Articles
219 Documents
Pengembangan Repository Institusi dalam Perspektif Pemustaka
Syihabumilla, Syihabumilla;
Saputro, Erland Cahyo;
Triningsih, Triningsih;
Hidayah, Farida N Hidayah N
Al Maktabah Vol 22, No 1 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i1.38847
Setiap institusi pendidikan selayaknya memiliki repository yang handal dan berkualitas, sebuah repository perlu dikaji secara ilmiah dan mendalam. Hasil simpan dari semua karya yang dimiliki perguruan tinggi belum secara optimal dapat melayani kepentingan seluruh sivitas akademikanya dengan baik. Hal inilah yang mestinya mendapat jawaban dari berbagai persoalan berkenaan dengan repository agar dapat memberikan layanan bagi masyarakat ilmiah. Sebagus dan sebaik apapun sebuah perpustakaan, jika koleksi yang ada di dalamnya tidak dimanfaatkan oleh pemustaka tentu tidak berarti sama sekali. Secara nyata, yang merasakan manfaat repository perguruan tinggi adalah pemustaka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemanfaatan repository institusi antara UIN Raden Mas Said Surakarta dan Universitas Brawijaya Malang, keunggulan dan kelemahan masing-masing repository dari dua institusi perguruan tinggi, dan pengembangannya ke depan dalam perspektif pemustaka masing-masing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari variabel pemanfaatan repository institusi oleh pemustaka di UIN Raden Mas Said Surakarta dan Universitas Brawijaya dapat dinyatakan bahwa repository Institusi telah dimanfaatkan oleh pemustaka. Dari Variabel Keunggulan dan Kelemahan repository institusi oleh pemustaka di UIN Raden Mas Said Surakarta dan Universitas Brawijaya dapat dinyatakan bahwa repository institusi memiliki keunggulan. Dari Variabel Deskripsi Pengembangan repository institusi oleh pemustaka di UIN Raden Mas Said Surakarta dan Universitas Brawijaya dapat dinyatakan bahwa repository institusi memiliki deskripsi pengembangan.
Power Dialectics in Managing Libraries
Laugu, Nurdin
Al Maktabah Vol 22, No 2 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i2.40652
This paper was aimed at investigating the dialectics of power in library management in Islamic universities. The research used critical theory to understand power relations and ideology in the social dynamics of libraries. The research adopted a constructivist qualitative approach to examine the unique social phenomena of professional practices in which the power of ideology has taken place among library actors in a hidden way. The data collection technique employed interviews and observations validated through triangulation of sources, techniques, and time. The analysis technique used Miles and Huberman's three stages: display, reduction, and data conclusion/verification. The research results illustrate three main findings, namely the dialectic of ideology in the interaction of library actors that can be seen in the contestation between pluralist and non-pluralist groups, both among library actors and in its implications for library collections. The second issue is the struggle between internal and external actors in the library. This issue includes relations between the library and other units or with other library institutions. Lastly is the contestation between libraries and other institutions, especially international relations, such as corners managed in libraries.
Promosi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam
Istiqoriyah, Lilik;
Juairiah, Juairiah
Al Maktabah Vol 22, No 2 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i2.40658
Tulisan ini membahas mengenai promosi perpustakaan dalam kajian Islam, pelaksanaannya di perpustakaan perguruan tinggi Islam dan hambatannya, serta peran pustakawan sebagai agen promosi. Lokus dibatasi pada Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Antasari Banjarmasin. Dengan metode kualitatif yang bersifat deskripstif, riset dilakukan melalui observasi dan wawancara kepada pimpinan dan pustakawan yang bertugas dalam kegiatan tersebut. Dari hasil riset diketahui bahwa promosi di kedua lokus tersebut belum dilakukan secara optimal. Beberapa bentuk yang telah dilakukan memiliki kesamaan yakni berupa program sosialisasi perpustakaan dan literasi informasi, promosi melalui media cetak dan media sosial khususnya instagram, youtube, dan website, melakukan desain tata ruang, dan menjadikan semua pustakawan/ staf perpustakaan sebagai agen promosi. Promosi perpustakaan merupakan implementasi nilai-nilai Islam dalam membudayakan literasi, khususnya literasi informasi, dengan didasari prinsip shiddiq, tabligh, amanah dan fathanah. Diharapkan perpustakaan perguruan tinggi Islam terus mengembangkan program promosi menjadi lebih terstruktur dan sistematis sehingga tujuan promosi dapat dicapai dengan lebih maksimal..
Layanan Anak Perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Jamilurrahman dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa
Amaliah, Eni;
Sudewo, Budi;
Maulana, Farhan Akbar;
Saputra, Julian Hadi;
Yuwono, Naufal Putra
Al Maktabah Vol 22, No 1 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i1.38846
Perpustakaan merupakan sumber tempat informasi baik cetak maupun non cetak. Perpustakaan pada dasarnya memiliki fungsi sebagai sarana pendukung pendidikan. Perpustakaan memiliki manfaat untuk memelihara dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses belajar-mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah Perpustakaan MTs Jamilurrahman sudah berhasil atau tidak dalam menarik minat baca pada anak. Data penelitian ini diperoleh menggunakan metode kualitatif dengan sumber data sekunder. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Rangsangan yang diberikan layanan anak terhadap anak dalam menumbuhkan minat baca cukup maksimal.
Persepsi Mahasiswa Terdahap Kualitas Layanan Referensi Virtual Perpustakaan Universitas Airlangga Surabaya di Era Covid-19
Puspitasari, Dyah;
A.W, Benayya Sinta;
Fajrin P, Salma Nia;
I, Roudhotul Nurul
Al Maktabah Vol 22, No 2 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i2.40653
Universitas Airlangga merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi negeri yang bergerak di bidang jasa pelayanan pendidikan. Perpustakaan Universitas Airlangga menerapkan layanan Referensi Virtual untuk memenuhi kebutuhan intelektual para penggunanya. Dalam mengetahui bagaimana persepsi perlu dilakukan pengukuran kualitas menggunakan metode e-Servqual berdasarkan lima dimensi yang ada pada e-Servqual makalah ini untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa Universitas Airlangga pada layanan referensi virtual yang diberikan oleh Perpustakaan Universitas Airlangga selama pandemi covid-19. Makalah ini menggunakan metode penelitian kuantatif dan metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuisioner servqual menggunakan google form. Hasil menunjukkan rata rata nilai yang diperoleh dari kuisioner servqual yang dibagikan meliputi Tangible(Bukti Fisik), Reliability(Keandalan), Responsiveness(Daya Tanggap), Assurance(Jaminan), dan Empathy(Empati) dalam layanan referensi virtual yang diberikan Perpustakaan Universitas Airlangga, persepsi mahasiswa sebagai pengguna layanan selama masa pandemi covid memasuki range “Baik”. Dengan memberikan bukti persepsi mahasiwa sebagai pengguna layanan referensi virtual selama pandemi COVID-19, penelitian ini membantu memenuhi sedikit perhatian empiris yang diberikan terhadap dampak krisis kebutuhan informasi civitas akademika dan sebagai data baru tentang layanan perpustakaan untuk meningkatkan dampak, efisiensi, dan nilai layanan.
Hambatan dan Tantangan Akuisi dan Akses Jurnal Elektronik di Perpustakaan Perguruan Tinggi
Andayani, Ulpah
Al Maktabah Vol 22, No 1 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i1.38845
Akusisi dan pemanfaatan jurnal elektronik dalam pendidikan tinggi telah mengubah lanskap pembelajaran dan penelitian. Dengan memperluas akses ke literatur ilmiah, mempromosikan penelitian dan inovasi, memfasilitasi kolaborasi, dan mendukung pembelajaran yang fleksibel, jurnal elektronik telah menjadi alat yang sangat diperlukan bagi mahasiswa, fakultas, dan peneliti. Berdasarkan pengalaman mengelola jurnal elektronik, dan pembacaan atau reviu literatur yang dilakukan diperoleh pemahaman bahwa untuk memanfaatkan potensi jurnal elektronik secara maksimal, institusi harus berinvestasi pada infrastruktur digital yang kuat, memberikan pelatihan dan dukungan yang komprehensif, serta menumbuhkan budaya yang mendorong integrasi jurnal elektronik ke dalam praktik belajar mengajar.
Pengembangan Profesionalitas Pustakawan Menghadapi Era 5.0 Melalui Knowledge Sharing (Sebuah Sistematic Review)
Rodin, Rhoni;
Amrullah, Abdul Karim
Al Maktabah Vol 22, No 2 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i2.40654
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan profesionalitas pustakawan dalam menghadapi era 5.0 melalui knowledge sharing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, di mana data dan literatur yang relevan dikumpulkan, dikodekan, dan dianalisis untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sharing dapat tumbuh dan berkembang dalam era 5.0 saat ini dengan beberapa cara, antara lain: 1) Perpustakaan menciptakan iklim yang mendukung keterbukaan: Perpustakaan perlu menciptakan lingkungan yang mendukung keterbukaan dan kerjasama antar pustakawan dalam berbagi pengetahuan. Hal ini dapat dilakukan melalui kebijakan yang mendorong kolaborasi dan pertukaran informasi di antara para pustakawan; 2) Perpustakaan menumbuhkan keinginan untuk terus belajar: Pustakawan perlu memiliki dorongan untuk terus belajar dan mengembangkan diri dalam menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi informasi. Dukungan dari perpustakaan dalam menyediakan pelatihan dan sumber daya pendukung pendidikan akan membantu pustakawan untuk mengembangkan profesionalitasnya; 3) Perpustakaan terbuka terhadap kritik dan saran: Penting bagi perpustakaan untuk menjadi terbuka terhadap masukan, kritik, dan saran dari pustakawan lainnya. Ini menciptakan budaya di mana pustakawan merasa nyaman untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tanpa takut dihakimi atau dianggap kurang kompeten; 4) Adanya saling percaya dan saling mendukung di antara pustakawan: Membangun rasa saling percaya dan mendukung antara pustakawan sangat penting dalam mendorong knowledge sharing. Dalam lingkungan yang saling mendukung, pustakawan akan merasa lebih termotivasi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka; 5) Saling menghargai pendapat orang lain: Penting untuk menciptakan budaya di mana setiap pendapat dan kontribusi dihargai. Menghormati pendapat orang lain mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif di mana pustakawan merasa didengar dan dihargai.
Peran Pustakawan Referensi dalam Penelusuran Informasi Tercetak dan Digital di Perguruan Tinggi
Rahmawati, Laila
Al Maktabah Vol 22, No 1 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i1.38844
Pustakawan referensi adalah pustakawan yang membantu pemustaka menelusur informasi dalam berbagai subjek. Pustakawan referensi (rujukan) masa kini perlu memiliki kompetensi khusus, baik kompetensi profesional maupun personal. Memiliki keterampilan dan kemampuan mengenai apa, bagaimana dan kapan suatu informasi diperlukan, serta keterampilan dan kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi serta memanfaatkan informasi tersebut dengan baik dan bertanggung jawab. Pustakawan referensi sebagai perantara (intermediary) dalam penelusuran informasi, memerlukan strategi dalam pencarian informasi secara umum baik yang tercetak seperti mencari hadits dari sumber asli maupun yang online Kata-kata
Peran dan Fungsi Perpustakaan Masjid dalam Mencerdaskan Umat
Effendi, Muhammad Nur
Al Maktabah Vol. 22 No. 1 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Al Maktabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i1.38843
Selain sebagai tempat sholah, masjid berpotensi berkembang menjadi lembaga sosial yang memiliki berbagai peran dalam pembangunan pendidikan, ekonomi, dan sosial politik. Salah satu dari sekian banyak fungsi masjid adalah sebagai lembaga pendidikan. Masjid dapat eksis secara mandiri dari perpustakaan karena merupakan lembaga pendidikan. Perpustakaan masjid merupakan salah satu jenis perpustakaan khusus yang melayani kebutuhan intelektual masyarakat yang tinggal disekitarnya. Masjid telah berfungsi sebagai pusat pendidikan hingga perpustakaannya, di mana anggota jemaah masjid dan masyarakat Muslim dapat belajar tentang peristiwa masa lalu dan mengikuti perkembangan informasi dan pengetahuan saat ini.
Peran Pustakawan Referensi dalam Penelusuran Informasi Tercetak dan Digital di Perguruan Tinggi
Rahmawati, Laila
Al Maktabah Vol. 22 No. 1 (2023): Al-Maktabah
Publisher : Al Maktabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v22i1.38844
Pustakawan referensi adalah pustakawan yang membantu pemustaka menelusur informasi dalam berbagai subjek. Pustakawan referensi (rujukan) masa kini perlu memiliki kompetensi khusus, baik kompetensi profesional maupun personal. Memiliki keterampilan dan kemampuan mengenai apa, bagaimana dan kapan suatu informasi diperlukan, serta keterampilan dan kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi serta memanfaatkan informasi tersebut dengan baik dan bertanggung jawab. Pustakawan referensi sebagai perantara (intermediary) dalam penelusuran informasi, memerlukan strategi dalam pencarian informasi secara umum baik yang tercetak seperti mencari hadits dari sumber asli maupun yang online Kata-kata