Articles
133 Documents
Efektivitas Tandem Stance Exercise Untuk Keseimbangan Pada Pasien Stroke
Ramadani, Tari;
Sagita, Mutia Dwi;
Ardenny, Ardenny;
Lestari, Nanda Wilda
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i2.647
Angka kejadian stroke di Indonesia mengalami peningkatan. Pasien stroke banyak mengalami gangguan keseimbangan tubuh. Oleh karena itu pentingnya melakukan implementasi latihan gerak untuk pasien stroke dengan gangguan keseimbangan tubuh. Latihan yang dapat dilakukan yaitu Tandem Stance Exercise untuk mengatasi keseimbangan tubuh pasien. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas Tandem Stance Exercise untuk keseimbangan pada pasien stroke. Metode Penelitian ini menggunakan lembar observasi pre-test dan post-test untuk menilai perubahan dari keseimbangan tubuh pasien. dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil : Ada efektivitas tandem stance exercise untuk keseimbangan dengan pasien stroke. Kesimpulan : Penderita stroke dapat melakukan implementasi Tandem Stance Exercise (latihan jalan tandem) untuk keseimbangan tubuh lansia untuk mengurangi resiko jatuh.
Pelaksanaan Upaya Pencegahan Kekambuhan Asam Urat oleh Penderita Asam Urat
Tri Murti, Armanda;
Mekarsari, Devi
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i2.650
Berdasarkan survei awal pada tanggal 18 Juni 2023 terhadap 8 orang penderita asam urat yang berobat di Puskesmas KTK di dapatkan keterangan bahwa 6 dari 8 orang pasien mengatakan sudah menderita asam urat lebih dari 5 tahun dan 2 orang mengatakan menderita asam urat baru 2 tahun ini. 6 dari 8 pasien ini mengatakan bahwa tidak ada membatasi makanan yang dikonsumsi terkait penyakit asam urat, tidak ada melakukan olahraga karena lutut dan sendi lainnya sering sakit dan beraktifitas terhalang karena rasa sakit yang dirasakan pada sendi. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pelaksanaan upaya pencegahan kekambuhan asam urat oleh penderita asam urat. Jenis pada penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita asam urat yang berada di di Wilayah Kerja Puskesmas KTK Kota Solok yang berjumlah 62 pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling pada bulan Oktober 2023. Data di kumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan kemudian data diolah dengan komputerisasi lalu dianalisa menggunakan analisa univariat kemudian diinterpretasikan. Hasil penelitian menunjukkan (51,6%) responden tidak baik pengaturan diit dalam upaya pencegahan kekambuhan asam urat oleh penderita asam urat. (56,5%) responden tidak melakukan olahraga dalam upaya pencegahan kekambuhan asam urat oleh penderita asam urat (53,2%) responden tidak baik asupan cairan dalam upaya pencegahan kekambuhan asam urat oleh penderita asam urat. Diharapkan tenaga kesehagan agar lebih aktif lagi dalam memberikan penyuluhan dan bimbingan melalui leaflet guna memudahkan penderita asam urat dalam mendapatkan informasi terkait pengaturan diit, olahraga dan asupan cairan guna pencegahan kekambuhan asam urat.
Respon Psikologis Perawat Pada Masa Pandemi Covid -19
Syafyusari, Febria;
Afnuhazi, Ridhyalla
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i2.654
Kasus konfirmasi di Indonesia melaporkan temuan kasus sebanyak 2 orang pada tanggal 02 Maret 2020. Berikutnya, WHO merubah status PHEIC menjadi Pandemi pada tanggal 11 Maret 2020. Setelah Pemerintah Indonesia melaporkan temuan kasus konfirmasi tersebut beragam respon masyarakat bahkan menimbulkan kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui respon psikologis pada perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padang Panjang. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data dengan metode total sampling dengan responden perawat di RSUD Padang Panjang. Alat dalam pengumpulan data adalah angket berupa kuisioner google form. Data yang diperoleh dari respon perawat diolah dengan komputerisasi. Penelitian in dilakukan pada bulan Mei tahun 2020 di Kota Padang Panjang. Hasil penelitian ini menunjukan responden yang mengalami kecemasan sebanyak (32,8%), narkoba/alkohol (0%), gangguan psikotik/ penilaian realitas (15%), gangguan PTSD/ stress pasca trauma (28,2%). Pada perawat diharapkan membuat kegiatan yang berarti seperti meningkatkan religiusitas dan melakukan kegiatan - kegiatan positif.
Studi Literatur Faktor yang berhubungan dengan Perempuan dengan HIV/AIDS : Lingkaran kekerasan
Sinulingga, Elysabeth;
Irene Purimahua, Dora
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i2.671
Prevalensi infeksi intimate Partner Violence (IPV) dan HIV di kalangan perempuan bervariasi secara global, jumlah perempuan yang terinfeksi HIV meningkat setiap tahunnya. Laki-laki melakukan hubungan seksual tak aman atau beresiko terkena HIV maka perempuan pasangan seksualnya tertular. Tujuan dari penelitian ini ntuk mengetahui faktor yang berhubungan antara kekerasan terhadap perempuan yang dilakukan oleh pasangan intim dan risiko infeksi HIV. Metode yang menggunakan survei literatur terhadap delapan jurnal diantaranya empat jurnal dalam negeri, dan empat jurnal internasional sebagai data yang akan dianalisis. Analisis data menggunakan analisis anotasi bibliografi (annotated bibliography). Angka kejadian HIV/AIDS yang dialami perempuan masih cukup tinggi, meliputi masalah ekonomi, kekerasan fisik, masalah seksual, masalah psikis, diskriminasi akibat stigma HIV, sterilisasi paksa, serta aborsi yang mengancam nyawa. Kekerasan ekonomi (30,2%) merupakan porsi kekerasan terbesar, dibandingkan kekerasan lainnya. Kemungkinan hubungan antara gangguan stres pasca trauma terkait kekerasan dan depresi komorbiditas terhadap kekebalan terhadap penularan HIV dan perkembangan penyakit HIV memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Perempuan berperilaku risiko tertular infeksi HIV/AIDS sebaiknya menjalani pemeriksaan test ELISA paling lambat 6 bulan sekali di fasilitas pelayanan kesehatan
Screening Gangguan Saraf Perifer Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II : Studi Deskriptif
Sitorus, Fiolenty;
Febrika Setia Waruwu, Ade;
Junita Ndraha , Fentiniat;
Triani Mendrofa , Proklamir;
Bexty Melyany, Feby
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i2.687
Diabetes Melitus (DM) tipe II adalah penyebab kematian nomor enam di seluruh dunia. Salah satu komplikasi kronis DM tipe II adalah penyakit saraf tepi atau neuropati. Masalah Neuropati diabetic dimulai ketika kondisi hiperglikemik menghasilkan advanced glycation end products (AGEs) dan protein kinase C pada proses aktivasi biokimiawi yang mengakibatkan vasodilatasi pembuluh darah menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran masalah neuropati yang terjadi pada pasien DM tipe II pada masyarakat di Kelurahan Kelapa Dua melalui skrining neuropati kaki diabetik dalam mencegah risiko terjadinya ulkus diabetik. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah alat Michigan Neuropathy Screening Instrument (MNSI) dan Semmes-Weinstein Monofilament Test (SWMT). Sampel pada penelitian ini sebanyak 51 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 09 April hingga 04 Mei 2023. Hasil: Survei dengan kuesioner MNSI menunjukkan bahwa (98%) responden tidak mengalami neuropati kaki dan 1,98% mengalami neuropati kaki. Hasil pemeriksaan alat monofilamen menunjukkan bahwa responden mengalami penurunan sensitivitas kaki pada kaki kiri sebanyak 9 responden (17,64%) dan pada kaki kanan sebanyak 10 orang (19,60%). Saran: Perlu adanya penggunaan alat tambahan dalam mendeteksi neuropati kaki diabetik secara signifikan dan memperbesar jumlah responden penelitian untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat mengenai kejadian neuropati kaki pada penderita DM.
Balutan Kompresi Elastis Untuk Edema Ekstremitas Bawah pada Pasien dengan Carcinoma Mammae
Sihombing, Yulia;
Juliete Virgie Huwae, Maxelvya;
Chiquita Samantha Ay, Merry;
Bahru Rizal, Nurochman;
Pollatu, Christina
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i2.688
Kanker payudara merupakan kondisi dimana terdapat tumor ganas (benjolan abnormal) yang tumbuh di jaringan payudara yaitu saluran kelenjar, kelenjar susu, dan jaringan penunjang payudara. Kondisi keganasan menyebabkan kaheksia dan kehilangan massa protein sehingga terjadi penurunan produksi albumin yang memicu terjadinya edema. Salah satu intervensi bersifat terapi komplementer yang dapat digunakan dalam mengurangi edema adalah terapi kompresi elastis perban. Studi kasus ini adalah untuk mengidentifikasi penggunaan terapi kompresi elastis perban sebagai intervensi edema ekstremitas bawah pada pasien dengan kanker payudara meta hepar yakni menggunakan pendekatan proses keperawatan dengan pengambilan sampling menggunakan teknik purposive sampling. Hasil studi kasus didapatkan bahwa balutan kompresi elastis dapat diimplementasikan sebagai salah satu intervensi untuk penatalaksanaan edema ekstremitas bawah grade 2+ pada seorang pasien Wanita insial R (39 tahun) dengan kanker payudara meta hepar. Elastis perban meningkatkan aliran balik dan tekanan vena sehingga cairan tubuh akan kembali ke dalam sirkulasi dan mengurangi edema. Penerapan terapi kompresi elastis perban ini dapat diterapkan sebagai tindakan mandiri yang dapat dilakukan perawat untuk mengatasi edema ekstremitas bawah.
Penerapan Latihan Senam Kaki Diabetik Sebagai Upaya Mengatasi Ketidakstabilan Kadar Gula Darah
Lismaria, Lismaria;
Syafrizal, Raja
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v3i1.703
Diabetes Mellitus adalah salah satu penyakit endokrin yang saat ini diderita oleh banyak orang di dunia. Penyakit ini terjadi ketika pancreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah). Dari total kasus Diabetes Mellitus, 90% adalah diabetes mellitus tipe II dengan karakteristik sensitivitas insulin yang terganggu dan/atau sekresi insulin yang terganggu. Dua jenis pengobatan dapat diberikan kepada penderita diabetes mellitus, yaitu tindakan farmakologis dan non-farmakologis, salah satunya adalah senam kaki untuk penderita diabetes untuk mengurangi kadar gula pada pasien diabetes mellitus. Senam kaki diabetes dapat mengurangi kadar gula dengan meningkatkan sirkulasi darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek penerapan senam kaki diabetes sebagai upaya untuk mengatasi ketidakstabilan gula darah selama pasien diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri Hilir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus. Terdapat penurunan kadar gula darah setelah melakukan latihan kaki diabetes mellitus. Terdapat perbedaan dalam perkembangan penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus sebelum dan setelah menerapkan latihan kaki diabetes.
Efektivitas Pemberian Pendidikan Kesehatan Media Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan pada Penderita Hipertensi
Sahputra, Dandi Surya;
Dwi Sagita, Mutia
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v3i1.705
Hipertensi atau tekanan darah tinggi disebut sebagai the silent killer karena penderita tidak tahu bahwa menderita hipertensi. Dalam meningkatkan manajemen diri pada klien hipertensi dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan melalui pemberian edukasi tentang manajemen diri kepada pasien hipertensi. Oleh karena itu pentingnya melakukan pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan penderita hipertensi dengan media audio visual. Metode: penelitian ini menggunakan pretest dan postest lembar kuesioner tingkat pengetahuan hipertensi. Hasil: pada penelitian ini dihasilkan bahwa terdapat peningkatan jumlah jawaban benar pada pasien hipertensi setelah diberikan Pendidikan Kesehatan Media Audio Visual dengan persentase peningkatan 37,5-125%. Kesimpulan: intervensi keperawatan dengan Pendidikan Kesehatan media audio visual efektif meningkatkan pengetahuan manajemen diri pasien hipertensi di RW 15 Kelurahan Pebatuan.
Asuhan Keperawatan Ny. E dengan Diagnosa Stroke
Lidya H, Weni;
Fitri Amalia, Rosa
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v3i1.722
Stroke adalah gangguan yang menyerang otak secara mendadak dan berkembang cepat yang berlangsung lebih dari 24 jam ini disebabkan oleh iskemik maupun hemoragik di otak sehingga pada keadaan tersebut suplai oksigen ke otak terganggu dan dapat mempengaruhi kinerja saraf di otak, yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran. berdasarkan data dari Puskesmas Bukit Surungan Kota Padang Panjang didapatkan lansia yang mengalami stroke pada tahun 2022 adalah sebanyak 59 orang lansia. Tujuan penulisan ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada Ny.E dengan Stroke di Silaing Atas yang meliputi pengkajian, intervensi, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi keperawatan dengan memfokuskan pada penerapan strategi pelaksanaan. Pengkajian dilakukan pada Ny.E dengan menggunakan metode studi kasus yang pelaksanaan selama 5 hari. Setelah dilakukan pengkajian diagnosa keperawatan yang muncul pada Ny.E adalah perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan peningkatan tekanan darah, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskular, gangguan integritas kulit dan jaringan berhubungan dengan faktor mekanis. Salah satu implementasi yang dilakukan yaitu memonitor tekanan darah. Hasil evaluasi yang disimpulkan bahwa pada Ny.E masalah yang timbul sudah mulai teratasi. Diharapkan pasien atau keluarga agar lebih disiplin lagi dalam menerapkan intervensi yang telah penulis edukasikan selama pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan stroke sehingga tidak terjadi komplikasi dari penyakit tersebut.
Asuhan Keperawatan pada Tn. S dengan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Syafyu Sari, Febria;
Afnuhazi, Ridhyalla;
Hendrawati, Hendrawati
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v3i1.723
Diabetes melitus merupakan sindrom gangguan metabolisme dengan hiperglikemia. International Diabetes Federation (IDF) memperhitungkan sedikitnya terdapat 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita DM. Prevalensi DM di Sumatera Barat terdapat sebesar 1,8% dari 3,7 juta penduduk. Berdasarkan data dari Puskesmas Kebun Sikolos Kota Padang Panjang lansia yang menderita diabetes melitus pada tahun 2022–2023 mencapai 199 orang. Tujuan penulisan ini adalah menerapkan asuhan keperawatan pada Tn.S dengan diagnosa Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Sikolos. Metode yang digunakan adalah wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan literatur review. Asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi dengan memfokuskan asuhan keperawatan. Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada Tn. S didapatkan kadar gula darah dan tekanan darah Tn. S mengalami penurunan. Diharapkan agar pasien dan keluarga dapat mengetahui tentang resiko penyakit diabetes yang terjadi pada anggota keluarga dan dapat mempertimbangkan berbagai masalah kesehatan atau fisik yang akan dihadapi jika memiliki penyakit diabetes melitus