apply in the form of good planting media for organic cultivation of grape plants. The methods of PKM activities for this group are: 1) preparation stage, 2) training and implementation stage consisting of counseling, pretest and post test, training in making biochar and bokasi organic fertilizer and application in grape cultivation, and 3) evaluation stage. The results of PKM activities show that grape plants have the potential to become the group's superior commodity by utilizing biochar and organic fertilizers derived from waste that is abundant around the group, namely coconut waste and pineapple skin. After the Community Service activities, the Mentari Women Farmers Group of Pontianak City increased both affective (knowledge), cognitive (attitude) and skills in the use of coconut waste as biochar and pineapple peel waste as bokasi organic fertilizer for grape cultivation so that it is expected to increase grape production and income of the partner group.
Peran Posyandu Sebagai Pelayanan Dasar Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Jaya Asri: Peran Posyandu Sebagai Pelayanan Dasar Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Jaya Asri Yuyun Fitriani; Sigit Setioko; Mirnawati Mirnawati; Maulana Yusuf; Henny Widya Putri; Asih Setiani; Elva Delvina; Lawrenta Catrina
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i3.1142

Abstract

Posyandu is a center for basic health services for mothers and children under five. Posyandu is a form of community empowerment in villages. Community empowerment is all facilitation efforts that are non-instructive in nature, in order to increase the knowledge and abilities of the community, so that they are able to identify the problems they face, their potential, plan and carry out solutions by utilizing local potential. Community empowerment in the health sector is the process of providing information to individuals, families or groups (clients) continuously and continuously following the client's development, as well as the process of helping clients, so that the client changes from not knowing to knowing or being aware (aspect of knowledge), from knowing to wanting (attitude aspect), and from wanting to being able to carry out the behavior being introduced (action or practice aspect). The results of service activities show that the role of posyandu as a basic health service and community empowerment in Jaya Asri Village has been running well. This can be seen by the education of posyandu cadres and mothers of toddlers so that the stunting rate in Jaya Asri village is low. The village government also provides support by providing good facilities and infrastructure. So that posyandu cadres are able to be empowered and manage their organization well.

Page 1 of 1 | Total Record : 7