cover
Contact Name
Konradus Silvester Jenahut
Contact Email
ejurnal.sibernetik@gmail.com
Phone
+6282213331314
Journal Mail Official
ejurnal.sibernetik@gmail.com
Editorial Address
Jln. Veteran No. 1-3 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Published by Universitas San Pedro
ISSN : 29880858     EISSN : 29880823     DOI : https://doi.org/10.59632
Core Subject : Education,
Fokus dan ruang lingkup SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran terkait dengan isu-isu yang relevan dalam bidang pendidikan dan pembelajaran untuk semua jenjang pendidikan yang meliputi: Teori pendidikan dan pembelajaran, Filosofi pendidikan dan pembelajaran, Teknologi pendidikan dan pembelajaran, Kurikulum pendidikan dan pembelajaran, Media pendidikan dan pembelajaran, Kebijakan pendidikan dan pembelajaran, Metode dan strategi pembelajaran, Evaluasi pendidikan, Manajemen pendidikan, Inovasi pendidikan dan pembelajaran, Pendidikan formal, Pendidikan informal, Pendidikan non formal, Pendidikan inklusi, dan Asesmen pembelajaran.
Articles 47 Documents
Bahasa Kebijakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang Menjadi Kontroversi (Kajian Linguistik Forensik) Nesti, Meksi Rahma; Afrianti, Desi
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Sibernetik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i1.120

Abstract

Kebijakan yang diambil Ahok menjadi kontroversi. Apakah bahasa kebijakan Ahok yang menjadi kontroversi disusupi oleh pelaku kejahatan? Mengapa kebijakan tersebut tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh kebijakan itu sendiri? Mengapa masih banyak isu serta konflik yang terjadi di lapangan setelah kebijakan itu diambil? Oleh sebab itu, linguistik forensik hadir untuk memecahkan masalah tersebut. Artikel ini menggunakan analisis proyeksi pada pikiran kebijakan ketika dibenturkan dengan faktor-faktor, serta menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil analisis bahasa kebijakan yang dikeluarkan Ahok, bisa dikatakan bahwa kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan termasuk tindakan yang berpola kejahatan atau telah terjadi penyusupan terhadap kebijakan yang dikeluarkannya. Bisa jadi, kebijakan yang dikeluarkan Ahok adalah untuk dirinya sendiri atau untuk masyarakat dari kalangan menengah ke atas. Sebab, pada kebijakan (1), (2), (3), maupun (4) ditujukan untuk kalangan tertentu dan kelompok tertentu. Pada kebijakan (1) dan (4) tentu dikhususkan pada kalangan menengah kebawah yang tidak sanggup membeli mobil dan pengunjuk rasa yang merasa dirugikan oleh Gubernur DKI Jakarta. Sedangkan, pada kebijakan (2) ditujukan pada umat Islam, yang pada waktu itu akan memasuki hari raya Idul Adha. Selanjutnya, kebijakan (3) untuk para pejabat yang berada dibawah pimpinan/pemerintahan Ahok yang bisa dibongkar pasang/diganti-ganti layaknya mainan/mesin.
Pemanfaatan Media Canva pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Iwan, Rasyidin
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Sibernetik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i1.122

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan media Canva dari segi pemanfaatannya yang digunakan pada proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif terarah pada upaya untuk mengungkapkan keadaan yang terjadi saat ini, selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan dengan dimulai pada peristiwa yang nyata. Peneliti mengembangkan konsep dan menghimpun data, tetapi tidak melakukan pengujian hipotesis. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik model interaktif. Teknik keabsahan data pada penelitian ini melalui triangulasi. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa pemanfaatan aplikasi Canva dalam pembelajaraan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menarik, oleh karena pertama, peserta didik diarahkan untuk memiliki penguasaan keterampilan baru, yang berkaitan dengan revolusi 4.0. Kedua, sarana media pembelajaran dalam arti memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran praktis, praktis dalam hal penggunaannya, waktu, serta hasil yang bisa di dapat. Ketiga, literasi visual peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Pengaruh Efikasi Diri terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X IPS pada Mata Pelajaran Ekonomi di Sekolah SMA PGRI 2 Kota Bekasi Miftah, Novalia; Karyadi
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2023): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i2.145

Abstract

Prestasi belajar yang dicapai siswa memiliki nilai yang penting, karena mencerminkan pencapaian siswa selama berada dalam lingkungan belajar di sekolah. Baik atau tidaknya prestasi belajar dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk diantaranya faktor internal seperti efikasi diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap prestasi belajar siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif asosiatif menggunakan teknik sampling jenuh, yang berarti seluruh populasi sebanyak 40 siswa dijadikan sampel. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMA PGRI 2 Kota Bekasi. Data diperoleh melalui kuesioner dengan pertanyaan tentang pengaruh efikasi diri terhadap prestasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode korelasi dan regresi sederhana, serta melibatkan uji parsial (uji t) untuk interpretasi lebih lanjut. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat nilai F Hitung sebesar 4,851 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,034, yang lebih rendah dari nilai batas signifikansi 0,05. Selain itu, nilai thitung > ttabel yaitu 2,202 > 2,024, dengan tingkat signifikansi α = 5% atau 0,05. Oleh karena itu, H0 artinya ditolak dan Ha artinya diterima. Hasil juga menunjukkan bahwa koefisien determinasi (R Square) memiliki nilai sebesar 0,113, yang mengindikasikan bahwa sekitar 11,3% variasi dalam prestasi belajar siswa kelas X IPS pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA PGRI 2 Kota Bekasi dapat dijelaskan oleh efikasi diri. Dengan demikian, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara efikasi diri dan prestasi belajar siswa.
Dampak Permainan Lato-Lato terhadap Perkembangan Motorik Kasar dan Halus pada Anak Usia 7-8 Tahun Mulyono, Astuti; Kurniawaty, Lia
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2023): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i2.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat pengetahuan orangtua di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, terkait dampak permainan lato-lato terhadap perkembangan motorik kasar dan halus pada anak berusia 7-8 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner dalam bentuk tautan Google Form untuk memudahkan responden dalam menjawab pertanyaan, serta wawancara guna membandingkan hasil dari angket atau kuesioner. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif, dengan orangtua yang memiliki anak berusia 7-8 tahun sebagai data primer (35 responden) dan 2 guru kelas RA Kreatif sebagai data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 73,68% orangtua mengetahui dampak positif dari permainan lato-lato, sementara 83,5% menyadari dampak negatifnya. Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa permainan lato-lato tidak aman jika dimainkan oleh anak berusia 7-8 tahun. Meskipun permainan ini memiliki dampak positif dan negatif, pengetahuan orangtua lebih banyak terfokus pada dampak negatif, sehingga hanya 28,6% orangtua yang mengizinkan anak-anak mereka untuk bermain lato-lato.
Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Anak melalui Senam Irama Tradisional pada Peserta Didik Kelompok B di TK Al-Hilal Jatiasih Mutmainah, Hildatul
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2023): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i2.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui kegiatan senam irama pada anak usia 5-6 tahun di TK Al-Hilal Jatiasih. Kemampuan motorik kasar anak sangat diperlukan oleh anak untuk melangsungkan kehidupannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Al-Hilal jatiasih yang berjumlah 19 anak. Tujuannya untuk mengetahui peningkatan motorik kasar anak pada kegiatan senam irama tradisional. Untuk mendapatkan data tersebut melalui metode checklist dan observasi yang hasilnya berupa narasi atau deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya meningkatkan motorik kasar melalui kegiatan senam irama di TK Al-Hilal Jatiasih mengalami peningkatan pada semua aspek penilaian di setiap siklus yang telah dilakukan. Dilihat pada kondisi awal kemampuan motorik kasar anak menunjukkan rata-rata persentase 51,52% dengan kriteria berkembang sesuai harapan (BSH), pada siklus I rata-rata kemampuan motorik kasar anak meningkat menjadi 60,02% dengan kriteria berkembang sesuai harapan sedangkan pada siklus II rata-rata kemampuan anak 76,08% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB). Penggunaan metode checklist memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan motorik anak, hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan saat ini mempengaruhi kemampuan motorik anak.
Peran Guru dalam Upaya Menanamkan Nilai-Nilai Kedisiplinan pada Siswa Kelas XI SMAS St. Petrus Kewapante Aleny, Aurelia; Kpalet, Petrus; Nuwa, Gisela
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Sibernetik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan pada siswa kelas XI SMAS St. Petrus Kewapante. Metode penelitiannya adalah kualitatif deskriptif. Teknik dan pengumpulan data melalui tiga langkah, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informen yang dijadikan sumber yaitu guru BK, kepala sekolah, guru PKN, dan wali kelas XI. Hasil penelitian adalah kedisiplinan siswa kelas XI SMAS St. Petrus Kewapante masih kurang karena terdapat siswa yang tidak menaati aturan dalam hal disiplin waktu, disiplin berpakaian, dan disiplin perbuatan. Upaya guru untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan memberikan teladan dan motivasi yang baik agar siswa dapat menaati aturan sekolah.
Pengaruh Tata Tertib Sekolah terhadap Kesadaran Siswa di SMA SWASTA St. Petrus Kewapante Hutrista, Paula; Kasim, Abdullah Muis; Aswim, Danar
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Sibernetik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata tertib sekolah terhadap kesadaran siswa di SMA Swasta St.Petrus Kewapante. Metode penelitiannya adalah kualitatif deskriptif. Teknik dan pengumpulan data melalui tiga langkah, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informen yang dijadikan sumber yaitu guru Bk, kepala sekolah, guru kesiswaan, dan siswa. Hasil penelitian adalah siswa di SMA Swasta St. Petrus Kewapante masih sangat kurang mentaati aturan tata tertib yang diterapkan. Kurangnya kesadaran siswa terhadap tata tertib sekolah yang harus diterapkan. masih banyak siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib sekolah. Banyak sikap buruk yang mereka lakukan karena kurangnya kesadaran pada diri mereka tentu saja hal ini berdampak negatif dari diri mereka sendiri. kesadaran diri berkurang misalnya tidak bertanggung jawab terhadap aturan yang telah dibuat, kurangnya percaya diri,mudah putus asa. Kurangnya kesadaran siswa serta pemahaman siswa tentang pentingnya tata tertib yang diterapkan. Upaya guru mengatasi siswa yang melanggar aturan tata tertib sekolah yaitu dengan cara teguran langsung kepada siswa yang melanggar tata tertib sekolah, dan mengeluarkan surat panggilan.
Pendekatan Pemecahan Masalah Matematika dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Ahmad
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Sibernetik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i1.157

Abstract

Meskipun pentingnya matematika telah diakui secara luas, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep matematika dan mencapai hasil belajar. Penggunaan pendekatan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Pancarijang tahun 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan yang sama yakni, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Data penelitian ini berupa data hasil belajar dan data tentang proses belajar mengajar. Penerapan pembelajaran dengan pendekatan pemecahan masalah dapat meningkatkan perhatian dan motivasi belajar siswa serta hasil belajar matematika siswa. Skor rata-rata hasil belajar matematika pada siklus I sebesar 67,84% dan pada siklus II sebesar 77,40% atau ada peningkatan sebesar 9,56%.atau indikator lainnya dapat dilihat pada siklus I masih terdapat 9 atau setara dengan (28,13%) orang siswa yang tidak tuntas, tetapi pada siklus II sudah tidak ada lagi siswa yang tidak tuntas.
Membentuk Karakter Siswa dengan Kegiatan Ekstrakulikuler Polisi Cilik di MIN X Tanah Datar Radika; Lasari, Yufi Latmini
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2023): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i2.167

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kurangnya karakter siswa di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan nilai karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler polisi cilik. Siswa diajarkan bagaimana membentuk karakter dengan cara kesadaran, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian adalah anggota "polisi cilik" sebanyak 45 orang. Proses pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik wawancara, observasi mengamati kegiatan ekstrakurikuler "polisi cilik," dan dokumentasi. Lokasi penelitian MIN X Tanah Datar. Peneliti memperoleh data informasi dengan cara analisis dan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan. Demi menghasilkan keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter yang terbentuk melalui kegiatan ekstrakurikuler "polisi cilik" adalah karakter religious, karakter jujur, karakter disiplin, karakter kerja keras, karakter punya tanggung jawab, karakter menghargai prestasi yang didapat, karakter punya rasa ingin tahu yang tinggi, karakter peduli sosial, dan karakter mandiri.
Kebijakan Kepala Sekolah dalam Pencegahan Bullying Verbal di Madrasah Tsanawiyah Ma’arif Nu Malang Armansyah, Azlansyah; Arraziq, M. Iqbal
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2023): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i2.168

Abstract

Bullying verbal sering terjadi di MTs Ma’arif NU Malang. Bullying Verbal memberikan dampak negatif terhadap siswa apabila tidak diatasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis kebijakan kepala sekolah dalam mencegah perilaku bullying verbal pada siswa MTs Ma’arif NU Malang, (2) menganalisis perilaku bullying verbal pada siswa MTs Ma’arif NU Malang, (3) menganalisis penyebab terbentuknya perilaku bullying verbal pada siswa MTs Ma’arif NU Malang, (4) menganalisis implikasi kebijakan kepala sekolah dalam menangani pencegahan bullying verbal pada siswa MTs Ma’arif NU Malang. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data yang dapat diambil melalui subjek, kepala sekolah, guru BK, wali kelas, guru-guru, siswa dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data yang tidak relevan, memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Kebijakan kepala sekolah dalam pencegahan bullying verbal dengan cara mengarahkan guru-guru untuk melakukan pendekatan dan memberi teladan kepada siswa, segera menegur dan menasehati bagi pelaku bullying verbal, memberi hukuman yang mendidik jika pelaku masih mengulangi bullying verbal, menyerahkan pelaku bullying verbal kepada guru BK (2) Bentuk bullying verbal yang dilakukan siswa MTs Ma’arif NU Malang berupa kata “dancok”, “goblok”, “gundulmu”, “raimu”, memanggil dengan nama orang tua dan menghina dengan kata “banci”. (3) Terbentuknya perilaku bullying verbal pada siswa MTs Ma’arif NU Malang disebabkan oleh rasa berkuasa, rasa ingin diperhatikan, iseng dan hiburan. (4) Implikasi kebijakan kepala sekolah terbukti dirasakan siswa dan orang tua siswa.