cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
jurnalkomprehenshif@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Komprehenshif
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30310970     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Komprehensif is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 185 Documents
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PBL PADA TEMA PERISTIWA ALAM SUBTEMA PERISTIWA SIANG DAN MALAM Nurazizah
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan PTK (Penilian Tindakan Kelas) yang bertujuan untuk mengetahui Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model PBL Pada Tema Peristiwa Alam Subtema Peristiwa Siang Dan Malam. Hasil belajar siswa sebelum penerapan strategi Cooperatif learning dalam memahami materi bentuk pengurangan masih sangat rendah. Proses pembelajaran dengan menggunakan metode inkuiri dilakukan selama kegiatan belajar mengajar pada materi faktor uang mempengaruhi organ pernapasan manusia dapat dilihat dari ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan sebanyak 17 siswa dengan jumlah persentase 62,69%, sedangkan pada siklus ke II mengalami peningkatan yaitu sebanyak 24 siswa dengan jumlah persentase 88,89%. Hal ini sudah mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan di MIN 3 Langsa. Aktivitas guru yang berlangsung pada siklus I diperoleh skor 76 dengan rata-rata 3,45 tergolong dalam kategori baik, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan dengan skor 91 dan rata-rata 4,13 tergolong dalam kategori sangat baik. Aktivitas siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung pada siklus I memperoleh skor 49 dengan rata-rata 2,45 termasuk dalam kategori kurang, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan dengan skor 70 dan rata-rata 3,50 tergolong dalam katagori sangat baik.Kata Kunci: Peningkatan, Hasill Belajar Siswa, Strategi Kooperatif.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nur Insyiroh Pulungan
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan model yang tepat dalam proses belajar mengajar akan menjadikan suasana belajar yang aktif, tidak hanya terfokus pada aktivitas guru, tetapi juga pada aktivitas siswa. Dalam proses belajar mengajar, seorang guru diharapkan mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dan mampu menerapkan model yang sesuai dengan materi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui (1)Lembar observasi guru, (2) Lembar observasi siswa, (3) Soal tes hasil belajar dengan menggunakan analisis rumus persentase. Berdasarkan hasi analisis data penelitian didapatkan bahwa (1) Aktivitas guru pada siklus I sebesar 70,19% berada pada (katagori baik), dan meningkat pada siklus II sebesar 91,34% (katagori sangat baik ), (2) Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 68,26% berada pada (katagori baik), dan meningkat pada siklus II sebesar 92,30% (katagori sangat baik), (3) Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 64,28% (katagori cukup), dan meningkat pada siklus II sebesar 85,71% (katagori sangat baik). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya meningkatkan hasil belajar pada materi sifat-sifat cahaya melalui model Problem Based Learning kelas III MIN 4 Dairi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA TEMA PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN SUB TEMA KEBERAGAMAN MAKHLUK HIDUP DI LINGKUNGANKU MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nurasiah Jamil
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan PTK (Penilian Tindakan Kelas) yang bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Siswa Tema Peduli Terhadap Lingkungan Sub Tema Keberagaman Makhluk Hidup Di Lingkunganku Menggunakan Model Problem Based Learning Kelas IV. Berdasarkan Hasil Penelitian Tindakan Kelas dan pembahasan yang telah dipaparkan bahwa rata-rata aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV B MIN 8 Kota Banda Aceh pada pembelajaran tema 3 subtema 2 dengan menggunakan model Problem Based Learning pada observasi Siklus I rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 63% dan mengalami peningkatan pada Siklus II yaitu 90%. Dalam hal ini dapat dibuktikan bahwa adanya peningkatan persentase dari siklus I dan siklus II yaitu 27%. Untuk hasil belajar pada Post Test Siklus I rata-rata ketuntasan diperoleh yaitu 62% sebanyak 13 siswa melebihi KKM pada siklus II rata rata ketuntusan Post Test adalah 90% sebanyak 19 siswa melebihi KKM. Dalam hal ini dapat dibuktikan bahwa adanya peningkatan persentase dari siklus I dan siklus II yaitu 27%.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PBL, PADA TEMA 4 SUB TEMA 2, PEMBELAJARAN 1 Iswandi
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan PTK (Penilian Tindakan Kelas) yang bertujuan untuk mengetahui Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pbl, Pada Tema 4 Sub Tema 2, Pembelajaran 1. Dengan penerapan PBL ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar dan meningkatnya hasil belajar siswa dengan Tema: Kewajiban dan Hakku, dengan sub Tema:  Kewajiban dan Hakku di sekolah” pada kelas 3 MIN 3 Langsa, terbukti dengan adanya perubahan persentase dari setiap siklusnya, hasil belajar peserta didik di tahap pra silkus dengan nilai rata-rata kelas= 54,30, pesentase keltuntasan= 45,20% di siklus I dengan nilai rata-rata kelas= 74.00 pesentase ketuntasan= 71,40, kemudian siklus II rata-rata kelas = 84,28 dengan persentase ketuntasan 96,42%. hal ini bisa dijadikan bukti bahwa PTK ini mencapai indikator ketuntasan yang telah ditentukan yakni ketuntasan nilai diatas 85%. Dan dalam upaya meningkatkan kualitas PBM dan membantu peserta didik semakin memahami tentang kewajiban dan haknya di sekolah sehingga semakin tinggi rasa tanggung jawabnya terhadap kewajibannya
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN TEMATIK INTEGRATIF MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN TEKNIK REWARD Rita Zahara
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan PTK (Penilitian Tindakan Kelas) yang bertujuan untuk mengetahui Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Tematik Integratif Penerapan Pembelajaran Teknik Reward. Berdasarkan hasil penelitian tindakan pada pembelajaran tematik integratif melalui teknik reward pada siswa kelas I MIN 34 Bireuen, maka dapat disimpulkan bahwa teknik reward dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas I MIN 34 Bireuen. Adapun teknik reward yang diterapkan dalam pembelajaran adalah reward verbal dan non-verbal. Reward verbal berupa ucapan bersifat pujian seperti ”bagus, pintar, hebat” yang diberikan kepada siswa atas perbuatan atau hasil belajarnya. Reward non-verbal yang berupa stempel aku hebat dan bintang yang ditempelkan pada papan juara yang diberikan kepada siswa ketika siswa menyelesaikan tugas dengan baik dan aktif dalam pembelajaran. Guru mendesain pembelajaran sesuai dengan karakteristik pembelajaran tematik integratif dan menerapkan teknik reward, sehingga siswa lebih aktif dalam pembelajaran. Penerapan teknik reward dilakukan secara berkelompok dan individu sesuai kegiatan dalam pembelajaran tematik integratif. Teknik reward diterapkan di dalam kelas secara merata agar tidak menimbulkan kecemburuan antar siswa dan semua siswa berkesempatan mendapatkan reward.
MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Rosa Elinda
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan PTK (Penilian Tindakan Kelas) yang bertujuan untuk mengetahui tentang Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Media Video Pembelajaran Youtube Pada Mata Pelajaran Tematik. Hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa pada siklus I, dari 28 siswa, nilai yang berada di bawah KKM adalah 15 siswa (56%), sedangkan yang di atas KKM adalah 13 (46%). Pada siklus II dengan adanya perbaikan media video, semakin meningkatkan hasil belajar siswa kelas III-A. Nilai – nilai siswa yang berada di bawah KKM 6 Siswa (21%), sedangkan yang di atas KKM sebantak 21 siswa (79%). Bedasarkan data tersebut di atas penggunaaan media video pembelajaran youtube telah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III-MIN 9 Pidie Jaya.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN YOUTUBE PADA MATA PELAJARAN TEMATIK Ernita
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan PTK (Penilian Tindakan Kelas) yang bertujuan untuk mengetahui tentang Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Media Video Pembelajaran Youtube Pada Mata Pelajaran Tematik. Hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa pada siklus I, dari 28 siswa, nilai yang berada di bawah KKM adalah 15 siswa (56%), sedangkan yang di atas KKM adalah 13 (46%). Pada siklus II dengan adanya perbaikan media video, semakin meningkatkan hasil belajar siswa kelas III-A. Nilai – nilai siswa yang berada di bawah KKM 6 Siswa (21%), sedangkan yang di atas KKM sebantak 21 siswa (79%). Bedasarkan data tersebut di atas penggunaaan media video pembelajaran youtube telah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III-MIN 1 Simeulue.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING Nurmalia S
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan PTK (Penilian Tindakan Kelas) yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa kelas melalui penerapan model discovery learning. (1) Pada pelaksanaan siklus I jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar secara individu sebanyak 12 orang atau 54,54 %, sedangkan 10 orang lainnya atau 45,46 % belum mencapai ketuntasan belajar. Berdasarkan KKM yang telah ditetapkan di sekolah, setiap siswa dikatakan tuntas belajar jika proporsi jawaban dan kemampuan belajar siswa ≥ 75 (ketuntasan individu), dan suatu kelas dikatakan tuntas apabila ≥ 80 % siswa tuntas (ketuntasan klasikal). Jadi dapat disimpulkan bahwa ketuntasan belajar siswa secara klasikal untuk siklus I belum tercapai. Hasil belajar siswa pada siklus I ini memperoleh hasil 54,54 % yang termasuk kategori kurang. (2) pada Penerapan model pembelajaran Discovery Learning siklus II terjadi peningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran IPA di kelas VI MIN 49 Bireuen Penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas VI MIN 49 Bireuen. Dapat dilihat pada data siklus II terjadi peningkatan sebanyak 19 orang atau 86,36 % sedangkan 3 orang atau 13,64 % belum mencapai ketuntasan belajar. Kata Kunci: Hasill Belajar, Materi IPA, Discovery Learning.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING Nuraini
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan PTK (Penilian Tindakan Kelas) yang bertujuan untuk mengetahui Tentang Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning. Hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan, diperoleh hasil akhir bahwa persentase ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata peserta didik mengalarni peningkatan pada setiap siklus yang telah dilaksanakan. Peningkatan hasil belajar secara signifikan terjadi pada siklus III pertemuan I dan II dengan persentase ketuntasan klasikal >75% dengan nilai rata-rata peserta didik >75. Tindakan pada setiap siklus penelitian tindakan kelas ini, dilakukan secara virtual melalui platform pawor poin, akan tetapi tidak mengurangi esensi model pembelajaran discovery leraning terhadap peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik. Konklusi dari penelitian ini yaitu terjadi peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik melalui model pembelajaran discovery leraning muatan pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 2 Terna MIN 49 Bireuen. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik melalui model pembelajaran discovery leraning sebaiknya peran guru lebih memposisikan diri sebagai fasilitator dan motivator. Hal ini dikarenakan model pembelajaran discovery leraning menuntut peserta didik untuk menemukan sendiri gagasan atau pemahaman terhadap materi agar pembelajaran lebih bermakna.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA TEMA 4 BERBAGAI PEKERJAAN MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nurhafni
Komprehensif Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan PTK (Penilian Tindakan Kelas) yang bertujuan untuk mengetahui Tentang Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Tema 4 Berbagai Pekerjaan Melalui Model Problem Based Learning. Hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan, diperoleh hasil akhir bahwa Hasil belajar Tematik Siswa kelas IV semester I materi jenis-jenis pekerjaan dari daftar nilai pre tes atau sebelum menggunakan metode Problem Based Learning (PBL), siswa yang memenuhi KKM hanya 9 siswa atau 56% dengan kriteria Baik. Penerapan Metode Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Tematik Kelas IV MIN 15 Bener Meriah dapat berjalan dengan baik hal itu dilihat dari kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II. Hal ini berdampak positif terhadap ketuntasan belajar siswa yaitu yang dapat ditunjukkan dengan meningkatnya persentase pada setiap lembar pengamatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang dilakukan oleh guru kolaborasi yaitu dari siklus I dan siklus II adalah perolehan skor sebagai berikut 49 dan 58 dari total skor 61. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Tematik memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa Kelas IV MIN 15 Bener Meriah. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata tes kemampuan menjawab soal-soal tes yang diujikan mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II yaitu rata-rata yang didapat 73.81 % menjadi 83.81%. Serta ketuntasan belajar meningkat dari siklus I dan siklus II yaitu 73.81 % menjadi 83.81%.

Page 2 of 19 | Total Record : 185