cover
Contact Name
Amrullah
Contact Email
arriaujurnal@gmail.com
Phone
+6281366230232
Journal Mail Official
arriaujurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. T Bey, Gg Reformasi II, Pekanbaru – Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Tuah Riau Journal
ISSN : 29634393     EISSN : 29634172     DOI : -
Core Subject : Education,
Tuah Riau : Jurnal Pengembangan Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Fokus menyajikan naskah ilmiah tentang Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (TK, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMK dan Madrasah). Lingkup materi berasal dari hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), Gagasan/Tinjauan Ilmiah, dan Best Practice Pendidikan Agama Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024): September" : 8 Documents clear
Konsep Mengajar ‘Allama, Rabba Di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Yusnita; Faridatul Munawaroh
Tuah Riau Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajar dalam proses pembelajaran adalah salah satu faktor yang sangat penting untuk mencapai tujuan Pendidikan untuk menyalurkan pengetahuan yang dimilikinya Permasalahan yang sering terjadi dilapangan antara pendidik dan peserta didik tidak sejalan akhirnya tujuan pendidikan tidak dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Guru adalah pendidik kedua setelah orang tua pengganti pengajar di rumah. Mereka menjadi pendidik karena profesinya menjadi, guru di sekolah misalnya dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik, pada jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, pendidikan menengah sampai Pendidikan Tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan bagaimana implementasi pengajar yang diajarkan oleh Allah dalam Al-Qur’an oleh para nabi dan Rosul kepada hambanya, sehingga menghasilkan generasi yang Islami. Menerapkan prinsip mengajar terkhusus pada Pendidikan Islam terpadu. Keberhasilan dan kekagagalan mungkin akan muncul seiring perkembangan zaman dan tidak bisa dielakkan dengan berbagai factor linggkungan pergaulan, lingkungan masyarakat, sarana prasarana, kopetensi guru dan Tingkat pemahaman peserta didik itu sendiri
Membangun Epistemologi Islam (Telaah Pemikiran Ziauddin Sardar) Deddy Yusuf Yudhyarta; M. Nazir Karim; Sri Muharyati
Tuah Riau Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir untuk maju di masa depan dan ingin melihat sejarah kemajuan umat Islam terdahulu maka islam akan maju dimasa yang akan dating. Sardar menawarkan epistemologi Islam itu seperti kelopak bunga yang memiliki arti dan makna tersendiri. Pemikiran ini didasari adanya sekularisasi ilmu yang dikembangkan oleh Barat dengan kemajuannya sangat mengkhawatir kan karena telah terlepas dari dasar utama sebuah ilmu yakni Tauhid dan mengatakan bahwa ilmu-ilmu tersebut bersifat universal dan bebas nilai. Sedangkan Islamisasi Ilmu Pengetahuan merupakan proses pemurnian atau pengembalian sebuah ilmu pengetahuan kepada suatu prinsip tauhid yakni kesatuan sumber dan makna kebenaran ilmu tersebut. Ini digagas pertama kali oleh Ismail Raji Al-faruqi kemudian dilanjutkan oleh Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan di lanjutkan dengan Ziauddin Sardar. Penelitian ini menggunakan metode library research. Berdasarkan buku-buku Ziauddin Sardar dan artikel-artikel yang telah ditulis oleh beliau maupun penelitian yang telah ada. Hasil penelitian menyimpulkan pendapat Ziauddin Sardar tentang Membangun Epistemologi Islam, yang salah pada saat ini bukan terletak pada ilmunya melainkan pada paradigma para ilmuwannya yang membawa ilmu menjadi suatu hal yang telah terlepas dari nilai-nilai Tauhid. Di sinilah letak fungsi dari pengilmuan Islam yang digaungkan oleh Sardar, sebab Sardar menginginkan bukan mengislamakan ilmu-ilmu yang dihasilkan dari Barat tetapi bagaimana ke dua keilmuan ini bisa berjalan beriringan sesuai dengan kebutuhan umat manusia yang akan berdampak positif di semua aspek kehidupan. Tentu apa yang diinginkan Sardar sesuai dengan cita-cita semua UIN yang ingin mengembangkan metode keilmuan yang bisa mempertemukan antara ilmu-ilmu keislaman dengan ilmu-ilmu sains
Penggunaan Media Pembelajaran Wordwall Memberikan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMPN 2 Bangkinang Kota Mudasir; Niatul Istiana
Tuah Riau Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran wordwall terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 2 Bangkinang Kota. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental design, dengan bentuk nonequivalent controlgroup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP N 2 Bangkinang Kota yang berjumlah 221 siswa. Pengambilan sampel penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian ini ialah kelas VII A berjumlah 29 siswa sebagai kelas eksperimen dan VII E berjumlah 29 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel pada taraf signifikan 5% (6,371 > 1,673) dan perhitungannilai sig 2 tailed < α 0,05 (0,000 < 0,05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman siswa pada penggunaan media pembelajaran wordwall dengan penggunaan media pembelajaran cetak pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP N 2 Bangkinang kota. Hasil mean skor kelas eksperimen 91.93 lebih tinggi dari kelas kontrol 85.24.
Model Pembelajaran Teams Assisted Individualization Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih Di Madrasah Aliyah Negeri 3 Pekanbaru Mudasir; Siti Shofiya
Tuah Riau Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan model pembelajaran teams assisted individualization sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah Negeri 3 Pekanbaru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental design, dengan bentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang mengikuti pelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah Negeri 3 Pekanbaru yang berjumlah 284 siswa. Pengambilan sampel penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian ini ialah kelas X MIA 1 berjumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen dan X MIA 3 berjumlah 35 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel pada taraf signifikan 5% (3,413 > 1,668) dan perhitungan nilai sig (2 tailed) <???? (0,001 < 0,05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran teams assisted individualization terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah Negeri 3 Pekanbaru. Hasil Mean Skor kelas eksperimen 87.80 lebih tinggi dari kelas kontrol 80.09
Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia Perspektif Historis Darimus
Tuah Riau Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia merupakan salah satu bentuk wadah pendidikan dalam pengajaran di bidang ilmu agama Islam yang hingga saat ini diberlakukan bagi umat Islam. Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia secara histori adalah sebagai wadah untuk menyampaikan berbagai aspek, termasuk kurikulum, lembaga pendidikan itu sendiri, dan peran agama Islam dalam sistem pendidikan nasional. Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia pada masa awal bersifat sederhana dan non formal dan disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Interaksi interpersonal terjadi dalam berbagai kesempatan dan bidang, termasuk dalam kegiatan perdagangan. Interaksi ini memberikan nilai positif dengan melibatkan semua unsur dalam masyarakat. Pada periode ini, pendidikan Islam dimulai dengan memperkenalkan berbagai ilmu dan pengetahuan agama, yang kemudian membentuk sikap dan kepribadian di kalangan individu. Perkembangan pendidikan Islam pada masa ini berlangsung dengan cepat dan hampir tidak mengalami berbagai masalah atau kendala. Pendekatan yang diambil oleh para tokoh, ulama, dan ustadz dapat disesuaikan dengan keadaan masyarakat di mana Islam dikembangkan. Dengan demikian, lembaga pendidikan Islam mampu memenuhi kebutuhan keagamaan masyarakat, baik yang bersifat spiritualitas maupun sosial kemasyarakatan
Media Pembelajaran Menurut Perspektif Samir Khalif Julubi Dalam Kitab Al-Wasail At-Ta’limiyati Nurry Marfu’ah; Hakmi Wahyudi
Tuah Riau Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh mengenai Media Pembelajaran menurut pemikiran Samir Khalif Julubi seperti yang terdapat dalam bukunya “Al-Wasail At-Ta’limiyati” serta menganalisis jenis media pembelajaran yang di tawarkan oleh Samir Khalif Julubi yang disampaikan dalam bukunya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka, dengan fokus pada isi utama dari karya Samir Khalif Julubi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Pembelajaran menurut Samir Khalif Julubi adalah setiap alat atau bahan yang digunakan oleh guru untuk menciptakan suasana pembelajaran yang sesuai yang membantu membimbing siswa mereka ke pengetahuan dan pemahaman yang benar, yang pada gilirannya mereka manfaatkan dalam proses belajar dan memperoleh pengalaman. Sedangkan jenis media pembelajaran yang bisa di pakai dalam kegiatan belajar mengajar yaitu media pembelajaran audio, vidual serta audio visual
Penerapan Metode Talaqqi dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qurán di SMP Negeri Madani Pekanbaru Amrullah
Tuah Riau Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Talaqqi dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur'an di SMP Negeri Madani Pekanbaru, sebuah sekolah berasrama (boarding school) yang menetapkan target hafalan 15 juz bagi peserta didiknya saat lulus. Metode Talaqqi dikenal sebagai salah satu metode efektif dalam pembelajaran tahfidz, di mana peserta didik melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an secara langsung di hadapan guru atau pembimbing dengan bimbingan dan koreksi yang intensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Talaqqi membantu peserta didik dalam meningkatkan kualitas hafalan, pengucapan tajwid, serta pemahaman terhadap bacaan Al-Qur'an. Selain itu, penerapan metode ini juga mempengaruhi disiplin belajar peserta didik dan membentuk karakter yang lebih religius. Namun, terdapat beberapa tantangan, seperti perbedaan kemampuan hafalan antar siswa dan manajemen waktu belajar. Dengan evaluasi berkala dan strategi pelatihan yang tepat, target hafalan 15 juz di sekolah ini dapat tercapai secara optimal.
Tantangan dan Peluang dalam Pemrosesan Bahasa Alami (NLP) untuk Pembelajaran Bahasa Arab: Tinjauan Literatur Sistematis Pangadilan Rambe
Tuah Riau Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan telah merevolusi berbagai disiplin ilmu, termasuk pengajaran bahasa. Secara khusus, AI menawarkan peluang transformatif untuk pendidikan bahasa Arab, mengatasi fitur linguistik dan signifikansi budayanya yang kaya. Studi ini mengeksplorasi potensi AI untuk merevolusi pembelajaran bahasa Arab melalui metodologi interaktif, praktik yang dipersonalisasi, penilaian adaptif, dan pendekatan pengajaran yang inovatif. Dengan meningkatkan keterlibatan siswa dan meningkatkan hasil pembelajaran, sistem AI seperti alat Pemrosesan Bahasa Alami (NLP) memberikan umpan balik yang disesuaikan dan menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam. Selain itu, alat-alat ini menawarkan sumber belajar multimedia, termasuk buku interaktif dan laboratorium virtual, yang dirancang untuk mengakomodasi beragam preferensi pembelajaran. Terlepas dari janjinya, implementasi AI dalam pengajaran bahasa Arab menghadapi tantangan penting. Hambatan utama termasuk keterbelakangan teknologi AI untuk bahasa Arab, yang dikaitkan dengan kompleksitas morfologis bahasa, variasi dialektis, dan terbatasnya ketersediaan kumpulan data beranotasi berkualitas tinggi. Selain itu, alat AI harus mengatasi nuansa budaya seperti ironi dan makna kontekstual, yang membutuhkan pemahaman linguistik dan budaya tingkat lanjut. Penolakan dari pendidik karena skeptisisme terhadap teknologi baru atau kepatuhan terhadap metode pengajaran tradisional juga menimbulkan hambatan yang signifikan. Mengatasi tantangan ini membutuhkan strategi yang ditargetkan. Rekomendasi termasuk menggunakan kerangka evaluasi yang komprehensif seperti model Input-Process-Outcome (CIPP) untuk menilai efektivitas sistem AI dan mengintegrasikan teknik gamifikasi untuk memotivasi peserta didik. Model kolaboratif, seperti "Triple Helix" yang melibatkan akademisi, industri, dan pemerintah, dapat mempercepat pengembangan alat AI yang berfokus pada bahasa Arab. Kemajuan dalam NLP berbasis AI dan sistem pengenalan ucapan, seperti "Pelatih Bahasa dan Pidato Arab", menawarkan solusi yang menjanjikan, memberikan umpan balik waktu nyata dan pelatihan terfokus. Kesimpulannya, meskipun AI memiliki potensi transformatif untuk pendidikan bahasa Arab, keberhasilannya bergantung pada mengatasi hambatan teknis, budaya, dan etika. Dengan mendorong kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, AI dapat menjembatani metode tradisional dengan kebutuhan pendidikan modern, menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan menarik

Page 1 of 1 | Total Record : 8