cover
Contact Name
Munnik Haryanti
Contact Email
yanti2801@unsurya.ac.id
Phone
+62818342913
Journal Mail Official
yanti2801@unsurya.ac.id
Editorial Address
Jl. Halim Perdana Kusuma No.1, RT.1/RW.9, Halim Perdana Kusumah, Kec. Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13610
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Industri
ISSN : 23022191     EISSN : 30309964     DOI : https://doi.org/10.35968/jti.v12i2
Jurnal Teknologi Industri adalah jurnal yang fokus pada teknologi industri yang diterapkan dalam industri, pemerintah, dan universitas.
Articles 104 Documents
MONITORING LEVEL NILAI PH HASIL OLAHAN AIR LIMBAH SECARA CEPAT MENGGUNAKAN SMS BERBASIS ARDUINO Achmad Junaidi; Hindardi Hindardi
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 5 (2016): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v5i0.762

Abstract

Permasalahan yang ada di pengelolahan air limbah adalah adanya fluktuasi Karakteristik & volume Air limbah  yang akan diproses, tergantung sumber limbahnya, hal tersebut menimbulkan kesulitan pada pengaturan pH serta penambahan pereaksi. Atas dasar pertimbangan di atas perlu adanya tindakan untuk monitor olahan air limbah industri secara cepat. Perancangan  alat yang mampu memonitor kualitas air limbah secara cepat akan membantu permasalahan tersebut. Pengujian terhadap model rancangan ini, hasil pengelolahan air limbah menghasilkan nilai pH asam di bawah 4,0 dan nilai pH basa di atas 8,0 dengan nilai rata – rata penyimpangan ini adalah 2.6 %.  Nilai penyimpangan ini di peroleh dari hasil penggukuran sensor pH dibandingkan dengan hasil pengukuran alat.    Kata kunci : Monitoring,Air Limbah,SMS, Sensor pH.
CHARGER HANDPHONE MENGGUNAKAN TENAGA SURYA MALIK SAHRONI
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 2 (2013): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v2i0.681

Abstract

Penelitian ini merupakan bentuk energi alternatif yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi peralatan komunikasi yaitu handphone .permasalahan yang muncul adalah bagaimanakah merancang penstabilan tegangan output dan membuat charger handphone tenaga surya. adalah perencanaan charger dengan menggunakan modul sel surya. Sel surya ini yang berfungsi untuk membangkitkan tenaga listrik dari sinar matahari. Tegangan keluaran dari sel surya ini belum stabil sehingga digunakan regulator untuk menstabilkan tegangan IC LM 317T digunakan sebagai regulator dengan penambahan resistor untuk pembagian tegangan. Pengisian baterai handphone dapat dilakukan dari pukul 10.00 sampai dengan pukul 15.30 dengan keadaan cuaca cerah. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diperoleh penstabilan tegangan rata-rata 5 volt dan prosentase penurunan tegangannya sebesar 74,1%. Tegangan keluaran penstabilan yang sebesar 4,93 volt sesuai tegangan yang diharapkan untuk melakukan pengisian handphone yaitu sebesar 5 volt. Kata kunci : Charger Handphone, Tenaga Surya, Sinar Matahari,Sel Surya
ANALISA RFC 2544 PADA SISTEM KOMUNIKASI KABEL LAUT LINK KOTA KENDARI – KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Andre Morris; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 11, No 2 (2022): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v11i2.952

Abstract

Proyek Palapa Ring merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang dibangun oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika dalam rangka pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terdepan). Proyek yang dibangun yaitu berupa jaringan tulang punggung berbasis fiber optik. Pada jaringan telekomunikasi berbasis fiber optik perlu dilakukan pengujian berkala untuk memastikan konsistensi performansi jaringan dengan melakukan pengujian berbasis RFC 2544 yang direkomendasikan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). Parameter pengujian yang dilakukan adalah Throughput, Latency, Packet Loss, dan Back to Back dengan membandingkan hasil perhitungan dan hasil pengukuran alat uji performansi jaringan. Adapun pengujian dilakukan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) link Kota Kendari – Kabupaten Konawe Kepulauan yang berjarak 82,48 km yang merupakan salah satu jaringan Palapa Ring. Berdasar hasil analisa performansi jaringan didapat nilai throughput rata-rata 99,996%, nilai latency (RTT) 929,13 µs, nilai frame loss 0 (zero frame loss), dan pada pengujian back-to-back jumlah frame yang dilewatkan pada jaringan, rata-rata berkurang 37% seiring kenaikan jumlah bit frame sizenya. Dengan begitu disimpulkan bahwa performansi jaringan SKKL link Kota Kendari – Kabupaten Konawe Kepulauan masih memenuhi standar yang ditetapkan dalam rekomendasi pengujian RFC 2544. Kata kunci: Jaringan Tulang Punggung, RFC 2544, IETF, Throughput, Latency, Packet Loss, Back to Back
PERAN AKTIF SENTRA HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HKI) DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI Niru Anita Sinaga
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 6 (2017): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v6i0.24

Abstract

Hak Kekayaan Intelektual adalah hal yang sangat bernilai, untuk itu perlu mendapat perlindungan. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual tidak lagi menjadi urusan satu negara saja, tetapi sudah menjadi urusan masyarakat Internasional. Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap perlindungan Hak Kekayaan Intelektual, sudah lama menerapkannya dengan terlibat secara aktif baik yang bersifat regional maupun internasional. Meskipun telah dibentuk dan diberlakukan berbagai peraturan yang mengatur bidang Hak Kekayaan Intelektual, masih terdapat banyak permasalahan-permasalahan atau pelanggaran-pelanggaran. Permasalahan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, antara lain: yang berkaitan dengan struktur hukum, substansi hukum, budaya hukum dan aparatur birokrasi. Salah satu sektor yang erat hubungannya dengan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual adalah sektor pendidikan, antara lain Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi sangat memerlukan sentra Hak Kekayaan Intelektual. Namun Sentra Hak Kekayaan Intelektual di Perguruan Tinggi belum berjalan dengan baik. Permasalahan tersebut dipengaruhi berbagai faktor. Untuk itu dibutuhkan solusi untuk mengatasinya.
ANALISA SISTEM JAM TERBANG PADA PENERBANG Peniarsih Peniarsih
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 4 (2015): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v4i0.672

Abstract

Some airlines even menisyaratkan "flying hours" as one measure in determining the "salary" an aviator, moreover, these flying hours will determine an aviator to appropriately referred to as "aviator senior" or "junior pilot". Further than that, the general questions that often take precedence in the event of a plane crash, then that is often asked by the public is what the name of his plane, his aviator whom and for how long the pilot had flying hours?Flying hours will generally be associated with prolonged or sebentarnya a pilot flying an airplane, the more often an aviator have the flying hours flying hours will be higher. In contrast, if a pilot flying the aircraft rarely then flying hours will be low. Ability and greatness of an aviator, his public will be determined by how long he has flight hours. The higher the flying hours, then the public against an aviator award will certainly be higher than for a new pilot dozens of hours just fly the plane. Keywords: Clock Fly, Airmen, Fly Clock Systems
ANALISIS KONSUMSI DAYA DAN DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Nanang Setiaji; Sumpena Sumpena; Agus Sugiharto
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 11, No 1 (2022): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v11i1.884

Abstract

Analisis membahas tentang pembagian konsumsi daya listrik di gedung parkir 4 lantau pada panel LVMDP untuk mengoptimalkan pemakaian daya listtrik yang tersedia. Kapasitas daya listrik yang tersambung pada pembangkit utama (PLN) sebesar 315 kVA (252 kW) dan kapasitas daya listrik pada pembangkit cadangan (Diesel Generator) sebesar 200 kVA (160kW) dengan cos  0,8 lagging total pemakaian daya listrik 292,188 kW. Setelah melakukan pembagian beban listrik antara beban prioritas dan beban normal, pemakaian daya listrik pada beban prioritas sebesar 136,829 kW dan besar pemakaian daya listrik pada beban normal menjadi sebesar 115,171 kW. Sehingga ketersediaan daya listrik cukup untuk melayani pemakaian beban listrik pada gedung parkir dan penghematan konsumsi daya sebesar 31%. Kata Kunci : Daya Semu, Daya Aktif, Konsumsi Daya
RANCANG BANGUN AUTOMATIC CAT LITTER BOX BERBASIS ARDUINO UNO Rendi Ronaldi; Sumpena Sumpena
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 8 (2019): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v8i0.663

Abstract

A litterbox is an indoor litter and urine collection box for cats or rabbits, ferrets, small dogs and other pets that use such a repository. The existing Litterbox has a weakness in keeping the Litterbox in a clean condition and its maintenance is complicated. So we need a tool to facilitate human activities or to support the busyness of various activities, especially cat caretakers.For that purpose, an "Automatic Cat Litter Box" is created which works like a "closet urinal sensor" which can remove cat litter from the litter box after the cat repositories in the box and throws it into a container that has been coated with plastic and a lid so that the smell of litter does not smell. This Automatic Cat Litter Box uses HC-sr04 Ultrasonic Sensor to detect the presence of a cat that works based on changes in the distance read by the sensor.The HC-sr04 Ultrasonic Sensor can detect objects or objects in the sandy area of the Litterbox by determining the 37cm - 40cm distance range as the "initial_ distance" or the distance where the sensor does not detect an object and if the distance that is read is outside the "initial_ distance" range then it can otherwise the sensor has detected an object. Having three criteria in its working system, the first is when an object detected in the sandy area of the Litterbox is more than 30 seconds with a delay of 10 seconds that has been fulfilled, it is certain that the Automatic Cat Litter Box system will work automatically. Second, if the object is detected for less than 30 seconds, then the Automatic Cat Litter Box system will not work. And thirdly, if the object is detected for more than 30 seconds but with a delay time of less than 10 seconds, the Automatic Cat Litter Box system cannot work or returns to the detection process.Keyword : Litterbox, Automatic Cat Litter Box, Sensor Ultrasonik HC-sr04.
Perbaikan Dan Peningkatan Coverage Jaringan 4G LTE Havis Yulianto; Munnik Haryanti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 10, No 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v10i1.777

Abstract

Evolusi teknologi akan berdampak pada perkembangan di bidang telekomunikasi khususnya telekomunikasi seluler. Telekomunikasi seluler telah memasuki generasi kelima yang disebut dengan teknologi 4G LTE. Dalam perkembangan teknologi 4G di Indonesia, masih terdapat permasalahan pada kinerja jaringan karena meningkatnya jumlah pengguna dan kualitas jangkauan yang buruk. Selain itu, letak geografis juga berdampak pada tingkat kinerja di suatu daerah. Seperti di daerah Batam, masih banyak daerah yang tingkat kinerjanya masih kurang baik karena teknologi ini baru dikembangkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan memberikan solusi terbaik terkait permasalahan kinerja jaringan 4G LTE. Penelitian ini akan melakukan optimasi jaringan 4G LTE dengan studi kasus di area sekitar Perumahan Alexandria, Batam. Optimasi dilakukan dengan menganalisis kekuatan sinyal yang diperoleh dari hasil pengukuran drive test. Kemudian akan didapatkan hasil drive test berupa nilai RSRP, SINR dan PCI yang dilakukan dengan penyetelan fisik (miring dan orientasi antena azimuth) untuk meningkatkan kualitas kinerja di area tersebut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, kinerja setelah optimasi akan lebih baik dibandingkan sebelum optimasi. Kata Kunci : Optimasi Jaringan, Drive Test, Penyetelan Fisik, 4G LTE
RANCANG BANGUN SOLAR TRACKER DUAL AXIS BERBASIS IOT (INTERNET OF THING) Syahtuta, Zidane; Haryanti, Munnik
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 12 No 2 (2023): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v12i2.1118

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengujicoba efisiensi solar panel menggunakan sistem solar tracker, dimana panel surya mengikuti posisi pergerakan matahari yang tepat. Solar tracker bisa meningkatkan produksi listrik 20-50%, tergantung jenis dan lokasi. Empat sensor LDR dalam sistem solar tracker mengatur panel vertikal dan horizontal dengan dua motor aktuator linear. Sensor tambahan seperti PZEM-017, BH1750, dan MPU6050 memberikan parameter penting dalam perhitungan efisiensi sistem Solar tracker. dimana solar panel polycrystalline dalam kondisi statis dan kondisi Dinamis dalam rentang pembacaan waktu 9 jam terhitung mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Rata-rata efisiensi yang dihasilkan oleh solar panel pada kondisi ini mencapai 28,69 %. Dan pada kondisi dinamis efisiensi 40,97 %. Hasil ini menyoroti pentingnya penyesuaian dan adaptabilitas dalam memaksimalkan potensi energi matahari. Dimana pada kondisi dinamis sistem solar tracker menunjukkan hasil energi yang lebih besar dari kondisi statis, panel surya dalam kondisi dinamis menjadikan solusi yang lebih dari efisiensi solar panel. Kata Kunci: energi surya, solar tracker, PZEM-017, BH1750, MPU6050
SIMULATOR ALAT UKUR KECEPATAN DAN ARAH ANGIN BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3 Indirfan Haerudin; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 5 (2016): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v5i0.757

Abstract

Windsock merupakan alat manual yang digunakan sebagai penanda arah angin dan kecepatan angin diarea Bandara. Mengetahui secara detail informasi kecepatan dan arah angin akan sangat membantu dalam proses take-off dan landing pesawat terbang. Model alat ukur kecepatan dan arah angin yang dirancang terdiri dari satu rangkaian sensor cahaya untuk mengukur kecepatan angin dan delapan rangkaian sensor cahaya untuk menentukan arah angin. Dari hasil pengujian terhadap model alat yang dibuat di dapat tingkat akurasi pengujian sebesar 97,78% untuk diareal lapangan terbuk, 97,97% untuk di area pantai dan 98,40% untuk di area ketinggian. Sedangkan hasil dari pengujian arah angin dapat digunakan untuk menentukan delapan arah mata angin sesuai dengan posisi sumber angin terhadap alat penelitian.Kata Kunci  :  arah angin, take-off, kecepatan angin,sumber angin

Page 3 of 11 | Total Record : 104