cover
Contact Name
Made Pradnyawati Chania
Contact Email
pradnyawatichania@gmail.com
Phone
+6281259675190
Journal Mail Official
jurnal.genitri@gmail.com
Editorial Address
Jalan Piranha No.2 Pegok-Sesetan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 29647010     DOI : https://doi.org/10.36049/genitri.v2i2
Core Subject : Health, Social,
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni dan Desember) oleh LPPM Politeknik Kesehatan Kartini Bali. Genitri memuat hasil pengabdian kepada masyarakat. Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu. Jurnal Genitri bertujuan untuk mepublikasikan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup jurnal ini adalah semua kegiatan pengabdian masyarakat dan aplikasi penelitian tentang isu-isu terkini dalam ilmu-ilmu di bidang Kesehatan: Kesehatan Masyarakat Kesehatan Ibu dan Anak Keperawatan Kesehatan Reproduksi Teknologi informasi kesehatan Terapi Komplemeter Kes lingkungan Gizi
Articles 59 Documents
Optimalisasi Buku KIA Sebagai Media Deteksi Dini Komplikasi pada Kehamilan di Desa Karangrejo, Kediri Ivon Diah Wittiarika; Endyka EF; Astika Gita Ningrum; Fadayeen Khoirun Nisa; Riris Putricia Vedo Refa S; Sefri Anggraeni
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i2.148

Abstract

Saat masa kehamilan sangat mungkin terjadi komplikasi yang dapat mebahayakan ibu dan janin. Komplikasi yang mungkin dapat terjadi saat hehamilan antara lain, perdarahan, preekamsia, persalinan premature dan lainnya. Komplikasi ini dapat diketahui lebih awal jika ibu dan keluarga mempunyai pengetahuan cukup. Pemanfaatan Buku KIA untuk ibu hamil merupakan salah satu media deteksi dini komplikasi pada kehamilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan kader ibu terhadap pentingnya Buku KIA sebagai media deteksi dini komplikasi pada kehamilan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Karangrejo Wilayah Kerja Puskesmas Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada dua sasaran masyarakat, yaitu ibu hamil dan kader ibu balita. Pengabdian masyarakat dengan sasaran ibu hamil dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi dengan media Materi power point dan Buku KIA. Kegiatan dengan sasaran Kader ibu-balita hari dengan metode ceramah, diskusi, dan Focus Group Discussion. Evaluasi kegiatan mengukur ketercapaiakn kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest oleh ibu hamil dan kader dan umpan balik secara langsung. ibu hamil dan kader sangat antusiat mengikuti kegiatan dengan bertanya dan berdiskusi tentang materi. Berdasarkan evaluasi, pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan kader dari rata-rata pengetahuan 77,67 menjadi 93,33 mengenai pemanfaatan Buku KIA sebagai media deteksi kehamilan. PBuku KIA sangat efektif meningkatkan pengetahun ibu hamil dan kader ibu tentang deteksi dini komplikasi kehamilan. Pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan inovasi metode penyampaian.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Tekanan Darah Pada Lansia Di RW 06 Jatiwarna Pondok Melati Bekasi Angki Purwanti; Rizana Fajrunni’mah; Michael Alfian Grey
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i2.153

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak diderita lansia, kondisi hipertensi yang tidak terkendali dapat memunculkan berbagai komplikasi. Pengetahuan yang baik diperlukan agar lansia mampu melakukan tindakan pengendalian hipertensi Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan melakukan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah lansia. Peningkatan pengetahuan melalui kegiatan penyuluhan dan tekanan darah diukur menggunakan alat tensimeter. Peserta pengabdian sebanyak 54 orang lansia yang berumur (55 – 90) tahun. Hasil pre test lansia yang memperoleh nilai dengan kategori ”kurang” ”cukup” dan ”baik” adalah 18 (33,3)% orang, 22 (40,7%) orang dan 14 (25,9%) orang. Hasil post test lansia yang memperoleh nilai dengan kategori ”kurang” ”cukup” dan ”baik” adalah sebanyak 4 (7,4%) orang, 10 (18,5%) orang dan 40 (74,1%) orang. Hasil pemeriksaan tekanan darah lansia diperoleh 26 (48,14%) orang dengan tekanan darah normal, 9 (16,67%) orang pre hipertensi, 9 (16,67%) orang termasuk dalam hipertensi I dan 10 (18,52%) orang tergolong dalam kategori hipertensi II. Setelah kegiatan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan lansia peserta pengabdian tentang hipertensi. Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan pada lansia di wilayah pengabdian hendaknya dilakukan secara rutin dan berkesinambungan serta melibatkan lebih banyak lagi lansia.
Penerapan Focus Group Discussion (FGD) untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Tentang Bahaya Konsumsi Mi Instan Dewi Sariyani; Kadek Sri Ariyanthi; Luh Seri Astuti
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i2.156

Abstract

Mi Instan menjadi salah satu makanan favorit masyarakat di banyak negara, termasuk Indonesia. ). Hasil survei Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia pada 600 orangtua murid TK dan SD pada lima wilayah di Jakarta pada 2014, menunjukan bahwa 93% orang responden menyatakan sering mengonsumsi mi instan dalam seminggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Focus Group Disscusion (FGD) dalam meningkatkan pemahaman siswa Sekolah dasar (SD) tentang bahaya mengonsumsi mi instan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Kebiasaan konsumsi mi instan sebelum FGD dilaksanakan yaitu beberapa siswa dalam satu hari siswa mengonsumsi lebih dari satu bungkus mi instan, Pola konsumsi mi instan yang benar sudah mampu dipaparkan oleh seluruh responden, Simpulan dari penelitian ini adalah pemahaman yang dimiliki siswa SD setelah mengikuti FGD menunjukan perubahan ke arah yang baik.
Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Kegiatan Penyuluhan Manfaat Aromaterapi Lavender dengan Media Poster Guna Mencapai “Gentle Birth” I Gusti Ayu Raras Praminingrum; Ni Wayan Noviani; Kadek Widiantari; Anak Agung Sagung Ratu Putri Saraswati
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i2.160

Abstract

Kecemasan merupakan suatu keadaan normal yang mungkin dirasakan oleh setiap orang jika ada jiwa yang mengalami tekanan atau perasaan yang sangat dalam sehingga dapat menyebakan masalah psikiatris. Rasa takut atau cemas memiliki dampak yang buruk pada proses persalinan. Ibu yang mengalami kecemasan pada proses persalinan maka dapat menyebabkan terjadikan keadaan yang patologis. Ketika seseorang merasakan cemas, maka pesan tersebut akan disampaikan oleh reseptor keseluruh tubuh secara otomatis dengan mengeluarkan “hormone stress”. Solusi permasalahan yang ditawarkan terhadap masalah ini adalah memfasilitasi aromaterapi lavender kepada ibu bersalin karena dapat memberikan banyak manfaat. Aromaterapi adalah salah satu bagian dari pengobatan alternatif yang menggunakan bahan cairan tanaman yang mudah menguap, dikenal sebagai minyak esensial dan senyawa aromatik lainnya yang mempengaruhi jiwa, emosi, dan fungsi kognitif dan kesehatan seseorang serta memberikan leaflet dan poster kepada kepada ibu bersalin terkait aromaterapi lavender. Metode pelaksanaan dengan upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam menghadapi persalinan. Salah satu strategi untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan memberikan pendidikan tentang manfaat aromaterapi lavender pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan nantinya. Hasil diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 (p- value < 0,05) dengan demikian disimpulkan ada pengaruh yang signifikan rata-rata nilai skor tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lavender di PMB Bdn. Luh Koriawati, S.Tr.Keb
PKM Pemberdayaan Pekerja Seks Perempuan dalam Penanggulangan Kanker Serviks di Kecamatan Kuta Luh Gede Pradnyawati; Dewa Ayu Putu Ratna Juwita; Made Indra Wijaya; Komang Triyani Kartinawati
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i2.164

Abstract

Salah satu penyakit yang dapat menganggu kesehatan organ reproduksi wanita adalah Kanker Serviks yang merupakan kanker yang paling sering menyerang wanita di seluruh dunia. Bali adalah tujuan para traveler yang rentan terhadap penyebaran dan penularan penyakit yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi. Kejadian Kanker Serviks di Provinsi Bali adalah sebesar 2,3 per 1000 penduduk. Kanker Serviks ini dapat dicegah dengan cara meningkatkan perilaku hidup sehat dengan cara cerdik serta mengurangi faktor risiko terjadinya kanker tersebut. Dari wawancara yang dilakukan kepada mitra, didapatkan permasalahan bahwa minimalnya pengetahuan mitra PSP (Pekerja Seks Perempuan) mengenai kesehatan reproduksi khususnya pencegahan Kanker Serviks. Mereka tidak mengetahui hal-hal yang berbahaya dari Kanker Serviks, faktor risiko, cara penularannya serta cara pencegahannya. Dengan terjadinya pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sejak 3 tahun lalu, membuat terjadinya penurunan pemasukan dari pelanggan yang berdampak pada perekonomian mereka. Sehingga mereka membutuhkan penghasilan tambahan selain dari memuaskan pelanggan. Dari permasalahan yang dihadapi, maka solusi yang dapat ditawarkan adalah melaksanakan focus group discussion mengenai pencegahan Kanker Serviks dengan melibatkan mitra. Dari kegiatan ini telah meningkatkan pemahaman PSP serta orang-orang di sekitar lokalisasi mengenai pentingnya penanggulangan Kanker Serviks. Peningkatan skill PSP melalui pelatihan bagi mitra dalam pembuatan APD seperti masker, handsanitizer, face shield. Pelatihan ini dilakukan untuk membantu PSP dalam mencari pemasukan tambahan selain bekerja di lokalisasi sehingga permasalahan perekonomian mereka terbantu di masa pandemi Covid-19.
Penyuluhan tentang ASI Eksklusif dengan Penerapan Model Coparenting Asah Asih Asuh Tahun 2023 Gusti Ayu Martha Winingsih; Nyoman Hadiyani
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i2.192

Abstract

Beberapa kota/kabupaten di provinsi Bali belum mencapai target dalam pemberian ASI Eksklusif yaitu Kabupaten Jembrana (47,6%), dan Kota Denpasar (47,6%). Salah satu solusi untuk meningkatkan pemberian ASI Eksklusif adalah dengan penyuluhan atau pendekatan atau dengan istilah coparenting yaitu kerjasama antara ibu dan keluarga lainnya dengan memberikan support atau dukungan kepada ibu. Tujuan dari penelitian adalah untuk memberikan penyuluhan kepada ibu mengenai mode coparenting Asah Asih dan Asuh yang dapat meningkatkan pemberian ASI Eksklusif. Penelitian ini menggunakan cross sectional dan telah dilakukan pada bulan September – November 2023 di PMB Bdn. Luh Ayu Koriawati., S.Tr.Keb dengan jumlah sample 30 responden. Analisis Data menggunakan independent sample T-Test untuk perbedaan gambaran pengetahuan terhadap ASI Eksklusif dan Model Coparenting sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Hasil uji menunjukan bahwa terdapat peningkatan nilai skor pengetahuan, pre test yaitu 73,33 dibandingkan dengan, post test yaitu 80,67. dengan P value = 0,022 (lebih kecil dari 0,05). Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan model coparenting berbasis kebudayaan Bali dapat menjadi program untuk meningkatkan perilaku pemberian ASI eksklusif dengan pendampingan keluarga (suami)
Edukasi Manfaat Yoga Prenatal dalam Mengurangi Ketidaknyamaman pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB Wilayah Kerja Puskesmas IV Denpasar Selatan Maria Gabriela Yuniati; A.A.Santi Dewi; Novita Diana Pe
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i2.194

Abstract

Ketidaknyamanan seringkali dialami oleh Ibu hamil. Hal ini terjadi karena adanya perubahan dalam tubuh Ibu hamil. Ketidaknyamanan dapat dikurangi salah satunya dengan yoga prenatal. Pengetahuan ibu hamil terkait manfaat yoga prenatal masih kurang. Hal ini ditemukan di wilayah Puskesmas IV Denpasar Selatan. Peran Bidan dibutuhkan untuk memberikan informasi dan edukasi terkait manfaat yoga prenatal. Kegiatan ini dilaksanakan di TPMB wilayah kerja puskesmas IV Denpasar Selatan dengan menggunakan media poster. Sasaran dalam pengabdian Masyarakat ini adalah Ibu hamil. Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Beberapa Ibu hamil antusias dan berkeinginan untuk mengikuti kelas yoga prenatal setelah mendapatkan informasi terkait manfaat yoga prenatal. Bidan di TPMB yang dijadikan tempat untuk pengabdian menyampaikan akan mengarahkan klien Ibu hamil untuk mengikuti kelas yoga prenatal secara bersama-sama dengan fasilitator atau instruktur yoga prenatal.
Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Perilaku Seksual Beresiko Ni Made Merlin; Siti Sakinah; Irlin Falde Riti; Theodehild M.T Dee
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i2.199

Abstract

Masa remaja merupakan masa dimana seorang remaja cenderung mencoba hal baru yang belum pernah dialaminya dan dapat beresiko besar terhadap dirinya. Kesehatan reproduksi di usia remaja merupakan salah satu isu penting yang sedang dihadapi. Masalah kesehatan reproduksi yang terjadi pada remaja dan membutuhkan perhatian khusus adalah perilaku seksual beresiko pada remaja. Berbagai dampak dapat timbul akibat perilaku seksual yang dilakukan oleh remaja seperti dampak psikologis, fisiologis, sosial dan fisik. Oleh karena itu, perlu adanya pencegahan sedini mungkin dengan cara meningkatkan pengetahuan remaja tentang perilaku seksual beresiko. Pendidikan kesehatan dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang perilaku seksual beresiko dan dampaknya. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendidikan kesehatan ini dilaksanakan di Gedung Gereja GMIT Elim Oeltua, Kabupaten Kupang dengan dihadiri 50 remaja. Pemberian materi dilakukan dengan ceramah menggunakan media power point, diskusi dan tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar remaja memahami materi yang telah disampaikan.
Penyuluhan Kepada Masyarakat (PKM) yang Bertujuan untuk Menekan Angka Pertumbuhan dan Penyebaran Filariasis dalam Upaya Pencegahan Penyakit Filariasis di Asrama STIkes Faathir Husada Novriandi Aldi Taneo; Antonius Rino Vanchapo
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i2.200

Abstract

Filariasis bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat dapat menimbulkan cacatmenetap. Dalam kasus ini Vektor utama Wuchereria bacrofti adalah nyamuk Culex, Anopheles dan Aedes. gejala yang dapat timbul akibat penyakit filariasis lebih nyata pada laki-laki, karena pekerjaan fisik yang lebih berat. Di Asia Tenggara, indonesia menjadi sala satu jadi 11 negara yang endemis filariasis terdapat 11 Negara yang endemis filariasis. (Departemen kesehatan 2009 ) Filariasis diindonesia pertama kali di laporkan oleh Haga dan Van Eecke pada tahun 1889 di jakarta yaitu dengan di temukannya penderita fiariasis skrotum. Kasus klinis yang dilaporkan cenderung meningkat dari tahun ketahun disebabkan banyaknya kasus yang ditemukan seiring dengan kabupaten/ kota yang melaksanakan pendataan sasaran sebelum pemberian obat pencegahan masal ( POPM) filariasisdari tahun 2014-2022 kumulaqtif kasus filariasis kronis yang cacat yang paling tertinggidi nusa tenggara timur. Indonsia dapat memutus mata ranta penyebaran penyakit filariasis dengan Memutuskan mata rantaii filariasis dengan pemberian obat pencegahan masal di daerah endemis sekali setahun selama 5 tahun bertut-turut dan Mencegah dan membatasi kecacatan dengn penatalaksanaan kasus filariasis mandiri ( Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, 2019. Penyebaran parasit menggunakan vektor nyamuk sebagai inangnya Perantara dan manusia atau monyet dan anjing sebagai inang Final. Saat nyamuk menghisap darah manusia/hewan di mana selubung terlepas dan kemudian menembus dinding perut Nyamuk yang membawa mikrofilaria bermigrasi ke perut nyamuk dan pada otot atau jaringan lemak di area dada. Pencegahan Filariasis dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk infektif dan memberantas risiko yang berhubungan dengan kejadian Filariasis misalnya yang berasal dari lingkungan dan perubahan perilaku masyarakat serta dapat mempertahankan dan mengembangkan kearifan lokal. Mengidentifikasi vektor dengan mendeteksi adanya larva infektif dalam nyamuk dengan menggunakan umpan manusia. Untuk pengobatan, Obat yang digunakan adalah DEC (diethylcarbamazine citrate) merupakan obat utama pada kedua perlakuan tersebut kerumunan atau individu. DEC membunuh mikrofilaria dan untuk cacing dewasa.