cover
Contact Name
Ferna Indrayani
Contact Email
fernaindrayani22@gmail.com
Phone
+6285377376644
Journal Mail Official
fernaindrayani22@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Kebidanan Vokasional merupakan media yang dapat digunakan untuk mengarsipkan karya bidan peneliti di Indonesia. Karya dalam jurnal ini menonjolkan bidang ilmu kesehatan yang mencerminkan spesialisasi disiplin ilmu kebidanan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN VOKASIONAL
ISSN : 25978578     EISSN : 26847450     DOI : 10.35892/jpsht.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Vokasional merupakan media yang dapat digunakan untuk mengarsipkan karya bidan peneliti di Indonesia. Karya dalam jurnal ini menonjolkan bidang ilmu kesehatan yang mencerminkan spesialisasi disiplin ilmu kebidanan.
Articles 68 Documents
FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA PROSES KEHAMILAN DI RUANG KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) RSU PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Andi Hasliani
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan suatu peristiwa yang unik dan penuh misterius bagi pasangan suami istri. Setiap kehamilan diharapkan dapat berakhir aman dan sejahtera baik bagi ibu maupun bagi janinnya dan itu semua di mulai dari proses kehamilan sampai fase persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kecemasan, dukungan keluarga dan sikap terhadap proses kehamilan di Ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) RSU Pangkajene dan Kepulauan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif survei. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya di Ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) RSU Pangkajene dan Kepulauan yang berjumlah 81 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer program microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi 16.0. Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji chi square korelasi fisher exact test (α<0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan untuk variabel kecemasan berdasarkan hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai p=0.000<α=0.05) maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya ada pengaruh kecemasan terhadap proses kehamilan. Untuk variabel dukungan keluarga berdasarkan hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai p=0.000<α=0.05) maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya ada pengaruh dukungan keluarga terhadap proses kehamilan dan untuk variabel sikap Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square (Fisher exact test ) diperoleh nilai p=0.022<α=0.05) maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya ada pengaruh sikap terhadap proses kehamilan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN BIDAN TENTANG PELAKSANAAN PERAWATAN LUKA POST EPISIOTOMI PADA PERSALINAN NORMAL DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH IBU DAN ANAK PERTIWI Arisna Kadir
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Episiotomi adalah pengguntingan kulit dan otot antara vagina dan anus, Fenomena yang ada yaitu masih banyaknya bidan melakukan proses perawatan luka episiotomi yang tidak sesuai dengan standar asuhan keperawatan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi pengetahuan bidan tentang pelaksanaan perawatan luka post episiotomi pada persalinan normal di Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak Pertiwi. Desain penelitian adalah Crossectional Study dengan tehnik pengambilan sampel total sampling pada 50 bidan. Instrumen berupa kuesioner kemudian data dianalisis secara komputerisasi dengan  =0,05. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan bidan memiliki pengaruh dengan tingkat pendidikan =0,001 dan masa kerja =0,003, namun tidak memiliki pengaruh dengan pelatihan =0,232. Memperhatikan kelanjutan pendidikan formal serta menambah pengalaman kerja merupakan cara meningkatkan pengetahuan bidan dalam pelaksanaan perawatan luka post episiotomi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONTOMARANNU Salmia Syam; Ariyana
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja mulai dari bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan tanpa tambahan cairan atau tambahan makanan padat. Bayi yang berumur 0-6 bulan mutlak memerlukan ASI karena memenuhi 100% kebutuhan bayi akan zat gizi, setelah bayi berumur 6 bulan memerlukan lebih banyak zat gizi dan ASI hanya menopang 60-70% kebutuhan gizi kepada bayi sehingga bayi memerlukan makanan pendamping lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Bontomarannu dengan menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner melalui wawancara langsung kepada responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling (51 sampel). Data diolah dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Penyajian data dilakukan dalam bentuk tabel dan disertai pembahasan. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik menunjukkan bahwa pengetahuan (p= 0,002 yang berarti lebih kecil α = 0,05), pekerjaan (p = 0,003 yang berarti lebih kecil α = 0,05), dan peran petugas kesehatan (p= 0,001 yang berarti lebih kecil α = 0,05) memiliki hubungan dengan pemberian ASI eksklusif sedangkan peran ayah (p= 0,095 yang berarti lebih besar α = 0,05) dalam penelitian ini tidak memiliki hubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya meningkatkan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif, pemberian dukungan suami terhadap upaya pemberian ASI eksklusif, dukungan petugas kesehatan yang berperan dalam memberikan penyuluhan kepada ibu dan keluarga dalam mendukung upaya pemberian ASI secara eksklusif.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) BAGI AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS JUMPANDANG BARU Dahniar
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KB adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang diinginkan, mengatur interval diantra kelahiran, mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan umur suami-istri, serta menentukan jumlah anak dalam keluarga. AKDR adalah suatu alat yang dimasukan ke dalam rahim wanita untuk tujuan kontrasepsi sebagai suata usaha pencegahan kehamilan yang sangat efektif, reversibel dan berjangka panjang, dapat dipakai oleh semua perempuan usia reproduktip. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemilihan AKDR pada akseptor kb di Puskesmas Jumpandang Baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor kb yang memeriksakan diri secara lengkap di Puskesmas Jumpandang Baru. Adapun cara pengambilan sampel adalah random sampling dengan sampel yaitu sebanyak 54 responden. Berdasarkan uji continuity correction diperoleh nilai hitung p = 0,03 (var. Umur), p = 0,04 (Var. pengetahuan) dan uji fisher’s Exact Test diperoleh nilai hitung p = 0,04 (var. Pendidikan), dimana nila p lebih kecil dari nilai α = 0,05. Dari analisis tersebut dapat diartikan bahwa Ha diterima atau ada hubungan umur, pendidikan, dan pengetahuan dengan pemilihan akdr di Puskesmas Jumpandang Baru.
STUDI PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MITOS YANG ADA DI MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN JANIN PUSKESMAS BARA-BARAYA Firawati
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah yang terjadi pada wanita yang sudah menstruasi, dan dalam masa ini merupakan masa emas tumbuh dan kembangnya janin, namun salah satu persoalan yang selalu didasarkan pada budaya dan adat istiadat suatu daerah adalah masalah kehamilan, termasuk masih kentalnya mitos saat masa kehamilan dimasyarakat yang tidak sepenuhnya sejalan dengan pengetahuan dan belum tentu benar adanya bahkan terkadang mitos tersebut dapat membahayakan ibu dan janin. Mitos sendiri arinya yaitu suatu cerita, pendapat atau anggapan kebudayaaan yang dianggap mempunyai kebenaran mengenai suatu perkara yang pernah berlaku pada masa dahulu, yang kebenarannya belum tentu benar adanya. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang mitos yang ada di masyarakat terhadap perkembangan janin. Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas Bara-Baraya tahun 2015, yang dilaksanakan mulai tanggal desember 2015 sampai maret 2016 dengan total sampel 30 ibu yang hamil trimester III. Sumber data adalah data primer dengan instrumen berupa kuesioner dan observasi di ruang ANC (Antenatal Care) selanjutnya dilakukan pengelolahan data. Berdasarkan tabel 5 dari 30 ibu hamil trimester III didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tehadap mitos minum es/ air dingin (tidak percaya terhadap mitos) sebanyak 5 responden (16,7%), dan sebagian lainnya memiliki pengetahuan kurang seputar mitos minum es/ air dingin (percaya terhadap mitos) sebanyak 25 respon (83,3%).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA KEPALA PUSKESMAS BONTOMARANNU Hasnaeni
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses pembuahan dalam rangka melanjutkan keturunan sehingga menghasilkan janin yang tumbuh dalam rahim seorang wanita. (Waryana, 2010). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara usia, status ekonomi, pengetahuan ibu, dan pola makan terhadap kejadian gizi kurang pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional, populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang. Pengambilan sample menggunakan teknik purpossive sampling, didapatkan 43 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi 18.0. Hasil analisis bivariat tidak didapatkan hubungan antara usia dengan kejadian gizi kurang pada ibu hamil (p>0,05), terdapat hubungan antara status ekonomi dengan kejadian gizi kurang pada ibu hamil (p<0,05), tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada ibu hami l (p>0,05), dan terdapat hubungan antara usia dengan kejadian gizi kurang pada ibu hamil (p<0,05). Kesimpulan dalam penellitian ini adalah terdapat hubungan antara status ekonomi dan pola makan terhadap kejadian gizi kurang pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMERIKSAAN ANC PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS TANRALILI Hasnita
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANC merupakan pelayanan yang diberikan pada ibu hamil untuk melakukan pengawasan/memelihara ibu hamil sampai melahirkan bayinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pemeriksaan ANC ibu hamil trimester III di Puskesmas Tanralili. Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini yaitu semua ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya, sampel sebanyak 51 responden dengan menggunakan teknik nonprobability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner kemudian diolah dan dianalisis menggunakan komputer program Microsoft excel dan program statistik (SPSS)versi 21,0. Analisa data mencakup analisa univariat dengan mencari distribusi frekuensi karakteristik responden, analisa bivariat dengan uji Chi- Square dengan derajat kemaknaan α<0,05 untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisa bivariat didapatkan hasil ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan pemeriksaan ANC dengan nilai p=0,017, ada hubungan sikap ibu hamil dengan kepatuhan pemeriksaan ANC dengan nilai p=0,038, ada hubungan pendidikan ibu hamil dengan kepatuhan pemeriksaan ANC dengan nilai p=0,024, ada hubungan sosial-ekonomi ibu hamil dengan kepatuhan pemeriksaan ANC dengan nilai p=0,008. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan antara pengetahuan, sikap, pendidikan, dan sosial-ekonomi Ibu hamil trimester III dengan kepatuhan pemeriksaan ANC. Hasil penelitian disarankan agar dilakukan pemantapan kesehatan ibu hamil antara lain dengan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya pemeriksaan ANC selama kehamilan agar mereka dapat menjaga kesehatannya dan janin yang dikandung.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA HAMBATAN DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JUMPANDANG BARU Irnawati
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI merupakan sumber gizi yang sangat ideal dengan komposisi seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan bayi. ASI adalah makan bayi yang paling sempurna, baik kualitas maupun kuantitasnya, dan tata laksana menyusui yang benar. ASI eksklusif merupakan bayi yang diberi ASI saja tanpa tambahan cairan lain atau makanan padat sejak lahir sampai usia 6 bulan. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahu faktor pengaruh terjadinya hambatan dalam pelaksanaan pemberian ASI eksklusif. desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional, dimana penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas Jumpandang Baru pada tanggal desember 2015 sampai dengan april 2016. Pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling, responden berjumlah 65 dimana sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan kuesioner, data yang didapat kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan bantuan program komputer. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, untuk melihat tampilan distribusi frekuensi. Dan analisis bivariat untuk melihat presentase variable independen, analasis bivariate di lakukan dengan uji chi-square untuk mencari pengaruh variable independen dan dependen. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh yang siknifikan antara pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0,005), terdapat adanya pengaruh antara produksi ASI terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0,000), dimana pada pariabel ketiga tidak terdapat adanya pengaruh psikologis terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0,441).
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI DENGAN KEJADIAN MENOPAUSE PADA IBU DI PUSKESMAS LAU MAROS Nabila Wahid
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause adalah penghentian haid atau periode haid terakhir pada kehidupan seorang perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi suntik dan pil dengan kejadian menopause pada Ibu di Puskesmas Lau Maros. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasi analitik dengan metode cross sectional, populasi dalam penelitian ini wanita yang berumur 45 – 55 tahun sebanyak 110 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan 35 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan program statistic ( SPSS ) versi 16. Analisis data mencakup analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji fisher ( nilai kemaknaan 0.05 ). Hasil analisis bivariat didapatkan hubungan antara penggunaan kontrasepsi suntik dengan kejadian menopause p< 0,05 ( p=046 ), dan hubungan antara penggunaan kontrasepsi pil dengan kejadian menopause p<0,05 ( p=0,005). Dari hasil penelitian terdapat hubungan antara penggunaan kontrasepsi suntik dan kontrasepsi pil dengan kejadian menopause pada Ibu di Puskesmas Lau Maros, dimana pemakaian kontrasepsi hormonal mempunyai pengaruh memperlambat masa menopause.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN PIL DENGAN TERJADINYA HIPERTENSI PADA WUS DI WILAYAH KERJA POSYANDU SAKURA I ANA’ BENUA Rahmawati
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pil kontrasepsi atau biasa disebut pil KB merupakan alat kontrasepsi untuk usaha pencegahan dari bertemunya sel sperma dan sel telur agar tidak mengalami suatu pembuahan. Keluarga berencana (family planning/planed parenthood) merupakan suatu usaha menjarangkan atau merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan menggunakan kontrasepsi. (Sulistywati, 2015).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama penggunaan Pil KB dengan terjadinya Hipertensi pada WUS di Posyandu Sakura I Ana’ Banua. Berdasarkan tujuan penelitian, desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study Populasi dalam penelitian ini semua ibu peserta KB yang menggunakan Pil di Puskesmas Leworeng. Pengambilan sampel menggunakan purporsive sampling, didapatkan 50 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner . Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer. Analisa data mencakup analisa univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisa bivariat dengan Uji Chi-square p ( 0,05 ) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis bivariat didapatkan hubungan antara lama penggunaan Pil KB dengan terjadinya Hipertensi dengan hasil didapat nilai p (0,027) yang berarti lebih kecil dari nilai α = (0,05) Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara lama penggunaan Pil KB dengan terjadinya Hipertensi pada WUS di Posyandu Sakura I Ana’ Banua Disarankan kepada peserta pil KB untuk selalu check-up di Puskesmas selama penggunaan Pil KB sehingga dapat menghindari efek samping dari penggunaan Pil KB salah satunya adalah Hipertensi.