cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
journalpedagogik@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Pedagogik
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30257719     DOI : 10.65311
Core Subject : Education,
Pedagogik: Jurnal Pendidikan dan Riset is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate the results of research and studies on education and Community Dedication. Articles published in journals are the results of research or areas of educational and comunity dedication thought carried out by researchers, teachers, lecturers, and education students. Detailed information for article loading and article instructions is provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "vol. 4 no. 3 (2026)" : 8 Documents clear
Pengembangan Bahan Ajar Insya' Tahririy Berbasis Kontekstual Anwar Sidik; Nola Adyllah; Hariyanti Sir; Shofiyah Shofiyah; Ahmad Husein
Pedagogik Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i3.1986

Abstract

Keterbatasan bahan ajar insya' tahriri yang masih bersifat konvensional dan kurang kontekstual menjadi salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya kemampuan maharah al-kitabah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar insya' tahriri berbasis kontekstual yang memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas dalam mendukung peningkatan keterampilan menulis bahasa Arab mahasiswa di Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim Pasir Pengaraian. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Bahasa Arab yang menempuh mata kuliah insya' tahriri. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh rata-rata skor kelayakan sebesar 90% dari ahli materi dan ahli media dengan kategori sangat layak. Pada tahap implementasi, nilai rata-rata kemampuan menulis mahasiswa meningkat dari 61,6 pada pre-test menjadi 81,6 pada post-test, sedangkan respons mahasiswa terhadap penggunaan bahan ajar mencapai 86,3% dengan kategori sangat baik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang tinggi serta berpotensi mendukung peningkatan keterampilan menulis bahasa Arab mahasiswa. Namun, penelitian ini masih terbatas pada satu program studi dengan jumlah subjek yang relatif terbatas dan belum menguji efektivitas menggunakan analisis statistik inferensial, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas.
Peran Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar dan Membangun Kepercayaan Diri Siswa di Sekolah Zahrotun Syifaurrohmah; Ellen Prima
Pedagogik Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i3.1920

Abstract

Kesulitan belajar dan rendahnya kepercayaan diri merupakan dua permasalahan utama yang sering dihadapi peserta didik dan menjadi penghambat utama dalam mencapai keberhasilan akademik maupun pengembangan potensi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis secara mendalam peran strategis guru dalam mengidentifikasi, menanggulangi kesulitan belajar, serta upaya-upaya konkret dalam membangun dan meningkatkan rasa percaya diri siswa di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber literatur, teori, dan penelitian relevan terkait psikologi pendidikan dan bimbingan belajar. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa guru memegang peran multifungsi sebagai pengajar, pembimbing, motivator, dan fasilitator. Dalam mengatasi kesulitan belajar, guru berperan mendiagnosis faktor penyebab kesulitan, menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakteristik siswa, serta memberikan bantuan dan bimbingan secara individual maupun kelompok. Sementara itu, dalam membangun kepercayaan diri, guru berperan menciptakan suasana kelas yang aman dan mendukung, memberikan apresiasi serta penguatan positif, memberikan tanggung jawab yang sesuai kemampuan, serta menghargai setiap kemajuan kecil siswa. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa peran guru sangat krusial dan menentukan; pendekatan pendidikan yang tepat tidak hanya mampu mengatasi kendala belajar, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kualitas hasil belajar dan pembentukan karakter siswa yang tangguh dan mandiri.
A Discourse Analysis of Classroom Interaction Based on The Sinclair IRF Model Perspective at SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Alfira Khairunnisa Br Nadapdap; Jemima Indah Andayani; Nia Kristin Sianturi; Nazwa Nur Rahmi
Pedagogik Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i3.1961

Abstract

This study aimed to analyze classroom interaction using the Initiation Response Feedback (IRF) model and to identify why the interaction tended to be short and limited. The research was conducted at SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan, focusing on English classroom interaction. This study employed a qualitative descriptive design, and classroom observation was used as the main data collection method. The data were analyzed based on the IRF framework proposed by Sinclair and Coulthard. The findings showed that the IRF pattern was consistently used in classroom interaction. However, its implementation was relatively simple, repetitive, and sometimes incomplete. The complete IRF pattern appeared in several interactions, while some interactions only consisted of Initiation and Response without Feedback. In addition, the interaction was characterized by short student responses, repetitive teacher questions, lack of follow-up, and strong teacher dominance. These conditions resulted in limited interaction and reduced opportunities for meaningful communication. The study concluded that although the IRF structure was present, it was not effectively used to promote active student participation and language development.
Peran Teman Sebaya dalam Membentuk Semangat Belajar Siswa dalam Konteks Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 35 Medan Margaret Hutabarat; Febriyanti Revalentina Naibaho; Pesta Sugianti Simanungkalit; Amanda Amalia
Pedagogik Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i3.1977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teman sebaya dalam membentuk semangat belajar siswa serta mengkaji peran Bimbingan dan Konseling dalam mengelola pengaruh tersebut di SMP Negeri 35 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Informan penelitian terdiri atas satu guru Bimbingan dan Konseling sebagai informan utama dan sejumlah siswa yang dipilih secara purposif sebagai informan pendukung berdasarkan keterlibatan mereka dalam interaksi kelompok sebaya. Data dianalisis secara deskriptif-naratif dengan memusatkan perhatian pada pola interaksi teman sebaya, bentuk dukungan sosial, distraksi dalam kegiatan belajar, serta layanan Bimbingan dan Konseling yang diberikan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya memiliki peran yang bersifat dua arah dalam membentuk semangat belajar siswa. Interaksi positif berupa saling membantu memahami materi, berdiskusi, berbagi tugas, memberikan dorongan, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman dapat meningkatkan keterlibatan, keberanian berkomunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri siswa. Sebaliknya, interaksi yang didominasi percakapan, candaan, bermain, dan aktivitas nonakademik dapat menjadi sumber distraksi yang mengurangi konsentrasi dan perhatian siswa terhadap pembelajaran. Temuan juga menunjukkan bahwa Guru Bimbingan dan Konseling memiliki peran strategis dalam mengarahkan dinamika teman sebaya melalui layanan bimbingan pribadi-sosial, bimbingan kelompok, dan konseling kelompok. Dengan demikian, penguatan semangat belajar siswa perlu memperhatikan kualitas lingkungan sosial dan hubungan teman sebaya, disertai pendampingan Guru BK dan dukungan seluruh unsur sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan suportif.
Pengembangan Teknologi Pendidikan Islam PAI di SMP IT Ma’Wattaibin Banjarejo Pagelaran Malang Khoirul Arifin; Sita Acetylena
Pedagogik Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i3.1983

Abstract

Perkembangan teknologi memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penggunaan teknologi pendidikan dapat membantu guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan teknologi pendidikan Islam di SMP IT Ma’Wattaibin Banjarejo Pagelaran Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan teknologi pendidikan di SMP IT Ma’Wattaibin dilakukan melalui penggunaan media pembelajaran digital seperti LCD proyektor, video pembelajaran Islami, PowerPoint, dan internet sebagai sumber belajar. Guru juga menerapkan metode pembelajaran interaktif untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi keagamaan. Faktor pendukung pengembangan teknologi pendidikan meliputi fasilitas sekolah yang memadai dan dukungan guru, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan jaringan internet dan kemampuan penggunaan teknologi yang berbeda-beda pada siswa.
Kecemasan Akademik Pada Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) Miftahulanwar Miftahulanwar; Ellen Prima
Pedagogik Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i3.2000

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk bidang pendidikan. AI hadir sebagai inovasi teknologi yang mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui otomatisasi, personalisasi materi, penyediaan informasi secara cepat, serta efisiensi dalam penyelesaian tugas akademik. Penggunaan AI dalam pendidikan memberikan kemudahan bagi peserta didik dan pendidik dalam memperoleh akses pengetahuan tanpa batas. Namun, di balik berbagai kemudahan tersebut, pembelajaran berbasis AI juga memunculkan dampak psikologis berupa kecemasan akademik pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kecemasan akademik yang muncul dalam pembelajaran berbasis AI, faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap kondisi psikologis dan proses belajar peserta didik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan AI dan psikologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis AI menyebabkan munculnya rasa takut tertinggal teknologi, tekanan akademik digital, ketergantungan terhadap AI, menurunnya kemampuan berpikir mandiri, serta rendahnya kepercayaan diri peserta didik dalam menyelesaikan tugas tanpa bantuan teknologi. Selain itu, penggunaan AI secara berlebihan juga menyebabkan berkurangnya interaksi sosial antara guru dan peserta didik sehingga meningkatkan tekanan emosional dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan perlu diimbangi dengan penguatan kecerdasan emosional, pengembangan kemampuan berpikir kritis, serta pendampingan guru agar teknologi tidak menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan.
Pengembangan Model Pendekatan Sistem Pendidikan Berbasis Teknologi di SMP Swasta Budi Satrya Hasfi Fiqri Hidayah; Muhammad Azmi Tanjung; Nazwa Aulia Fahira
Pedagogik Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i3.2038

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong terjadinya transformasi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Sekolah dituntut untuk mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendekatan sistem pendidikan berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik SMP Swasta Budi Satrya. Penelitian menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru SMP Swasta Budi Satrya, studi dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki kesiapan awal dalam penerapan teknologi melalui kemampuan dasar guru dan dukungan pihak sekolah. Namun, masih terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana teknologi, akses internet yang belum optimal, pelatihan guru yang belum berkelanjutan, serta kesenjangan akses teknologi di kalangan peserta didik. Model yang dikembangkan menekankan integrasi antara komponen input, proses, output, dan feedback dalam sistem pendidikan berbasis teknologi. Implementasi model diharapkan mampu meningkatkan kompetensi digital guru, efektivitas pembelajaran, motivasi belajar siswa, dan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Pembaruan dan Perilaku Manajemen Dalam Kepemimpinan Pendidikan Islam Abdul Azis Muslimin; Bustan Ramli; Aisyah Alrisma
Pedagogik Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i3.2125

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pembaruan manajemen pada lembaga pendidikan Islam akibat perkembangan teknologi, globalisasi, dan meningkatnya tuntutan mutu pendidikan. Permasalahan penelitian berfokus pada konsep pembaruan manajemen, perilaku kepemimpinan yang efektif, implementasi pembaruan manajemen, serta hubungan perilaku kepemimpinan dengan efektivitas organisasi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari buku, artikel ilmiah, dan berbagai referensi yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaruan manajemen yang didukung kepemimpinan transformasional berbasis nilai-nilai Islam mampu meningkatkan efektivitas organisasi melalui digitalisasi administrasi, penguatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan manajemen berbasis mutu, dan pengembangan budaya organisasi yang adaptif. Perilaku kepemimpinan yang ditandai dengan komunikasi efektif, keteladanan, pengambilan keputusan partisipatif, serta kemampuan mengelola perubahan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru, budaya organisasi, dan mutu pendidikan. Disimpulkan bahwa pembaruan manajemen dan perilaku kepemimpinan merupakan faktor strategis yang saling berkaitan dalam mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang profesional, inovatif, adaptif, berdaya saing, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 8