cover
Contact Name
Made Pradnyawati Chania
Contact Email
pradnyawatichania@gmail.com
Phone
+6281259675190
Journal Mail Official
jurnal.genitri@gmail.com
Editorial Address
Jalan Piranha No.2 Pegok-Sesetan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 29647010     DOI : https://doi.org/10.36049/genitri.v2i2
Core Subject : Health, Social,
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni dan Desember) oleh LPPM Politeknik Kesehatan Kartini Bali. Genitri memuat hasil pengabdian kepada masyarakat. Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu. Jurnal Genitri bertujuan untuk mepublikasikan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup jurnal ini adalah semua kegiatan pengabdian masyarakat dan aplikasi penelitian tentang isu-isu terkini dalam ilmu-ilmu di bidang Kesehatan: Kesehatan Masyarakat Kesehatan Ibu dan Anak Keperawatan Kesehatan Reproduksi Teknologi informasi kesehatan Terapi Komplemeter Kes lingkungan Gizi
Articles 59 Documents
Sosialisasi Pemanfaatan Layanan Mobile JKN BPJS Kesehatan Dalam Pelayanan Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan Kepesertaan BPJS di RSO Prof. Dr. Soeharso Surakarta Sri Nurul Kur'aini; Anggi Napida Anggraini; Intan Nurcahyaningsih; Pri Handini Setyoningsih; Febriana Widyastuti
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.90

Abstract

Pengembangan aplikasi mobile JKN merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses informasi dan pelayanan optimal bagi peserta. Pelayanan administrasi pada aplikasi mobile JKN meliputi pendaftaran peserta, perubahan data peserta, informasi tagihan, riwayat pelayanan peserta, skrining riwayat kesehatan, pengaduan keluhan, dan berbagai informasi lainnya tentang kartu JKN-KIS. Tujuannya yaitu memberikan informasi dan pemahaman bagi masyarakat tentang pemanfaatan layanan mobile JKN BPJS Kesehatan. Metode kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan dilanjutkan dengan tanya jawab tentang materi pemanfaatan layanan mobile JKN BPJS Kesehatan. Kegiatan ini diharapkan mampu menambah pemahaman masyarakat mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional dan mengajak masyarakat menggunakan layanan Mobile JKN di masa pandemik Covid-19 agar memudahkan masyarakat tanpa harus berkerumun di Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Adapun hasil yang ditemukan yaitu masyarakat memahami tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui Aplikasi mobile JKN dan mereka berkeinginan memanfaatkan layanan Mobile JKN yang memudahkan tanpa harus berkerumun di Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Kesimpulannya yaitu masyarakat paham mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui Aplikasi Mobile JKN.
Pemberdayaan Kader Pedas Manis (Pengetahuan Kecerdasan Emosional dan Komunikasi) di Desa Cepaka, Kediri, Tabanan) IGAA Sherlyna Prihandhani; Made Oktaviani Bulan Trisna; Ni Kadek Ayu Trya Septi Getsuyobi
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.99

Abstract

Komunikasi di masyarakat dan antar masyarakat adalah aspek terpenting untuk mendapatkan hasil yang akan berdampak pada efek yag ditimbulkan dari hubungan sosial dalam bermasyarakat. Studi yang dilakukan di Desa Cepaka kepada seluruh kader yang ada di Desa Cepaka mengatakan bahwa belum pernah ada pelatihan mengenai kecerdasan emosional yang dilakukan di Desa Cepaka, sehingga masyarakat belum mampu untuk mengontrol dirinya atas stress yang rasakan. Solusi yang ditawarkan terhadap masalah adalah program Pengetahuan Kecerdasan Emosional dan Komunikasi. Pemberdayaan ini dilaksanakan untuk mengetahui pengetahuan kecerdasan emosional dan komunikasi dalam diri masyarakat pada kader di Desa Cepaka, Kediri, Tabanan. Pertemuan terdiri dari kegiatan penilaian sebelum (pre test), ceramah, pemutaran video, pembagian booklet dan penilaian sesudah (post test). Hasil dalam program ini yaitu terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam upaya peningkatan kecerdasan emosional
Edukasi Siaga Bencana Kebakaran pada Siswa Sekolah Dasar Indriani; Sarinah Basri K; Nur Ayini S. Lalu; Moh. Rivai Nakoe
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.103

Abstract

Peningkatan jumlah hunian menyebabkan aktivitas warga juga semakin meningkat namun tidak selalu disertai dengan kekhawatiran akan pentingnya keselamatan dan perlindungan dari ancaman bencana, termasuk kebakaran. Kota Gorontalo dapat dikategorikan sebagai wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi sehingga tidak terbebas dari potensi kebakaran. Peningkatan pemahaman terhadap keselamatan dari bahaya kebakaran perlu ditanamkan sejak dini terutama pada siswa sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 29 Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo dimana sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah yang terletak di pemukiman padat penduduk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi edukasi kepada siswa-siswi mengenai manajemen kebakaran agar dapat bersiapsiaga dan melakukan penyelamatan bilamana terjadi kebakaran tidak terduga. Kegiatan pengabdian yang diikuti sebanyak 30 siswa ini dilaksanakan dengan menggunakan media power point dan video animasi dengan sasaran kegiatan pada siswa-siswi kelas IV, V, dan VI. Berdasarkan hasil evaluasi setelah diberikan materi edukasi pemahaman siswa cukup baik terlihat dari sebagian besar siswa menjawab dengan benar soal yang diberikan. Dapat disimpulkan siswa memahami materi edukasi kesiapsiagaan bencana kebakaran yang telah diberikan.
Penyuluhan Pencegahan ISPA Balita pada Orang Tua di Desa Kassiloe Kabupaten Pangkep Fatin Salsabila Putri Yuki; Sarmilasari To Kau; Kris Adi Nugraha; Princess Stefany Jip; Anastasya Elma Panggo; Tiara Maharani Nur HNA; Syamsuar Manyullei; Nurzakiah Hasan
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.104

Abstract

Dalam lingkup global, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit menular yang menempati urutan pertama penyebab morbiditas dan mortalitas. Angka kematian ISPA pada balita mencapai 15-20% pertahun. Prevalensi ISPA di Pangkajene Kepulauan sebesar 2,05%, lebih tinggi dibandingkan angka prevalensi ISPA di Sulawesi Selatan yaitu 1,85%. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pencegahan ISPA pada balita. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Kassiloe Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada seluruh ibu yang memiliki balita di Desa Kassiloe sebanyak 33 responden. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan sebelum diberikan penyuluhan terdapat 84.8% responden berpengetahuan baik. Setelah diberikan penyuluhan semua responden (100%) berpengetahuan baik. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada orang tua balita terkait pencegahan ISPA. Dengan penyuluhan ini, diharapkan orang tua balita lebih baik lagi dalam melakukan pencegahan ISPA pada balita.
Peningkatan Kesehatan Jiwa ODGJ dengan Konsep Kearifan Lokal Budaya Bali (Ngayah) I Dewa Gede Candra Dharma; Anak Agung Ayu Eka Cahyani; Desak Made Ari Dwi Jayanti; Silvia Ni Nyoman Sintari; Hendro Wahyudi
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.105

Abstract

Layanan kesehatan mental yang dikelola oleh komunitas cukup penting untuk pemulihan pasien dengan gangguan jiwa di komunitas. Berdasarkan hasil penelitian Dharma et al., 2022 di Rumah Berdaya Kota Denpasar didapatkan salah satu tema dalam penelitian tersebut yaitu Ngayah Membantu Proses Pemulihan penderita skiziorenia di Rumah Berdaya. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini yatiu untuk meningkatkan pengetahuan Penderita Skizofrenia, keluarga dan petugas di Rumah Berdaya Denpasar terkait Budaya Ngayah sebagai salah satu proses yang dapat membantu pemulihan skizofrenia. Metode yang digunakan; Pengukuran tingkat pengetahuan penderita skizofrenia, keluarga, dan petugas di Rumah Berdaya tentang Budaya Ngayah sebagai salah satu proses yang dapat membantu pemulihan penderita skizofrenia. Penyuluhan kepada Penderita skizofrenia, keluarga, dan tentang Budaya Ngayah. Evaluasi terkait pemahaman Penderita skizofrenia, keluarga, dan petugas tentang Budaya Ngayah. Hasil pengabdian masayarakat berdasarkan kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah pelaksanaan terdapat perbedaan hasil dimana ada peningkatan pemahaman terhadap konsep Ngayah membantu proses pemulihan penderita skizofrenia. Pemberian edukasi tentang konsep Ngayah merupakan salah satu alternatif yang dapat diberikan untuk mengingkatkan pengetahuan terkait proses pemulihan penderita skizofrenia. Budaya Bali Ngayah yang merupakan salah satu kearifan lokal untuk membantu penderita skizofrenia bisa kembali bermasyarakat.
Pemberdayaan Peternak Ayam untuk Pencegahan Penyakit Ayam dan Penyebaran Avian Influenza Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Oematnunu dan Oenaek Ribka Limbu; Marni
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.106

Abstract

Usaha peternakan ayam pedaging menjadi mata pencaharian utama di Desa Oematnunu dan Oenaek. Meskipun memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, peternakan ayam juga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar jika pengelolaannya tidak memenuhi standar sanitasi. Penyakit zoonosis yang dapat ditularkan oleh hewan menjadi risiko jika sanitasi lingkungan tidak terjaga. Selain itu, peternakan ayam juga menjadi sumber pencemaran lingkungan, termasuk tanah, air, udara, serta mempengaruhi tingkat kejadian penyakit yang berhubungan dengan perilaku dan lingkungan. Tujuan kegiatan ini mencegah penyebaran penyakit zoonosis melalui pengelolaan yang baik, pemeliharaan, penyimpanan, dan pengolahan limbah ternak ayam. Selain efisiensi produksi, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan peternakan ayam berwawasan lingkungan. Metode yang digunakan survei, diskusi dengan aparat desa dan masyarakat, serta pemberdayaan melalui pelatihan pencegahan penularan penyakit zoonosis dengan menerapkan PHBS. Peternak ayam juga dilatih dalam penggunaan alat pelindung diri, modifikasi kandang sesuai standar kesehatan, pengelolaan limbah ternak, dan manajemen keuangan. Luaran dari kegiatan ini adalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat, terutama peternak ayam mitra, dengan menerapkan perilaku pencegahan penularan penyakit zoonosis. Masyarakat juga akan mendapatkan pengetahuan untuk mencegah penularan penyakit melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan alat pelindung diri dan modifikasi kandang ayam yang sehat. Selain itu, produksi peternakan ayam juga akan meningkat baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Kontrol sosial masyarakat terhadap sanitasi kandang akan menjadi penting, dan pemerintah setempat diharapkan berkolaborasi dalam pembentukan lahan khusus peternakan ayam di luar pemukiman warga.
Pelatihan Pembuatan Teh Kombucha sebagai Minuman Anti Penuaan Restu Ayu Eka Pustika Dewi; Catur Retno Lestari; Nunung Eni Elawati; Ulfiyanti; Luasiana Cici Sabarani
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.107

Abstract

Teh kombucha merupakan salah satu minuman tradisional yang sangat menarik karena, teh ini merupakan hasil fermentasi yang dilakukan oleh kultur simbiotik. Radikal bebas akan membuat sel-sel tubuh kita mudah rusak dan tidak mampu berfungsi dengan baik. Vitamin C pada teh Kombucha merupakan senyawa penting yang diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C dapat berfungsi sebagai antioksidan yakni dapat memperbaiki sel tubuh dan jaringan kulit yang rusak akibat radikal bebas. Konsumsi teh kombucha memiliki manfaat yang meningkatkan kesehatan seperti kemampuan untuk mengobati gangguan pencernaan, merangsang sistem kekebalan tubuh, dan memiliki efek hipoglikemik dan anti penuaan. Hal ini sebenarnya bisa dilakukan secara rumah tangga asalkan dibuat dalam teknologi yang benar dan nantinya bisa dijadikan sebagai usaha untuk menambah pendapatan bagi kelompok ibu-ibu PKK. Penyampaian materi dan pelatihan teh kombucha ini dapat direalisasikan melalui program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Prodi Sains Biomedis UNISVET. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu PKK RW 2 yang terletaknya di Lamper Krajan. Program ini dilaksanakan meliputi kegiatan sosialisasi, pelatihan, pendampingan produksi, dan penyimpanan. Hasil yang diperoleh dari program ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan soft skill dan hard skill ibu-ibu PPK dalam rangka meningkatan kualitas hidup dan meningkatkan derajat kesehatan.
Peningkatan Pemahaman Bahaya HIV AIDS pada Remaja di Pondok Pesantren Putri Hirzu Millati Maria Ulfa; Alvi Ratna Yuliana; Arina Hafadhotul Husna; Amelia Dwi Sulistiyani; Febriana Puspita Sari; Selvi Anuri
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.108

Abstract

Virus yang dikenal sebagai HIV (Human Immunodeficiency Virus) dapat menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan kekebalan tubuh manusia menurun. AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) adalah infeksi dari virus HIV yang menyebabkan sekumpulan gejala akan timbul karena turunnya kekebalan tubuh. Asia Tenggara merupakan benua dengan populasi orang yang terinfeksi HIV tertinggi ke-2 di dunia (3,8 juta orang). Jumlah kasus HIV di Indonesia mencapai puncaknya pada tahun 2019, dengan 50.282 kasus. Pada tahun 2013, 12.214 kasus AIDS adalah angka tertinggi dalam sebelas tahun terakhir. Kasus HIV paling sering terjadi pada usia produktif yaitu 25-49 tahun. Dengan masa inkubasi HIV sekitar 5-10 tahun, diperkirakan kontak pertama dengan HIV telah terjadi pada usia remaja, sehingga usia remaja dianggap sebagai usia yang rawan terkena HIV. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang HIV AIDS dengan media power point. Kegiatan diikuti oleh remaja sebanyak 21 orang di Pondok Pesantren Putri Hirzu Millati. Penyuluhan mengenai HIV AIDS menunjukkan bahwa remaja putri mampu memahami dan terdapat peningkatan pengetahuan tentang HIV AIDS yang dilihat dari hasil tanya jawab.
Pendampingan “GEMES” (Gerakan Melek Stunting) sebagai Upaya Pencegahan Stunting Anak di Desa Pragak Kecamatan Parang Kabupaten Magetan Dian Anisia Widyaningrum; Cintika Yorinda Sebtalesy; Priyoto
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.111

Abstract

Stunting merupakan dampak buruk dari masalah kekurangan gizi kronis pada anak sehingga mempunyai tinggi atau panjang badan yang minim apabila dibandingkan dengan usia. Permasalahan stunting di Kabupaten Magetan memiliki prevalensi 14,9%, dimana angka ini belum mencapai target RJPMN 2024. Program “GEMES” ini merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat di Desa Pragak dalam rangka bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai stunting dan pencegahannya. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari 2023, pada ibu dengan balita di Polindes Desa Pragak. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksaanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan dilakukan pengecekan status gizi balita, edukasi terkait stunting dan pencegahannya dengan demonstrasi cara pembuatan dimsum tahu untuk makanan tambahan balita. Hasil kegiatan ini, masyarakat telah memperoleh informasi status gizi balita di Desa Pragak dan peningkatan pengetahuan tentang stunting dan pencegahannya. Pendampingan masyarakat dalam meningkatkan wawasan para ibu dengan balita direkomendasikan untuk dapat dilaksanakan secara berkala di semua posyandu untuk mencegah terjadinya stunting.
Pemberdayaan LSL dalam Penanggulangan IMS dan HIV/AIDS di Kota Denpasar Luh Gede Pradnyawati; Dewa Ayu Putu Ratna Juwita; Made Indra Wijaya; Komang Triyani Kartinawati
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.112

Abstract

Di Indonesia dari tahun ke tahun kasus Lelaki Seks Lelaki (LSL) mengalami jumlah peningkatan yang signifikan. Bali merupakan provinsi yang memiliki jumlah kasus HIV/AIDS yang tinggi dimana Kota Denpasar adalah kota yang tertinggi atas keberadaan LSL. Dari hasil penelitian didapatkan walaupun pemakaian kondom sudah digalakkan, tetapi mereka masih ada yang tidak menggunakan kondom saat berhubungan seksual. Mereka sebagian besar beralasan bahwa pasangan mereka tidak menyukai penggunaan kondom dalam berhubungan seksual. Minimalnya pengetahuan mitra mengenai pencegahan IMS dan HIV/AIDS tersebut. Mitra yang dalam hal ini sebagai perpanjangan tangan dari tenaga kesehatan di puskesmas tidak memiliki gambaran mengenai pelaksanaan program pencegahan tersebut. Mereka tidak mengetahui apa saja bahaya dari IMS, faktor risiko, cara penularannya serta cara pencegahannya termasuk juga program VCT. Dengan adanya pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung 2 tahun, membuat terjadinya penurunan pemasukan dari pelanggan yang berdampak pada perekonomian mereka. Sehingga mereka membutuhkan penghasilan tambahan selain dari memuaskan pelanggan. Dari kegiatan ini telah meningkatkan pemahaman LSL serta orang-orang di sekitarnya mengenai pentingnya pencegahan IMS dan HIV/AIDS. Peningkatan skill LSL melalui pelatihan bagi mitra dalam pembuatan APD seperti masker, handsanitizer, face shield. Pelatihan ini dilakukan untuk membantu LSL dalam mencari pemasukan tambahan selain bekerja di Yayasan Kapelata sehingga permasalahan perekonomian mereka terbantu di masa pandemi Covid-19.