cover
Contact Name
Ferna Indrayani
Contact Email
fernaindrayani22@gmail.com
Phone
+6285377376644
Journal Mail Official
fernaindrayani22@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Kebidanan Vokasional merupakan media yang dapat digunakan untuk mengarsipkan karya bidan peneliti di Indonesia. Karya dalam jurnal ini menonjolkan bidang ilmu kesehatan yang mencerminkan spesialisasi disiplin ilmu kebidanan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN VOKASIONAL
ISSN : 25978578     EISSN : 26847450     DOI : 10.35892/jpsht.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Vokasional merupakan media yang dapat digunakan untuk mengarsipkan karya bidan peneliti di Indonesia. Karya dalam jurnal ini menonjolkan bidang ilmu kesehatan yang mencerminkan spesialisasi disiplin ilmu kebidanan.
Articles 68 Documents
HUBUNGAN BIMBINGAN VERBAL DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN DI PUSKESMAS TANRALILI Hasnita
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suami dan keluarga dianjurkan untuk berperan aktif dalam mendukung dan melakukan kegiatan yang dapat memberikan kenyamanan bagi ibu selama bersalin. Bimbingan verbal adalah petunjuk (penjelasan) cara mengerjakan sesuatu, tuntunan, pimpinan tanpa memberikan praktek secara khusus kepada ibu bersalin. Kecemasan pada ibu bersalin sering mengganggu kelancaran proses persalinan sering timbulnya nyeri persalinan yang berlebihan sehingga ibu membutuhkan bimbingan dan dukungan dari keluarga selama persalinan untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bimbingan verbal dan dukungan keluarga terhadap intensitas nyeri persalinan di Puskesmas Tanralili. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental dengan rancangan pre-experimental (One shot case study). Pengambilan sampel dipilih berdasarkan criteria inklusi sejumlah 31 responden di Puskesmas Tanralili Kab Maros pada bulan Juni-Juli 2018 dengan cara aksidental sampling. Dengan jumlah populasi sebanyak 57 orang. Variabel independen adalah bimbingan verbal dan dukungan keluarga sedangkan variabel dependen adalah intensitas nyeri persalinan. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi. Analisa data yang digunakan adalah Che-Square. Hasil penelitian bimbingan verbal dengan uji che-square p=0,154 yang berarti tidak ada hubungan yang bermakna (p>0,05), sedangkan hasil penelitian dukungan keluarga dengan uji che-square p=0,00 yang berarti ada hubungan dukungan keluarga terhadap intensitas nyeri persalinan dimana dapat mengalihkan dari nyeri berat ke nyeri sedang. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga dapat bermanfaat dalam mempengaruhi persepsi nyeri ibu bersalin.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS IMUNISASI MEASLES RUBELLA (MR) PADA ANAK DI KELURAHAN SUNGGUMINASA KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA TAHUN 2019 Satriani; Nurgahayu; Mansur Sididi
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi Measles Rubella (MR) merupakan suatu program yang baru dicanangkan yang di berikan kepada anak Yang berusia 9 bulan sampai 13 Tahun untuk melindunginya dari penyakit kelainan bawaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan status Imunisasi measles rubella (MR) Pada anak dikelurahan Sungguminasa Kabupaten Gowa tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Studi Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak yang berusia 9 bulan sampai 6 tahun..Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan yang bermakna antara Tingkat pengetahuan dengan status imunisasi measles rubella (MR) pada ibu yaitu p-value < 0,05 (0,005 < 0,05), Tidak ada hubungan yang bermakna antara Sikap ibu dengan Status imunisasi Measles rubella (MR) pada ibu yaitu p-value > 0,05 (0,087 > 0,05), ada hubungan yang bermakna antara Dukungan dari keluarga Dengan Status imunisasi Measles Rubella (MR) pada ibu yaitu p-value < 0,05 (0,000 < 0,05), ada hubungan yang bermakna antara pengaruh media sosial Dengan Status imunisasi Measles Rubella (MR) pada ibu yaitu p- value < 0,05 (0,039 < 0,05) Dan ada Hubungan bermakna antara Kondisi anak dengan Status Imunisasi Measles Rubella (MR) pada ibu yaitu p-value < 0,05 (0,010 < 0,05). Disarankan bagi ibu yang memiliki anak berusia 9 bulan sampai 6 tahun dapat memberikan sikap yang lebih baik serta lebih memperhatikan kesehatan anak dan lebih mencerna informasi – informasi yang ada dimedia sosial sehingga anak dapat mendapatkan imunisasi measles rubella (MR).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI UPTD PUSKESMAS ALOSIKA Pebrianti
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab kematian ibu dan bayi yaitu infeksi tetanus yang disebabkan oleh bakteri Clostridium Tetani karena ibu tidak mendapat imunisasi Tetanus Toksoid saat masa kehamilan. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi yaitu pengetahuan ibu dimana tingkat pengetahuan akan mempengaruhi perilaku individu. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi Tetanus Toksoid pada ibu hamil trimester III di UPTD Puskesmas Alosika. Metode : Jenis penelitian analitik kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Alosika Kecamatan Abuki Kabupaten Konawe. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil trimester III di UPTD Puskesmas Alosika Tahun 2019 sebanyak 53 orang dari jumlah populasi sebanyak 113 orang. Teknik pengambilan sampel dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian : Berdasarkan uji analisis chi-square diperoleh ρvalue lebih besar dari nilai ɑ (0,73>0,05) yang berarti Ho diterima. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi tetanus toksoid di UPTD Puskesmas Alosika. Saran : Bagi UPTD Puskesmas Alosika lebih meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya Imunisasi Tetanus Toksoid selama kehamilan dan memotivasi pasien untuk berkunjung ke pelayanan kesehatan.
PENGEMBANGAN MODUL PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) SEKOLAH DI SD INPRES BTN IKIP I KOTA MAKASSAR Alfrida Mallo; Sumira; Ningsih Jaya; Nureani Djalil
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PHBS di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. (Dep[kes RI,2007). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Modul PHBS Sekolah terhadap murid Sekolah dasar (SD) INPRES BTN IKIP I Kota Makassar. Pada penelitian ini menghasilkan Modul Perilaku hidup Bersih (PHBS) Sekolah, Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design yaitu : ”One-Grouppretest-posttest Design Dalam design ini terdapat satu kelompok diberi treatmen/perlakuan selanjutnya observasi, Perlakuan pada penelitian ini adalah Tahap pre test, Penerapan Modul, Evaluasi penerapan modul dengan cara Post tes. Pengaruh perlakuan (01 - 02) dimana 01 = Nilai pre test (sebelum dilakukan perlakukan), 02 = Nilai posttest (setelah dilakukan perlakuan) Pengaruh treatment dianalisis dengan uji beda Uji statistic yang digunakan adalah “T” test (Wilkhokson). Besar sampel /jumlah sampel 40 orang siswa SD IKIP I Makassar, Teknik pengambilan sampel secara klaster sampling, Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pada pengetahuan dan sikap setelah diberi modul PHBS Sekolah. Waktu penelitian adalah selama 6 bulan.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR DI BPS RISMAWATI KABUPATEN MAROS Dahniar; Jusrianti Achmad
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan suatu usaha untuk menjarangkan atau merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi. Tujuan dari KB untuk mengatur jumlah anak sesuai dengan keinginan dan menentukan kapan akan hamil guna mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Untuk mengetahui hubungan lama penggunaan KB suntik DMPA dengan peningkatan berat badan pada akseptor di BPS Rismawati Kabupaten Maros. analitik observasional (non eksperimental) dengan metode Cross Sectional, pengambilan sampel secara Accidental Sampling dan didapatkan 47 responden ibu KB suntik DMPA kriteria semua pengguna kontrasepsi suntik DMPA. Pengumpulan data secara primer dengan menggunakan lembar observasi dan diuji Chi-square (p<0,05). Hasil penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan lama penggunaan KB suntik DMPA dengan peningkatan berat badan dengan nilai P=0,979. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu tidak adanya hubungan lama penggunaan KB suntik DMPA dengan peningkatan berat badan hal ini dapat yang mempengaruhi kenaikan berat badan, seperti pola makan, stress, serta perilaku pada setiap akseptor kontrasepsi suntik DMPA sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan maasing-masing individu.
DUKUNGAN SOSIAL DAN KELUARGA TERHADAP PELAKSANAAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PUSKESMAS TURIKALE KABUPATEN MAROS Uliarta Marbun
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi adalah pemberian vaksin (virus yang dilemahkan ) kedalam tubuh seseorang. Atau pemberian suntikan vaksin yang berisi antigen aktif atau inaktif yang berasal dari mikroorganisme atau racun yang dilemahkan. Adapun gunanya agar tubuh seseorang kebal terhadap suatu penyakit. Imunisasi wajib diberikan kepada bayi agar bayi kebal terhadap beberapa penyakit yang berbahaya. Imunisasi juga penting bagi bayi yang baru lahir sampai masa pertumbuhannya mencapai kanak-kanak. Imunisasi memiliki tujuan utama yakni mencegah bayi dari serangan berbagai penyakit berbahaya yang rawan menyerang bayi, mencegah bayi dari kecacatan hingga kematian terhadap bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dukungan sosial dan keluarga terhadap pelaksanaan imunisasi dasar pada bayi. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 12-23 bulan sebanyak 61 responden. Teknik pengambilan sampel di ambil secara purposive sampling, data di kumpulkan melalui lembar kuesioner berupa pertanyaan. Dapat disimpulkan bahwa sikap ibu dan dukungan keluarga merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling kuat terhadap status imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Turikale Kabupaten Maros sehingga disarankan agar meneliti pengaruh dukungan sosial dan dukungan keluarga terhadap pelaksanaan imunisasi dasar pada bayi guna untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dimasa mendatang yang lebih baik.
EFEKTIVITAS PENATALAKSANAAN IMD UNTUK MENCEGAH TERJADINYA HIPOTERMI PADA BAYI BARU LAHIR DI UPT PUSKESMAS ULAWENG Pattola; Arfan Nur
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipotermi merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian bayi baru lahir di negara berkembang. Salah satu asuhan untuk mnecegah hipotermi adalah dengan melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penatalaksanaan IMD untuk mencegah terjadinya hipotermi pada bayi baru lahir di UPT Puskesmas Ulaweng. Penelitian merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional contingency. Polpulasi dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 147 bayi. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji stastistik Chi-Square dan tingkat kemaknaan α 5%. Berdasarkan hasil analisis hubungan antara efektivitas penatalaksanaan IMD untuk mencegah terjadinya hipotermi pada bayi baru lahir didapatkan X2> X2α dengan hasil 97,34 > 3,841 berarti H0 ditolak da Ha. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penatalaksanaan IMD dan kejadian hipotermi pada bayi baru lahir di UPT Puskesmas Ulaweng. Diharapkan adanya upaya serius dalam penatalaksanaan IMD pada setiap bayi baru lahir dalam mencegah terjadinya hipotermi.
HUBUNGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DAN INDEKS MASSA TUBUH IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DI UPT PUSKESMAS AJANGALE Arfan Nur; Pattola
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan sehingga menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari dan bahkan dapat membahayakan kehidupan. IMT (Indeks Massa Tubuh) merupakan rumus matematis yang dinyatakan sebagai berat badan (dalam kilogram) dibagi dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). Berat badan merupakan ukuran antropometri yang terpenting dan paling sering digunakan pada bayi baru lahir (neonatus). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Hiperemesis gravidarum dan IMT ibu hamil terhadap bayi baru lahir di Wilayah Kerja UTP Puskesmas Ajangale. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang telah melahirkan dengan usia bayi 0 sampai 1 tahun di wilayah kerja UPT Puskesmas Ajangale pada bulan Januari sampai Agustus 2019. Jumlah sampel yaitu sebanyak 47 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan buku KIA. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji stastistik Chi-Square dan tingkat kemaknaan ρ Value < 0,05. Berdasarkan Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara indeks massa tubuh ibu hamil terhadap berat badan bayi baru lahir, dengan hasil uji analisis chi square nilai p = 0,014 (< p=0,05), dan ada hubungan antara indeks massa hiperemesis gravidarum ibu hamil terhadap berat badan bayi baru lahir, dengan hasil uji analisis chi square nilai p = 0,015 (< p=0,05). Ada Hubungan yang signifikan antara Hiperemesis Gravidarun dan Indeks Massa Tubuh Ibu Hamil Terhadap Berat Badan Bayi Baru Lahir DI UPT Puskesmas Ajangale pada tahun 2019. Diharapkan adanya upaya control hiperemesis gravidarum dan indeks massa tubuh ibu hamil terhadap berat badan bayi baru lahir di upt puskesmas ajangale
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM TINGKAT II PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TARETTA KECAMATAN AMALI Mustar; Indriyani
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperemesis gravidarum merupakan komplikasi mual muntah pada hamil muda, bila terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi dan gangguan aktifitas sehari-hari Tujuan :Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperemesis gravidarum tingkat II pada ibu hamil di Puskesmas Taretta Kec Amali. Manfaat penelitian ini diharapkan bisa menambah informasi sebagai bahan masukan tentang hiperemesis gravidarum, bagi pelayanan masyarakat, menambah pengetahuan tentang hiperemesis gravidarum untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional artinya pengukuran variabel hanya dilakukan satu kali pada satu saat. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarumdi lingkup kerja UPT Puskesmas Taretta Kec.Amali.Sehingga ditentukan jumlah sampel yaitu sebanyak 49 orang. Penelitian dilaksanakan di UPT Puskesmas Taretta Kec Amali. Penelitian menunjukkanada hubungan antara umur dengan kejadian hiperemesis gravidarum tingkat ll di UPT Puskesmas Taretta, dengan hasil uji statistik chi square test didapatkan p-value = 0,020 P < 0,05, ada hubungan antara gravida dengan kejadian hiperemesis gravidarum di UPT Puskesmas Taretta. dengan hasil uji statistik chi square test didapatkan p-value = 0,000 P < 0,05.ada hubungan antara pekerjaan dengan kejadian hiperemesis gravidarum di UPT Puskesmas Taretta, dengan hasil uji statistik chi square test didapatkan p-value = 0,023 P < 0,05. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara umur, gravida dan pekerjaan dengan kejadian hiperemesis gravidarum.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU PREMENOPAUSE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DI PUSKESMAS PATTINGALLOANG MAKASSAR Lili Purnama Sari; Nurnia Ishak
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap wanita akan mengalami premenopause yaitu suatu masa menjelang menopause yang terjadi pada umur rata 40-50. Ketika wanita mencapai umur 40-an anovolasi menjadi lebih menonjol, panjang siklus haid meningkat. Premenopause adalah suatu kondisi fisiologi pada wanita yang telah memasuki proses penuaan (aging) yang ditandai dengan menurunnya kadar hormonal estrogen dari ovarium yang sangat berperan dalam hal reproduksi dan seksualitas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu premenopause terhadap tingkat kecemasan di Puskesmas Pattingalloang Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang berumur 40-50 3 bulan terakhir 2019 yaitu 162 orang. Pengambilan sampel menggunakan tehnik aksidental sampling, di dapatkan 32 responden sesuai kriteria insklusi. Data yang terkumpul kemudian diolah da di analisis dengan menggunakan Mikrosoft excel dan program statistic (SPSS). Analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji-square (ρ= <0,05) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis bivariate didapatkan hubungan pengetahuan ibu premenopause dengan tingkat kecemasan ρ=0.00. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan ibu premenopause dengan tingkat kecemasan di Puskesmas Pattingalloang Makassar.