cover
Contact Name
Ferna Indrayani
Contact Email
fernaindrayani22@gmail.com
Phone
+6285377376644
Journal Mail Official
fernaindrayani22@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Kebidanan Vokasional merupakan media yang dapat digunakan untuk mengarsipkan karya bidan peneliti di Indonesia. Karya dalam jurnal ini menonjolkan bidang ilmu kesehatan yang mencerminkan spesialisasi disiplin ilmu kebidanan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN VOKASIONAL
ISSN : 25978578     EISSN : 26847450     DOI : 10.35892/jpsht.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Vokasional merupakan media yang dapat digunakan untuk mengarsipkan karya bidan peneliti di Indonesia. Karya dalam jurnal ini menonjolkan bidang ilmu kesehatan yang mencerminkan spesialisasi disiplin ilmu kebidanan.
Articles 68 Documents
GAMBARAN KEJADIAN KANKER SERVIKS PADA IBU DI PUSKESMAS BATUA RAYA Rahmawati
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker leher rahim atau kanker serviks adalah tumor ganas yang tumbuh didalam leher rahim/serviks (bagian terendah dari rahim yang menempel pada puncak vagina). Kanker serviks biasanya menyerang wanita berusia 35-55 tahun. Perempuan yang rawan mengidap kanker serviks adalah mereka yang berusia 35-50 tahun, terutama mereka yang telah aktif secara seksual sebelum usia 16 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran kejadian kanker serviks pada ibu di Puskesmas Batua Raya.Berdasarkan tujuan penelitian maka jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Umur yang terbanyak adalah Umur <20 - >40 tahun yaitu 24 (75,0 %) dibandingkan dengan umur 20 – 40 tahun yaitu 8 orang (25,0%). Paritas yang terbanyak adalah kanker serviks dengan paritas 3 anak yaitu 26 orang (81,25%) dibandingkan ibu dengan paritas kurang dari 3 anak yaitu 6 orang (18,75%). Pendidikan yang terbanyak adalah kanker serviks dengan pendidikan Perguruan Tinggi (PT) sebanyak 11 orang (34,37), SMP terdapat 8 orang (25%), SD terdapat 7 orang (21,87%), dibandingkan ibu dengan pendidikan SMA/SMK terdapat 6 orang (18,75%). Pekerjaan yang terbanyak adalah kanker serviks dengan pekerjaan IRT yaitu 26 orang (81,25%), PNS yaitu 5 orang (15,62%) dibandingkan dengan pekerjaan Honor 1 orang (3,12%). Saran untuk tenaga kesehatan khususnya bidan, diharapkan agar meningkatkan komunikasi dan informasi mengenai Kanker Serviks pada ibu, selain itu bidan juga harus menyarankan kepada pasien agar rutin melakukan pap smear sebagai deteksi dini adanya tanda-tanda dan gejala kanker serviks.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN UNMET NEED KB PADA PASANGAN USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONTOMARANNU Dahniar
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unmet need adalah persentase perempuan kawin yang tidak ingin anak lagi atau ingin menjarangkan kelahiran berikutnya tetapi tidak memakai alat / cara kontrasepsi (Isa M, 2009). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu, dukungan suami dan jumlah anak hidup dengan kejadian unmet need KB pada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik dengan metode cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah semua pasangan usia subur yang tidak menggunakan metode kontrasepsi di wilayah Puskesmas Bontomarannu tahun 2016 yaitu sebanyak 520 PUS. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan 46 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis menggunakan computer program Microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi 16.0. Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji chi square (p<0.05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (signifikan) antara pengetahuan ibu dengan kejadian unmet need KB (p=0.008), terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kejadian unmet need KB (p=0.002), dan terdapat hubungan antara jumlah anak hidup dengan kejadian unmet need KB (p=0.004). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu, dukungan suami dan jumlah anak hidup dengan kejadian unmet need KB di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu.
UJI MANFAAT KAPSUL KELOR UNTUK PENGOBATAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PADANG LAMPE DAN MINASA TE’NE KABUPATEN PANGKEP Andi Hasliani
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama bagi kelompok wanita usia reproduksi (WUS). Pengobatan anemia selama ini dengan terapi tablet FE, namun ada alternatif lain saat ini yang lebih alami yaitu kapsul kelor. Kelor sudah dikenal luas di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal dalam kehidupan. Kandungan zat besi yang tinggi dari daun kelor diduga berkhasiat mengatasi anemia defisiensi besi melalui peningkatan jumlah sel darah merah. Tujuan : Untuk mengetahui manfaat terapi kapsul kelor dalam penyembuhan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Padang Lampe dan Puskesmas Minasa Te’ne Pangkep. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi ekspriment dengan pretest and post test design. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Padang lampe dan di Puskesmas Minasa Te’ne Pangkep. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil anemia yang memeriksakan kehamilannya di wilayah kerja Puskesmas pangkep sebanyak 30 responden dari jumlah populasi sebanyak 92 responden. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil Penelitian : berdasarkan uji Wilcoxon didapatkan P value 0,00 < a 0,05. Terjadi peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan pada ibu hamil anemia setelah diberikan kapsul kelor selama dua bulan. Kesimpulan : kapsul kelor memberikan manfaat yang besar terhadap penyembuhan anemia pada ibu hamil. Saran : pemberian kapsul kelor bisa dijadikan alternatif oleh tenaga kesehatan sebagai tindakan preventif maupun promotif terhadap anemia pada ibu hamil.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL TRIMESTER KE III DI PUSKESMAS BOWONG CINDEA KAB. PANGKEP Arisna Kadir
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberian ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar.Trimester ketiga adalah masa persiapan kelahiran dan peran sebagai orang tua seperti terpusatnya perhatian pada kelahiran bayi. Trimester ketiga adalah saat persiapan aktif untuk kelahiran bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan antenatal care pada ibu hamil trimester ke III di Puskesmas Bowong Cindea Kab. Pangkep. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriftif dengan menggunakan rancangan “Cross Sectional Study. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang ibu hamil dengan menggunakan tehnik Accidental Sampling. Cara pengumpulan data adalah dengan membagikan kuisioner pengetahuan, sikap, tingkat pendidikan dan pemeriksaan ANC. Kemudian data disajikan dengan menggunakan Uji Chi Square dengan melihat Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 pada SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan tingkat pendidikan dengan pemeriksaan antenatal care pada ibu hamil trimester ke III di Puskesmas Bowong Cindea Kab. Pangkep. Kesimpulan yang bisa diambil adalah pengetahuan, sikap dan tingkat pendidikan merupakan faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan antenatal care pada ibu hamil trimester ke III.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN ANC PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BOWONG CINDEA KAB. PANGKEP Salmia Syam; Ariyana
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ante Natal Care adalah asuhan yang diberikan kepada ibu hamil sejak konfirmasi konsepsi hingga awal persalinan. Kepatuhan adalah perilaku ibu hamil dalam melakukan kunjungan pemeriksaan kehamilan, dimana ibu dikategorikan patuh apabila melakukan pemeriksaan kehamilan pada jadwal kunjungan yang dianjurkan oleh bidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan pelaksanaan ANC pada ibu hamil di Puskesmas Bowong Cindea Kabupaten Pangkep tahun 2017-2018. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 orang ibu hamil dengan menggunakan tehnik Simple Random Sampling. Cara pengumpulan data adalah dengan melakukan observasi pada ibu yang melakukan pemeriksaan ANC. Kemudian data disajikan dengan menggunakan Uji Chi Square dengan melihat Asymp. Sig (2-sided) dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 pada SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara faktor pengetahuan, dukungan keluarga, status ekonomi terhadap kepatuhan pelaksanaan ANC pada ibu hamil di Puskesmas Bowong Cindea Kabupaten Pangkep. Kesimpulan yang bisa diambil adalah faktor pengetahuan, dukungan keluarga, status ekonomi terhadap kepatuhan pelaksanaan ANC pada ibu hamil di Puskesmas Bowong Cindea Kabupaten Pangkep
PENGARUH PENDAMPINGAN SUAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PARTUS DI PUSKESMAS BOWONG CINDEA KAB. PANGKEP Dahniar
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara psikologis, istri sangat membutuhkan pendampingan suami selama proses persalinan.Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang pendampingan suami dalam proses persalinan dan tingkat kecemasan menghadapi persalinan pada ibu serta seberapa besar pengaruh pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan ibu partus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observational yang bersifat deskriptif correlational, populasi dalam penelitian ini adalah klien partus yang ada di Puskesmas Bowong Cindea Kabupaten Pangkep. Pengambilan sampel menggunakan teknik Aksidental sampling, Sehingga didapatkan sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 30 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer program microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi16.0. Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji statistik regresi berganda (p<0,05) untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent. Hasil analisis bivariat didapatkan pengaruh pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan ibu partus (p=0,000).
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TERJADINYA INFERTIL PADA PUS DI DESA MATA ALLO KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA Firawati
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infertilitas adalah istilah yang sering di salah gunakan, sehingga definisi infertilitas harus dinyatakan secaraa jelas.Infertilitas adalah setahun berumah tangga dengan persetubuhan yang tidak memakai pelindung belum terjadi kehamilan. Infertilitas terjadi karena banyak factor, yang bisa di akibatkan oleh suamiatau istri.Sehingga tidak dapat di simpulkan bahwa fertilitas itu disebabkan oleh istri atau suami bila tidak terlebih dahulu di lakukan pemeriksaan yang lengkap pada salah satu atau kedua pasangan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk dimengetahui faktor apa yang mempengaruhi infertile pada PUS di desa mata allo Kabupaten Gowa. Deasain penelitian digunakan Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Pasangan usia subur yang mengalami infertile dengan jumlah 32 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square dengan tingkat kemaknaan ɑ = 0,01. Hasil analisis bivariate didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap melalui control (ρ = 0,000 atau < 0,05). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square dengan tingkat kemaknaan ɑ = 0,01. Hasil analisis bivariate didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap melalui control (ρ = 0,000 atau < 0,01). Berdasarkan hasil penelitian tentang Faktor yang mempengaruhi terjadinya infertile di Desa Mata Allo kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa.
STUDI KEHAMILAN RESIKO TINGGI TERHADAP PENYULIT PERSALINAN DI RUANGAN NIFAS RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH IBU DAN ANAK PERTIWI Hasnaeni
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan dan persalinan adalah proses alami, tetapi bukan tanpa resiko yang menjadi beban wanita. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran ibu hamil resiko tinggi terhadap penyulit persalinan di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi. Jenis penelitian survei deskriptif, populasi adalah semua ibu hamil resiko tinggi yang telah melahirkan RSKD Ibu dan Anak Pertiwi. Sampel adalah semua status ibu hamil resiko tinggi. Sampling yaitu purposive sampling, didapatkan 34 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolah dan dianalisis menggunakan program komputer. Analisis data mencakup analisis univariat untuk mengetahui dan memperlihatkan distribusi frekuensi dan persentase tiap variabel yang diteliti. Hasil analisis diperoleh 34 responden, terdapat 20 responden (58.8%) umur beresiko dan 14 responden (41.2%) umur tidak beresiko, 11 responden (32,4%) paritas >4 kali dan 23 responden (67.6%) paritas <4 kali, 19 responden (55,9%) ada riwayat obstetrik jelek dan 15 responden (44,1%) tidak riwayat obstetrik jelek, 16 responden (47,1%) ada penyakit penyerta dan 18 responden (52,9%) tidak ada penyakit penyerta dan 14 responden (41,2) jarak kehamilan yang beresiko dan 20 responden (58,8%) jarak kehamilan yang tidak beresiko, 11 responden (32,4%) pengetahuan cukup dan 23 responden (67,6%) pengetahuan kurang, 21 responden (61,8%) ada penyulit persalinan dan 13 responden (38,2%). Dari penelitian ini disimpulkan bahwa umur, riwayat obsterik jelek, pengetahuan kurang ibu hamil masih tinggi presentase beresiko, sedangkan paritas, penyakit penyerta, jarak kehamilan ibu hamil resiko tinggi rendah presentase tidak beresiko.
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI DAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP PELAKSANAAN PEMERIKSAAN IVA DI DUSUN PAKATTO CADDI DESA PAKATTO Hasnita
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IVA adalah pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara inspeksi visual pada serviks dengan aplikasi asam asetat (IVA). Cakupan untuk deteksi dini kanker serviks dengan metode inspeksi visual menggunakan asam asetat(IVA) di Kabupaten Gowa pada tahun 2017 sebanyak 1.046 dan dari hasil pemeriksaan yang positif terkena kanker leher rahim yaitu sebanyak 24 orang (2,29%), sedangkan target pemerintah sebesar (20%). Padahal kanker serviks dapat dicegah lebih awal jika wanita usia subur mempunyai pengetahuan yang baik dan kesadaran melakukan deteksi dini. Bidan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menunjang program pemerintah dalam mengendalikan kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan suami dan pengetahuan ibu terhadap pemeriksaan IVA. Penelitian ini bersifat analitik. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua pasangan usia subur yang berda di Dusun Pakatto Caddi Desa Pakatto. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan cara pendekatan cross sectional. Variabel dalam penelitian ini yaitu variabel independent (pengaruh dukungan suami dan pengetahuan ibu) dan dependent (Pelaksanaan pemeriksaan Iva). Metode pengumpulan data dengan cara membagikan kuisioner kepada responden. Teknik pengolahan data menggunakan master tabel dan SPSS. Dari hasil penelitian menunjukkan dari 40 responden terdapat 23 responden yang mendukung dan 17 responden yang tidak mendukung. .Setelah di uji statistik Chi-square di peroleh nilai ρ = 0,527<ɑ0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh antara dukungan suami dan pelaksanaan pemeriksaan IVA di Dusun Pakatto Caddi Desa Pakatto. Sedangkan 20 responden pengetahuannya cukup dan 20 responden yang pengetahuannya kurang. Setelah di uji statistik Chisquare di peroleh nilai ρ = 0,256<ɑ0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh antara pengetahuan dan pelaksanaan pemeriksaan IVA di Dusun Pakatto Caddi Desa Pakatto.Dalam penelitian ini perlu dilakukan peningkatan penyuluhan oleh petugas untuk memberikan pengetahuan pada pasangan usia subur mengenai pemeriksaan deteksi dini kanker.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN LECET PUTING SUSU PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS MINASATENE KABUPATEN PANGKAJENE Irnawati
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puting lecet adalah masalah menyusui di mana puting mengalami cedera karena lecet, kadang kulitnya sampai terkelupas atau luka berdarah sehingga ASI menjadi berwarna pink, merupakan hal yang banyak dikeluhkan ibu menyusui, khususnya ibu baru, (Andriani, 2011). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian lecet puting susu pada ibu menyusui. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan menggunakan desain Cross Sectional. Pengambilan sampel dengan teknik Accidental sampling, denan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil uji statistik Chi-Square didapatkan ada hubungan antara pengetahuan ibu (ρ<0,001), posisi menyusui (ρ>0,008) dan terdapat hubungan antara paritas ibu (ρ<0,033) dengan kejadian lecet puting susu pada ibu menyusui. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk pelayanan keperawatan maternitas bagi Puskesmas aktif dalam memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu hamil dan ibu pasca melahirkan mengenai cara menyusui yang benar sehingga tidak terjadi lecet putting susu. Serta ibu hamil atau menyusui rajin mencari informasi mengenai cara menyusui yang baik untuk menghindari terjadinya lecet putting susu.