cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
dedikasi.jurnal@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat
ISSN : 30252695     EISSN : 29878233     DOI : https://doi.org/10.31004/dedikasi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat di terbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta implementasi berbagai bidang ilmu Sains and Technology (multidisiplin) diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali selama setahun pada bulan Januari, dan Juli. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai ataupun dari eksternal menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dedikasi adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2987-8233, P-ISSN: 3025– 2695. Dedikasi mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun (Januari dan Juli). Dedikasi Menggunakan Turnitin plagiarism checks, Mendeley untuk managemen referensi dan supported by Crossref (DOI)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 130 Documents
Pengenalan Olahraga Bola Basket sebagai upaya Meningkatkan Minat Gerak Siswa Sekolah Dasar Vigi Indah Permatha Sari; Zaskia Adya Karnaila
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.207

Abstract

Rendahnya minat gerak pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu permasalahan yang cukup serius dalam perkembangan fisik anak, terutama di era modern yang didominasi oleh penggunaan gadget dan aktivitas sedentari. Kurangnya variasi kegiatan olahraga yang menarik di sekolah juga menyebabkan siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya yang menyenangkan dan edukatif untuk meningkatkan minat gerak siswa, salah satunya melalui pengenalan olahraga bola basket. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat gerak siswa kelas 1 di SD Arrasyid melalui program pengenalan olahraga bola basket. Metode yang digunakan berupa pendekatan praktik langsung dengan model permainan sederhana (fun games), demonstrasi teknik dasar, serta aktivitas kelompok yang menarik. Subjek dalam kegiatan ini berjumlah 25 orang siswa kelas 1 SD Arrasyid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif siswa dalam mengikuti kegiatan olahraga, yang ditandai dengan meningkatnya keterlibatan siswa dalam aktivitas gerak dasar seperti berlari, melempar, dan menangkap bola. Selain itu, siswa juga menunjukkan respon positif terhadap pembelajaran bola basket yang dikemas secara menyenangkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengenalan olahraga bola basket dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan minat gerak siswa sekolah dasar.
Pemberdayaan Green and Digital di Pondok Pesantren Darunnajah Tulungagung sebagai Upaya Mewujudkan Pesantren yang Mandiri dan Berkelanjutan Keista Romadhona Tribuana; Nadya Nova Rahmadany; Reza Mehdi F
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.212

Abstract

Pondok Pesantren adalah komunitas pendidikan berasrama, salah satunya Pondok Pesantren Darunnajah, Tulungagung yang setiap harinya menghasilkan sampah domestik yang relatif tinggi. Sedangkan pengelolaan lingkungan di Pondok Pesantren belum berjalan secara maksimal dan belum sejalan dengan nilai-nilai islam yang mengajarkan tentang pentingnya kebersihan. Maka dari itu, Kelompok 15 KKN Inovasi Pondok Pesantren membuat program pengelolaan kompos dari sampah organik dan pembuatan hidroponik sebagai bentuk kebersihan lingkungan di Pondok Pesantren Darunnajah, Tulungagung. Selain untuk kebersihan lingkungan, demi kemajuan pengelolaan administrasi Pondok Pesantren Darunnajah, Tulungagung maka dibuat website untuk mengelola sistem administrasi dan absensi di Pondok Pesantren Darunnajah, Tulungagung lebih terstruktur dan terdata. Kegiatan ini meliputi pembuatan instalasi kompos, hidroponik, dan website, sosialisasi dengan pengurus Pondok, dan monitoring evaluasi.  Semua program pengabdian di Pondok Pesantren Darunnajah, Tulungagung berpotensi untuk mewujudkan pesantren yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia.
Pemanfaatan Pekarangan Berbasis Ember Herba SEKULEJA (Serai, Kunyit, Lengkuas, Jahe) dan Biopori pada Kelompok Tani Orang Asli Papua Anwar Anwar; Ade Yuni Sahruni; Parjono Parjono; Mani Yusuf; Wa Ode Asryanti Wida Malesi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.211

Abstract

Pemanfaatan pekarangan pada Kelompok Tani Musamus di Kampung Yanggandur belum optimal, terutama untuk budidaya tanaman herba dan pengelolaan limbah organik rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan menerapkan model pemanfaatan pekarangan berbasis Ember Herba SEKULEJA dan biopori sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam budidaya tanaman serta pengelolaan limbah organik. Kegiatan dilaksanakan selama lima bulan pada tahun 2026 dengan pendekatan partisipatif melalui survei awal, sosialisasi, pembagian brosur, demonstrasi, praktik langsung, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Teknologi diterapkan menggunakan ember 35 liter, pipa PVC 4 inci sebagai komponen biopori, rak sederhana, media tanam berbasis sumber daya lokal, serta tanaman serai, kunyit, lengkuas, dan jahe. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya 150 unit Ember Herba Biopori SEKULEJA dengan 600 tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pangan, rempah, dan herbal. Penerapan teknologi juga mengubah pekarangan yang sebelumnya belum tertata menjadi ruang budidaya yang lebih produktif sekaligus menyediakan sarana pemanfaatan limbah organik rumah tangga. Keterlibatan mitra dalam praktik pembuatan, penanaman, pemeliharaan, dan pengelolaan biopori meningkatkan kapasitas teknis serta mendukung kemampuan pengelolaan secara mandiri. Model ini berpotensi dikembangkan melalui pemeliharaan rutin, perbanyakan bibit, penambahan unit, dan replikasi pada pekarangan masyarakat lainnya. Integrasi Ember Herba SEKULEJA dan biopori dapat menjadi teknologi tepat guna yang sederhana, adaptif, dan relevan untuk meningkatkan produktivitas pekarangan serta kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sumber daya lokal.
Edukasi Peningkatkan Pengetahuan Tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, Seks Pranikah, dan Pernikahan Dini di SMP Negeri 01 Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau Aisyah Azzahra; Riha Datul Aisyah; Alifa Savira; Nini Septiani; Muhammad Dzulkarnain; Zahwa Abida; Mareta Syaharani Ibrahim; Ryan Alfahreza; Muhammad Naufal Haykal; Zurnita Zurnita; Syaifulloh Fattih
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.213

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai perilaku berisiko, seperti penyalahgunaan narkoba, seks pranikah, dan pernikahan dini akibat tingginya rasa ingin tahu serta pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui program edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja. Kegiatan ini dilaksanakan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SMP Negeri 01 Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau. Edukasi diberikan melalui metode ceramah interaktif, presentasi, pemutaran video, diskusi, dan tanya jawab dengan materi mengenai bahaya narkoba, risiko seks pranikah, serta dampak pernikahan dini. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai perilaku berisiko sehingga mereka mampu mengambil keputusan yang lebih bijaksana serta menerapkan perilaku hidup yang sehat dan bertanggung jawab.
Perancangan Sistem Informasi Kelurahan Berbasis Web dan GIS untuk Pengelolaan Data dan Pemetaan Potensi Wilayah di Kelurahan Pangkalan Lesung Willyansyah Willyansyah; Zakiyah Rizky; Melanie Ferticia; Bagus Herlangga Lubis; Gilang Irawan; Muhammad Mazlan; Adila Ramlan; Suci Riska Rahmadini; Wetria Elsa Putri; Annisa Rahma Dhani; Nuri Amelia; Alfhin Hidayat
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.214

Abstract

Informasi publik di tingkat kelurahan sering tersebar pada dokumen yang berbeda, sedangkan informasi spasial mengenai fasilitas publik dan potensi wilayah belum selalu disajikan secara terintegrasi dan mudah diakses. Kegiatan pengembangan ini merancang sistem informasi Kelurahan Pangkalan Lesung berbasis web yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Geografis (GIS). Tahapan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, inventarisasi konten dan data lokasi, perancangan antarmuka serta struktur data, implementasi sistem, dan verifikasi fungsional terhadap modul utama publik maupun administrasi. Hasil implementasi menghasilkan portal publik, informasi berita dan layanan, data demografi agregat, halaman kontak dan profil, dashboard administrasi, serta GIS interaktif yang mengelompokkan fasilitas, potensi wilayah, dan informasi administrasi. Modul data agregat dirancang tanpa menyimpan data penduduk perorangan, sedangkan GIS menyediakan mekanisme penyaringan dan informasi berbasis titik pada peta web. Implementasi menunjukkan bahwa informasi administratif nonspasial dan data spasial potensi wilayah dapat disatukan dalam satu platform. Pengembangan berikutnya perlu menambahkan verifikasi lapangan berkala, pengukuran usability, dan tata kelola pemutakhiran data yang lebih formal.
Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Mendukung Kesehatan Masyarakat di Kampung Suak Lanjut Dahlia Fitrah R; Alwan syahrani Syahrani; Marzelina Sintia Putri; Nico Delta Van Basten; Nadia Ariani; Mhd. Adiyansah; Naufal Hanif Muzakki; Raihan Rasyid; Fazila Oktavia; Ribby Zahara; Vina Putriyani Padila
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.215

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan yang dapat mendukung pemeliharaan kesehatan sekaligus meningkatkan produktivitas lingkungan masyarakat. Namun, pemanfaatan tanaman obat di lingkungan masyarakat masih belum optimal sehingga diperlukan kegiatan edukasi dan praktik budidaya secara langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Suak Lanjut, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, pada 27 Juli – 5 September 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan manfaat TOGA, memanfaatkan lahan yang tersedia, serta membentuk area tanaman obat yang dapat dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pengenalan TOGA, penyiapan lokasi dan media tanam, penanaman, pemeliharaan, dan evaluasi. Proses penanaman dilakukan oleh mahasiswa KKN bersama Bapak dan Ibu Penghulu Kampung Suak Lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya area TOGA yang ditanami 11 jenis tanaman obat, yaitu jahe putih, jahe merah, bawang dayak, bayam Brazil, lidah buaya, daun mangkok, temulawak, lengkuas, kunyit, sereh, dan kencur. Selain menghasilkan area tanaman obat, kegiatan ini juga meningkatkan keterlibatan pihak kampung dalam proses penanaman dan pemeliharaan. Area TOGA yang telah dibangun diharapkan dapat dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bentuk pemanfaatan lingkungan serta salah satu upaya mendukung kesehatan masyarakat di Kampung Suak Lanjut.
Edukasi Bahaya Cyberbullying untuk Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Aman dan Inklusif pada Siswa SMPN 06 Desa Buatan Baru, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak Neng Murialti; M Zinky Almusholli; Sarahfina Sarahfina; Annastasya Amalia Putri; Zilviani Zilviani; Yuvi Rahmatullah; Akbar Maulana; Dzikri Elegannino; Nurul Zahrani; Sagita Larasati; Luna Erika Putri; Liliek Sulistyo Sutanto
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.216

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu bentuk perundungan yang berkembang seiring meningkatnya penggunaan media sosial, aplikasi percakapan, platform permainan daring, dan perangkat digital di kalangan remaja. Perilaku tersebut dapat menimbulkan dampak psikologis, sosial, dan akademik bagi korban maupun lingkungan sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pengertian, bentuk, dampak, pencegahan, dan langkah penanganan cyberbullying sekaligus mendorong terbentuknya budaya komunikasi digital yang sehat. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Agustus 2026 di SMPN 06 Desa Buatan Baru, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dengan peserta sekitar 50 siswa gabungan kelas VIII. Metode utama yang digunakan adalah ceramah edukatif yang dilengkapi contoh kasus, diskusi, dan penguatan pesan pencegahan. Kegiatan didampingi oleh guru sekolah. Tidak dilakukan pre-test dan post-test, sehingga capaian program tidak dinyatakan sebagai peningkatan pengetahuan dalam bentuk persentase. Evaluasi kegiatan didasarkan pada kehadiran, perhatian, partisipasi, respons peserta, dan dokumentasi pelaksanaan. Kegiatan ini memiliki keterkaitan kuat dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3 melalui penguatan kesehatan mental dan kesejahteraan, SDG 4 melalui penciptaan lingkungan pendidikan yang aman, non-kekerasan, inklusif dan efektif, serta SDG 16 melalui pencegahan kekerasan dan penguatan perlindungan anak.
Edukasi Anti-Bullying sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Siswa di MTs Al-Mujahidin Cindy Pratiwi; Reza Pahlevi; Trenady Dewantoro; Nurul Hafizah; Sabrina Hasna Latifah; Athallah Nafis Al-Rasyid; Chyntia Dewi Utami; Rezky Afriwandy; Rawdia Tuzahara; Muhammad Sultan Sauqy; Auliya Yanayir; Jusnita Jusnita
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.217

Abstract

Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan di lingkungan sekolah yang berdampak pada kondisi psikologis, sosial, dan akademik siswa, sehingga upaya pencegahan sejak dini menjadi hal penting bagi dunia pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama/ MTS. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok KKN 128 bersama siswa MTs Al-Mujahidin, Desa Gunung Bungsu, Kecamatan XIII Koto Kampar. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan edukasi mengenai bahaya dan dampak bullying serta membekali siswa dengan teknik regulasi emosi sederhana melalui butterfly hug. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi materi bullying, pemutaran video kasus nyata, diskusi interaktif, dan praktik teknik butterfly hug secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menyambut antusias dan memperoleh pemahaman baru mengenai jenis-jenis bullying, cara melapor, serta cara menenangkan diri saat mengalami tekanan emosional. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal membangun lingkungan sekolah yang lebih aman dan suportif.
Penerapan Rocket Stove sebagai Teknologi Tepat Guna untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Mendukung Kelestarian Lingkungan Rina Oktaviana; Panca Hardian Putra; Hasiela Nurfajrina Seprizal; Naila Zahra Eriani; Hilal Hamdi; Putri Nuraisyah; Joan Harry Simanjuntak; Hanifa Fadhillah; Maya Wulan Sari; Zilvia Zilvia; Rizky Ariffandi; Rusdiana Ulvami Daris
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.218

Abstract

Ketergantungan masyarakat pedesaan terhadap kayu bakar sebagai sumber energi memasak masih tinggi, sementara proses pembakaran konvensional cenderung tidak efisien dan menghasilkan asap dalam jumlah besar yang berpotensi mengganggu kesehatan serta lingkungan. Kondisi ini juga terjadi di Dusun 2, Desa Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, di mana pemanfaatan limbah kayu dan biomassa di sekitar pemukiman belum dikelola secara optimal sebagai sumber energi alternatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan Rocket Stove sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung kelestarian lingkungan bagi masyarakat Dusun 2 Desa Benteng Hilir. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan, yaitu sosialisasi mengenai fungsi dan prinsip kerja Rocket Stove, demonstrasi pembuatan menggunakan bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, serta praktik langsung bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya tungku alternatif yang mampu meningkatkan efisiensi pembakaran dan pemanfaatan limbah kayu serta biomassa, sekaligus mengurangi volume limbah biomassa, konsumsi kayu bakar, dan asap yang dihasilkan. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat, menggunakan, dan merawat Rocket Stove secara mandiri, sehingga mendorong pemanfaatan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Petani Desa Pembatang melalui Pemanfaatan Sekam Padi menjadi Biochar untuk Mendukung Ketahanan Pangan Daudi Daud; Putri Anggun Sari; Putri Pilmela; Naifa Adelia Nurahmi; Alvaro Rofian Putra; Muhammad Nabil Ayussy; Firyal Ayudhiya Hasanah; Andre Putra Melky P; Dwi Kurnia; Winda Nopita Sari; Ivanda Avrodaitha; Dinda Putri Hasanah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.219

Abstract

Desa Pembatang, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau merupakan desa agraris dengan aktivitas budidaya padi yang menghasilkan limbah sekam dalam jumlah besar setiap musim panen, namun pemanfaatannya masih terbatas dan cenderung ditumpuk tanpa nilai tambah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan petani melalui pemanfaatan sekam padi menjadi biochar sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi observasi dan identifikasi masalah, tahap persiapan, penyuluhan disertai diskusi dan tanya jawab, demonstrasi dan praktik pembuatan biochar, serta penerapan biochar pada tanaman cabai dan terong. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah sekam padi menjadi biochar melalui proses pembakaran terkendali dengan oksigen terbatas, mulai dari persiapan bahan, pengarangan, pendinginan, hingga penerapan pada tanaman percontohan. Petani memahami bahwa biochar berfungsi sebagai bahan pembenah tanah yang memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, bukan sebagai pengganti pupuk. Kegiatan ini berpotensi berkelanjutan karena bahan baku sekam padi tersedia secara rutin dari aktivitas pertanian dan penggilingan padi setempat, sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya Desa Tanpa Kelaparan dan Desa Peduli Lingkungan Darat, serta membuka peluang pengembangan biochar sebagai produk bernilai ekonomi bagi masyarakat Desa Pembatang.

Page 13 of 13 | Total Record : 130