cover
Contact Name
Daniel Pandu Mau
Contact Email
simlitabmas@sages.ac.id
Phone
+6285328002161
Journal Mail Official
simlitabmas@sages.ac.id
Editorial Address
Desa Durensewu, KM.03, Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan dan Jl. Puncak Permai II, No. 28, Kec. Sukomanunggal, Kota Surabaya, Prov. Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
The Sages Journal: Culinary Science and Business
Published by Akademi Sages
ISSN : 30248027     EISSN : 30218128     DOI : https://doi.org/10.61195/sages
Core Subject : Education,
The Sages Journal: Culinary Science and Business merupakan jurnal ilmiah untuk meningkatkan perkembangan penelitian dan penyebarluasan ilmu pengetahuan khususnya bidang culinary science and business. The Sages Journal memuat hasil penelitian, ide dan gagasan dari peneliti, akademisi dari bidang kuliner dan yang terkait. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Akademi Sages dalam format cetak dan eletronik secara berkala dengan frekuensi dua kali penerbitan setiap tahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
TRANSFORMASI KONSUMSI JAMU DI KALANGAN GENERASI MUDA: ANALISIS DI SEMARANG SELATAN Yahya, Beatrix Noviyanti; Taufiq, Achmad; Lestariningsih, Titin; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari
The Sages Journal Vol. 2 No. 02 (2024): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Februari
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v2i02.11

Abstract

Jamu, obat herbal tradisional, adalah bagian penting dari warisan budaya Indonesia yang berfungsi sebagai ramuan tradisional untuk kesehatan dan pengobatan. Peningkatan minat terhadap jamu terjadi selama pandemi COVID-19, tetapi tantangan muncul di kalangan generasi muda yang lebih memilih solusi kesehatan modern dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi preferensi dan perilaku konsumsi jamu di kalangan generasi muda di Semarang Selatan, dengan fokus pada alasan konsumsi dan penolakan serta jenis produk yang dikonsumsi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 122 responden berusia 18-25 tahun. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan distribusi dan frekuensi respons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,7% responden mengkonsumsi jamu, dengan alasan utama manfaat kesehatan, meskipun frekuensi konsumsi bervariasi. Penolakan terhadap jamu sering disebabkan oleh rasa pahit, bau tidak sedap, dan tampilan yang tidak menarik. Sebagian besar responden lebih menyukai produk olahan jamu modern seperti permen dan es krim. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa meskipun ada minat yang signifikan, inovasi dalam produk dan strategi pemasaran yang efektif diperlukan untuk meningkatkan penerimaan di kalangan generasi muda. Berdasarkah hasil penelitian tersebut, maka produsen jamu perlu untuk terus berinovasi dan memperbarui pendekatan pemasaran mereka agar lebih sesuai dengan preferensi generasi muda.
STUDI PREFERENSI TAMU TERHADAP KUALITAS MAKANAN DAN PELAYANAN: PERSPEKTIF MANAJEMEN DI SANGKAR RESTORAN, BVLGARI RESORT BALI Gunawan, Maggie; Hadi, Bawa Mulyono; Mau, Daniel Pandu; Taufiq, Achmad
The Sages Journal Vol. 2 No. 02 (2024): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Februari
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v2i02.16

Abstract

Pariwisata merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, dengan Bali sebagai salah satu destinasi wisata andalan. Bvlgari Resort Bali, khususnya Sangkar Restoran, menawarkan pengalaman kuliner yang unik dengan pemandangan tepi tebing dan menu internasional yang memadukan hidangan khas Indonesia dengan teknik kuliner kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi tamu terhadap kualitas makanan dan pelayanan di Sangkar Restoran, menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen dan staf restoran serta observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas makanan yang tinggi, penggunaan bahan-bahan premium, penyesuaian menu berdasarkan preferensi tamu, suasana restoran yang elegan, serta pelayanan yang ramah dan profesional, merupakan faktor utama yang mempengaruhi kepuasan tamu. Kesimpulannya, faktor-faktor ini berperan penting dalam menciptakan pengalaman kuliner yang memuaskan, yang berdampak positif pada loyalitas tamu dan keberlanjutan bisnis restoran dan resort.
ANALISIS MINAT DAN PERILAKU KONSUMSI MAKANAN VEGAN DI KALANGAN GENERASI MUDA DI SURABAYA BARAT Agatha, Olivia; Taufiq, Achmad; Lestariningsih, Titin; Hadi, Bawa Mulyono
The Sages Journal Vol. 2 No. 02 (2024): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Februari
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v2i02.17

Abstract

Peningkatan kesadaran akan kesehatan dan keberlanjutan lingkungan telah mendorong adopsi pola makan vegan di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat dan perilaku konsumsi makanan vegan di kalangan individu berusia 17-25 tahun di Surabaya Barat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan distribusi kuesioner kepada 55 responden untuk mengumpulkan data mengenai karakteristik demografis, kebiasaan konsumsi, dan pemahaman tentang makanan vegan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% responden tertarik pada makanan vegan, dengan alasan utama yaitu kesehatan (78%), diikuti oleh faktor lingkungan (13%). Sebagian besar responden (73%) lebih sering mengonsumsi makanan sehat dibandingkan junk food, dan mayoritas memahami veganisme sebagai diet yang tidak mengonsumsi protein hewani (76%). Temuan ini mengindikasikan adanya ketertarikan tinggi terhadap makanan vegan di kalangan generasi muda, meskipun terdapat variasi dalam pemahaman mengenai veganisme. Berdasarkan hal tersebut, maka disarakan perlu adanya edukasi yang lebih mendalam mengenai veganisme dan pengembangan produk yang lebih sesuai dengan preferensi konsumen muda.
PERAN DEKORASI KUE DALAM MENARIK PERHATIAN KONSUMEN DAN MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DI RECOLTE PATISSERIE SURABAYA Octarani, Valerie; Lestariningsih, Titin; Taufiq, Achmad; Hadi, Bawa Mulyono
The Sages Journal Vol. 2 No. 02 (2024): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Februari
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v2i02.18

Abstract

Di tengah persaingan bisnis yang ketat, di mana kepuasan pelanggan menjadi kunci utama keberhasilan perusahaan, diperlukan adanya orientasi pemasaran yang komprehensif. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh dekorasi kue terhadap persepsi dan keputusan pembelian konsumen di Recolte Patisserie, Surabaya. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana atribut visual dari dekorasi kue dapat mempengaruhi persepsi konsumen dan keputusan pembelian mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik toko, karyawan, dan konsumen yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekorasi kue yang menarik secara visual memainkan peran penting dalam menarik perhatian konsumen dan mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Konsumen menganggap dekorasi kue sebagai faktor penting selain rasa dalam memilih produk. Penggunaan media sosial seperti Instagram dan TikTok juga terbukti efektif dalam mempromosikan dekorasi kue dan menarik minat konsumen. Selain itu, pengalaman positif di offline store dan dekorasi yang disesuaikan dengan tema musiman atau acara khusus turut meningkatkan daya tarik produk. Kesimpulannya, dekorasi kue memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Recolte Patisserie. Strategi pemasaran yang memperhatikan estetika dan tren dekorasi dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan, serta memperkuat daya saing perusahaan di pasar yang kompetitif.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DAN PENGARUH VARIASI MENU TERHADAP LOYALITAS TAMU PADA BUFFET BREAKFAST DI VERANDAH RESTAURANT, HOTEL EASTPARC YOGYAKARTA Pratiwi, Maharani Dwi; Taufiq, Achmad; Mahmudi; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Mau, Daniel Pandu
The Sages Journal Vol. 2 No. 02 (2024): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Februari
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v2i02.19

Abstract

Industri perhotelan, khususnya sektor buffet breakfast, menghadapi tantangan dalam menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak rotasi menu buffet breakfast terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan di Verandah Restaurant, Hotel Eastparc Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei kepada 35 responden yang merupakan tamu hotel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup aspek kepuasan terhadap menu, kebosanan akibat rotasi menu, serta preferensi terhadap variasi menu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun 85% responden merasa puas dengan menu yang disajikan, 91,4% di antaranya merasa bosan dengan rotasi menu mingguan, terutama bagi tamu yang menginap lebih dari 2-3 malam. Sebanyak 94,3% responden menginginkan penambahan variasi menu untuk meningkatkan kepuasan. Selain itu, 85,7% responden menyatakan tidak tertarik untuk kembali ke restoran jika tidak ada penambahan variasi menu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variasi menu yang lebih dinamis dan inovatif sangat diperlukan untuk menjaga kepuasan pelanggan dan meningkatkan loyalitas. Dengan demikian, Verandah Restaurant disarankan untuk memperbaiki strategi rotasi menu dan menambahkan variasi tematik atau musiman untuk memberikan pengalaman yang lebih memuaskan bagi pelanggan, terutama mereka yang menginap dalam jangka waktu lama.
EFEKTIVITAS PENYAJIAN BREAKFAST À LA CARTE DAN BUFFET PADA RESTORAN HOTEL: STUDI KASUS DI PREGO K GALLERY HOTEL Dharma, Lorenz Egan Adi; Hadi, Bawa Mulyono; Taufiq, Achmad; Mau, Daniel Pandu
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.30

Abstract

Layanan breakfast merupakan salah satu komponen penting dalam operasional restoran hotel karena berhubungan langsung dengan efisiensi pelayanan dan pengalaman tamu. Perbedaan metode penyajian breakfast, khususnya antara sistem à la carte dan buffet, menuntut pengelolaan yang tepat agar kualitas layanan tetap terjaga dalam berbagai kondisi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode penyajian breakfast à la carte dan buffet dalam konteks operasional restoran hotel, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap alur pelayanan dan pengalaman tamu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Restoran Prego K Gallery Hotel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pelayanan breakfast, wawancara dengan staf dan manajemen restoran, serta dokumentasi pendukung. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan karakteristik operasional, efisiensi waktu pelayanan, dan distribusi beban kerja pada kedua metode penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode à la carte unggul dalam pengendalian kualitas makanan dan personalisasi pelayanan, tetapi menghadapi keterbatasan efisiensi waktu pada kondisi volume tamu tinggi. Sebaliknya, metode buffet lebih efektif dalam melayani jumlah tamu yang besar dalam waktu terbatas, meskipun memerlukan pengawasan yang konsisten untuk menjaga kualitas dan tampilan hidangan. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas penyajian breakfast tidak bersifat absolut, melainkan kontekstual dan bergantung pada kondisi operasional restoran. Oleh karena itu, penerapan strategi penyajian yang adaptif menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan kualitas pengalaman tamu di restoran hotel.
PERAN DESAIN BOX KEMASAN COOKIES DALAM MEMBENTUK PERSEPSI KUALITAS DAN NILAI PRODUK Kelly, Laurencia; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Taufiq, Achmad
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.32

Abstract

Persaingan dalam industri makanan ringan, khususnya produk cookies, menuntut strategi pengembangan produk yang tidak hanya berfokus pada kualitas intrinsik, tetapi juga pada elemen ekstrinsik yang membentuk persepsi konsumen sejak tahap awal interaksi. Dalam konteks ini, kemasan box cookies berperan sebagai media komunikasi visual dan simbolik yang memediasi hubungan antara produk dan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap kemasan box cookies serta perannya dalam membentuk daya tarik dan daya saing produk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan metode wawancara semi-terstruktur terhadap konsumen yang memiliki pengalaman membeli atau mengonsumsi cookies dalam kemasan box. Informan dipilih secara purposive, dan data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola persepsi, makna, dan mekanisme evaluasi yang digunakan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemasan box cookies berfungsi sebagai pemicu kognitif dalam tahap awal evaluasi produk, membentuk asumsi awal mengenai kualitas, profesionalisme produsen, dan nilai produk melalui isyarat visual. Selain itu, integrasi aspek visual, fungsional, informatif, dan simbolik kemasan secara signifikan memperkuat persepsi nilai dan kepercayaan konsumen, serta memperluas konteks konsumsi, terutama dalam situasi pemberian hadiah. Hasil ini menegaskan bahwa kemasan box cookies tidak dapat diposisikan semata-mata sebagai elemen pelindung produk, melainkan sebagai bagian integral dari strategi diferensiasi dan komunikasi nilai produk. Pemahaman yang komprehensif terhadap persepsi konsumen terhadap kemasan menjadi landasan penting dalam perancangan kemasan yang mampu meningkatkan daya saing produk secara berkelanjutan.
TINGKAT PENERIMAAN SENSORIS PENTOL VEGAN BERBAHAN DASAR TEPUNG KEDELAI MELALUI UJI HEDONIK Christi, Brenda Gracia; Lestariningsih, Titin; Mahmudi
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.33

Abstract

Perkembangan pola makan berbasis nabati mendorong meningkatnya kebutuhan akan produk pangan vegan yang tidak hanya memenuhi aspek gizi dan prinsip vegan, tetapi juga memiliki tingkat penerimaan sensoris yang baik. Pentol sebagai jajanan tradisional Indonesia berpotensi dikembangkan menjadi produk vegan, tetapi kajian mengenai penerimaan sensoris pentol vegan yang sepenuhnya bebas bahan hewani masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesukaan konsumen terhadap pentol vegan berbahan dasar tepung kedelai melalui uji sensoris metode hedonik. Penelitian menggunakan desain eksperimental deskriptif dan dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di Vihara Buddhayana Surabaya. Produk pentol vegan diformulasikan menggunakan tepung kedelai sebagai sumber protein utama dengan penambahan jamur kancing, jamur kuping, dan wortel. Uji sensoris melibatkan 25 panelis tidak terlatih dari komunitas vegan yang menilai atribut warna, rasa, aroma, dan tekstur menggunakan skala hedonik lima tingkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh atribut sensoris memperoleh tingkat kesukaan pada kategori “cukup suka” hingga “suka”. Nilai rata-rata tertinggi diperoleh pada atribut rasa sebesar 3,56, diikuti oleh warna sebesar 3,44, serta aroma dan tekstur masing-masing sebesar 3,36. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pentol vegan berbahan dasar tepung kedelai dapat diterima oleh konsumen vegan, meskipun aspek visual dan tekstural masih perlu dioptimalkan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan produk jajanan vegan berbasis bahan lokal yang berkelanjutan dan berpotensi diterima oleh konsumen.
PENGARUH SUHU PEMANGGANGAN TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIK COOKIES GLUTEN-FREE BERBAHAN TEPUNG SINGKONG Japira, Jessica Joanne; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Lie, Tjhing Man
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.34

Abstract

Pengembangan produk cookies gluten-free masih menghadapi tantangan dalam mencapai mutu sensorik yang optimal akibat ketiadaan gluten sebagai pembentuk struktur adonan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu pemanggangan terhadap karakteristik sensorik cookies gluten-free berbahan tepung singkong, meliputi tekstur, warna, aroma, dan rasa. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan eksperimental kuantitatif dengan rancangan acak lengkap satu faktor, yaitu suhu pemanggangan sebesar 140 °C, 160 °C, dan 180 °C, dengan waktu pemanggangan dikendalikan selama 20 menit. Evaluasi sensorik dilakukan menggunakan uji hedonik skala 1–5 oleh 30 panelis tidak terlatih. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) satu arah dan uji lanjut Tukey HSD pada taraf signifikansi 5%. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa suhu pemanggangan berpengaruh signifikan terhadap seluruh atribut sensorik yang diamati (p < 0,05). Cookies yang dipanggang pada suhu 180 °C menunjukkan tingkat kesukaan tekstur tertinggi (3,6), tetapi disertai penurunan signifikan pada atribut warna (2,3), aroma (3,0), dan rasa (2,4). Sebaliknya, suhu pemanggangan 160 °C menghasilkan nilai sensorik yang lebih seimbang dengan skor warna tertinggi (4,2), aroma (3,7), dan rasa (3,4), serta tingkat kesukaan tekstur yang relatif tinggi (3,3). Suhu pemanggangan 140 °C menghasilkan skor tekstur terendah (2,6) dan warna yang relatif kurang menarik (3,3). Berdasarkan integrasi hasil tersebut, suhu pemanggangan 160 °C direkomendasikan sebagai kondisi paling mendekati optimum untuk menghasilkan cookies gluten-free berbahan tepung singkong dengan mutu sensorik yang seimbang dan tingkat penerimaan konsumen yang lebih tinggi.
EVALUASI SENSORI DAN PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP NASI RENDANG BERBASIS GASTRONOMI MOLEKULER Aulia, Anggyta Ismi; Mahmudi; Mau, Daniel Pandu
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.35

Abstract

Kuliner tradisional Indonesia, khususnya rendang, tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya dan kearifan lokal. Seiring perubahan preferensi konsumen yang semakin menekankan pengalaman sensori dan visual, pendekatan gastronomi molekuler menjadi salah satu strategi inovatif dalam pengembangan kuliner tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi konsumen terhadap nasi rendang berbasis gastronomi molekuler dibandingkan dengan nasi rendang tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui uji hedonik terhadap 30 panelis tidak terlatih dengan penilaian pada aspek warna, penampilan, rasa, aroma, dan tekstur menggunakan skala lima tingkat, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasi rendang berbasis gastronomi molekuler memperoleh tingkat penerimaan yang secara signifikan lebih tinggi pada aspek warna dan penampilan, dengan nilai rata-rata masing-masing 4,3 dan 4,9, dibandingkan nasi rendang tradisional yang masing-masing memperoleh nilai rata-rata 3,0 dan 2,8. Pada aspek rasa, kedua sampel menunjukkan tingkat kesukaan yang relatif setara dengan nilai rata-rata di atas 4,0. Sebaliknya, nasi rendang tradisional lebih disukai pada aspek aroma dan tekstur, dengan nilai rata-rata masing-masing 3,8 dan 4,7. Hasil ini menunjukkan bahwa gastronomi molekuler efektif meningkatkan daya tarik visual tanpa mengubah karakter rasa, tetapi aspek aroma dan tekstur yang bersifat familiar tetap berperan penting dalam membentuk preferensi konsumen.

Page 2 of 2 | Total Record : 20